Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: beras krayan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

UJI KELAYAKAN DAN RESPON SISWA TERHADAP LKS BERBASIS RISET BERAS KRAYAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan lembar kerja siswa (LKS) yang dikembangkan berdasarkan ahli praktisi dan respon siswa terhadap lembar kerja siswa yang dikembangkan. Jenis penelitian ini adalah uji Kelayakan dengan metode survey. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Frater Don Bosco Tarakan Tahun ajaran 2023/2024 yang pernah menempuh materi sistem pencernaan makanan yaitu sebanyak 20 orang siswa dan satu orang guru mata pelajaran Biologi. Keseluruhan data diperoleh berdasarkan jawaban dari angket validasi ahli praktisi dan angket respon siswa yang disebarkan secara langsung di sekolah. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa LKS secara keseluruhan sangat layak sebagai bahan ajar, Hal ini ditunjukkan oleh hasil validasi yang dilakukan oleh ahli praktisi dan respon siswa. LKS ini dikatakan sangat layak dengan nilai persentase 100% oleh ahli praktis dan 85% oleh respon siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kandungan Glukosa pada Beras Krayan dan Potensi Penerapannya pada Lembar Kerja Siswa (LKS) sebagai Bahan Ajar Biologi

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan riset analisis kandungan glukosa yang terdapat pada beras Krayan, penyebarluasan informasi terkait beras ini dapat dilakukan melalui pendidikan seperti penerapan informasi yang terkait kedalam bahan ajar berupa lembar Kerja siswa (LKS). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan Metode yang digunakan untuk uji karbohidrat menggunakan metode Luff Schoorl.Teknik pengumpulan data dengan dokumentasi dan wawancara terkait varietas beras. Dari hasil uji tahapan metode Luff Schoorl dihasilkan kandungan glukosa beras krayan terendah yaitu beras abang 2,4192 mg, sedangkan beras kelabit 5,1966 mg dan beras nanung 6,72 mg. Selanjutnya, untuk bahan ajar yaitu Lembar Kerja Siswa (LKS) yang berbasis riset pada beras Krayan didapatkan hasil validasi ahli materi dan desain kelayakan dengan nilai x = 3,3 yang berarti LKS dinyatakan layak dikembangkan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran biologi kelas XI tingkat SMA sederajat pada materi sistem pencernaan makanan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

UJI KUALITATIF BERAS KRAYAN DAN POTENSI PENERAPANNYA PADA LEMBAR KERJA SISWA (LKS) SEBAGAI BAHAN AJAR SAINS BIOLOGI

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini termasuk penelitian Deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya kandungan karbohidrat (gula pereduksi) pada beras Krayan yaitu Adan putih, Adan merah, Adan hitam, Tuan Sia, Tuan Boda, Udara, Abang, Kelabit dan Nanung melalui uji kualitatif beras Krayan dan dokumentasi. Metode uji kualitatif yang digunakan adalah uji Fehling, Benedict, dan Iodine. Karbohidrat merupakan salah satu zat gizi penting yang dibutuhkan tubuh untuk menunjang kesehatan manusia, karena karbohidrat memiliki banyak fungsi diantaranya menyediakan energi bagi sel-sel tubuh, terutama sel-sel otak dan sistem saraf pusat yang membutuhkan asupan glukosa darah. Hasil penelitian pada sampel beras krayan menunjukan bahwa terdapat kandungan karbohidrat dengan jenis gula pereduksi yang dibuktikan dengan adanya perubahan warna menjadi merah bata, namun dengan intensitas warna yang berbeda-beda, warna pekat diantaranya beras nanung, beras adan hitam, beras kelabit, dan beras abang. Uji positif karbohidrat dengan jenis Pati (polisakarida) yaitu, Amilosa dengan perubahan warna biru pada sampel. Hasil penelitian Uji kualitatif beras krayan dituangkan kedalam bentuk Lembar Kerja Siswa(LKS)Sebagai Bahan Ajar Sains Biologi bagi siswa kelas VIII khususnya pada mata pelajaran IPA dengan skor validasi yaitu 96% dan termasuk dalam kriteria penilaian valid.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN ANALISIS KARBOHIDRAT BERAS KARAYAN PADA ASPEK LITERASI SAINS DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini menggunakan penelitian deskritif menggunakan pendekatan kuantitatif menggunakan metode Luff Schoorl yang bertujuan untuk mengetahui kadar gula preduksi berupa glukosa pada beras Krayan yaitu beras tuan sia, tuan boda dan udara. Adapun uji yang dilakukan yaitu uji kuantitatif gula preduksi, wawancara pra penelitian dan dokumentasi. Karbohidrat memiliki sifat mereduksi dikarenakan adanya gugus aldhida dan keton bebas dalam molekul karbohidrat. Hasil penelitian per 10 gram nasi menunjukan bahwa kandungan glukosa dalam beras udara sebesar 5,1584 mg (0,146%), tuan sia 6,4512 mg (0,153%), tuan boda 6,8104 mg (0,166%) dan telor mas 15,668 mg (1,166%). Hasil penelitian kadar glukosa dituangkan dalam bentuk soal literasi sains bagi siswa kelas XI khususnya pada mata pelajaran biologi dengan skor validasi yaitu 3,5 point dan termasuk dalam kriteria penilaian valid. This study used descriptive research with a quantitative approach and Luff Schoorl method aiming to figure out the glucose level reducing agent in the form of glucose contained in Krayan rice consisting of rice belonging ti Tuan Sia, Tuan Boda, Udara dan Telor Mas. A quantitative test was conducted on glucose reducing agent, while interview was performed before starting the research and documentation. Carbohydrate has reductive characteristics due to the existence of aldehyde groups and free ketones in the carbohydrate molecules. The research results on each 10 gram of rice show that the glucose contents were 5.1584 mg (0.146%), 6.4512 mg (0.153%), 6.88104 mg (0.166%) and 15.668 mg (1.166%) respectively in Udara, Tuan Sia, Tuan Boda and Telor Mas. The research results also show that the glucose level implemented in the form of science literacy questions for Grade XI students, especially in Biology Subject had the validation score of 3.5 points and classified into valid criteria.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail