ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Peningkatan aktivitas pasar tradisional berpengaruh langsung terhadap kinerja lalu lintas, khususnya pada ruas Jalan Pangkalan, Kecamatan Bunyu, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. Hambatan samping yang terjadi berupa pejalan kaki, kendaraan berhenti/parkir, kendaraan keluar-masuk sisi jalan, serta kendaraan melambat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh hambatan samping terhadap kinerja jalan dengan menggunakan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2023). Metode penelitian meliputi survei lapangan selama tiga hari pada jam sibuk (pagi, siang, dan sore), pengumpulan data volume lalu lintas, data geometrik jalan, dan hambatan samping. Data kemudian dianalisis menggunakan Microsoft Excel berdasarkan parameter kapasitas jalan, kecepatan arus bebas, derajat kejenuhan, dan waktu tempuh. Hasil analisis menunjukkan volume lalu lintas tertinggi terjadi pada hari Minggu pukul 17.00–18.00 sebesar 2298 smp/jam. Hambatan samping tercatat 278 kejadian/jam dengan kategori rendah (R). Kapasitas jalan dihitung sebesar 1969,262 smp/jam dengan derajat kejenuhan masing-masing 2105,074 smp/jam. Kecepatan rata-rata kendaraan adalah 35 km/jam dengan waktu tempuh sekitar 30,85 detik pada jarak 300 meter. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa aktivitas pasar memengaruhi kelancaran lalu lintas, meskipun tingkat kejenuhan masih berada di bawah batas kritis.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perkembangan wilayah perkotaan di Kota Tarakan yang diiringi peningkatan aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat menimbulkan permasalahan lalu lintas, khususnya pada ruas Jalan K.H. Dewantara sebagai kawasan perdagangan dan pendidikan. Tingginya aktivitas di sisi jalan menyebabkan hambatan samping yang berpotensi memengaruhi kinerja jalan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh hambatan samping terhadap kinerja ruas jalan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan acuan PKJI 2023 melalui survei geometrik, volume lalu lintas, dan hambatan samping pada jam puncak selama tiga hari. Hasil analisis menunjukkan volume kendaraan tertinggi adalah 707 smp/jam tercatat pada senin sore (17.00 – 18.00 WITA), hambatan samping sangat tinggi 1023 kejadian/jam, kapasitas jalan 2068,42 smp/jam, dan derajat kejenuhan 0,34. Aktivitas parkir di badan jalan menyebabkan berkurangnya lebar efektif jalur lalu lintas sehingga nilai derajat kejenuhan meningkat menjadi 0,695 kategori (C). Kondisi tersebut turut memengaruhi kecepatan kendaraan. Kecepatan arus bebas 31,47 km/jam dan kecepatan tempuh 26 km/jam dengan jarak 500 m. Kinerja jalan masih baik karena volume belum mendekati kapasitas, Namun, Kondisi ini berpotensi menimbulkan konflik lalu lintas serta menurunkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Oleh karena itu, diperlukan penataan parkir, pengaturan akses keluar-masuk kendaraan, serta evaluasi berkelanjutan untuk menjaga kinerja jalan tetap optimal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Kemacetan lalu lintas di Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Tarakan, disebabkan oleh hambatan samping seperti parkir kendaraan, aktivitas keluar-masuk, pejalan kaki, dan kendaraan lambat. Penelitian ini menganalisis pengaruh hambatan samping terhadap kinerja jalan berdasarkan PKJI 2023 serta merumuskan strategi penanganan yang tepat. Survei lapangan dilakukan selama empat hari (Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu) dengan pengumpulan data volume lalu lintas, frekuensi hambatan samping (PSV, PED, EEV, SMV), dan kecepatan kendaraan menggunakan speed gun. Hasil menunjukkan bahwa pada kondisi eksisting dua arah, kecepatan hanya 24,7 km/jam dengan derajat kejenuhan 0,8 (tingkat pelayanan D). Saat disimulasikan menjadi dua lajur satu arah, kecepatan naik menjadi 44,9 km/jam dan derajat kejenuhan turun ke 0,47 (tingkat pelayanan A). Untuk on street parkir hanya satu arah kecepatannya mencapai 35,54 km/jam dan derajat kejenuhan 0,49 (tingkat pelayanan A). Tanpa hambatan samping, kecepatan mencapai 38,93 km/jam dan derajat kejenuhan 0,41 (tingkat pelayanan A). Strategi yang diusulkan mencakup pengaturan parkir dan pemanfaatan lahan kosong sebagai kantong parkir untuk meningkatkan kinerja jalan dan mengurangi kemacetan.