ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran guru dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Pembelajaran matematika sering dianggap sulit dan kurang diminati oleh siswa sehingga diperlukan peran guru yang optimal untuk menciptakan proses pembelajaran yang efektif, aktif, dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam pembelajaran matematika pada siswa kelas IV-A SDN 015 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian dilaksanakan di SDN 015 Tarakan. Subjek penelitian adalah guru matematika kelas IV-A SDN 015 Tarakan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru matematika kelas IV-A SDN 015 Tarakan telah melaksanakan perannya dengan baik sebagai fasilitator, motivator, dan pembimbing. Sebagai fasilitator, guru menyediakan media, sumber belajar, serta strategi pembelajaran yang mendukung keaktifan siswa dalam proses pembelajaran. Sebagai motivator, guru memberikan dorongan, penghargaan, dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sehingga dapat meningkatkan semangat dan minat belajar siswa. Sebagai pembimbing, guru memberikan arahan, pendampingan, serta bantuan kepada siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami materi matematika. Dengan demikian, pelaksanaan peran guru sebagai fasilitator, motivator, dan pembimbing mampu mendukung terciptanya pembelajaran matematika yang efektif dan kondusif bagi siswa kelas IV-A SDN 015 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam mengembangkan kemampuan numerasi siswa melalui tiga indikator utama, yaitu guru sebagai fasilitator, komunikator, dan motivator. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru matematika di SMP Negeri 1 Tarakan yang terdiri dari guru kelas VII, VIII, dan IX. Analisis data dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu membaca seluruh data, melakukan pengkodean (coding), menyusun deskripsi dan tema, serta menginterpretasikan makna dari data yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru sebagai fasilitator terlihat melalui pendekatan kepada siswa, menciptakan lingkungan belajar yang interaktif, memberi bimbingan, penyediaan sumber dan media pembelajaran serta pembelajaran kontekstual. Sebagai komunikator, penyampaian materi yang mudah dipahami, pemberian penjelasan ulang, penggunaan media pembelajaran, membangun interaksi dan penggunaan bahasa non formal. Sementara itu, sebagai motivator guru membangun kepercayaan diri siswa, menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, penyesuaian metode pembelajaran, menanamkan mindset positif dan menumbuhkan semangat kolaborasi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru sebagai fasilitator dalam pembelajaran matematika secara daring pada masa pandemi COVID-19 di SDN 015 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 015 Tarakan dengan melibatkan guru dan siswa. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teori dari Miles dan Huberman yaitu mereduksi data, menyajikan data dan menyimpulkan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru sebagai fasilitator konten dan proses dalam pembelajaran matematika di masa pandemi COVID-19 telah dilaksanakan. Hal tersebut terlihat bahwa dalam fasilitator konten guru telah menyiapkan perangkat pembelajaran seperti silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran, media berupa video pembelajaran, media dakon matematika untuk materi faktor persekutuan terbesar dan kelipatan persekutuan terkecil, dan media karton untuk materi bangun ruang, serta menyediakan bahan penilaian seperti lembar kerja siswa, ulangan harian, penilaian tenganh semester dan penilaian akhir semester dalam bentuk soal pilihan ganda, isian, dan essay. Sedangkan peran guru sebagai fasilitator proses terlihat bahwa guru telah melaksanakan pembelajaran sesuai dengan perangkat yang disediakan. Pembelajaran dilakukan melalui grup WhatsApp dan Zoom. Guru menerapkan atau menggunakan model saintifik. Selain itu juga guru menggunakan media berupa video pembelajaran yang dibuat sendiri atau diambil dari YouTube. Guru juga telah melaksanakan penilaian dengan memberikan lembar kerja siswa, ulangan harian, penilaian tengah semester, dan penilaian akhir semester dalam bentuk soal pilihan ganda, isian dan essay. This objective of this research was to describe the teacher’s role as a facilitator in the process of mathematics online learning during the COVID-19 pandemic at SDN 015 Tarakan. This research employed a descriptive qualitative method which was conducted at SDN 015 Tarakan by involving a teacher and students. The data were collected through interview and documentation, and were then analyzed using the theory of Miles ahd 1-luberman, namely: reducing the data, presenting the data, and drawing conclusion. The results of this study indicated that the role of the teacher as a facilitator of content and process in learning mathematics during the CO VID- 19 pandemic had been implemented. It could be seen that the role of teacher as a content facilitator, the teacher had prepared the learning tools such as syllabus, lesson plans, media in the form of videos, mathematical dakon media (dakota) for the materials of the greatest common divisor and the least common multiple, and cardboard media for the material of solid figures, and providing assessment materials such as student’s worksheets, daily tests, middle semester assessment, and final semester assessment in the forms of multiple-choice test, gap filling/completion, and essay question. Meanwhile, the role of the teacher as a process facilitator showed that the teacher had implemented the learning process according to the learning tools provided. The learning processes were done using WhatsApp groups and Zoom cloud meeting based on the scientific learning model. In addition, the teacher used media in the form of videos which were made by herself or taken from YouTube. The teacher had also conducted an assessment by providing student’s worksheets, daily tests, middle semester assessment, and final semester assessment in the forms of multiple-choice test, gap filling/completion, and essay question.