Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

NUR KAMISA

1 karya publik ditemukan.

2019: 1

JENIS DAN MAKNA PADA UNGKAPAN TRADISIONAL (PERIBAHASA) SUKU BUGIS BONE DI NUNUKAN SELATAN KABUPATEN NUNUKAN KALIMANTAN UTARA (KAJIAN SEMANTIK)

2019 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan jenis dan makna yang terdapat pada ungkapan tradisional (peribahasa) suku Bugis Bone di Nunukan Selatan Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif. Data dalam penelitian ini berwujud tuturan lisan atau data lisan yang diperoleh dari informan yang berupa ungkapan tradisional (peribahasa) masyarakat suku Bugis Bone di Desa Sedadap Kelurahan Nunukan Selatan Kecamatan Nunukan Selatan. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, teknik wawancara, teknik rekam, dan teknik catat. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penulis menemukan 50 (lima puluh) peribahasa suku bugis bone dengan berbagai makna yang terkandung di dalamnya. Kemudian terdapat 3 (tiga) klasifikasi jenis peribahasa yaitu terdapat 19 (Sembilan belas) data peribahasa yang ditemukan penulis yang dipaparkan ke dalam jenis peribahasa yang berbentuk pepatah. Peribahasa jenis pepatah tersebut mengandung pesan berupa nasehat dan ajaran orang tua kepada anak, cucunya maupun terhadap orang lain. Selanjutnya terdapat 19 (sembilam belas) data peribahasa yang ditemukan penulis yang dipaparkan ke dalam jenis peribahasa yang berbentuk perumpamaan. Peribahasa jenis perumpamaan tersebut mengandung perbandingan antara manusia dengan alam sekitar yang dominan mengunakan kata ‘seperti’, kemudian terdapat 12 (dua belas) data peribahasa yang ditemukan penulis yang dipaparkan ke dalam jenis peribahasa yang berbentuk ungkapan. Peribahasa jenis ungkapan tersebut menggambarkan perilaku seseorang atau keadaan alam dengan beberapa kata untuk menyatakan suatu maksud dengan arti kiasan. Secara umum, makna yang terkandung di dalam peribahasa tersebut dapat ditemukan sifat maupun adat istiadat masyarakat pemiliknya dan berisikan tentang pesan dalam tatanan kehidupan sosial maupun agama yang berisikan nilai moral.