Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

TISA

8 karya publik ditemukan.

2025: 22024: 22023: 22022: 2

Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Serbuk Gergaji Pada UMKM Jamur Tiram Putih Aki Babu Tarakan

2025 · Book ·

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengendalian persediaan bahan baku serbuk gergaji pada UMKM Jamur Tiram Putih Aki Babu Tarakan dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ). Permasalahan utama yang dihadapi UMKM ini adalah ketidakefisienan dalam pembelian bahan baku tanpa perhitungan kuantitatif yang tepat, seperti pembelian berlebihan pada Maret 2025 yang menimbulkan peningkatan biaya penyimpanan. Metode penelitian menggunakan mixed method dengan pendekatan kuantitatif untuk menghitung EOQ, Safety Stock, dan Reorder Point (ROP), serta pendekatan kualitatif melalui wawancara dan observasi. Data meliputi pembelian, penggunaan, biaya pemesanan, biaya penyimpanan dan waktu tunggu selama periode Juni 2024-Mei 2025. Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh jumlah pemesanan optimal (EOQ) adalah 6.108 kg dengan biaya persediaan sebesar Rp476.412. Namun, karena keterbatasan kapasitas pengiriman pemasok hanya 1.020 kg, pola pemesanan praktis sebesar 1.020 kg menghasilkan total biaya lebih efisien, yaitu Rp1.466.251. Persediaan pengaman (Safety Stock) ditetapkan sebesar 18 kg, dan titik pemesanan ulang (Reorder Point) sebesar 99 kg. Penerapan ketiga metode tersebut dapat membantu UMKM menekan biaya persediaan dan menjaga kelancaran produksi.

Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Serbuk Gergaji Pada UMKM Jamur Tiram Putih Aki Babu Tarakan

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengendalian persediaan bahan baku serbuk gergaji pada UMKM Jamur Tiram Putih Aki Babu Tarakan dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ). Permasalahan utama yang dihadapi UMKM ini adalah ketidakefisienan dalam pembelian bahan baku tanpa perhitungan kuantitatif yang tepat, seperti pembelian berlebihan pada Maret 2025 yang menimbulkan peningkatan biaya penyimpanan. Metode penelitian menggunakan mixed method dengan pendekatan kuantitatif untuk menghitung EOQ, Safety Stock, dan Reorder Point (ROP), serta pendekatan kualitatif melalui wawancara dan observasi. Data meliputi pembelian, penggunaan, biaya pemesanan, biaya penyimpanan dan waktu tunggu selama periode Juni 2024-Mei 2025. Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh jumlah pemesanan optimal (EOQ) adalah 6.108 kg dengan biaya persediaan sebesar Rp476.412. Namun, karena keterbatasan kapasitas pengiriman pemasok hanya 1.020 kg, pola pemesanan praktis sebesar 1.020 kg menghasilkan total biaya lebih efisien, yaitu Rp1.466.251. Persediaan pengaman (Safety Stock) ditetapkan sebesar 18 kg, dan titik pemesanan ulang (Reorder Point) sebesar 99 kg. Penerapan ketiga metode tersebut dapat membantu UMKM menekan biaya persediaan dan menjaga kelancaran produksi.

ANALISIS KANDUNGAN FOSFOR TOTAL PADA SEDIMEN BERDASARKAN KEDALAMAN DIKAWASAN KONSERVASI MANGROVE DAN KEPITING KELURAHAN PAMUSIAN

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Fosfor merupakan unsur hara esensial bagi tanaman agar dapat tumbuh secara optimal. Ketersbahan organik fosfor pada sedimen di kawasan mangrove berfungsi untuk membantu berlangsungnya proses fotosinstesis, penggunaan gula dan pati oleh tanaman. Rendahnya kandungan fosfor pada sedimen berdampak bagi terhambatnya pertumbuhan tanaman di kawasan mangrove. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meguji kandungan fosfor total pada sedimen berdasarkan perbedaan kedalaman di Kawasan Konservasi Mangrove dan Kepiting Kelurahan Pamusian Kota Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai dengan bulan Juni 2023. Metode dalam penelitian ini adalah Metode deskriptif kuantitatif dengan mendeskripsikan kandungan Fosfor (P) pada sedimen berdasarkan perbedaan kedalaman pada setiap stasiun sampling. Pengambilan sampel sedimen dilakukan pada tiga Stasiun berbeda yaitu Stasiun 1 dekat daerah aliran sungai, Stasiun 2 dekat menara pengawas dan Stasiun 3 dekat daerah pemukiman warga. Pengujian sampel sedimen dilakukan di Laboratorium Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Hasil penelitian ini diperoleh kandungan Fosfor (P) pada kedalaman 10 cm berkisar 12,44 mg/L- 14, 22 mg/L, kedalaman 20 cm berkisar 12, 59 mg/L – 17,87 mg/L dan kedalaman 30 cm berkisar 12, 44 mg/L – 13, 51 mg/L.

ANALISIS KANDUNGAN FOSFOR TOTAL PADA SEDIMEN BERDASARKAN KEDALAMAN DIKAWASAN KONSERVASI MANGROVE DAN KEPITING KELURAHAN PAMUSIAN

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Fosfor merupakan unsur hara esensial bagi tanaman agar dapat tumbuh secara optimal. Ketersbahan organik fosfor pada sedimen di kawasan mangrove berfungsi untuk membantu berlangsungnya proses fotosinstesis, penggunaan gula dan pati oleh tanaman. Rendahnya kandungan fosfor pada sedimen berdampak bagi terhambatnya pertumbuhan tanaman di kawasan mangrove. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meguji kandungan fosfor total pada sedimen berdasarkan perbedaan kedalaman di Kawasan Konservasi Mangrove dan Kepiting Kelurahan Pamusian Kota Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai dengan bulan Juni 2023. Metode dalam penelitian ini adalah Metode deskriptif kuantitatif dengan mendeskripsikan kandungan Fosfor (P) pada sedimen berdasarkan perbedaan kedalaman pada setiap stasiun sampling. Pengambilan sampel sedimen dilakukan pada tiga Stasiun berbeda yaitu Stasiun 1 dekat daerah aliran sungai, Stasiun 2 dekat menara pengawas dan Stasiun 3 dekat daerah pemukiman warga. Pengujian sampel sedimen dilakukan di Laboratorium Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Hasil penelitian ini diperoleh kandungan Fosfor (P) pada kedalaman 10 cm berkisar 12,44 mg/L- 14, 22 mg/L, kedalaman 20 cm berkisar 12, 59 mg/L – 17,87 mg/L dan kedalaman 30 cm berkisar 12, 44 mg/L – 13, 51 mg/L.

Analisis Kandungan Glukosa pada Beras Krayan dan Potensi Penerapannya pada Lembar Kerja Siswa (LKS) sebagai Bahan Ajar Biologi

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan riset analisis kandungan glukosa yang terdapat pada beras Krayan, penyebarluasan informasi terkait beras ini dapat dilakukan melalui pendidikan seperti penerapan informasi yang terkait kedalam bahan ajar berupa lembar Kerja siswa (LKS). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan Metode yang digunakan untuk uji karbohidrat menggunakan metode Luff Schoorl.Teknik pengumpulan data dengan dokumentasi dan wawancara terkait varietas beras. Dari hasil uji tahapan metode Luff Schoorl dihasilkan kandungan glukosa beras krayan terendah yaitu beras abang 2,4192 mg, sedangkan beras kelabit 5,1966 mg dan beras nanung 6,72 mg. Selanjutnya, untuk bahan ajar yaitu Lembar Kerja Siswa (LKS) yang berbasis riset pada beras Krayan didapatkan hasil validasi ahli materi dan desain kelayakan dengan nilai x = 3,3 yang berarti LKS dinyatakan layak dikembangkan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran biologi kelas XI tingkat SMA sederajat pada materi sistem pencernaan makanan.

Analisis Kandungan Glukosa pada Beras Krayan dan Potensi Penerapannya pada Lembar Kerja Siswa (LKS) sebagai Bahan Ajar Biologi

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan riset analisis kandungan glukosa yang terdapat pada beras Krayan, penyebarluasan informasi terkait beras ini dapat dilakukan melalui pendidikan seperti penerapan informasi yang terkait kedalam bahan ajar berupa lembar Kerja siswa (LKS). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan Metode yang digunakan untuk uji karbohidrat menggunakan metode Luff Schoorl.Teknik pengumpulan data dengan dokumentasi dan wawancara terkait varietas beras. Dari hasil uji tahapan metode Luff Schoorl dihasilkan kandungan glukosa beras krayan terendah yaitu beras abang 2,4192 mg, sedangkan beras kelabit 5,1966 mg dan beras nanung 6,72 mg. Selanjutnya, untuk bahan ajar yaitu Lembar Kerja Siswa (LKS) yang berbasis riset pada beras Krayan didapatkan hasil validasi ahli materi dan desain kelayakan dengan nilai x = 3,3 yang berarti LKS dinyatakan layak dikembangkan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran biologi kelas XI tingkat SMA sederajat pada materi sistem pencernaan makanan.