ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan makna yang terdapat dalam peribahasa Dayak Punan menggunakan kajian semantik. Metode pada penelitian ini adalah metode kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari masyarakat asli Dayak Punan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik observasi, wawancara, catat dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan mengumpulkan data yang telah dicatat dan yang telah didokumentasikan, kemudian mendeskripsikan makna yang terdapat dalam peribahasa Dayak Punan, dan membuat kesimpulan dari data yang di dapat. Dari hasil penelitian ini ditemukan sebanyak 52 data peribahasa Dayak Punan yang terdiri dari 15 peribahasa jenis pepatah yang berisikan tentang ajaran ataupun nasihat, 15 peribahasa jenis ungkapan yang berisikan tentang kelompok kata atau gabungan kata mengandung makna kias, 13 peribahasa jenis perumpamaan yang berupa perbandingan dan 9 peribahasa jenis bidal yang berarti peribahasa mengandung sindiran.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna yang terkandung di dalam Peribahasa Toraja yang ada di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, penelitian ini menggunakan kajian semantik. Penelitain ini dilaksanakan pada tanggal 29 Juli s/d 29 Agustus 2019 di kota Tarakan, Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Data dalam penelitian ini adalah peribahasa Toraja, sumber data pada penelitin ini bersumber dari informan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini ialah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menerapkan beberapa langkah dalam teknik analisis data, yang meliputi (1) Mengumpulkan sejumlah data yang berkaitan dengan peribahasa yang terdapat pada suku toraja. (2) Data yang telah teridentifikasi akan diartikan dalam bahasa umum atau bahasa Indonesia, dan (3) Data-data yang telah diartikan dalam bahasa Indonesia kemudian diinterpretasikan dengan cara mengungkap makna yang terkandung dalam peribahasa suku Toraja. Hasil penelitian menunjukan bahwa peribahasa Toraja terdapat 45 data peribahasa. Peribahasa dalam bentuk pepatah yang berisi tentang ajaran maupun nasihat terdapat 9 data peribahasa, terdapat 14 data peribahasa dalam bentuk ungkapan berisi peribahasa berisi tentang kelompok kata atau gabungan kata yang megandung makna kias, terdapat 9 data peribahasa dalam bentuk perumpamaan yang berarti peribahasa yang berupa perbandingan yang biasanya menggunakan kata seperti, dan terdapat 13 data peribahasa dalam bentuk bidal yang berarti peribahasa mengandung sindiran.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan jenis dan makna yang terdapat pada ungkapan tradisional (peribahasa) suku Bugis Bone di Nunukan Selatan Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif. Data dalam penelitian ini berwujud tuturan lisan atau data lisan yang diperoleh dari informan yang berupa ungkapan tradisional (peribahasa) masyarakat suku Bugis Bone di Desa Sedadap Kelurahan Nunukan Selatan Kecamatan Nunukan Selatan. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, teknik wawancara, teknik rekam, dan teknik catat. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penulis menemukan 50 (lima puluh) peribahasa suku bugis bone dengan berbagai makna yang terkandung di dalamnya. Kemudian terdapat 3 (tiga) klasifikasi jenis peribahasa yaitu terdapat 19 (Sembilan belas) data peribahasa yang ditemukan penulis yang dipaparkan ke dalam jenis peribahasa yang berbentuk pepatah. Peribahasa jenis pepatah tersebut mengandung pesan berupa nasehat dan ajaran orang tua kepada anak, cucunya maupun terhadap orang lain. Selanjutnya terdapat 19 (sembilam belas) data peribahasa yang ditemukan penulis yang dipaparkan ke dalam jenis peribahasa yang berbentuk perumpamaan. Peribahasa jenis perumpamaan tersebut mengandung perbandingan antara manusia dengan alam sekitar yang dominan mengunakan kata ‘seperti’, kemudian terdapat 12 (dua belas) data peribahasa yang ditemukan penulis yang dipaparkan ke dalam jenis peribahasa yang berbentuk ungkapan. Peribahasa jenis ungkapan tersebut menggambarkan perilaku seseorang atau keadaan alam dengan beberapa kata untuk menyatakan suatu maksud dengan arti kiasan. Secara umum, makna yang terkandung di dalam peribahasa tersebut dapat ditemukan sifat maupun adat istiadat masyarakat pemiliknya dan berisikan tentang pesan dalam tatanan kehidupan sosial maupun agama yang berisikan nilai moral.