Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Kata Kunci : JUB
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

VOLATILITAS VARIABEL PASAR UANG TERHADAP INFLASI DI INDONESIA

2020•

ABSTRAK VOLATILITAS VARIABEL PASAR UANG TERHADAP INFLASI DI INDONESIA Jumadi Dr. Pither Palungan, SE.,M.Si Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis volatilitas pasar uang terhadap Inflasi di Indonesia. Periode yang digunakan dalam penelitian ini adalah enam tahun, mulai dari tahun 2014-2019. Penelitian ini merupakan penelitian berbentuk deskriptif kuantiatif dengan data Time Series dengan objek Inflasi di Indonesia. Data yang digunakan adalah data sekunder dengan metode alat analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan pada uji hipotesis secara parsial (uji t) menunjukkan bahwa JUB berpengaruh signifikan terhadap Inflasi, dengan nilai t hitung X1 (-3,642) > t tabel (1,99601) dan nilai Sig. X1 (0,001) α (0,05). Kurs tidak berpengaruh signifikan terhadap Inflasi, dengan nilai t hitung X2 (0,731) t tabel (1,99601) dan nilai Sig. X2 (0,468) > α (0,05). BI Rate berpengaruh signifikan terhadap Inflasi, dengan nilai t hitung X3 (2,082) > t tabel (1,99601) dan nilai Sig. X3 (0,041) α (0,05). Pada uji hipotesis secara simultan (uji F) JUB, kurs dan BI Rate secara simultan atau bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Inflasi, dengan nilai F hitung (44,783) > F tabel (2,74) dan nilai Sig F hitung lebih kecil dari α (0,000 0,05). Nilai koefisien determinasi (R2) adalah sebesar 0,667 atau 66,7 persen. Artinya JUB, kurs dan BI Rate memiliki pengaruh sebesar 66,7 persen terhadap naik atau turunnya Inflasi. Sedangkan, sisanya sebesar 33,3 persen disebabkan oleh faktor-faktor lain yang tidak dimasukkan ke dalam model.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH JUMLAH UANG BEREDAR, INFLASI DAN KURS TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2016-2018

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH JUMLAH UANG BEREDAR, INFLASI DAN KURS TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2015-2018 Novia Febriani Asyan Dr. Pither Palungan, SE.,M.Si Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jumlah uang beredar (JUB), inflasi dan kurs terhadap indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia. Periode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tiga tahun, mulai dari tahun 2016-2018. Penelitian ini merupakan penelitian Time Series dengan objek indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia. Data yang digunakan adalah data sekunder. Metode alat analisis yang digunakan adalah regresi berganda. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan diketahui bahwa pada uji hipotesis (uji t) menunjukkan bahwa JUB berpengaruh signifikan terhadap IHSG, dengan nilai t hitung X1 (16,005) > t tabel (2,037) dan nilai Sig. X1 (0,000) α (0,05). Inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap IHSG, dengan nilai t hitung X2 (-1,030) t tabel (2,037) dan nilai Sig. X2 (0,311) > α (0,05). Kurs berpengaruh signifikan terhadap IHSG, dengan nilai t hitung X3 (-6,473) > t tabel (2,037) dan nilai Sig. X3 (0,000) α (0,05). Secara simultan terdapat pengaruh antara JUB, inflasi dan kurs terhadap IHSG, dengan nilai F hitung (107,838) > F tabel (2,90) dan nilai Sig F hitung (0,000 0,05). Dan diperoleh nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,910 atau 91 persen. Nilai tersebut menunjukkan bahwa 91 persen IHSG dipengaruhi oleh JUB, inflasi dan kurs. Sedangkan, sisanya sebesar 9 persen disebabkan oleh faktor-faktor lain yang tidak dimasukkan ke dalam model.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail