ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kontrasepsi Pil Kombinasi hormonal merupakan metode yang banyak diminati di Puskesmas Long Layu. Namun, paparan hormone sintetik dalam jangka panjang berisiko menyebabkan efek samping vaskular, terutama peningkatan tekanan darah atau hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan kontrasepsi Pil Kombinasi terhadap kejadian hipertensi pada akseptor di Puskesmas Long Layu tahun 2025. Penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif observasional ini menggunakan data sekunder dari 262 akseptor KB Pil Kombinasi yang diambil secara total sampling. Data dianalisis secara univariat untuk melihat distribusi frekuensi karakteristik usia, durasi penggunaan, dan status hipertensi. Mayoritas akseptor berada pada kategori usia berisiko (52.3%), pendidikan akseptor KB Pil Kombinasi didominasi oleh Tingkat Sekolah Dasar (59.7%), pekerjaan akseptor KB yang dominan adalah IRT sebesar (55.7%), jumlah paritas terbanyak adalah multipara sebesar (73.3%) dan menggunakan kontrasepsi Pil Kombinasi dalam jangka panjang (>2 tahun) sebesar 89.9%. Prevalensi kejadian hipertensi didominasi oleh Prehipertensi (77.3%). Sebagian besar akseptor KB Pil Kombinasi di Puskesmas Long Layu mengalami peningkatan tekanan darah di atas batas normal. Temuan ini mengindikasikan pentingnya skrining tekanan darah secara rutin dan evaluasi berkala bagi akseptor KB hormonal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penyakit Motile Aeromonas Septicemia (MAS) yang disebabkan oleh Aeromonas hydrophila menjadi kendala dalam budidaya ikan sehingga diperlukan alternatif antibakteri alami seperti bawang putih (Allium sativum) yang mengandung senyawa bioaktif. Penelitian ini bertujuan membandingkan aktivitas antibakteri ekstrak bawang putih dengan pelarut kombinasi etanol dan air secara in vitro menggunakan metode defusi cakram dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 5 perlakuan 3 kali ulangan. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak dengan pelarut dominan etanol rasio 70:30 lebih mampu menghambat pertumbuhan bakteri dengan zona hambat sebesar 13,33 mm (kategori kuat), diikuti ekstrak kombinasi pelarut rasio 50:50 sebesar 11,33 mm lalu kontrol positif sebesar 11,33 mm dan ekstrak kombinasi pelarut rasio 30:70 sebesar 5,33 mm, sedangkan kontrol negatif tidak menunjukkan daya hambat. Analisis ANOVA menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antar perlakuan (p = 0,091). Dengan demikian, kombinasi pelarut etanol dan air berpengaruh terhadap aktivitas antibakteri, dengan pelarut dominan etanol sebagai perlakuan efektif dalam melarutkan senyawa antibakteri pada bawang putih yang menghambat pertumbuhan A.hydrophila
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak Pakan merupakan komponen utama dalam budidaya ikan bandeng (Chanos chanos) yang berkontribusi besar terhadap biaya produksi, terutama akibat ketergantungan pada bahan baku impor seperti tepung ikan. Dengan demikian, diperlukan bahan pakan yang lebih ekonomis namun tetap mampu mendukung pertumbuhan ikan secara optimal. Penelitian ini ditujukan menganalisis pengaruh kombinasi tepung kepala udang serta pakan komersial terhadap pertumbuhan, kelangsungan hidup, dan efisiensi pakan nener ikan bandeng. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan, yaitu: pakan komersil 100%,75% tepung kepala udang + 25% pakan komersial, 50% tepung kepala udang + 50% pakan komersial, 25% tepung kepala udang + 75% pakan komersial, serta tepung kepala udang 100%. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan panjang mutlak, pertumbuhan berat mutlak, tingkat kelangsungan hidup (SR), rasio konversi pakan (FCR), dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan kombinasi pakan komersial 75% dan tepung kepala udang 25% memberikan hasil terbaik dengan pertumbuhan panjang mutlak sebesar 2,07 cm, pertumbuhan berat mutlak sebesar 0,038 g, dan nilai FCR terendah sebesar 1,08. Tingkat kelangsungan hidup pada seluruh perlakuan mencapai 100%, menunjukkan bahwasannya penggunaan tepung kepala udang tidak memberikan dampak negatif terhadap viabilitas ikan. Parameter kualitas air saat penelitian berada dalam kisaran optimal untuk pertumbuhan nener ikan bandeng. Dapat disimpulkan bahwasannya tepung kepala udang berpotensi digunakan sebagai bahan pakan alternatif yang efektif dan ekonomis dalam budidaya nener ikan bandeng tanpa menurunkan performa pertumbuhan maupun kelangsungan hidup.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Abstrak Pakan merupakan komponen utama dalam budidaya ikan bandeng (Chanos chanos) yang berkontribusi besar terhadap biaya produksi, terutama akibat ketergantungan pada bahan baku impor seperti tepung ikan. Dengan demikian, diperlukan bahan pakan yang lebih ekonomis namun tetap mampu mendukung pertumbuhan ikan secara optimal. Penelitian ini ditujukan menganalisis pengaruh kombinasi tepung kepala udang serta pakan komersial terhadap pertumbuhan, kelangsungan hidup, dan efisiensi pakan nener ikan bandeng. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan, yaitu: pakan komersil 100%,75% tepung kepala udang + 25% pakan komersial, 50% tepung kepala udang + 50% pakan komersial, 25% tepung kepala udang + 75% pakan komersial, serta tepung kepala udang 100%. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan panjang mutlak, pertumbuhan berat mutlak, tingkat kelangsungan hidup (SR), rasio konversi pakan (FCR), dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan kombinasi pakan komersial 75% dan tepung kepala udang 25% memberikan hasil terbaik dengan pertumbuhan panjang mutlak sebesar 2,07 cm, pertumbuhan berat mutlak sebesar 0,038 g, dan nilai FCR terendah sebesar 1,08. Tingkat kelangsungan hidup pada seluruh perlakuan mencapai 100%, menunjukkan bahwasannya penggunaan tepung kepala udang tidak memberikan dampak negatif terhadap viabilitas ikan. Parameter kualitas air saat penelitian berada dalam kisaran optimal untuk pertumbuhan nener ikan bandeng. Dapat disimpulkan bahwasannya tepung kepala udang berpotensi digunakan sebagai bahan pakan alternatif yang efektif dan ekonomis dalam budidaya nener ikan bandeng tanpa menurunkan performa pertumbuhan maupun kelangsungan hidup.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan dari kombinasi limbah air cucian beras dengan limbah kulit pisang kepok dalam menghasilkan POC dan menentukan pengaruh takaran yang berbeda pada media POC terhadap pertumbuhan tanaman kangkung (Ipomoea aquatica). Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental berupa 4 perlakuan dari takaran limbah air cucian beras dengan limbah kulit pisang kepok yang berbeda dengan 3 kali pengulangan. Analisis data yaitu Uji Prasyarat (Uji Normalitas dan Uji Homogenitas), Uji Hipotesis (Anova Satu Arah) dan Uji Lanjut (Duncan). Selanjutnya dilakukan pengukuran suhu, pH, tekstur, warna, aroma, dan analisis unsur hara berupa C, N, P, K. Hasil penelitian menunjukkan takaran kombinasi yang efektif yaitu pada sampel P2 (POC) berupa limbah air cucian beras 500 ml + limbah kulit pisang kepok 1000 gr. Berdasarkan hasil penelitian pada takaran tersebut telah sesuai dengan standarisasi pembuatan pupuk organik cair. Hasil analisis data pada sampel P2 menunjukan pengaruh yang signifikan terhadap parameter pengamatan pada pertumbuhan Ipomoea aquatica.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak Permasalahan yang sering muncul dalam budidaya ikan nila adalah rendahnya pertumbuhan ikan yang disebabkan oleh pemberian pakan yang mangandung energi tinggi tetapi tidak mampu dicerna oleh ikan. Pemanfaatan pakan komersil sebagai pakan terhadap pertumbuhan ikan nila kurang efektif karena pakan tersebut masih kompleks sehingga membutuhkan energi untuk diuraikan menjadi lebih sederhana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang kemudian dianalisis menggunakan sidik ragam one way ANOVA. Hasil terbaik diperoleh pada perlakuan 4 dengan nilai bobot mutlak sebesar 14 gram, Panjang mutlak sebesar 2,4 cm, laju pertumbuhan spesifik sebesar 3,4%, kelangsungan hidup sebesar 87,92% dan ration konversi pakan sebesar 2,1. Kesimpulan dari penelitian ini ialah pengaruh pemberian pakan buatan dari kombinasi tepung buah pepaya dan tepung daun pepaya terhadap pertumbuhan ikan nila tidak berbeda nyata disetiap perlakuannya untuk parameter panjang mutlak, laju pertumbuhan spesifik dan kelangsungan hidup sedangkan berat mutlak dan ration konversi pakan berbeda nyata disetiap perlakuannya. Kata kunci: Pakan Buatan, Kombinasi Tepung Buah Pepaya dan Tepung Daun Pepaya, Pertumbuhan Ikan Nila.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•
PENGARUH PEMBERIAN PAKAN BUATAN DARI KOMBINASI TEPUNG CACING TANAH (Lumbricus rubellus) DAN TEPUNG DAUN PEPAYA TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus) Abstrak Permasalahan yang sering muncul dalam budidaya ikan nila adalah rendahnya pertumbuhan ikan yang disebabkan oleh pemberian pakan yang mengandung energi tinggi tetapi tidak mampu dicerna oleh ikan. Pemanfaatan pakan komersil sebagai pakan terhadap pertumbuhan ikan nila kurang efektif karena pakan tersebut masih kompleks sehingga membutuhkan energi untuk diuraikan menjadi lebih sederhana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang kemudian dianalisis menggunakan sidik ragam one way ANOVA. Hasil terbaik diperoleh pada perlakuan 4 dengan nilai bobot mutlak sebesar 2.97, panjang mutlak sebesar 1.19, laju pertumbuhan spesifik sebesar 2.75, kelangsungan hidup sebesar 83.33% dan konversi pakan sebesar 0.95%. Kesimpulan dari penelitian ini ialan pengaruh pemberian pakan buatan dari kombinasi tepung cacing tanah dan tepung daun pepaya terhadap pertumbuhan ikan nila tidak berbeda nyata pada setiap perlakuannya. Kata kunci: Pakan Buatan, Kombinasi Tepung Cacing Tanah (Lumbricus rubellus) Dan Tepung Daun Pepaya, Pertumbuhan Ikan Nila.