Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

8 hasil
Subjek: Indonesia.
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Minat Baca dengan Kemampuan Menulis Kreatif pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas VII SMPN 2 Tarakan.

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dirancang untuk menguraikan hubungan antara minat baca dan kemampuan menulis kreatif pada siswa kelas VII saat mengikuti pelajaran Bahasa Indonesia di SMPN 2 Tarakan. Dengan metode kuantitatif yang mengandalkan pendekatan korelasi, penelitian ini berlangsung di SMPN 2 Tarakan pada bulan Agustus 2025, tepat di semester ganjil tahun pelajaran 2024/2025. Kelompok utama penelitian melibatkan seluruh siswa kelas VII di sekolah tersebut, yang mencapai 352 orang, tapi sampel akhir dipilih melalui teknik purposive sampling, yaitu 32 siswa dari kelas VII C. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner untuk mengukur minat membaca serta tes untuk menilai kemampuan menulis kreatif. Untuk memastikan kualitas instrumen, validitas diuji menggunakan korelasi Product Moment Pearson, sementara reliabilitas diperiksa melalui koefisien Alpha Cronbach, dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 30. Dalam analisis data, menerapkan teknik statistik deskriptif dan inferensial, di mana pengujian hipotesis dilakukan lewat uji korelasi Pearson pada tingkat signifikansi 5%. Hasil deskriptif mengungkapkan bahwa skor rata-rata minat membaca siswa mencapai 57,44, dan skor rata-rata kemampuan menulis kreatif adalah 69,31, keduanya termasuk dalam kategori sedang. Dari analisis inferensial, terlihat adanya korelasi sebesar 0,459 antara minat membaca dan kemampuan menulis kreatif dalam pelajaran Bahasa Indonesia, yang masuk ke tingkat korelasi sedang. Temuan ini menunjukkan hubungan yang signifikan, karena nilai \mathbit{r}_{\mathbit{hitung}} (0,459) lebih besar dibandingkan nilai \mathbit{r}_{\mathbit{tabel}} (0,349) untuk ukuran sampel 32 pada taraf signifikansi 5%. Dengan demikian, semakin kuat minat membaca siswa, maka semakin meningkat pula kemampuan mereka dalam menulis secara kreatif. Secara praktis, penelitian ini mengidentifikasi bahwa minat baca menyumbangkan pengaruh atau kontribusi yaitu sebesar 21,1%, terhadap peningkatan kemampuan menulis kreatif siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI IMPLEMENTASI NILAI SILA KETIGA PERSATUAN INDONESIA PADA SISWA KELAS IV-A DI SDN 015 TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Implementasi Nilai Sila Ketiga Persatuan Indonesia Pada Siswa Kelas IV-A Di SDN 015 Tarakan Tahun Ajaran 2025/2026. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Sumber data informan dari penelitian ini diambil dari guru kelas IV-A, peserta didik kelas IV-A, dan kepala sekolah di SDN 015 Tarakan, peneliti menganalisis menggunakan tiga teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian tentang Deskripsi Implementasi Nilai Sila Ketiga Persatuan Indonesia Pada Siswa Kelas IV-A di SDN 015 Tarakan, peserta didik kelas IV-A sudah berupaya mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila sila Persatuan Indonesia yang terlihat melalui sikap Kebersamaan, Cinta tanah air dan menghargai perbedaan. Pada indikator pertama Kebersamaan memiliki tiga sub indikator yaitu Memiliki Sikap Tenggang Rasa dan Memiliki Rasa Tanggung Jawab sudah terpenuhi, namun pada sub indikator Dapat Berkomunikasi Dengan Baik belum sepenuhnya terpenuhi. Selanjutnya pada indikator kedua Cinta Tanah Air dan Bangsa memiliki tiga sub indikator yaitu Menghargai Jasa Para Pahlawan sudah terpenuhi, namun pada sub indikator Menghargai Keindahan Alam dan Hafal Lagu Lagu Kebangsaan belum sepenuhnya terpenuhi. Pada indikator ketiga Menghargai Perbedaan memiliki tiga sub indikator yaitu Menghormati dan Berteman Dengan Teman Yang Berbeda Suku, Menghargai Pendapat Teman, dan Tidak Menjelek Jelekan Agama Lain sudah terpenuhi semua dengan baik. Peserta didik diharapkan kedepannya mampu mengimplementasikan nilai sila Persatuan Indonesia dengan baik tidak hanya di lingkungan kelas melainkan juga harus dapat mengimplementasikannya di lingkungan sekolah dan peserta didik diharapkan mampu menghafalkan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan baik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH SUKU BUNGA DAN JUMLAH UANG BEREDAR TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DENGAN NILAI TUKAR SEBAGAI VARIABEL MODERASI DI INDONESIA TAHUN 2013-2023

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh suku bunga dan jumlah uang beredar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, serta peran nilai tukar sebagai variabel moderasi selama periode 2013–2023. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui aplikasi SmartPLS 4.0, menggunakan data sekunder triwulanan dari Bank Indonesia, BPS, dan Data Satu Perdagangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa suku bunga tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi (koefisien = -0,021; p-value = 0,603). Sebaliknya, jumlah uang beredar berpengaruh positif dan signifikan (koefisien = 0,742; p-value = 0,000). Uji moderasi menunjukkan bahwa nilai tukar tidak memoderasi hubungan antara suku bunga dan pertumbuhan ekonomi (p-value = 0,157), namun secara signifikan memoderasi pengaruh jumlah uang beredar terhadap pertumbuhan ekonomi (p-value = 0,002). Temuan ini menunjukkan bahwa stabilitas nilai tukar berperan penting dalam meningkatkan efektivitas kebijakan moneter, khususnya dalam mengoptimalkan pengaruh jumlah uang beredar terhadap pertumbuhan ekonomi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Tindak Tutur Pada Debat Pertama Capres Republik Indonesia Tahun 2024 (Kajian Pragmatik)

2024•

Pada penelitian ini permasalahan yang dibahas adalah: Bagaimana tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi pada debat capres Republik Indonesia. Tujuan dari penelitian ini ialah menganalisis makna tindak tutur pada tuturan yang terdapat pada debat pertama capres Republik Indonesia tahun 2024. Penelitian ini menggunakan kajian pragmatik, dengan demikian penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Pada penelitian ini sumber datanya berasal dari video debat pertama capres Republik Indonesia tahun 2024, dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak, teknik transkrip data, dan teknik catat. Berdasarkan penelitian pada video debat pertama capres Republik Indonesia tahun 2024 menunjukkan bahwa penutur dan mitra tutur pada video tersebut termasuk dalam ketiga tindak tutur yang dianalisis yaitu lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Pertama, tindak tutur lokusi, tuturan yang disampaikan dengan jelas oleh penutur dan mudah dipahami oleh mitra tuturnya. Kedua, tindak tutur ilokusi, memiliki maksud dan tujuan dari apa yang telah disampaikan oleh penutur. Ketiga, tindak tutur perlokusi, penyampaian tuturannya dimaksudkan untuk mempengaruhi mitra tuturnya, dan memberi efek dengan cara sengaja maupun tidak sengaja direspon oleh mitra tutur. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh terdapat 41 data tindak tutur. Hasil klasifikasi data tindak tutur lokusi menunjukan sebanyak 15 data, dan ditemukan 3 jenis tindak tutur lokusi; asertif, komisif, direktif. Klasifikasi data tindak tutur ilokusi menunjukan sebanyak 15 data, dan ditemukan 3 jenis tindak tutur ilokusi; asertif, komisif, direktif. Klasifikasi data tindak tutur perlokusi menunjukan sebanyak 11 data. Hasil analisis data menunjukan bahwa para calon presiden menggunakan berbagai jenis tindak tutur dengan tujuan untuk menyampaikan argumen, membujuk, menyerang lawan, dan membangun citra diri. Tindak tutur lokusi pada debat tersebut merupakan suatu tindak mengucap sesuatu dengan kalimat yang sesuai dengan maknannya. Tindak tutur ilokusi juga mendominasi dalam debat ini, terutama dalam bentuk pernyataan asertif dan direktif. Tindak tutur perlokusi juga ditemukan dalam respons dari mitra tutur terhadap argumen yang disampaikan oleh para calon presiden. Penelitian ini dominan dengan data tindak tutur lokusi dan ilokusi karena dari hasil pengamatan tuturan yang disampaikan lebih kepada menyatakan sebuah keinginan untuk negara Indonesia, dan mengharapkan dukungan kepada seluruh warga negara Indonesia.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

persepsi Guru dan Siswa Terhadap Perbandingan Penerapan kurikulum 2013 dengan Kurikulum Merdeka Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di SMP Muhammadiyah 2 Tarakan.

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana persepsi guru dan siswa terhadap perbandingan penerapan kurikulum 2013 dengan kurikulum merdeka mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMP Muhammadiyah 2 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Sampel dalam penilaian adalah kepala sekolah, guru bahasa Indonesia dan seluruh siswa kelas VIII sebanyak 35 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu, observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data yang yang digunakan ada empat tahap yaitu pengumpulan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perubahan perkembangan dari proses pembelajaran. Hal ini dapat di lihat dengan adanya perkembangan kompetensi pada siswa melalui pembelajaran yang berdiferensiasi. Kemudian dilihat dari hasil kuesioner yang berikan kepada siswa dan guru menunjukkan bahwa persepsi guru pada penerapan kurikulum 2013 berkategori rendah “Responden dengan kategori rendah adalah responden yang memilki pemahaman rendah tentang penerapan kurikulum yang diterapkan terutama tentang proses pembelajaran yang diaplikasikan kepada siswa/i terkait tentang kurikulum dengan presentase sebesar 45% dengan frekuensi 1 artinya pada proses belajar mengajar presepsi guru pada penerapan kurikulum 2013 perlu ditingkatkan lagi. Sedangkan persepsi guru pada penerapan kurikulum merdeka belajar masuk dalam kategori sangat tinggi “Responden dengan kategori Sangat Tinggi”adalah responden yang memilki pemahaman tinggi penerapan kurikulum yang diterapkan terutama tentang proses pembelajaran yang diaplikasikan kepada siswa/i terkait tentang kurikulum yang diterapkan” dengan presentase sebesar 55% dengan frekuensi 1 artinya pada proses belajar mengajar presepsi guru pada penerapan kurikulum merdeka belajar cukup memahami terkait kurikulum merdeka belajar tersebut.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Penggunaan Game Online Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran Bahasa Indonesia kelas IX SMPN 1 Malinau Utara.

2023•

Penelitian ini bertujuan: Untuk mengatahui pengaruh penggunaan game online terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas IX SMPN 1 Malinau Utara. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional, populasi penelitian adalah siswa kelas IX A dan B SMPN 1 Malinau Utara. Sampel pada penelitian ini berjumblah 60 siswa, pemilihan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Validasi instrumen dilakukan dengan validasi konstruk menggunakan persaman Product Moment dan Alpha Cronbach pada uji reliabilitas. Pengumpulan data dilakukan dengan instrumen lembar angket untuk mengukur penggunaan game online terhadap siswa dan dokumentasi untuk mengumpulkan data hasil belajar. teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment. Uji persyaratan berupa uji normalitas dan uji homogenitas. Teknik analisis data dan uji persyaratan dilakukan menggunakan bantuan SPSS. 26. Hasil penelitian menunjukan bahwa: pengaruh penggunaan game online terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SMPN 1 Malinau Utara berdasarkan tabel frekunsi berada pada katagori sedang dengan frekunsi 50 %. Hasil belajar siswa berdasarkan tabel frekunsi berada pada katagori kurang dengan persentase 35%. Terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan game online dengan hasil belajar siswa SMPN 1 Malinau Utara namun bersifat negatif dengan taraf signifikan 5% diperoleh nilai rhitung lebih besar dari rtabel (-0,767 0,254).

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

JENIS DAN KARAKTERISTIK RAGAM TUTURAN SISWA TERHADAP GURU DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VIII SMP NASIONAL PLUS INDO TIONGHOA TARAKAN (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK) (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis ragam Bahasa Indonesia yang muncul serta mendeskripsikan karakteristik dari ragam Bahasa Indonesia yang digunakan oleh siswa terhadap guru pada proses pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas VIII SMP Nasional Plus Indo Tionghoa Tarakan dengan Kajian Sosiolinguistik. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data yang di peroleh dari penelitian ini berupa tuturan siswa terhadap guru dalaam proses pembelajaran bahasa Indonesia kelas VIII SMP Nasional Plus Indo Tionghoa Tarakan. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Nsional Plus Indo Tionghoa Tarakan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu metode simak dan teknik lanjutannya yaitu teknik Simak Bebas Libat Cakap (SBLC), teknik sadap, teknik rekam dan teknik catat. Hasil penelitian ini berupa tuturan yang termasuk dalam ragam resmi, ragam santai, ragam akrab serta karakteristik dalam ragam resmi, ragam santai dan ragam akrab. Data dalam penelitian ini berjumlah 41 data, diantaranya yaitu: ragam resmi terdiri dari 3 data, ragam santai terdiri dari 37 data dan ragam akrab terdiri dari 1 data. Pemahaman dan kesadaran siswa dalam menggunakan ragam resmi dalam proses pembelajaran masih sangat kurang. Ragam santai paling sering digunakan karena ragam ini dapat membangun suasana percakapan yang santai sehingga proses komunikasi tidak berlangsung kaku.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN ANTARA SIKAP SISWA DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS X SMK NEGERI 1 TARAKAN DI ERA PANDEMI COVID-19

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berfokus untuk mencari hubungan antara sikap siswa dan motivasi belajar terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siwa kelas X SMK Negeri 1 Tarakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan hubungan sikap siswa dan motivasi belajar terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas X SMK Negeri 1 Tarakan di era pandemi covid-19. Jenis penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif yang bersifat korelasi. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X Tata Busana SMK Negeri 1 Tarakan yang berjumlah 31 siswa. Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah melalui instrumen angket untuk sikap siswa dan motivasi belajar sedangkan untuk hasil belajar siswa melalui dokumentasi berupa nilai semester II siswa yaitu nilai PAS. Data dalam penelitian ini akan di analisis secara statistik dengan bantuan SPSS 24.0 dan metode korelasi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap siswa dalam belajar di era pandemi covid-19 berada pada kategori tinggi atau berada pada interval 68-83 dengan nilai rata-rata 79,13. Motivasi belajar siswa di era pandemi covid-19 berada pada kategori tinggi atau berada pada interval 68-83 dengan nilai rata-rata 75,13. Hasil belajar Bahasa Indonesia siswa di era pandemi covid-19 berada pada kategori tinggi atau berada pada interval 71-85 dengan nilai rata-rata 79,68. Hasil analisis antara sikap siswa dan motivasi belajar terhadap hasil belajar bahasa Indonesia diperoleh nilai dari perhitungan korelasi ganda sebesar 0,618 dan pada taraf signifikansi 5% dan N = 31 di peroleh nilai rtabel 0,335. Berarti rhitung > rtabel (0,618 > 0,335) artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sikap siswa dan motivasi belajar terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas X Tata Busana SMK Negeri 1 Tarakan di era pandemi covid-19 memiliki hubungan yang signifikansi dan tingkat koefisien korelasi berada pada tingkat hubungan kuat atau berada pada interval 0,60 – 0,799.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail