ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH KINERJA PENYULUH PERTANIAN TERHADAP PERILAKU PETANI SAYURAN DI KOTA TARAKAN Abstrak Peningkatan kapasitas petani dalam aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan dapat dipengaruhi oleh peran penyuluh pertanian. Namun, keterbatasan jumlah penyuluh di Kota Tarakan menyebabkan penyuluh harus membina 200 kelompok tani sayuran yang tersebar dibeberapa wilayah sekaligus, sehingga berpotensi memengaruhi efektivitas penyuluhan yang diberikan kepada petani. Kinerja penyuluh yang baik diharapkan mampu meningkatkan kepuasan petani serta mendorong perilaku petani yang lebih baik dalam menjalankan usahatani sayuran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sistem penyuluhan pertanian di Kota Tarakan serta menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung kinerja penyuluh pertanian terhadap perilaku petani sayuran melalui kepuasan petani sebagai variabel mediasi. Penelitian dilakukan di Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara. Sampel penelitian berjumlah 100 petani sayuran yang dipilih menggunakan teknik quota sampling. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan Structural Equation Modelling–Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Sistem penyuluhan pertanian di Kota Tarakan telah berjalan cukup baik dan sesuai dengan konsep teoritis, yang mencakup sasaran penyuluhan, tenaga, kelembagaan, metode dan teknik, kebijakan, serta materi penyuluhan; (2) Kinerja penyuluh pertanian berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku petani sayuran dan kepuasan petani sayuran dengan nilai koefisien masing-masing sebesar 0,628, t-statistik 7,742, dan p-value 0,000 dan 0,643, t-statistik 10,919, dan p-value 0,000; (3) Kepuasan petani sayuran berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku petani sayuran dengan nilai koefisien sebesar 0,254, t-statistik 2,290, dan p-value 0,022; (4) Kinerja penyuluh pertanian berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku petani sayuran melalui kepuasan petani, peran variabel mediasi menunjukkan koefisien sebesar 0,163, t-statistik 2,396, dan p-value 0,017. Hasil penelitian ini menunjukkan kinerja penyuluh pertanian yang baik, berkontribusi terhadap peningkatan kepuasan petani dan mendorong perilaku petani yang lebih baik dalam menjalankan usahatani sayuran.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin bergantung pada teknologi digital telah mendorong pergeseran signifikan dalam perilaku konsumen, terutama dalam hal pembelian tiket secara online. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif pengaruh citra merek, harga, dan kepercayaan terhadap niat beli konsumen dalam melakukan pemesanan tiket secara online, dengan studi kasus di Kalimantan Utara. Citra merek mencerminkan persepsi konsumen terhadap reputasi dan keunggulan penyedia layanan; harga mencerminkan penilaian rasional konsumen terhadap nilai tukar dan manfaat yang diperoleh; sedangkan kepercayaan mencerminkan keyakinan terhadap keamanan, integritas, dan reliabilitas platform digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan teknik purposive sampling. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 280 responden yang memiliki pengalaman dalam melakukan pembelian tiket secara online. Instrumen penelitian divalidasi melalui pengujian reliabilitas dan validitas konstruk. Analisis data dilakukan dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) menggunakan perangkat lunak SmartPLS versi 3.0. Hasil analisis menunjukkan bahwa citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap persepsi harga dan kepercayaan konsumen. Selanjutnya, baik harga maupun kepercayaan memiliki pengaruh yang kuat terhadap niat beli konsumen. Hal ini menunjukkan bahwa pembentukan citra merek yang positif dan peningkatan tingkat kepercayaan terhadap platform digital merupakan strategi penting untuk mendorong keputusan pembelian dalam ekosistem e-commerce, khususnya di sektor penjualan tiket. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan literatur pemasaran digital serta kontribusi praktis bagi pelaku bisnis dalam merancang strategi komunikasi dan penetapan harga yang lebih adaptif, kontekstual, dan berbasis perilaku konsumen lokal
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh suku bunga dan jumlah uang beredar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, serta peran nilai tukar sebagai variabel moderasi selama periode 2013–2023. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui aplikasi SmartPLS 4.0, menggunakan data sekunder triwulanan dari Bank Indonesia, BPS, dan Data Satu Perdagangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa suku bunga tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi (koefisien = -0,021; p-value = 0,603). Sebaliknya, jumlah uang beredar berpengaruh positif dan signifikan (koefisien = 0,742; p-value = 0,000). Uji moderasi menunjukkan bahwa nilai tukar tidak memoderasi hubungan antara suku bunga dan pertumbuhan ekonomi (p-value = 0,157), namun secara signifikan memoderasi pengaruh jumlah uang beredar terhadap pertumbuhan ekonomi (p-value = 0,002). Temuan ini menunjukkan bahwa stabilitas nilai tukar berperan penting dalam meningkatkan efektivitas kebijakan moneter, khususnya dalam mengoptimalkan pengaruh jumlah uang beredar terhadap pertumbuhan ekonomi.