Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Serbuk Gergaji
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH INTERVAL PENYIRAMAN DAN KOMPOSISI MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SELEDRI (Apium graveolens L.)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Penelitian pengaruh interval penyiraman dan komposisi media tanam terhadap pertumbuhan tanaman seledri (Apium graveolens L.) untuk mengetahui pengaruh interval penyiraman dan komposisi media tanam, terhadap pertumbuhan tanaman seledri (Apium graveolens L.). Penelitian dilaksanakan di screen house dan laboratorium Fakultas Pertanian, Universitas Borneo Tarakan, mulai bulan Juni hingga Agustus 2025. Metode percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari dua faktor dan diulang sebanyak empat kali. Faktor pertama adalah interval penyiraman (3 hari sekali, 5 hari sekali, dan 7 hari sekali). Faktor kedua adalah komposisi media tanam (tanah murni sebagai kontrol, campuran arang sekam dan tanah, dan campuran serbuk gergaji dan tanah). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah tangkai daun, jumlah anakan, berat basah tanaman, dan berat basah akar. Data dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) taraf 5% dan diuji lanjut dengan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) taraf 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor tunggal interval penyiraman memberikan pengaruh yang tidak berbeda nyata terhadap seluruh parameter pertumbuhan tanaman seledri. Sebaliknya, faktor tunggal komposisi media tanam memberikan pengaruh yang nyata terhadap parameter tinggi tanaman. Penggunaan media serbuk gergaji dan tanah (M3) menghasilkan rata-rata tanaman tertinggi sebesar 17,00 cm pada umur 35 hari setelah tanam (HST). Interaksi antara kedua faktor memberikan pengaruh yang nyata terhadap tinggi tanaman dan berat basah tanaman. Kombinasi perlakuan antara penyiraman 3 hari sekali dengan media serbuk gergaji dan tanah (P1M3) menghasilkan tinggi tanaman optimal mencapai 19,00 cm pada 35 HST. Sementara itu, kombinasi perlakuan penyiraman 5 hari sekali dengan media tanah murni (P2M1) menghasilkan rata -rata berat basah tanaman tertinggi yaitu sebesar 22,25 gram.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Serbuk Gergaji Pada UMKM Jamur Tiram Putih Aki Babu Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengendalian persediaan bahan baku serbuk gergaji pada UMKM Jamur Tiram Putih Aki Babu Tarakan dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ). Permasalahan utama yang dihadapi UMKM ini adalah ketidakefisienan dalam pembelian bahan baku tanpa perhitungan kuantitatif yang tepat, seperti pembelian berlebihan pada Maret 2025 yang menimbulkan peningkatan biaya penyimpanan. Metode penelitian menggunakan mixed method dengan pendekatan kuantitatif untuk menghitung EOQ, Safety Stock, dan Reorder Point (ROP), serta pendekatan kualitatif melalui wawancara dan observasi. Data meliputi pembelian, penggunaan, biaya pemesanan, biaya penyimpanan dan waktu tunggu selama periode Juni 2024-Mei 2025. Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh jumlah pemesanan optimal (EOQ) adalah 6.108 kg dengan biaya persediaan sebesar Rp476.412. Namun, karena keterbatasan kapasitas pengiriman pemasok hanya 1.020 kg, pola pemesanan praktis sebesar 1.020 kg menghasilkan total biaya lebih efisien, yaitu Rp1.466.251. Persediaan pengaman (Safety Stock) ditetapkan sebesar 18 kg, dan titik pemesanan ulang (Reorder Point) sebesar 99 kg. Penerapan ketiga metode tersebut dapat membantu UMKM menekan biaya persediaan dan menjaga kelancaran produksi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail