Abstrak
Kota Tarakan salah satu kota yang berada di Kalimantan Utara, mengalami pertumbuhan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Pertumbuhan ini berdampak besar pada peningkatan volume lalu lintas, terutama pada simpang – simpang strategis yang menghubungkan berbagai wilayah di kota Tarakan. Salah satu simpang yang menjadi perhatian adalah simpang Jalan Slamet Riyadi dan Jalan Jendral Sudirman, yang merupakan jalan utama yang menghubungkan pusat kota dengan wilayah lainnya. Simpang ini sering mengalami tundaaan lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk, sehingga dapat menurunkan efisiensi waktu tempuh dan meningkatkan emisi polutan. Analisis sela pada simpang ini sangat diperlukan untuk memahami karakteristik pergerakan lalu lintas dan pola interaksi antar kendaraan pada simpang tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai sela kritis yang terjadi pada simpang Jl.Slamet Riyadi dan menentukan kinerja simpang pada Jl.Slamet Riyadi berdasarkan PKJI 2023. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis data dapat dilakukan setelah mendapatkan data primer yang meliputi data geometrik, data volume kendaraan dan data sela kendaraan, kemudian data dianalisa berdasarkan metode yang telah ditentukan yaitu metode Raff, metode Greenshields, dan metode Acceptance Curve. Dari hasil penelitian didapatkan nilai sela kritis yang lebih besar dari dua metode lainnya yaitu berkisar 3,5 sampai 4,5 dengan metode Acceptance Curve, untuk metode Raff berkisar 3,10 sampai 3,96 detik dan metode Greenshields berkisar 3 sampai 4 detik. Sedangkan didapat untuk kinerja simpang dengan jam puncak siang hari Senin tanggal 03 juni 2024 terjadi pada pukul 11.00-12.00 dengan 4185,2 smp/jam, derajat kejenuhan 0,97 dengan kapasitas 4323 smp/jam, tundaan simpang (T) sebesar 17,67 det/smp, dan nilai peluang antrian (PA) berkisar pada 37,61 % – 74,29 %.