ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tarakan memiliki potensi perikanan yang cukup besar terkait aktivitas perikanan tangkap di perairan Juata Laut dengan ragam alat tangkap yang digunakan, salah satunya alat tangkap pukat hela (trawl). Alat tangkap trawl merupakan alat penangkapan ikan berkantong dilengkapi papan pembuka mulut jaring. Salah satu ikan yang ditangkap oleh nelayan trawl di Juata Laut adalah ikan bawal (Pampus sp). Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik morfometrik meristik dan rasio ukuran ikan Pampus sp serta Hubungan Panjang Berat (HPB). Penelitian ini menggunakan metode deksriptif kualitatif dan kuantitatif. Data yang dikumpulkan dari objek penelitian terkait ciri morfometrik, meristik dan ukuran ikan, yang digunakan dalam analisis rasio ukuran mendeskripsikan aspek morfometrik meristik dan analisis Hubungan Panjang Berat (HPB) menggambarkan sifat pertumbuhan dari sampel ikan Pampus sp. Hasil penelitian menujukkan bahwa secara morfometrik meristik ikan Pampus sp. memiliki karakter bentuk tubuh besar-gepeng membulat, bagian atas tubuh berwarna putih keperakan, terdapat bintik kecil berwarna hitam, sirip perut dan dubur berujung putih kekuningan dan jari-jari sirip punggung terakhir sejajar panjang, satu sirip punggung (dorsal), bagian depan sirip dorsal dan anal memanjang, serta ukuran Panjang Standar (PS) sebesar 0,86 kali dari ukuran Panjang Total (PT) dan ukuran Tinggi Badan (TB) sebesar 0,53 kali dari ukuran Panjang Total (PT). Karakteristik tersebut mengarah pada genus Pampus sp dengan indikasi jenis ikan bawal putih (P. argenteus). Regresi hubungan Panjang Total (PT) dan Panjang Standar (PS) terhadap Berat (B) sampel ikan Pampus sp. menghasilkan pola pertumbuhan allometrik positif (b = 3,579), bermakna pertumbuhan panjang lebih lambat dibandingkan dengan pertambahan berat.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
Ikan selangat pada umumnya hidup di pesisir lautan dan tergolong ikan demersal yaitu ikan yang hidup dan makan di dasar laut dan sungai. Penangkapannya menggunakan purse seine, payang, jermal, jaring insang dan pukat tepi serta jaring dogol, namun penelitian ini menggunakan alat tangkap Gillnet. Tujuan penelitian ini adalah untuk menerangkan ciri / karakteristik morfometrik meristik dan rasio ukurannya serta menguraikan dan menjelaskan Hubungan Panjang Berat (HPB) yang mendeskripsikan sifat pertumbuhan. Penelitian ini mengunakan metode pendekatan deksriptif kualitatif dan kuantitatifdengan kegiatan observasi. Penelitian dilaksanakan selama 2 bulan dari bulan Desember 2021 sampai Januari 2022. Pengukuran morfometrik sampel ikan selangat terhadap total sampel sebanyak 24 ekor dengan penghitungan sampel 3 ekor pada setiap sampling selama penelitian dilakukan 8 kali sampling. Penghitungan analisa hubungan panjang berat menggunakan total sampel sebanyak 2290 sampel ikan selangat (Anodontostoma sp.). Hasil penelitian ini terdapat 24 karakter morfometrik dan 7 karakter meristik. Ukuran Panjang Cagak (PC) dan Panjang Baku (PB) sebesar 0.8 kali dari Panjang Total (PT). Hubungan panjang berat ikan selangat menunjukan pertumbuhan allometrik positif. Pengukuran kualitas air di lokasi penelitian masih cukup baik dan dapat mendukung kehidupan ikan, khususnya bagi kehidupan ikan selangat (Anodontostoma sp). Selangat fish (Anodontostoma sp.) generally inhabit the coastal waters amd are classified as demersal fish, that inhabit and eat on the bottom of the sea and are rivers. They are caught using purse seine, drif gillnet, trawl, gillnet and edge trawl and Danish seine, but this study made use off gillnet fishing gear. This study aims to analyse and determine the morphometric caracteristics of the Selangat fish, their size ratio, and explain the Length-Weight Relationship (LWR) which helps to describe the nature of growth. The descriptive qualitative and qualitative research methods with observation was carried out. The present study was conducted for two months, from Desember 2021 to January 2022. Morphometric measurement was teken on 24 Selangat fish samples with 3 fish counted at each sampling. There were a total of 8 sampling times during the study. Calculation of the length-weight relationship analysis used a total sample of 2290 Selangat fish (Anodontostoma sp.). the result of this study determined 24 morphometric and 7 meristic characteristics. The fork legth (FL) and standard legth (SL) was 0.8 times the total legth (TL). The legth-weight relationship of Selangat fish showed positive allometric growth. Regarding the measurement result, the water quality is classified as sufficient and can support fish life, especially for Selangat fish (Anodontostoma sp.).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•
Ikan patin (Pangasius djambal), patin Sungai Kayan (Pangasius rheopilus) dan tembaring (Lutjanus goldiei) adalah jenis ikan yang sering ditemukan di perairan Sungai Kayan, namun keberadaannya yang semakin sulit ditemukan. Hal menarik lainnya, telah ditemukan jenis lain dari ikan-ikan tersebut sehingga diperlukan suatu kajian terhadap potensi ikan sebagi introduksimaupun native. Tujuan penelitan untuk mengidentifikasi morfometrik dan meristik serta adanya indikasi introduksi meupun nativespesies dari jenis-jenis tersebut. Penelitian dilaksanakan selama satu bulan, sejak Maret hingga April 2020, di sungai Kayan Kabupaten Bulungan.Metode yang digunakan berupa pengukuran morfometrik meristik pada bagian tubuh ikan.Selain itu, juga mengidentifikasi bentuk ekor, organ tambahan, bentuk sisik dan letak mulut.Identifikasi menggunakan buku panduan identifikasi FAO, 1984.