ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan adanya keberadaan heteroskedastisitas volatilitas untuk menangkap guncangan pada Pasar Keuangan Indonesia dengan menggunakan Pasar Modal, Pasar Valuta Asing dan Pasar Uang sebagai instrument penelitian. Variabel diambil dari setiap pasar yang diuji adalah IHSG, Kurs dan Treasury Bills. Metode penelelitian yang digunakan adalah ARCH, GARCH, Vector Error Correction (VECM) dan diolah menggunakan Eviews 10. Dengan menggunakan data runtutan waktu (time series) mingguan. Data penelitian menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui publikasi investing.com dan yahoo.finance.co.id periode 2008 sampai dengan 2018. Penelitian ini menemukan Pasar Keuangan Indonesia memiliki volatilitas dan Volatilitas terbesar bergerak pada Treasury bills, Model terbaik untuk menghitung Volatilitas adalah Garch, korelasi antara variabel instrument keuangan memiliki keterikatan satu sama lain dalam pasar keuangan Indonesia yang mana akan menyebabkan spillover dalam makro dan mikro ekonomi Indonesia.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENELITIAN INI MENGUJI PENGARUH VARIABEL NILAI KURS RUPIAH, HARGA EMAS DUNIA DAN INDEKS HARGA SAHAM SYARIAH BEBERAPA NEGARA TERHADAP JAKARTA ISLAMIC INDEX (JII). VARIABEL PADA PENELITIAN INI ADALAH JAKARTA ISLAMIC INDEX (JII), TINGKAT NILAI KURS RUPIAH, HARGA EMAS DUNIA, DOW JONES ISLAMIC MARKET INDEX MALAYSIA TITANS 25 (DJIM25), DOW JONES ISLAMIC MARKET INDEX EUROPE (DJIEU), DOW JONES ISLAMIC MARKET INDEX JAPAN (DJIJP), DOW JONES ISLAMIC MARKET INDEX US (IMUS). METODE PENELITIAN YANG DIGUNAKAN ADALAH VECTOR ERROR CORRECTION MODEL (VECM). DENGAN MENGGUNAKAN DATA TUNTUTAN WAKTU (TIME SERIES) HARIAN YANG DIPUBLIKASIKAN OLEH INVESTING.COM DAN YAHOO.FINANCE.CO.ID PERIODE AGUSTUS 2014 S.D AGUSTUS 2019. PENELITIAN INI MENEMUKAN BAHWA KURS BERPENGARUH BERPENGARUH NEGATIF SECARA TIDAK SIGNIFIKAN TERHADAP JII. EMAS, DJIEU DAN IMUS BERPENGARUH NEGATIF SECARA SIGNIFIKAN TERHADAP JII. DJIJP BERPENGARUH POSITIF SECARA SIGNIFIKAN TERHADAP JII. DJIMY 25 BERPENGARUH POSITIF SECARA TIDAK SIGNIFIKAN TERHADAP JII.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh harga emas dunia, harga minyak dunia, dan harga batubara terhadap pergerakan indeks saham gabungan sector pertambangan (JKMING). Penelitian yang akan dilakukan ini menggunakan model vector error correction model (VECM) dikarenakan menghasilkan output selain melihat pengaruh juga meghasilkan keseimbangan jangka pedenk dan panjang serta kecepatan variable dalam menuju keseimbangan panjangnya kembali, untuk dapat menjadi tolak ukur investor sehingga meningkatkan minat investasi masyarakat sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data harian mulai dari januari 2009 sampai oktober 2019 dengan jumlah sampel 2632. Dalam uji kointegrasi dengan pendekatan Johansen menunjukan semua variable memiliki kointegrasi jangka panjang. Dalam uji estimasi VECM menjelaskan untuk jangka pendek variable harga minyak tidak signifikan dalam mempengaruhi indeks pertambangan, sedangkan batubara dan emas secara signifikan mempengaruhi namun emas memiliki pengaruh yang negative. Untuk jangka panjang semua variable menunjukan signifikan namun hanya emas yang memiliki pengaruh positif. Hasil uji Impulse Response Function (IRF) menunjukan harga minyak and batubara memiliki kecenderungan positif terhadap pergerakan JKMING sedangkan harga emas memiliki kecenderungan nilai negative. Hasil uji Forecast Errir Variance Decomposition (FEVD) meghasilkan variable yang memiliki proporsi terbesar mempengaruhi JKMING adalah pertama batubara, kedua emas, dan ketiga minyak.