Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan riset analisis kandungan glukosa yang terdapat pada beras Krayan, penyebarluasan informasi terkait beras ini dapat dilakukan melalui pendidikan seperti penerapan informasi yang terkait kedalam bahan ajar berupa lembar Kerja siswa (LKS). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan Metode yang digunakan untuk uji karbohidrat menggunakan metode Luff Schoorl.Teknik pengumpulan data dengan dokumentasi dan wawancara terkait varietas beras. Dari hasil uji tahapan metode Luff Schoorl dihasilkan kandungan glukosa beras krayan terendah yaitu beras abang 2,4192 mg, sedangkan beras kelabit 5,1966 mg dan beras nanung 6,72 mg. Selanjutnya, untuk bahan ajar yaitu Lembar Kerja Siswa (LKS) yang berbasis riset pada beras Krayan didapatkan hasil validasi ahli materi dan desain kelayakan dengan nilai x = 3,3 yang berarti LKS dinyatakan layak dikembangkan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran biologi kelas XI tingkat SMA sederajat pada materi sistem pencernaan makanan.