Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

7 hasil
Subjek: Virus
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi penanganan ekspor kepiting bakau (Scylla sp) di Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kota Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Indonesia memiliki potensi besar di sektor perikanan dan kelautan, salah satunya komoditas kepiting bakau (Scylla sp) yang menjadi komoditas unggulan ekspor dari Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Kepiting bakau merupakan komoditas perikanan bernilai ekonomi tinggi yang memiliki permintaan cukup besar di pasar internasional sehingga harus memenuhi persyaratan mutu, kesehatan, dan ketentuan teknis negara tujuan. Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) berperan penting dalam menjamin kelayakan ekspor melalui pemeriksaan administrasi, pemeriksaan fisik, pengujian kesehatan, dan pengawasan penanganan komoditas sebelum diterbitkannya sertifikat kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis prosedur penanganan dan pengawasan kualitas ekspor kepiting bakau di Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) serta mengidentifikasi karakteristik kepiting yang di ekspor berdasarkan spesies, ukuran, bobot, jenis kelamin, dan pemeriksaan white spot syndrome virus. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan observasi 40 sampel kepiting bakau ekspor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanganan ekspor di BKHIT kota Tarakan meliputi pemeriksaan administrasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan white spot syndrome virus, pengawasan pengemasan, dan penerbitan sertifikat kesehatan sebagai jaminan mutu ekspor. Seluruh sampel secara administratif tercatat sebagai Scylla serrata, meskipun berdasarkan karakteristik morfologi ditemukan adanya spesies lain yaitu Scylla olivacea. Sebagian besar kepiting memiliki lebar karapas 14-15 cm dan seluruh sampel berjenis kelamin jantan sesuai dengan regulasi PERMEN KP No.7 Tahun 2024. Pemeriksaan kondisi penyakit menunjukkan bahwa sampel yang di uji dalam laboratorium menggunakan metode PCR (Polymerase chain reaction) menunjukkan hasil negatif terhadap white spot syndrome virus (WSSV). Pengujian laboratorium dilakukan secara berkala satu bulan sekali karena eksportir telah memiliki sertifikasi cara karantina ikan yang baik (CKIBK). Penelitian ini menyimpulkan bahwa penanganan ekspor kepiting bakau di BKHIT Kota Tarakan telah dilaksanakan sesuai prosedur karantina dan mendukung jaminan mutu, kesehatan, serta kelayakan komoditas untuk perdagangan internasional.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Insidensi Penyakit Virus pada Tanaman Hortikultura di Kota Tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui virus pada tanaman hortikultura di Kota Tarakan serta insidensinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu survei lapangan, pengambilan sampel, dan uji kesesuaian inang. Survei dilakukan di setiap kecamatan yang berada di Kota Tarakan untuk mengumpulkan data tanaman hortikultura yang terinfeksi penyakit virus dan untuk memperoleh data tingkat insidensi penyakit virus dengan kriteria minimal 500 tanaman dalam satu lahan budidaya. Tanaman sampel yang menunjukkan adanya gejala infeksi penyakit virus di uji kesesuaian inangnya menggunakan metode pelukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa virus ditemukan menginfeksi tanaman hortikultura dengan insidensi yang bervariasi. Virus yang ditemukan Chilli yellow leaf curl virus (CYLCV), Tomatto yellow leaf curl virus (TYLCV), Eggplant yellow leaf virus (EYLV), Cucumber mosaic virus (CMV), dan Watermelon mosaic virus (WMV).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS WEB (GOOGLE SITES) PADA MATERI VIRUS KELAS X DI SMK KESEHATAN KALTARA TARAKAN

2023•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kelayakan media pembelajaran berbasis WEB (Google Sites) pada Materi Virus Kelas X Di SMK Kesehatan Kaltara Tarakan. Jenis penelitian dan pengembangan (R&D) dengan memakai model pengembangan ADDIE. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar wawancara dan lembar validasi ahli. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 90%, ahli materi sebesar 89%, dan ahli praktisi sebesar 100%. Berdasarkan hasil validasi yang diperoleh dari ketiga ahli menunjukkan bahwa persentase rata-rata validator adalah 93%, sehingga dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis WEB (Google Sites) pada Materi Virus Kelas X Di SMK Kesehatan Kaltara Tarakan dinyatakan sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN PENGETAHUAN MATERI VIRUS DENGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DI MASA PANDEMI COVID-19 PADA MAHASISWA PENDIDIKAN BIOLOGI UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan pada materi virus dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di masa Pandemi COVID-19 pada mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif korelasional. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan angkatan 2019 dan 2020. Hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan Korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menyatakan terdapat hubungan yang positif dan memiliki kategori berkorelasi lemah antara pengetahuan materi virus dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di masa pandemi COVID-19 pada mahasiswa pendidikan biologi Universitas Borneo Tarakan, hal ini dapat dilihat dari hasil uji korelasi pearson diperoleh rhitung sebesar 0,300 pada taraf signifikansi 0,05 dan df = 101 diperoleh nilai rtabel sebesar 0,193 yang berarti rhitung ≥ rtabel. Sehingga berdasarkan hasil analisis data terdapat hubungan yang positif dan memiliki kategori berkorelasi lemah antara pengetahuan materi virus dengan PHBS di masa pandemi COVID-19 pada mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kebijakan Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 Di Kota Tarakan

2022•

Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) merupakan bentuk kebijakan dalam penanggulangan Corona Virus Disease 2019 Dalam Rangka Percepatan Corona Virus Disease 2019. Penanganan Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) meliputi pembatasan terhadap pergerakan orang dan/atau barang untuk satu provinsi atau kabupaten/kota tertentu untuk mencegah penyebaran. Adapun persoalan yang dikemukakan penulis ini yang pertama kebijakan yang dibuat oleh pemerintah dalam penanganan Corona Virus Disease 2019 di Kota Tarakan, kedua sanksi bagi masyarakat yang tidak patuh terhadap pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar dalam rangka percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 di Kota Tarakan. Metode penelitian ini merupakan penelitian normatif. Hasil dari penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa: kebijakan yang dibuat oleh pemerintah dalam penanganan Corona Virus Disease 2019 adalah peraturan Walikota Nomor 17 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar dalam rangka percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 di Kota Tarakan yang berisikan macam-macam pembatasan sosial berskala besar, Peraturan Walikota Nomor 42 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protocol Kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 yang berisikan ketaatan masyarakat mengenai protocol kesehatan dan Surat Edaran yaitu sebagai himbauan atau pengumuman yang dituju kepada masyarakat umum. Adapun sanksi bagi masyarakat yang tidak patuh terhadap pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar dalam rangka percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 di Kota Tarakan terdapat dalam Peraturan Walikota Nomor 42 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol Kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 dalam Pasal 8 berupa sanksi administratif yang bertujuan untuk membatasi kegiatan tertentu dan pergerakan dalam rangka penyebaran Corona Virus Disease 2019.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PROBLEMS ENCOUNTERED BY ENGLISH LANGUAGE TEACHERS IN ONLINE TEACHING DURING CORONAVIRUS DISEASE 2019 AT MTs NEGERI TARAKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan permasalahan yang dihadapi guru bahasa Inggris dalam pelaksanaan pembelajaran online mulai dari persiapan, proses, hingga evaluasi pada masa pandemi virus corona 2019 di MTs Negeri Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan yang dihadapi oleh guru bahasa Inggris dalam mengajar online selama periode Coronavirus 2019 adalah: 1) Persiapan mengajar, seperti; a) Penyusunan persiapan tertulis, menentukan alokasi waktu dalam menyampaikan mata pelajaran kepada siswa (75%), menentukan bentuk prosedur penilaian hasil belajar (50%), memformat tujuan pembelajaran, menentukan langkah-langkah pembelajaran, pemilihan metode pengajaran yang tepat, dan pemilihan media pembelajaran yang tepat sumber daya (25%), b) Pembuatan media ajar; menyesuaikan media ajar dan keterbatasan kemampuan IT untuk membuat media ajar. 2) Proses pengajaran seperti; a) Melaksanakan proses pengajaran; rendahnya motivasi belajar siswa dan keterbatasan kemampuan dalam melaksanakan pembelajaran online (75%), b) Metode dan strategi pembelajaran; tidak diterima dengan baik oleh siswa (50%), c) Pengelolaan kelas; siswa lambat dalam memahami materi (100%), dan siswa sulit diatur, siswa memiliki gaya belajar yang berbeda dan media pendukung tidak tersedia (50%), d) Alat dan sarana; Masalah Wi-Fi dan listrik, dan penyimpanan ponsel juga. 3) Evaluasi pengajaran, seperti; a) Penilaian keterampilan siswa; keterbatasan alat penilaian online dan keterbatasan waktu dalam menilai kinerja siswa (50%), b) Menentukan jenis tes yang sesuai dengan kemampuan siswa (25%), c) Kurang disiplin siswa dalam menyerahkan tugas (75%).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MADEIA PEMBELAJARAN BIOLOGI MENGGUNAKAN SOFTWARE ADOBE FLASH CS6 PADA MATERI VIRUS KELAS X SMA MUHAMMADIYAH TARAKAN

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Syarifah Sabaria, 2020. Tujuan penelitian untuk menghasilkan media pembelajaran Biologi menggunakan Adobe Flash CS6 materi Virus Kelas X SMA Muhammadiyah Tarakan yang layak digunakan dan untuk mendeskripsikan respon siswa terhadap pengembangan media pembelajaran Biologi menggunakan Adobe Flash CS6 pada materi Virus Kelas X SMA Muhammadiyah Tarakan. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) melalui enam tahapan pengembangan yaitu Concept, Design, Material Collecting, Assembly, dan Testing. Sampel yang diambil adalah kelas X SMA Muhammadiyah Tarakan yang berjumlah 30 siswa. Hasil validasi kelayakan media menunjukan kriteria layak dengan persentase ahli media 85% kriteria layak, ahli materi 82% kriteria layak, ahli praktisi 80% kriteria layak dan hasil uji coba respon siswa menunjukan media pembelajaran Biologi yang dikembangkan sangat baik dengan persentase sebesar 93% dan dapat digunakan pada proses pembelajaran.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail