ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Limbah cair pabrik kelapa sawit atau Palm Oil Mill Effluent (POME) merupakan limbah agroindustri yang mengandung bahan organik dan unsur hara cukup tinggi sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair (POC). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan POC melalui fermentasi, menganalisis kandungan unsur hara nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K), serta mengkaji potensinya sebagai bahan ajar pada mata pelajaran Pembibitan dan Kultur Jaringan Tanaman di SMK Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari satu kontrol dan empat perlakuan, masing-masing enam ulangan. Fermentasi dilakukan selama dua minggu menggunakan EM4 dan molase. Data dianalisis dengan uji Kruskal-Wallis karena tidak berdistribusi normal dan tidak homogen. Hasil menunjukkan bahwa variasi konsentrasi limbah cair kelapa sawit berpengaruh signifikan terhadap kandungan N, P, dan K (Sig 0,05). Perlakuan 250 ml menghasilkan kandungan unsur hara tertinggi. POC dari limbah cair kelapa sawit berpotensi digunakan sebagai bahan ajar kontekstual yang mendukung pembelajaran berbasis lingkungan dan pertanian berkelanjutan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Limbah kerang merupakan sisa-sisa kerang yang tidak dapat dimakan karena sifatnya yang keras.Cangkang kerang kapah (Meretrix sp) mengandung sekitar 87% kalsium oksida (CaO) yang berpotensi sebagai bahan dasar ekstraksi kalsium karbonat (CaCO3). Tujuan dari penelitian ini adalah Menganalisis pH, TSS, COD, dan amonia sebelum dan sesudah pemberian serbuk cangkang kerang kapah yang dikalsinasi pada suhu 500oc terhadap limbah cair industri perikanan. Penelitian ini dimulai dari pengambilan sampel, preparasi, pengujian senyawa aktif yang terdiri dari uji pH,COD,Amonia,TSS. Hasil analisis menunjukkan Pengukuran pH sebelum penambahan serbuk cangkang menunjukkan nilai tertinggi sebesar 8,81, sedangkan nilai terendah sebesar 8,66 setelah penambahan serbuk cangkang, pada pengujian parameter COD sebelum penambahan serbuk cangkang kerang kapah menunjukkan nilai tertinggi yaitu 272 mg/l. Namun setelah penambahan serbuk cangkang terlihat pengaruh yang signifikan dengan nilai terendah mencapai 16 mg/. hasil pengukuran kadar amonia pada limbah cair sebelum penambahan serbuk cangkang kerang kapah diperoleh nilai sebesar 30 mg/L. Dari hasil pengukuran kadar amonia setelah penambahan serbuk cangkang kerang kapah terlihat nilai tersebut mengalami penurunan, dengan nilai terendah mencapai 0,03 mg/L. Perlakuan dengan menggunakan serbuk cangkang kapah memberikan dampak terhadap total padatan tersuspensi (TSS) hal ini karena adanya partikel-partikel yang tidak larut dari serbuk cangkang kerang kapah baik yang kecil maupun yang besar dapat berdampak pada air karena partikel-partikel tersebut tidak larut dan tidak dapat mengendap.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pakcoy (Brassica rappa L.) merupakan tanaman sayuran yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan memiliki banyak kandungan vitamin. Kebutuhan sayuran yang semakin meningkat tidak sesuai dengan keberadaan lahan yang semakin berkurang karena perkembangan industri. Untuk mengatasi kekurangan lahan dapat dilakukan dengan penanaman secara sederhana dengan teknik hidroponik salah satunya dengan sistem wick. Limbah cair mengandung bahan organik yang tinggi jika difermentasikan dengan menggunakan EM4 dapat dimanfaatkan sebagai pupuk cair atau larutan nutrisi untuk pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan tanaman pakcoy (Brassica rappa L.) dengan pemberian limbah cair tahu melalui teknik hidroponik sistem wick. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan bulan November 2022 bertempat di Kelurahan Juata Laut Kecamatan Tarakan Utara. Penelitian ini dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari satu faktor perlakuan dan diaplikasikan pada pakcoy yang terdiri dari 5 taraf, dan diulang sebanyak 5 kali. Faktor perlakuan tersebut yaitu kontrol, AB mix, konsentrasi limbah cair tahu 40% (4000 ml limbah cair tahu + 6000 ml air), 60% (6000 ml limbah cair tahu + 4000 ml air), 80% (8000 ml limbah cair tahu + 2000 ml air). Variabel penelitian terdiri dari pengamatan pendukung, pengamatan media air dan pengamatan pertumbuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian konsentrasi POC limbah cair tahu yang telah difermentasi menggunakan EM4 dapat memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan tanaman pakcoy namun belum sebaik pemberian nutrisi AB mix. Pemberian POC limbah cair tahu yang memberikan pertumbuhan yang baik setelah AB mix adalah konsentrasi 40%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kota Tarakan terkenal dengan industri perikanan seperti industri cold storage udang yang pada umumnya menghasilkan limbah cair organik dengan karakteristik nilai pH rendah, Chemical Oxygen Demand (COD), Biological Oxygen Demand (BOD), Dissolved Oxygen (DO), protein dan lemak yang tinggi, sehingga jika dibuang langsung ke badan air dapat mencemari lingkungan perairan dan berdampak buruk bagi biota perairan. Tujuan penelitian ini adalah untuk nilai toksisitas akut LC50-96 jam limbah cair cold storage udang terhadap ikan bandeng. Metode penelitian menggunakan eksperimetal berupa uji hayati secara statis dalam waktu 96 jam menggunakan ikan bandeng sebagai hewan uji dengan mengambil sampel air limbah pada inlet dan outlet cold storage udang. Tahapan penelitian terdiri dari tahap uji kualitas air limbah dengan parameter (pH, suhu, DO, COD, dan BOD), tahap pemeliharaan, tahap aklimatisasi, uji pendahuluan dan uji toksisitas. Uji toksisitas dilakukan dengan memberikan perlakuan pada media uji dengan konsentrasi limbah cair yaitu 0 ml/L, 460 ml/L. 775 ml/L, 1000 ml/L, 1225 ml/L, dan 1450 ml/L. Nilai toksisitas akut diperoleh dengan dengan metode EPA probit yang dianalisis dengan pendekatan regresi linier. Hasil analisis regresi linier menunjukkan bahwa konsentrasi limbah cair memiliki pengaruh terhadap mortalitas ikan bandeng dengan nilai r = 0,9178 pada limbah inlet dan nilai r = 0,978 pada limbah outlet. Nilai toksisitas limbah cair cold storage udang terhadap ikan bandeng memiliki pengaruh yang signifikan, karena semakin tinggi konsentrasi limbah cair cold storage maka semakin tinggi tingkat mortalitas ikan bandeng. Berdasarkan pendekatan nilai probit diperoleh nilai LC50-96 jam pada limbah inlet sebesar 251 ml/L sedangkan pada limbah outlet sebesar 501 ml/L. Kata Kunci: Cold Storage, Ikan Bandeng, Limbah Cair , Toksisitas
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
Limbah cair yang dihasilkan oleh pabrik kelapa sawit jika tidak dilakukan pengolahan akan menjadi masalah bagi lingkungan sekitarnya, karena limbah cair pabrik kelapa sawit mengandung bahan organik yang tinggi sehingga berpotensi mencemari air tanah dan badan air. Penanganan dan pengolahan limbah cair yang diterapkan di pabrik kelapa sawit menggunakan proses anaerob dan aerob. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses IPAL, karakteristik air limbah, serta efektifitas sistem IPAL pabrik kelapa sawit PT. Nunukan Sawit Mas. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret hingga April Tahun 2021. Metode penelitian yang digunakan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian untuk pengujian kualitas air limbah kelapa sawit diperoleh nilai parameter BOD 36,1 mg/l, COD 13760 mg/l, TSS 0,206 mg/l, Minyak dan Lemak 696 mg/l dan Nitrogen Total 0,23 mg/l. Efektifitas IPAL kelapa sawit berdasarkan nilai efektifitas diperoleh hasil penelitian untuk parameter COD, TSS, Minyak dan Lemak menunjukan hasil sangat efektif. Sedangkan untuk parameter BOD dan Nitrogen Total menunjukan tidak efektif untuk pengolahan air limbah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Limbah industri adalah limbah yang dihasilkan dari aktifitas produksi industri. Salah satu industri yang menghasilkan limbah adalah industri tahu. Pada penelitian ini limbah tahu yang digunakan adalah limbah cair tahu. Limbah cair tahu merupakan hasil dari berbagai proses yaitu proses pencucian, perendaman, penggumpalan dan pencetakan. Limbah cair tahu mengandung bahan organik yang berpotensi sebagai pupuk organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh limbah cair tahu terhadap pertumbuhan tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 5 kali ulangan. Perlakuannya yaitu P0 (tanpa limbah cair tahu sebagai kontrol), P1 (limbah cair tahu dengan konsentrasi 15 %), P2 (limbah cair tahu dengan konsentrasi 30 %), P3 (limbah cair tahu dengan konsentrasi 45 %) dan P4 (limbah cair tahu dengan konsentrasi 60 %). Data yang diperoleh dianalisis dengan ANOVA jika ada pengaruh maka dilanjutkan dengan uji BNT taraf signifikan 5%. Parameter yang diukur dalam penelitian ini yaitu jumlah daun, tinggi tanaman, berat basah dan berat kering tanaman. Hasil penelitian adalah sebagai berikut, pemberian limbah cair tahu pada tanaman tomat mampu meningkatkan pertumbuhan vegetatif tanaman tomat, yaitu pada tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), berat basah (gram) dan berat kering (gram). Pemberian limbah cair tahu dengan perlakuan P1 konsentrasi 15 % memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill) yaitu pada parameter jumlah daun 5 HST - 25 HST (21 helai), (27 helai), (34 helai), (49 helai), dan (61 helai), parameter tinggi tanaman 5 HST – 25 HST (17,06 cm), (20,95 cm), (23,95 cm), (44,4 cm), dan (54,55 cm), parameter berat basah ( 34,3 g), dan berat kering (10,4 g).