Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Lingkungan Sekolah
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis kebijakan hukum pidana dalam penerapan hukum terhadap anak yang melakukan bullying di lingkungan sekolah

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis kebijakan hukum pidana dalam penerapan hukum terhadap anak yang melakukan bullying dilingkungan sekolah. Bullying merupakan permasalahan yang semakin sering terjadi dan menimbulkan dampak serius bagi perkembangan anak, baik sebagai korban maupun pelaku. Dalam kontks hukum, bullying dapat dikategorikan sebagai tindak pidana, namun pelakunya Adalah anak yang tetap harus mendapatkan perlindungan dan pembinaan sesuai prinsip kepentingan terbaik bagi anak. Penelitian ini menggunakan metode hukum empiris dengan dukungan data empiris melalui studi kasus dan wawancara dengan aparat penegak hukum serta instansi terkait Kajian difokuskan pada ketentuan dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana, Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, serta Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA), Kitab Undang-undang Hukum Pidana Nomor 1 Tahun 2023, Analisis juga menyoroti bagaimana kebijakan tersebut diterapkan dalam praktik penanganan kasus bullying di lingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan hukum pidana terhadap anak pelaku bullying lebih mengutamakan pendekatan keadilan restoratif dan upaya diversi dibandingkan pemidanaan Tujuannya adalah memberikan pembinaan kepada anak sekaligus memulihkan kondisi korban. Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat kendala, seperti kurangnya pemahaman masyarakat dan belum optimalnya koordinası antar lembaga serta peran sekolah dalam pencegahan. Diperlukan penguatan kebijakan dan kerja sama semua pihak agar penanganan bullying dapat berjalan efektif serta tetap menjamin perlindungan hak anak. Kata Kunci: Kebijakan, Hukum Pidana, Bullying, Sistem Peradilan Pidana Anak, lingkungan Sekolah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN MANAJEMEN BUDAYA DAN LINGKUNGAN SEKOLAH GUNA PENGUATAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI SDN UTAMA 2 TARAKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang dilaksanakan di SDN Utama 2 Tarakan. Penelitian ini berfokus pada penerapan manajemen budaya dan lingkungan sekolah guna penguatan karakter peserta didik di SDN Utama 2 Tarakan. Sumber data pada penelitian ini berupa data primer dan data sekunder dengan informan yaitu kepala sekolah, pengawas sekolah, komite sekolah, guru kelas dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan studi dokumen. Serta menggunakan teknik analisis data kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan manajemen budaya dan lingkungan sekolah guna penguatan karakter peserta didik di SDN Utama 2 Tarakan 1) menerapkan prinsip berkelanjutan melalui kegiatan program sekolah adiwiyata yang terwujud dengan adanya rumah sehat hidroponik dan program pengembangan budaya bersih, penciptaan lingkungan sehat, indah, rindang, sejuk, tamanisasi dan budaya tata krama. 2) menerapkan prinsip terpadu melalui rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang teintegrasi dengan penguatan pendidikan karakter (PPK) sesuai budaya dan lingkungan sekolah yang terlihat melalui poster budaya SDN Utama 2 Tarakan menerapkan budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun) dilingkungan sekolah. 3) menerapkan prinsip konsisten dapat dilihat melalui penerapan budaya 5S dalam pembelajaran secata daring melalui grup whatsapp dan video pembelajaran pada aplikasi youtube. Semua pembelajaran yang dilakukan secara daring dapat dilihat pada laporan pelaksanaan dari rumah. 4) menerapkan prinsip implementatif dengan menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif melalui pepohonan yang rindang dan penerapan protokol kesehatan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi peserta didik maupun seluruh warga sekolah. 5) menerapkan prinsip menyenangkan yang dilaksanakan dengan menciptakan suasana yang menyenangkan pada kegiatan pembelajaran dapat dilihat melalui kreasi peserta didik dalam proses pembelajaran. Kata Kunci: Manajemen Budaya, Lingkungan Sekolah, Karakter

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail