Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Kata kunci: Bullying
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

pengaruh konseling kelompok terhadap kecemasan korban bullying di smp negeri 12 tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH KONSELING KELOMPOK TERHADAP KECEMASAN KORBAN BULLYING DI SMP NEGERI 12 TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling kelompok terhadap kecemasan korban bullying di SMP Negeri 12 Tarakan. kecemasan tersebut ditunjukkan melalui rasa takut dan khawatir, kurang percaya diri, menarik diri dari lingkungan sosial, dan gangguan konsentrasi belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 6 siswa kelas VIII yang mengalami kecemasan sebagai korban bullying. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala kecemasan, sedangkan analisis data menggunakan statistik deskriptif dan Paired Samples T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kecemasan siswa sebelum diberikan layanan konseling kelompok sebesar 78,33%, sedangkan setelah diberikan layanan konseling kelompok menurun menjadi 57,33%, dengan selisih sebesar 21,00%. Hasil uji Paired Samples T-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,013 0,05, sehingga terdapat perbedaan tingkat kecemasan sebelum dan sesudah diberikan layanan konseling kelompok. Temuan penelitian menunjukkan bahwa layanan konseling kelompok dapat membantu menurunkan tingkat kecemasan korban bullying. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi guru bimbingan dan konseling dalam memberikan layanan yang sesuai untuk membantu siswa korban bullying mengurangi kecemasan dan meningkatkan kemampuan berinteraksi di lingkungan sekolah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Teknik Psikodrama Terhadap Korban Bullying Siswa SMP Negeri 10 Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Teknik Psikodrama dalam Layanan Bimbingan Kelompok Terhadap Pemulihan Siswa Korban Bullying Kelas VII di SMP Negeri 10 Tarakan. Bullying merupakan tindakan agresif yang dilakukan oleh individu atau kelompok secara berulang dengan memanfaatkan ketidakseimbangan kekuatan untuk menyakiti orang lain, baik secara fisik maupun mental. Ketidakseimbangan tersebut dapat terlihat secara nyata, seperti perbedaan kekuatan fisik, bentuk tubuh, jenis kelamin, maupun status sosial, serta dapat pula bersifat emosional, misalnya perasaan lebih dominan atau kemampuan komunikasi yang lebih baik dari pelaku dibandingkan korban. Konteks ini, siswa yang menjadi korban bullying rentan mengalami berbagai dampak psikologis, sosial, dan akademik yang mengganggu rasa aman serta kenyamanan mereka di sekolah. Korban dapat menunjukkan penurunan kepercayaan diri, kecemasan, menarik diri dari lingkungan sosial, hingga menurunnya motivasi dan prestasi belajar. Pemulihan kondisi psikologis merupakan aspek krusial bagi siswa yang mengalami perundungan, namun pada siswa kelas VII SMP Negeri 10 Tarakan, kondisi mental korban bullying belum pulih secara optimal. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan pre-eksperiment, one group pretest-posttest design. Adapun populasi dan sampel penelitian terdiri dari siswa kelas VII SMP Negeri 10 Tarakan yang dipilih melalui teknik purposive sampling, sebanyak 10 orang siswa. teknik pengumpulan data dengan skala dan dokumentasi. Teknik analisis data deskriptif dan inferensial. Adapun uji hipotesis dengan menggunakan uji Paired Sample T-Test untuk membandingkan kondisi siswa sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Hasil analisis statistik menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,880, yang berarti nilai tersebut lebih besar dari 0,05 (p > 0,05). sebagaimana yang dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan pada teknik psikodrama terhadap korban bullying. Artinya ada beberapa faktor yang mempengaruhi, yaitu (1) Pelaksanaan psikodrama yang masih terbatas dalam satu atau dua sesi sehingga belum cukup untuk membentuk perubahan perilaku secara optimal. (2) Adanya kurang kompak dalam anggota kelompok, sehingga insight dan keterbukaan diri belum terbentuk secara mendalam. (3) Durasi intervensi yang relatif singkat serta jumlah sampel penelitian yang masih terbatas.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA STOP BULLYING BOARD UNTUK MENCEGAH PERILAKU BULLYING DI SMP NEGERI 14 TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Bullying merupakan salah satu permasalahan yang sering terjadi di sekolah dan berdampak negatif terhadap perkembangan siswa, baik secara akademis maupun psikologis. Hasil observasi, wawancara, dan angket di SMP Negeri 14 Tarakan menunjukkan bahwa pemahaman siswa mengenai bullying masih rendah, sehingga diperlukan media pembelajaran yang menarik, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media stop bullying board dalam upaya mencegah perilaku bullying di SMP Negeri 14 Tarakan, serta mengetahui kelayakan dan kepraktisannya. Penelitian menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE yang terdiri dari tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Instrumen penelitian berupa lembar validasi ahli materi, ahli media, serta angket respon siswa dan guru. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media stop bullying board dinyatakan sangat layak dan sangat praktis untuk digunakan. Validasi ahli materi memperoleh skor rata-rata 88% yang berada pada kategori sangat layak, validasi ahli media memperoleh skor 84% yang juga berada pada kategori sangat layak, respons siswa sebesar 85% termasuk dalam kategori sangat praktis, dan respons guru sebesar 88% juga berada pada kategori sangat praktis. Temuan ini membuktikan bahwa media stop bullying board dapat menjadi alternatif media pembelajaran inovatif dalam layanan bimbingan klasikal untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang bullying dan membantu menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan kondusif. Penelitian ini masih terbatas pada uji kepraktisan dan kelayakan di satu sekolah, sehingga belum menguji efektivitas intervensi secara menyeluruh. Peneliti selanjutnya disarankan untuk melakukan uji efektivitas dengan sampel lebih besar, mengukur dampak jangka panjang, serta mengembangkan inovasi metode dan strategi agar lebih sesuai dengan kebutuhan siswa dan lingkungan sekolah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail