Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

5 hasil
Subjek: Perilaku Hidup bersih dan sehat
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peran Orang Tua dan Perilaku Hidup dan Sehat (PHBS) Pada Anak Sekolah Dasar di Desa Tanah Kuning

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di lingkungan sekolah merupakan perilaku yang dilakukan secara sadar oleh warga sekolah untuk menjaga lingkungan sehat dan meningkatkan kesehatan. Pembentukan perilaku hidup bersih dan sehat ini perlu ditanamkan sejak usia sekolah, karena pada tahap ini anak berada pada fase perkembangan yang penting untuk membentuk kebiasaan hidup sehat. Keberhasilan pada penerapan PHBS pada anak tidak terlepas dari peran orang tua sebagai pembimbing, pengawas, pemberi teladan, motivasi, dan fasilitator. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran orang tua dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada anak sekolah dasar di Desa Tanah Kuning. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode studi deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 108 siswa dan orang tua siswa kelas VI SDN 004 dan SDN 002 Tanjung Palas Timur, namun responden yang memenuhi kriteria dan berpartisipasi dalam penelitian sebanyak 95 responden. Pengambilan sampel menggunakan metode total sampling. Hasil penelitian bahwa peran orang tua terdistribusi pada kategori sangat tinggi sebanyak 33,7% (32) responden, rendah sebanyak 33,7% (32) responden, kategori tinggi sebanyak 30,5% (29) responden, dan kategori sangat rendah sebanyak 2,15 (2) responden. Pada hasil penelitian PHBS anak di sekolah mayoritas kategori cukup sebanyak 72,6% (69) responden, kategori baik sebanyak 27,4% (26) responden. Kesimpulan Gambaran peran orang tua dalam pembimbing, pengawas, pemberi teladan, motivasi, dan fasilitator masih bervariasi. Pada hasil Gambaran PHBS pada anak sekolah dasar secara umum berada pada kategori cukup, sehingga masih diperlukan upaya untuk meningkatkan pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) agar lebih optimal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Deskripsi perilaku hidup bersih dan sehat siswa kelas vi-c sdn 006 Tarakan

2026•

Penelitian ini berfokus pada deskripsi perilaku hidup bersih dan sehat siswa kelas IV-C SDN 006 Tarakan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan lokasi penelitian di kelas IV-C SDN 006 Tarakan. Subjek pada penelitian ini ialah 2 siswa sebagai sampel penelitian yang merupakan keterwakilan siswa dalam penelitian deskripsi perilaku hidup bersih dan sehat siswa kelas IV-C SDN 006 Tarakan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan teknik Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku hidup bersih dan sehat siswa kelas IV-C SDN 006 Tarakan telah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah seperti mencuci tangan sebelum dan sesudah makan membuang sampah pada tempatnya menjaga kebersihan diri serta mengikuti kegiatan olahraga secara rutin. Faktor yang mendukung penerapan perilaku hidup bersih dan sehat(PHBS) meliputi peran guru fasilitas sekolah yang memadai serta dukungan orang tua. Sementara itu faktor penghambatnya adalah kurangnya kesadaran sebagian siswa dan pengawasan yang belum optimal. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa perilaku hidup bersih dan sehat siswa kelas IV-C SDN 006 Tarakan secara umum sudah tergolong baik. Namun masih perlu ditingkatkan melalui pembiasaan edukasi kesehatan yang berkelanjutan serta kerja sama antara sekolah dan orang tua agar siswa mampu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT TERHADAP KEJADIAN SAKIT PADA REMAJA DI KOTA TARAKAN

2023•

Setiap tahunnya sekitar 2,2 juta jiwa di Negara-negara berkembang terutama remaja-remaja meninggal dunia akibat berbagai penyakit yang disebabkan oleh kurangnya air minum yang aman dan sanitasi hygiene yang buruk. Pelayanan sanitasi yang memadai, persediaan sanitasi yang memadai, persediaan air yang aman, sistem pembuangan sampah yang memadai dapat menekan angka kematian akibat diare sampai 65% serta penyakit-penyakit lainnya sebanyak 26%. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat pengetahuan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada remaja dan hubungannya dengan kejadian sakit pada remaja di Kota Tarakan. Penelitian ini merupakan studi korelasional kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini bersifat korelatif tidak sejajar (pengaruh). Populasi pada penelitian ini adalah remaja SMP kelas VII dengan banyak populasi 989. Jumlah sempel dalam penelitian ini adalah 285 responden yang dipilih dengan teknik Disproportionate Stratified Random Sampling. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Sampel dipilih dengan kriteria inklusi yaitu siswa-siswi yang berusia 11-13 tahun, siswa-siswi yang mendapatkan penjelasan terkait pengambilan data, dan siswa-siswi yang mengisi kuesioner ini dengan lengkap. Lokasi penelitian adalah SMP Negeri 1 Tarakan, SMP Negeri 5 Tarakan, SMP Negeri 8 Tarakan, dan SMP Negeri 9 Tarakan. Dengan hasil pengetahuan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam kategori baik dan cukup baik, responden jarang mengalami sakit dan sebagian besar tidak pernah mengalami sakit, Tingkat pengetahuan tentang PHBS dalam kategori cukup terhadap kejadian sakit dalam kategori jarang memiliki hasil yang lebih besar dari yang lain. Analisis data yang digunakan dengan uji Chi-square diperoleh nilai p= 0,248. Tidak ada hubungan antara prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) terhadap kejadian sakit pada remaja di Kota Tarakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT MAHASISWI PERANTAU PGSD 2019 UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) merupakan perilaku yang dilakukan setiap manusia dalam atas dasar sadar telah mengetahui tentang pengetahuan, sikap dan perilaku hidup bersih dan sehat serta dapat ikut berpatisipasi dalam mencapai kesehatan masyarakat. Pentingnya setiap manusia untuk mengetahui tentang perilaku hidup bersih dan sehat untuk dapat diterapkan kepada diri sendiri dan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku hidup bersih dan sehat mahasiswi perantau PGSD angkatan 2019 Universitas Borneo Tarakan yang ditinjau dari lima indikator PHBS yaitu : (1) PHBS terhadap makanan dan minuman, (2) PHBS terhadap kebersihan diri sendiri, (3) PHBS terhadap kebersihan lingkungan, (4) PHBS terhadap aktivitas fisik, dan (5) PHBS terhadap kebiasaan yang merusak kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan juga dokumentasi. Subjek Penelitian sebanyak enam Mahasiswi Perantau PGSD angkatan 2019. Hasil penelitian ditemukan disetiap indikator PHBS yaitu : Pada indikator pertama PHBS mahasiswi Subjek Paling Tinggi (SPT) telah mencapai 86% penerapan PHBS sedangkan mahasiswi Subjek Paling Rendah (SPR) 78% penerapan PHBS, pada indikator kedua PHBS mahasiswi SPT telah mencapai 93% penerapan PHBS sedangkan mahasiswi SPR 78% penerapan PHBS, pada indikator ketiga PHBS mahasiswi SPT dan SPR telah mencapai 71% penerapan PHBS, pada indikator keempat PHBS mahasiswi SPT telah mencapai 58% penerapan PHBS sedangkan mahasiswi SPR 17% penerapan PHBS, dan pada indikator kelima PHBS mahasiswi SPT dan SPR telah mencapai 54% penerapan PHBS.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN PENGETAHUAN MATERI VIRUS DENGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DI MASA PANDEMI COVID-19 PADA MAHASISWA PENDIDIKAN BIOLOGI UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan pada materi virus dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di masa Pandemi COVID-19 pada mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif korelasional. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan angkatan 2019 dan 2020. Hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan Korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menyatakan terdapat hubungan yang positif dan memiliki kategori berkorelasi lemah antara pengetahuan materi virus dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di masa pandemi COVID-19 pada mahasiswa pendidikan biologi Universitas Borneo Tarakan, hal ini dapat dilihat dari hasil uji korelasi pearson diperoleh rhitung sebesar 0,300 pada taraf signifikansi 0,05 dan df = 101 diperoleh nilai rtabel sebesar 0,193 yang berarti rhitung ≥ rtabel. Sehingga berdasarkan hasil analisis data terdapat hubungan yang positif dan memiliki kategori berkorelasi lemah antara pengetahuan materi virus dengan PHBS di masa pandemi COVID-19 pada mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail