pengaruh zat pengatur tumbuhan dan air panas terhadap benih bibit padi (oryza sativa)
Tanaman padi ( Oryza sativa L.) merupakan salah satu komoditas pangan terpenting di Indonesia karena merupakan makanan pokok sebagian besar penduduk Indonesia. Zat pengatur tumbuh (ZPT) mutlak dibutuhkan tanaman, karena tanpa ZPT tidak akan terjadi pertumbuhan walaupun unsur hara memadai. Maka dapat diberikan ZPT eksogen sebagai perlakuan terutama pada perkecambahan. Sejumlah bahan hayati diketahui memiliki potensi sebagai sumber ZPT alami baik dari tumbuhan maupun hewan. Beberapa bahan-bahan hayati tersebut adalah: Bawang merah, Air kelapa. Bawang merah diketahui juga mengandung hormon auksin. Selain itu, pada bawang merah yang telah dihancurkan akan terbentuk senyawa allithiamin yang berperan melancarkan metabolisme pada jaringan tumbuhan dan dapar bersifat fungisida dan bakterisida. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kombinasi terbaik dari ZPT dan air panas dalam menjaga viabilitas benih padi dari infeksi A.Besseyi selama penyemaian. Rancangan percobaan yaitu Rancangan Acak Kelompok dengan perlakuan: U1 Kontrol (tanpa zpt) ; U2 Bawang Merah; U3 Air Kelapa; U4 Rootone F. berdasarkan hasil analisis sidik ragam yang dilakukan, pemberian perlakuan kombinasi air panas dan ZPT berpengaruh nyata terhadap parameter persentase bibit bergejala dan panjang gejala namun tidak berpengaruh nyata terhadap parameter persentase benih berkecambah dan tinggi bibit.