Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Rotan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERLINDUNGAN HUKUM DESAIN INDUSTRI BAGI PELAKU USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH (UMKM) ANYAMAN ROTAN DI KABUPATEN MALINAU

2026•

ABSTRAK Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis perlindungan hukum terhadap karya desain industri di Kabupaten Malinau dan untuk mengetahui dan menganalisis implementasi perlindungan hukum karya desain industri bagi Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Anyaman Rotan di Kabupaten Malinau. Penelitan ini menggunkan tipe penelitian hukum normatif, dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-undangan (Statute approach). Berdasarkan hasil penelitian, Perlindungan desain industri di Kabupaten Malinau merujuk pada UU No. 31 Tahun 2000, yang memberikan hak eksklusif kepada pengrajin anyaman rotan untuk mencegah peniruan dan menjaga orisinalitas karya selama 10 tahun. Melalui pendaftaran di DJKI dan dukungan pemerintah daerah lewat Surat Edaran Bupati tentang pemberdayaan UMKM, pengrajin didorong untuk mengamankan desain mereka sekaligus meningkatkan nilai ekonomi produk. Selain itu, motif yang bersifat kreatif dapat dilindungi dengan hak cipta, sedangkan motif adat dijaga sebagai pengetahuan tradisional. Perlindungan ini memperkuat identitas budaya, meningkatkan daya saing produk, dan mendukung kesejahteraan pengrajin Malinau. Pemerintah Kabupaten Malinau telah melaksanakan perlindungan hukum desain industri secara komprehensif melalui pendaftaran hak eksklusif, pendampingan, subsidi biaya, promosi, edukasi kemitraan, dan digitalisasi katalog. Upaya ini melindungi karya kreatif UMKM, mencegah pembajakan, meningkatkan nilai jual produk, dan memperluas pasar. Secara keseluruhan, implementasi ini mencerminkan komitmen daerah dalam menjaga kekayaan intelektual berbasis budaya lokal sekaligus memperkuat ekonomi kreatif.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IDENTIFIKASI ROTAN (Calamus sp.) DI HUTAN KABIRAN DESA MALINAU HULU SEBAGAI POTENSI PEMBELAJARAN BIOLOGI

2025•

Identifikasi tumbuhan adalah proses untuk mengenali dan menentukan ciri-ciri morfologi tumbuhan. Rotan adalah jenis tanaman memanjat dari keluarga palma (Arecaceae) yang memiliki batang berbentuk silindris, fleksibel, dan biasanya berukuran panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis rotan. yang ada di Hutan Kabiran Desa Malinau Hulu dan menganalisis potensi hasil penelitian rotan sebagai pembelajaran biologi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengambilan sampel menggunakan metode jelajah secara purposive sampling di bantu dengan tabel pertelaan rotan. Identifikasi sampel menggunakan buku identifikasi rotan. Hasil penelitian ditemukan 7 spesies rotan yaitu Daemonorops jenkinsiana (Griff.) Mart., Korthalsia flagellaris Miquel, Calamus javensis Blume., Korthalsia rostrata Blume., Calamus scipionum Loureiro., Daemonorops sabut Becc., dan. Calamus caesius Blume. Hasil penelitian ini dapat diintegrasikan sebagai sumber belajar biologi pada materi keanekaragaman hayati dengan kompetensi dasar 3.2 Menganalisis berbagai tingkat keanekaragaman hayati di Indonesia beserta ancaman dan pelestariannya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA ANYAMAN ROTAN DAYAK AGABAG DESA LUBOK BUAT KECAMATAN SEMBAKUNG ATULAI KABUPATEN NUNUKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA ANYAMAN ROTAN DAYAK AGABAG DESA LUBOK BUAT KECAMATAN SEMBAKUNG ATULAI KABUPATEN NUNUKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan usaha anyaman rotan dayak agabag di Desa Lubok Buat Kecamatan Sembakung Atulai Kabupaten Nunukan. Metode analisis data yang digunakan untuk menjawab permasalahan dalam penelitian ini adalah analisis matriks IFAS dan EFAS, Diagram SWOT dan Analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor lingkungan internal utama UMKM anyaman rotan dayak agabag dengan menggunakan matriks IFAS, maka dapat diketahui bahwa faktor kekuatan utama UMKM terdiri dari empat faktor, yaitu produk anyaman memiliki ukuran yang bervariasi, jenis produk yang ditawarkan bervariasi, bahan yang digunakan nyaman, produk anyaman tidak mudah rusak dan untuk kelemahan utama dari UMKM adalah pemasaran yang kurang/promosi kurang maksimal, kurangnya branding produk/jasa belum dikenal luas. Faktor- faktor lingkungan eksternal utama UMKM dengan menggunakan matriks EFAS, maka dapat diketahui bahwa faktor peluang utama UMKM adalah berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi dan untuk ancaman utama UMKM terdiri dari dua faktor, yaitu tingkat penjualan yang terganggu dikarenakan pandemi Covid-19, bertambah banyak produk inovatif yang dipasarkan. analisis data menggunakan diagram cartesius SWOT menejelaskan bahwa UMKM anyaman rotan dayak agabag berada pada kuadran 1 dengan nilai (x;y) (3.4;1.85). Posisi ini menunjukkan bahwa UMKM anyaman rotan dayak agabag merupakan usaha yang berkembang, kuat dan berpeluang. Kata Kunci: Strategi Pengembangan Usaha, Analisis SWOT, Anyaman Rotan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail