Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

5 hasil
Subjek: Hambatan Samping
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH HAMBATAN SAMPING AKIBAT AKTIVITAS PASAR TRADISIONAL TERHADAP KINERJA LALU LINTAS JALAN PANGKALAN (STUDI KASUS : KECAMATAN BUNYU)

2025•

Peningkatan aktivitas pasar tradisional berpengaruh langsung terhadap kinerja lalu lintas, khususnya pada ruas Jalan Pangkalan, Kecamatan Bunyu, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. Hambatan samping yang terjadi berupa pejalan kaki, kendaraan berhenti/parkir, kendaraan keluar-masuk sisi jalan, serta kendaraan melambat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh hambatan samping terhadap kinerja jalan dengan menggunakan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2023). Metode penelitian meliputi survei lapangan selama tiga hari pada jam sibuk (pagi, siang, dan sore), pengumpulan data volume lalu lintas, data geometrik jalan, dan hambatan samping. Data kemudian dianalisis menggunakan Microsoft Excel berdasarkan parameter kapasitas jalan, kecepatan arus bebas, derajat kejenuhan, dan waktu tempuh. Hasil analisis menunjukkan volume lalu lintas tertinggi terjadi pada hari Minggu pukul 17.00–18.00 sebesar 2298 smp/jam. Hambatan samping tercatat 278 kejadian/jam dengan kategori rendah (R). Kapasitas jalan dihitung sebesar 1969,262 smp/jam dengan derajat kejenuhan masing-masing 2105,074 smp/jam. Kecepatan rata-rata kendaraan adalah 35 km/jam dengan waktu tempuh sekitar 30,85 detik pada jarak 300 meter. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa aktivitas pasar memengaruhi kelancaran lalu lintas, meskipun tingkat kejenuhan masih berada di bawah batas kritis.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH HAMBATAN SAMPING TERHADAP KINERJA RUAS JALAN (STUDI KASUS : JL. K.H. DEWANTARA, KEC. TARAKAN BARAT, KOTA TARAKAN)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perkembangan wilayah perkotaan di Kota Tarakan yang diiringi peningkatan aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat menimbulkan permasalahan lalu lintas, khususnya pada ruas Jalan K.H. Dewantara sebagai kawasan perdagangan dan pendidikan. Tingginya aktivitas di sisi jalan menyebabkan hambatan samping yang berpotensi memengaruhi kinerja jalan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh hambatan samping terhadap kinerja ruas jalan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan acuan PKJI 2023 melalui survei geometrik, volume lalu lintas, dan hambatan samping pada jam puncak selama tiga hari. Hasil analisis menunjukkan volume kendaraan tertinggi adalah 707 smp/jam tercatat pada senin sore (17.00 – 18.00 WITA), hambatan samping sangat tinggi 1023 kejadian/jam, kapasitas jalan 2068,42 smp/jam, dan derajat kejenuhan 0,34. Aktivitas parkir di badan jalan menyebabkan berkurangnya lebar efektif jalur lalu lintas sehingga nilai derajat kejenuhan meningkat menjadi 0,695 kategori (C). Kondisi tersebut turut memengaruhi kecepatan kendaraan. Kecepatan arus bebas 31,47 km/jam dan kecepatan tempuh 26 km/jam dengan jarak 500 m. Kinerja jalan masih baik karena volume belum mendekati kapasitas, Namun, Kondisi ini berpotensi menimbulkan konflik lalu lintas serta menurunkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Oleh karena itu, diperlukan penataan parkir, pengaturan akses keluar-masuk kendaraan, serta evaluasi berkelanjutan untuk menjaga kinerja jalan tetap optimal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRATEGI PENANGANAN HAMBATAN SAMPING MENGURANGI KEMACETAN (STUDI KASUS JALAN PANGERAN DIPONEGORO KOTA TARAKAN)

2025•

Kemacetan lalu lintas di Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Tarakan, disebabkan oleh hambatan samping seperti parkir kendaraan, aktivitas keluar-masuk, pejalan kaki, dan kendaraan lambat. Penelitian ini menganalisis pengaruh hambatan samping terhadap kinerja jalan berdasarkan PKJI 2023 serta merumuskan strategi penanganan yang tepat. Survei lapangan dilakukan selama empat hari (Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu) dengan pengumpulan data volume lalu lintas, frekuensi hambatan samping (PSV, PED, EEV, SMV), dan kecepatan kendaraan menggunakan speed gun. Hasil menunjukkan bahwa pada kondisi eksisting dua arah, kecepatan hanya 24,7 km/jam dengan derajat kejenuhan 0,8 (tingkat pelayanan D). Saat disimulasikan menjadi dua lajur satu arah, kecepatan naik menjadi 44,9 km/jam dan derajat kejenuhan turun ke 0,47 (tingkat pelayanan A). Untuk on street parkir hanya satu arah kecepatannya mencapai 35,54 km/jam dan derajat kejenuhan 0,49 (tingkat pelayanan A). Tanpa hambatan samping, kecepatan mencapai 38,93 km/jam dan derajat kejenuhan 0,41 (tingkat pelayanan A). Strategi yang diusulkan mencakup pengaturan parkir dan pemanfaatan lahan kosong sebagai kantong parkir untuk meningkatkan kinerja jalan dan mengurangi kemacetan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI ANALISIS PENGARUH SISTEM JARINGAN JALAN TERHADAP KINERJA RUAS JALAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KECAMATAN TARAKAN TENGAH KOTA TARAKAN

2024•

Sistem jaringan jalan di Kota Tarakan khususnya di wilayah Kecamatan Tarakan Tengah yang telah ditetapkan serta terdata di DPUTR Kota Tarakan, terdapat ketidak sesuain dari hasil penetapan sistem jaringan jalan, sehingga mempengaruhi efektivitas kinerja dari ruas-ruas jalan yang terdapat di Kecamatan Tarakan Tengah khususnya terhadap pengaruh hambatan samping sehingga sering terjadinya sebuah kemacetan. Untuk mengatasi permasalah tersebut dilakukan penelitian dan survei terhadap ruas-ruas jalan di Kecamatan Tarakan Tengah serta analisis pengaruh hambatan samping terhadap kinerja ruas jalan pada salah satu ruas jalan di Kecamatan Tarakan Tengah tepatnya di ruas jalan P. Diponegoro. Hasil survei yang telah dilakukan kemudian disinkronkan dengan peraturan dan pedoman penetapan sistem jaringan jalan serta di interpretasikan menggunakan metode Sistem Informasi Geogafis dengan menggunakan program ArcMap 10.8, kemudian analisis pengaruh hambatan samping pada ruas jalan P. Diponegoro di analisis menggunakan metode PKJI 2014 sehingga didapatkan hasil bahwa terdapat perbedaaan yang cukup signifikan terkait panjang, lebar, dan sistem jaringan jalan pada ruas-ruas jalan di Kecamatan Tarakan Tengah serta hasil analisis pengaruh hambatan samping pada ruas jalan P. Diponegoro menunjukan frekuensi aktivtias yang termasuk dalam kategori Sangat Tinggi (ST) dengan nilai frekuensi kejadian > 900.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI ANALISIS PENGARUH HAMBATAN SAMPING TERHADAP KINERJA RUAS JALAN (STUDI KASUS: JL.SLAMET RIADI KP.BUGIS KEC. TARAKAN BARAT KALIMANTAN UTARA).

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Seiring dengan berkembangnya Kota Tarakan, kebutuhan kendaraan akan semakin meningkat di setiap saat yang tidak diikuti dengan bertambahnya kapasitas jalan dan dapat mengakibatkan hambatan samping dan kinerja ruas Jalan Slamet Riadi tidak sesuai dengan kapasitasnya. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data volume kendaraan, data hambatan samping, serta data geometrik jalan. Lokasi penelitian dilakukan pada Jalan Slamet Riadi sepanjang 200 Meter pada hari Senin – Rabu. Untuk survey volume lalu lintas dan hambatan samping dilakukan dengan cara manual yaitu dengan mencatat setiap kendaraan yang melintas berdasarkan klasifikasi kendaraan, dan juga jenis hambatan samping di sepanjang titik yang telah di tentukan. Dari hasil analisis yang diperoleh jumlah arus lalu lintas tertinggi total dua arah mencapai 1289,85 smp/jam, besarnya nilai hambatan samping yang terjadi mencapai 736,5 kejadian /jam, dimana nilai hambatan samping yang besar dapat mempengaruhi kinerja ruas jalan, dan nilai kapasitas jalan sebesar 2011,37 smp/jam, serta besarnya kecepatan yang di dapatkan sebesar 26,3 km/jam yang mengakibatkan kecepatan kendaraan pada Jalan Slamet Riadi mulai terganggu, dan hal tersebut menghasilkan derajat kejenuhan sebesar 0,63134 sehingga masuk kedalam kategori tingkat pelayanan jalan dengan skor C. Untuk meningkatkan kecepatan kendaraan pada ruas jalan ini, dapat dilakukannya solusi untuk mengurangi hambatan samping seperti menghilangkan kendaraan parkir dan berhenti di badan jalan serta mengurangi pejalan kaki agar lebar efektifitas jalan bertambah. Sehingga tingkat pelayanan jalan menjadi kategori B.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail