ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Padang lamun berperan penting sebagai habitat biota, penstabil sedimen, dan penyedia jasa ekosistem pesisir. Pertumbuhan lamun dipengaruhi oleh karakteristik sedimen yang menjadi media perakaran. Informasi mengenai hubungan ukuran butiran sedimen dan kerapatan lamun di Pulau Maratua, khususnya desa Bohei Bukut dan desa Payung-Payung, masih terbatas sehingga perlu dikaji.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tekstur sedimen, menentukan tutupan dan kerapatan lamun, serta menganalisis hubungan ukuran butiran sedimen dengan kerapatan lamun. Metode yang digunakan adalah purposive sampling pada 24 titik pengamatan dengan transek kuadrat 50×50 cm. Analisis sedimen dilakukan dengan pengayakan kering dan klasifikasi Blott & Pye (2012), sedangkan kerapatan lamun dihitung per meter persegi. Hubungan antara sedimen dan lamun diuji menggunakan regresi linear.Hasil penelitian menunjukkan sedimen didominasi fraksi pasir dengan tekstur pasir berkerikil dan pasir sedikit berkerikil. Tiga spesies lamun ditemukan, yaitu Halodule uninervis, Halophila minor, dan Cymodocea cerulata dengan kerapatan sangat rapat (>175 ind/m²). Hasil regresi menunjukkan hubungan signifikan antara ukuran butiran sedimen dan kerapatan lamun, yang berarti semakin rapat lamun, semakin halus sedimen.K arakteristik sedimen berperan penting dalam mendukung keberadaan padang lamun, sehingga hasil penelitian ini dapat menjadi dasar pengelolaan ekosistem pesisir berkelanjutan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Padang lamun adalah ekosistem pesisir yang memiliki peran penting dalam ekologi dan biologi di kawasan pesisir dan estuari. Lamun berperan sebagai produsen dan menyediakan makanan bagi biota seperti penyu, ikan dan vertebrata lainnya. Pulau Derawan yang terleas di Kabupaten Berau Provinsi Kalimantan Timur merupakan salah satu Pulau yang memiliki ekowisata padang lamun yang penting bagi kehidupan biota perairan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji status keberlanjutan ekologis padang lamun di Kepulauan Derawan. penelitian dilaksanakan pada Bulan Desember 2023 sampai dengan Februari 2024. Parameter penentuan dalam analisis adalah kualitas air dan lamun seperti kebauan, sampah, kecerahan, derajat keasaman (pH), amonia total, minyak dan lemak, total suspended solids(TSS), kelarutan oksigen (DO), salinitas, suhu, nitrat, tutupan dan kerapatan lamun. Data dari parameter tersebut dibuat scoring kemudian di analisis menggunakan multi domensional scaling (MDS) versi repfish untuk memperoleh nilai status keberlanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter kualitas air memenuhi baku mutu air laut untuk wisata bahari, kondisi lamun agak rapat dan tutupan lamun kurang sehat. Berdasarkan nilai ineks status keberlanjutan diperoleh nilai 78,34 sehingga dapat di nilai bahwa perairan tersebut cukup berkelanjutan. Adapun paramater yang menyebabkan rendahnya status keberlanjutan pada dimensi ekologi padang lamun adalah kebauan (6,37) dan sampah (5,70).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pulau Panjang memiliki ekosistem lamun yang sangat menentukan produktifitas perairan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui struktur komunitas ekosistem lamun di Pulau Panjang Kabupaten Berau. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei -juli 2019 di Pulau Panjang di bagian wilayahUtara, Timur, Selatan, dan Barat. Pengambilandata menggunakan metode transek kuadrat berukuran 50 x 50 cm yang dibagi dalam 4 kisi untuk memudahkan pengamatan. Pengamatan lamun di lapangan meliputi identifikasi tutupan, komposisi jenis, dan kerapatan. Hasil identifikasiyang ditemukan di Pulau Panjang terdapat sebanyak 7 jenis yaitu Enhalus acoroides, Thalassia hemprichii, Halophila ovalis, Cymodocea rotundata, Cymodocea serrulata, Halodule uninervis, danSyringodiumisoetifolium. Jumlah tutupan lamun yang didapat berkisar 67,75% -75% dan kerapatan jenis lamun berkisar 123 –2.654 tegakan/m² sedangkan lamun yang dominan ditemukan dalam setiap wilayah adalah jenis Halodule uninervis.