Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

5 hasil
Subjek: Koi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PEMBERIAN MEDIA PAKAN YANG BERBDEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN KOI ( Cyprinus carpio)

2026•

PENGARUH PEMBERIAN MEDIA PAKAN YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN KOI (Cyprinus carpio) Abstrak Berbagai macam spesies ikan hias air tawar yang dapat dibudidayakan di lingkungan terkontrol dapat ditemukan di Indonesia. Belatung (Hermetia illucens) adalah salah satu makanan pengganti yang dapat diberikan kepada ikan koi. Oleh karena itu, dengan menggunakan berbagai media pertumbuhan, para peneliti berupaya menciptakan pakan alami tipe belatung sebagai alternatif makanan. Kepadatan populasi belatung dapat ditingkatkan secara maksimal dengan media pertumbuhan yang tepat. Penelitian ini menyelidiki pengaruh berbagai media pakan dan belatung terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan koi (Cyprinus carpio). Untuk menilai parameter kualitas air berupa suhu, pH, DO, dan amonia, penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun tidak ada variasi yang terlihat pada berat absolut ikan koi (Cyprinus carpio) dalam hal perkembangan dan kelangsungan hidupnya, terdapat perbedaan yang terlihat pada panjang absolut dan SR-nya. Berat absolut ikan yang diberi perlakuan adalah (A) Kontrol 0,08 gram, (B) Belatung + Kubis 0,08 gram, (C) Belatung + Kulit Pisang dan Belatung + Labu Kuning 0,09 gram, dan (D) Belatung + Labu Kuning 4,2 cm; panjang absolut ikan yang diberi perlakuan adalah (A) Kontrol 3,5 cm, (B) Belatung + Kubis 3,8 cm, (C) Belatung + Kulit Pisang, dan (D) Belatung + Labu Kuning 80%. Dengan panjang absolut 4,2 cm, berat absolut 0,09 gram, dan SR 87%, Perlakuan (D) Belatung + Labu Kuning menghasilkan pertumbuhan tertinggi. Kata kunci: Ikan Koi, Maggot, Pakan, Pertumbuhan, Kelangsungan Hidup  

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

RESPON SETEK TANAMAN PURING KOI (Codiaeum variegatum) TERHADAP BERBAGAI ZAT PENGATUR TUMBUH AUKSIN

2024•

Puring (Codiaeum variegatum) merupakan tanaman endemik Indonesia dengan keindahan daun eksotik yang bervariasi baik warna maupun bentuk. Tanaman puring ini dapat diperbanyak dengan cara vegetatif, yaitu menggunakan teknik perbanyakan setek. Aplikasi zat pengatur tumbuh seperti NAA, IAA dan IBA dapat mempercepat pertumbuhan dan pembentukan akar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis auksin (NAA, IAA dan IBA) dengan konsentrasi berbeda terhadap pertumbuhan setek Puring Koi (Codiaeum variegatum). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan satu faktor yaitu H0= kontrol, H1= NAA 100 mg/l, H2= NAA 200 mg/l, H3= NAA 300 mg/l, H4=IAA 100 mgl, H5=200 mg/l, H6=IAA 300 mg/l,H7= IBA 100 mg/l, H8= IBA 200 mg/l, H9= IBA 300 mg/l. Terdapat 10 perlakuan dengan 3 ulangan dan setiap ulangan ada 3 eksperimen sehingga diperoleh 90 percobaan. Parameter yang diamati meliputi jumlah tunas, jumlah daun, panjang tunas, jumlah akar, panjang akar, dan persentase stek hidup. Data hasil penelitian di Uji Normalitas, data yang berdistribusi normal dianalisis dengan Sidik Ragam Anova (Analisis Of Variance) dan dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT). Data yang tidak berdistribusi normal dianalisis menggunakan analisis non-parametrik Kruskal Wallis. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis auksin NAA, IAA, dan IBA memberikan pengaruh berbeda pada setiap parameter. NAA dan IAA lebih cenderung dalam meningkatkan jumlah tunas dan daun, IBA mendukung pertumbuhan akar dengan baik. NAA memberikan hasil terbaik pada konsentrasi 100 mg/l dengan jumlah tunas 4,11 dan jumlah daun 26,22. IAA memberikan hasil terbaik pada konsentrasi 100 mg/l dengan rata-rata jumlah daun 32,22 helai dan panjang tunas 17,44 cm. IBA memberikan hasil terbaik pada konsentrasi 300 mg/l dengan rata-rata jumlah akar mencapai 115.44.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PEMBERIAN PAKAN ALAMI YANG BERBEDA TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN BENIH IKAN KOI (Cyprinus rubrofuscus)

2022•

Ikan Koi (Cyprinus rubrofuscus) merupakan salah satu komoditi perikanan yang memiliki potensial dalam menghasilkan devisa bagi negara dan mampu mensejahterakan masyakat perikanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari pemberian pakan alami yang berbeda terhadap pertumbuhan benih ikan Koi (Cyprinus rubrofuscus) dan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan maggot terhadap pertumbuhan dan status kesehatan ikan Koi. Penelitian dilakukan pada bulan Februari sampai Maret 2022 betempat di Mini Hatchery Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan. Prosedur penelitian yang dilakukan dengan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari 4 perlakuan dan 3 kali ulangan, yaitu : Kontrol : pakan buatan, P1 : Pemberian pakan alami Maggot, P2 : Pemberian pakan alami cacing sutra, P3 : Pemberian pakan alami kutu air. Frekuensi pemberian pakan dilakukan 3 kali sehari yaitu pukul 08.00 WIB, siang hari pukul 12.00 WIB, dan sore hari pukul 16.00 WIB. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa perlakuan terbaik pada pertumbuhan Panjang yaitu pada perlakuan (cacing sutra). Pertumbuhan panjang merupakan pertambahan ukuran panjang benih ikan Koi dari waktu ke waktu sedangkan perlakuan terbaik pada perumbuhan Berat yaitu (Kontrol) Pertumbuhan berat mutlak merupakan salah satu laju pertumbuhan spesifik digunakan untuk mengetahui bagaimana kemampuan ikan dapat tumbuh selama masa berlangsungnya pemeliharaan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pemberian Pakan Cacing Sutra (Tubifex sp) Dengan Dosis Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Benih Ikan Koi (Cyprinus spp)

2022•

Ikan koi (Cyprinus spp) merupakan ikan yang memiliki prospek yang baik untuk dibudidayakan. Ikan ini disukai masyarakat karena warnanya yang sangat indah, mempunyai keanekaragaman jenis, dan mudah dibudidayakan. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan cacing sutra (Tubifex sp) dengan dosis yang berbeda terhadap pertumbuhan benih ikan koi (Cyprinus spp), penelitian ini dilaksanakan di laboratorium mini hatchery Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan selama 28 hari. Metode penelitian menggunakan rancangan Acak Lengkap (RAL) 4 perlakuan dengan 3 ulangan. Perlakuan P0 pakan pellet 5%, perlakuan P1 dosis pakan cacing sutra 5%, perlakuan P2 pakan cacing suta 6% dan perlakuan P3 pakan cacing sutra 7%. Menggunakan wadah dengan volume 5 liter yang berisi 5 ekor benih ikan koi dengan ukuran 2-3 cm yang diberi aerasi .Hasil penelitian dengan menggunakan data statistik menunjukan bahwa pemberian pakan cacing sutra dengan dosis yang berbeda berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan benih ikan koi. Pertumbuhan terbaik terdapat pada perlakuan P3 (7% cacing sutra) dengan pertumbuhan berat 0.71 gram dan pertumbuhan panjang mutlak 4,6 cm serta kelangsungan hidup sebesar 87%.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Uji efektivitas pemberian ZPT root on-f dan panjang stek terhadap pertumbuhan tanaman puring koi (codiaeum variegatum)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tanaman puring atau kroton (Codiaeum variegatum) adalah tanaman hias pekarangan populer berbentuk perdu dengan bentuk dan warna daun yang sangat bervariasi. Salah satu usaha pembudidayaan tanaman hias yang menjadi perhatian adalah memperbanyak tanaman hias yaitu dengan cara stek pada tanaman. Permasalahan yang sering terjadi dalam melakukan stek yaitu kualitas bibit yang kurang baik dan teknik pengambilan bibit yang salah. Maka dari itu untuk memperoleh pertumbuhan pada tanaman puring koi dilakukan dengan pemberian ZPT Root On-F. Penelitian ini menggunakan percobaan faktorial dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan kombinasi perlakuan yang berbeda. Terdapat 12 perlakuan, masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Faktor pertama yaitu ZPT Root On-F terdiri dari 3 taraf yaitu Z1 = 300mg, Z2 = 200mg, Z3 = 100mg dan faktor kedua yaitu panjang stek terdiri dari 3 taraf P1 = 11cm, P2 = 8cm, P3 = 5cm. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, dan panjang akar, kemudian hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis sidik ragam dan diuji lanjut dengan uji jarak berganda DMRT taraf 5%. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa perlakuan yang telah diberikan tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman puring koi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail