Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: Ikan Bawal
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

KARAKTER MORFOMETRIK MERISTIK DAN HUBUNGAN PANJANG BERAT IKAN BAWAL (Pampus sp.) HASIL TANGKAPAN PUKAT HELA DI PERAIRAN JUATA LAUT KOTA TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tarakan memiliki potensi perikanan yang cukup besar terkait aktivitas perikanan tangkap di perairan Juata Laut dengan ragam alat tangkap yang digunakan, salah satunya alat tangkap pukat hela (trawl). Alat tangkap trawl merupakan alat penangkapan ikan berkantong dilengkapi papan pembuka mulut jaring. Salah satu ikan yang ditangkap oleh nelayan trawl di Juata Laut adalah ikan bawal (Pampus sp). Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik morfometrik meristik dan rasio ukuran ikan Pampus sp serta Hubungan Panjang Berat (HPB). Penelitian ini menggunakan metode deksriptif kualitatif dan kuantitatif. Data yang dikumpulkan dari objek penelitian terkait ciri morfometrik, meristik dan ukuran ikan, yang digunakan dalam analisis rasio ukuran mendeskripsikan aspek morfometrik meristik dan analisis Hubungan Panjang Berat (HPB) menggambarkan sifat pertumbuhan dari sampel ikan Pampus sp. Hasil penelitian menujukkan bahwa secara morfometrik meristik ikan Pampus sp. memiliki karakter bentuk tubuh besar-gepeng membulat, bagian atas tubuh berwarna putih keperakan, terdapat bintik kecil berwarna hitam, sirip perut dan dubur berujung putih kekuningan dan jari-jari sirip punggung terakhir sejajar panjang, satu sirip punggung (dorsal), bagian depan sirip dorsal dan anal memanjang, serta ukuran Panjang Standar (PS) sebesar 0,86 kali dari ukuran Panjang Total (PT) dan ukuran Tinggi Badan (TB) sebesar 0,53 kali dari ukuran Panjang Total (PT). Karakteristik tersebut mengarah pada genus Pampus sp dengan indikasi jenis ikan bawal putih (P. argenteus). Regresi hubungan Panjang Total (PT) dan Panjang Standar (PS) terhadap Berat (B) sampel ikan Pampus sp. menghasilkan pola pertumbuhan allometrik positif (b = 3,579), bermakna pertumbuhan panjang lebih lambat dibandingkan dengan pertambahan berat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PRODUKTIFITAS HASIL TANGKAPAN IKAN BAWAL PUTIH (Pampus argenteus) PADA PERIKANAN PUKAT HELA YANG DIDARATKAN DI TEMPAT PENDARATAN IKAN JUATA LAUT KOTA TARAKAN

2024•

Besarnya wilayah lautan perairan Tarakan menyimpan potensi perikanan yang sangat besar, baik perikanan budidaya maupun perikanan tangkap. Potensi sumberdaya ikan banyak dimanfaatkan dengan ragam alat tangkap di perairan pesisir Tarakan, salah satunya di perairan Juata Laut Tarakan dengan menggunakan alat tangkap pukat hela. Sasaran tangkapan utama nelayan pukat hela dalam penelitian ini yaitu ikan bawal putih. Ikan bawal putih merupakan salah satu komoditas perikanan unggulan di perairan Kota Tarakan. Alat tangkap pukat hela merupakan alat penangkapan ikan yang berkantong dilengkapi dengan papan pembuka mulut jaring. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dan menjelaskan nilai produktifitas tangkapan ikan bawal putih pada perikanan pukat hela dengan variabel produktifitas hasil tangkapan (catch) per satuan upaya penangkapan (trip / gross tonnase / total cost). Penelitian dilaksanakan selama 2 bulan (Juni – Juli 2023). Lokasi penelitian di Tempat Pendaratan Ikan nelayan pukat hela di Juata Laut. Pengumpulan sampel menggunakan pendekatan purposive sampling dan mengikuti nelayan dalam operasi penangkapan. Pengamatan dan pendataan variabel hasil tangkapan (satuan ekor dan kg) dan aspek teknis unit penangkapan dilakukan setiap periode sampling (total sampling 8 kali) serta kegiatan wawancara dilakukan terhadap 15 responden. Pengukuran efektifitas penangkapan menggunakan metode rasio masukan (input) dan luaran (output) mengacu pada Permen. KP No. 86 tahun 2016 dengan modifikasi formulasi hasil tangkapan per satuan upaya penangkapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai produktifitas hasil tangkapan (catch) per satuan upaya penangkapan per trip memiliki nilai rata – rata sebesar 2.3 kg per trip, nilai produktivitas per GT kapal memiliki nilai rata- rata 1.5 kg/GT, dan nilai produktivitas per satuan biaya operasional rata-rata sebesar 0,0200 gram/rupiah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Model dan sifat pertumbuhan ikan Bawal putih (Pampus argenteus) yang didaratkan di tangkahan CV Mentari Pagi Sebatik

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ikan bawal putih merupakan salah satu ikan yang mempunyai nilai ekonomis tinggi di perairan Sebatik yang ditangkap menggunakan alat tangkap jaring insang (gillnet) di daerah penangkapan di perairan Sei. Taiwan Sebatik. Analisis model dan sifat pertumbuhan Ikan bawal putih (P. argenteus) di pulau Sebatik diperlukan untuk kelengkapan data ilmiah tentang sumberdaya ikan di pulau Sebatik. Tujuan penelitian adalah untuk menguraikan dan menjelaskan model pertumbuhan Von Bertalanffy dan sifat pertumbuhan terkait dengan panjang berat pada ikan bawal putih (P. argenteus) yang didaratkan di pos pembelian ikan CV. Mentari Pagi Sebatik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan observasi. Tahapan penelitian dimulai dengan pengukuran panjang dan berat sampel ikan bawal putih hingga pengolahan data panjang berat ikan sehingga menghasilkan model dan sifat pertumbuhan Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2023-Maret 2024, dengan metode purposive sampling selama 24 kali sampling. Hasil penelitian didapatkan model pertumbuhan ikan bawal putih (P. argenteus) menghasilkan persamaan Lt = 66,672 {1 - 2.71828 -0.0183 (t - 0.909)} dengan parameter pertumbuhan panjang infinitive atau dugaan ukuran panjang maksimal ikan yang mampu dicapai (L∞) = 66,672 cm, koefisien pertumbuhan K = 0,0183 cm/hari dan nilai dugaan umur teoritis pada panjang nol (t0) = -0,909 hari. Hubungan panjang berat ikan bawal putih (P. argenteus) bersifat allometric negative yaitu pertambahan panjang lebih cepat dibandingkan pertambahan berat dengan nilai faktor kondisi (Kn) sebesar 0,443-2,900 yang apabila nilai Kn diatas 1 maka faktor kondisi ikan bawal putih (P. argenteus) dalam kondisi yang baik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kelimpahan Jenis Ikan Hasil Tangkapan Pukat Bawal (Gill Net) Di Peraiaran Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

KELIMPAHAN JENIS IKAN HASIL TANGKAPAN PUKAT BAWAL (GILL NET) DI PERAIRAN PULAU SEBATIK KABUPATEN NUNUKAN Abstrak Perairan Pulau Sebatik merupakan salah satu daerah penangkapan ikan dengan alat tangkap gill net. Gill net digunakan untuk menangkap ikan bawal. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi dan kelimpahan jenis – jenis ikan serta mengklasifikasikan hasil tangkapan utama berdasarkan ukuran panjang total. Penelitian dilaksanakan mulai bulan Januari sampai Februari 2020 dengan metode purposive sampling. Sampel ikan dikumpulkan menggunakan alat tangkap gill net dengan mesize 7 incih. Total ikan hasil tangkapan yang diperoleh sebanyak 311 ekor. Keanekaragaman jenis ikan terdistribusi dari 1 filum, 3 kelas, 9 ordo, 15 famili, 17 genus dan 18 spesies. Hasil kelimpahan relatif jenis ikan berkisar antara 0,32 – 27%. Kelimpahan tertinggi dari jenis Pampus argenteus 27%, Pampus sp. 20% dan Drepane sp. 12%, sedangkan hasil kelimpahan terendah dari jenis Sphyrna lewini 0,32%, Muraenesox bagio 0,65% dan Thryssa hamiltonii 0,65%. Hasil tangkapan ikan bawal berdasarkan ukuran dari trip 1 dengan ukuran 23 – 29,02 cm, trip 2 dengan ukuran 25 – 29,02 cm, trip 3 dengan ukuran 27 – 32,54 cm dan trip 4 dengan ukuran 25 – 30,78 cm. Hasil pengukuran panjang total ikan bawal yang tertangkap secara keseluruhan didapatkan antara 22 – 36,06 cm dengan didominasi ukuran yaitu 27,27 – 29,02.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail