Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Kata Kunci : Padi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI DAN PENERAPAN GOOD HANDLING PRACTICES (GHP) PASCA PANEN PADI SAWAH DI DESA PANCA AGUNG

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Produksi memerlukan berbagai jenis masukan (input), seperti pupuk, pestisida, tenaga kerja, modal, lahan, irigasi dan lain sebagainya serta penanganan pasca panen yang benar agar produksi pertanian tidak tercecer, tercemar dan kotor sehingga dapat meningkatkan kualitas produknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi dalam produksi padi sawah di Desa Panca Agung dan untuk mengetahui kesesuaian penerapan GHP pasca panen padi sawah di BUMDes Suka Maju. Lokasi penelitian dipilih secara purposive (sengaja) di Desa Panca Agung. Metode penelitian menggunakan metode survei. Sampel pada penelitian ini diambil secara sensus. Pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder. Model yang digunakan untuk menggambarkan pengaruh kuantitas penggunaan faktor – faktor produksi padi adalah fungsi produksi model Cobb - Douglas. Kesesuaian penerapan GHP di BUMdes berdasarkan pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor: 22 / Permentan / HK. 140 / 4 / 2015. Hasil penelitian menunjukkan R^2 0,619 berarti bahwa variabel produktivitas dapat dijelaskan oleh variabel independen sebesar 61,9%. Nilai F hitung sebesar 2,004 dengan tingkat signifikansi 0,094 dengan demikian tingkat signifikansi lebih besar dari 0,05 (0,094 > 0,05) artinya F hitung tidak signifikan. Berdasarkan hasil t hitung faktor yang berpengaruh adalah variabel metode tanam dengan nilai (0,05). Penerapan pasca panen padi sawah BUMDes Suka Maju sudah sesuai dengan GHP Peraturan Menteri Pertanian Nomor: 22 / Permentan / HK. 140 / 4 / 2015 tentang Pedoman Penanganan Pasca Panen Hasil Pertanian Asal Tanaman Yang Baik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

pengaruh zat pengatur tumbuhan dan air panas terhadap benih bibit padi (oryza sativa)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tanaman padi ( Oryza sativa L.) merupakan salah satu komoditas pangan terpenting di Indonesia karena merupakan makanan pokok sebagian besar penduduk Indonesia. Zat pengatur tumbuh (ZPT) mutlak dibutuhkan tanaman, karena tanpa ZPT tidak akan terjadi pertumbuhan walaupun unsur hara memadai. Maka dapat diberikan ZPT eksogen sebagai perlakuan terutama pada perkecambahan. Sejumlah bahan hayati diketahui memiliki potensi sebagai sumber ZPT alami baik dari tumbuhan maupun hewan. Beberapa bahan-bahan hayati tersebut adalah: Bawang merah, Air kelapa. Bawang merah diketahui juga mengandung hormon auksin. Selain itu, pada bawang merah yang telah dihancurkan akan terbentuk senyawa allithiamin yang berperan melancarkan metabolisme pada jaringan tumbuhan dan dapar bersifat fungisida dan bakterisida. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kombinasi terbaik dari ZPT dan air panas dalam menjaga viabilitas benih padi dari infeksi A.Besseyi selama penyemaian. Rancangan percobaan yaitu Rancangan Acak Kelompok dengan perlakuan: U1 Kontrol (tanpa zpt) ; U2 Bawang Merah; U3 Air Kelapa; U4 Rootone F. berdasarkan hasil analisis sidik ragam yang dilakukan, pemberian perlakuan kombinasi air panas dan ZPT berpengaruh nyata terhadap parameter persentase bibit bergejala dan panjang gejala namun tidak berpengaruh nyata terhadap parameter persentase benih berkecambah dan tinggi bibit.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail