Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Volatilitas
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS TRANSMISI VOLATILITAS PADA PASAR KEUANGAN INDONESIA

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan adanya keberadaan heteroskedastisitas volatilitas untuk menangkap guncangan pada Pasar Keuangan Indonesia dengan menggunakan Pasar Modal, Pasar Valuta Asing dan Pasar Uang sebagai instrument penelitian. Variabel diambil dari setiap pasar yang diuji adalah IHSG, Kurs dan Treasury Bills. Metode penelelitian yang digunakan adalah ARCH, GARCH, Vector Error Correction (VECM) dan diolah menggunakan Eviews 10. Dengan menggunakan data runtutan waktu (time series) mingguan. Data penelitian menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui publikasi investing.com dan yahoo.finance.co.id periode 2008 sampai dengan 2018. Penelitian ini menemukan Pasar Keuangan Indonesia memiliki volatilitas dan Volatilitas terbesar bergerak pada Treasury bills, Model terbaik untuk menghitung Volatilitas adalah Garch, korelasi antara variabel instrument keuangan memiliki keterikatan satu sama lain dalam pasar keuangan Indonesia yang mana akan menyebabkan spillover dalam makro dan mikro ekonomi Indonesia.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

VOLATILITAS BURSA EFEK INDONESIA PASCA KRISIS MONETER (Studi pada Pemerintahan Tahun 2009-2019)

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini mempertimbangkan adanya keberadaan heteroskedastisitas pada data index lima negara yaitu Malaysia, Cina, Indonesia, Singapure, dan Jepang yang menjadi sampel penelitian. Oleh karena itu model ARCH digunakan untuk menggambarkan volatilitas di lima index serta model GARCH Symetris dan GARCH Asymetris dalam menangkap guncangan negative yang dapat mempengaruhi tingkat volatilitas. Pada penelitian ini ditemukan adanya efek ARCH dan GARCH signifikan, dimana hal itu menunjukkan fluktuasi pasar atau tingkat volatilitas yang terjadi pasca krisis cukup besar serta guncangan masa lalu yang terjadi turut mempengaruhi. Akan tetapi pada model GARCH-M (1,1) untuk keempat negara sampel tidak ditemukannya premi risiko yang signifikan. Hal berbeda terjadi pada negara singapure dimana premi risiko signifikan ditemukan. Pada pemodelan Asymetris dikedua model EGARCH(1,1) dan TGARCH(1,1) menunjukkan hasil yang tidak signifikan pada kelima negara sampel. Hal itu menandakan guncangan negative tidak mempengaruhi respon investor dibandingkan guncangan postitif dalam mempengaruhi tingkat volatilitas dipasar.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail