ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Yusran. 15201020044. 2020 “Pengaruh Penggunaan Faktor Produksi Terhadap Produksi Padi Sawah (Oryza sativa) Di Kecamatan Sebatik Timur Kabupaten Nunukan” Dibimbing oleh Sekar Inten Mulyani. Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Faktor-faktor produksi merupakan syarat mutlak dalam sebuah proses produksi. Dalam penelitian ini, faktor-faktor produksi terdiri dari luas lahan, tenaga kerja, benih, pupuk, dan pestisida. Masing-masing faktor produksi tersebut mempunyai fungsi serta manfaat yang berbeda dan saling berpengaruh satu sama lainnya. Jika salah satu dari faktor produksi tidak terpenuhi maka proses produksi dalam pertanian terhambat dan tidak bisa berjalan. Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) mengetahui bagaimana sistem budidaya padi sawah di Kecamatan Sebatik Timur Kabupaten Nunukan. (2) untuk menganalisis pengaruh luas lahan, tenaga kerja, benih, pupuk,dan pestisida terhadap produksi padi sawah di Kecamatan Sebatik Timur Kabupaten Nunukan. Analisis data yang digunakan terdiri dari analisis deskriptif kuantitatif dan analisis regresi linear berganda. Metode di lakukan secara random sampling berdasarkan karakteristik responden. Jumlah responden di peroleh dari masyarakat yang bertempat tinggal di lokasi penelitian berjumlah 35 orang dari 122 petani yang mengusahakan usahatani padi sawah. Hasil analisis data menunjukan bahwa (1). Berdasarkan hasil deskriptif sistem budidaya padi sawah di Kecamatan Sebatik Timur meliputi kegiatan pengolahan lahan, perbaikan irigasi, pemilihan benih, perendaman benih, penganginan benih, persemaian benih, penanaman, pemeliharaan, panen dan pasca panen. (2).Berdasarkan hasil analisis penggunaan faktor produksi padi sawah diperoleh hasil yaitu variabel luas lahan yang paling banyak dimilki oleh 30 responden atau (85,7%) adalah 1.0-1.2 ha. Unuk variabel benih yang terbesar diperoleh 23 responden atau (65.7%) yaitu antara 16-21 kg. variabel pupuk jumlah terbanyak digunakan oleh 22 responden atau (62,8%) yaitu antara 251-351 kg. variabel pestisida terbanyak digunakan oleh 24 responden atau (68.6%) yaitu antara 3.501-5.501 ml. dan variabel tenaga kerja HOK terbanyak diperoleh 26 responden atau (74.2%) yaitu antara 164-174 HOK .Sedangkan variabel produksi yang terbesar diperoleh 30 responden atau (85,7%) yaitu antara 4.551-5.600 kg. Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan SPSS versi 25, faktor produksi yang berpengaruh terhadap produksi padi sawah di Kecamatan Sebatik Timur adalah faktor luas lahan, penggunaan pupuk anorganik, dan tenaga kerja. Kata Kunci : Faktor Produksi, Produksi Padi
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Usaha Tani Sayuran Sawi Hijau, Kangkung dan Bayam di Kecamatan Tarakan Barat”. Pokok permasalahan dalam penelitian ini diuraikan dalam dua rumusan masalah yaitu : 1) Bagaimana karakteristik petani sayuran sawi hijau, kangkung dan bayam di Tarakan barat ? 2) Bagaimana pengaruh faktor-faktor produksi secara parsial terhadap produksi usaha tani sayuran sawi hijau, kangkung dan bayam di Tarakan barat ? Adapun lokasi dan waktu penelitian terkhusus dilakukan dalam wilayah Kecamatan Tarakan Barat dengan waktu yang dimulai pada bulan Februari 2025. Metode penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan Teknik non- probability sampling yaitu purposive sampling. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini terbagi menjadi dua yaitu data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan berupa Observasi, Wawancara dan Kuesioner serta Dokumentasi. Hasil penelitian yang didapatkan oleh peneliti yaitu : 1) Karakteristik petani sayuran sawi hijau, kangkung dan bayam di Tarakan barat dibagi menjadi tiga karakteristik yaitu a. karakteristik berdasarkan jenis kelamin, karakteristik ini menunjukkan bahwa petani laki-laki lebih mendominasi dengan persentasi 57% sedangkan petani Perempuan dengan persentasi 43%. b. karakteristik berdasarkan usia, karakteristik ini menunjukkan bahwa mayoritas petani berada pada rentang usia 33-39 tahun. c. karakteristik berdasarkan Tingkat Pendidikan, berdasarkan karakteristik ini bahwa Pendidikan terakhir petani berada dalam persentase SD (30%), SMP (37%) dan SMA (33%). 2) Faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap tanaman sawi hijau, kangkung dan bayam adalah lahan untuk tanaman sawi hijau, pestisida untuk tanam kangkung dan bayam.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI RUMPUT LAUT (Eucheumacottoni) DI KELURAHAN NUNUKAN BARAT KECAMATAN NUNUKAN KABUPATEN NUNUKAN Abstrak Produksi rumput laut yang berlimpah ini setiap tahunnya diekspor dan sebagian digunakan untuk kebutuhan dalam negeri. Rumput laut merupakan salah satu sumber devisa negara dan sumber pendapatan bagi masyarakat daerah pantai. Penelitian ini bertujuan 1).Untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi produksi rumput laut (Eucheumacottoni) di Kelurahan Nunukan Barat Kecamatan Nunukan Kabupaten Nunukan 2). Untuk mengetahui faktor – faktor yang dominan mempengaruhi produksi rumput laut (Eucheumacottoni) di Kelurahan Nunukan Barat Kecamatan Nunukan Kabupaten Nunukan. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel yang diambil sebanyak 100 responden. Hasil penelitian ini dianalisis dengan menggunakan SEM PLS. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa produksi rumput laut dengan Uji Validitas Konvergent pengalaman berusaha tani, tali bentangan dan bibit secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi rumput laut. Uji Validitas Diskriminan faktor sosial dan faktor ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi rumput laut. Uji Kolinearitas pengalaman berusaha tani, tali bentangan dan bibit berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap produksi rumput laut. Uji Reliabilitas faktor ekonomi berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap produksi rumput laut. Faktor ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi rumput laut di Kelurahan Nunukan Barat Kecamatan Nunukan Kabupaten Nunukan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Padi adalah tanaman semusim yang merupakan sumber utama beras sehingga menjadi kebutuhan pokok masyarakat dan sebagai sumber penghasilan bagi petani. Hal ini mendorong peningkatan produksi padi oleh petani yang dalam proses produksi usaha tani padi memerlukan faktor produksi. Pengelolaan faktor produksi akan mempengaruhi keberhasilan produksi padi. Produksi padi sawah di Desa Tanjung Buka Kecamatan Tanjung Palas Tengah dalam prosesnya masih mengalami berbagai kendala dan dipengaruhi oleh beberapa faktor. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk 1). Mengetahui apa saja faktor-faktor produksi dalam produksi padi sawah. 2). Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi padi sawah. 3). Menganalisis faktor dominan yang mempengaruhi produksi padi. Dalam penelitian lokasi di Desa Tanjung Buka SP 5, metode penentuan sampel adalah Non Probability Sampling dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling dengan jumlah responden sebanyak 50. Kemudian data tersebut diolah dan dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda dengan fungsi produksi cobb-dauglas. Hasil analisis menunjukkan persamaan regresi adalah LnY= 6.037 - 0.253LnX1 + 0.599LnX2 + 0.200LnX3 + 0.038LnX4 - 0.061LnX5 – 0.007LnX6 + 0.024LnX7 + e. Nilai R2 sebesar 57,3% yang artinya produksi padi sawah dipengaruhi oleh faktor-faktor produksi. Sedangkan Uji F dengan nilai Sig (0.000) 0.05 bahwa variabel luas lahan, benih, pupuk, pestisida, tenaga kerja, tingkat pendidikan, dan modal berpengaruh secara bersama-sama terhadap produksi padi sawah. Pada uji-t hanya variabel benih (X2) dengan nilai Sig (0,000) 0,05 yang berpengaruh nyata dan signifikan terhadap produksi padi sawah (Y), dalam artian setiap penambahan benih berpengaruh terhadap peningkatan produksi padi sawah di Desa Tanjung Buka Kecamatan Tanjung Palas Tengah. Variabel lainnya berpengaruh tidak nyata terhadap produksi. Kata Kunci: Padi Sawah, Faktor-faktor produksi, Cobb-Dauglas
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Produksi memerlukan berbagai jenis masukan (input), seperti pupuk, pestisida, tenaga kerja, modal, lahan, irigasi dan lain sebagainya serta penanganan pasca panen yang benar agar produksi pertanian tidak tercecer, tercemar dan kotor sehingga dapat meningkatkan kualitas produknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi dalam produksi padi sawah di Desa Panca Agung dan untuk mengetahui kesesuaian penerapan GHP pasca panen padi sawah di BUMDes Suka Maju. Lokasi penelitian dipilih secara purposive (sengaja) di Desa Panca Agung. Metode penelitian menggunakan metode survei. Sampel pada penelitian ini diambil secara sensus. Pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder. Model yang digunakan untuk menggambarkan pengaruh kuantitas penggunaan faktor – faktor produksi padi adalah fungsi produksi model Cobb - Douglas. Kesesuaian penerapan GHP di BUMdes berdasarkan pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor: 22 / Permentan / HK. 140 / 4 / 2015. Hasil penelitian menunjukkan R^2 0,619 berarti bahwa variabel produktivitas dapat dijelaskan oleh variabel independen sebesar 61,9%. Nilai F hitung sebesar 2,004 dengan tingkat signifikansi 0,094 dengan demikian tingkat signifikansi lebih besar dari 0,05 (0,094 > 0,05) artinya F hitung tidak signifikan. Berdasarkan hasil t hitung faktor yang berpengaruh adalah variabel metode tanam dengan nilai (0,05). Penerapan pasca panen padi sawah BUMDes Suka Maju sudah sesuai dengan GHP Peraturan Menteri Pertanian Nomor: 22 / Permentan / HK. 140 / 4 / 2015 tentang Pedoman Penanganan Pasca Panen Hasil Pertanian Asal Tanaman Yang Baik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengembangan budidaya rumput laut petani tidak terlepas dari faktor-faktor produksi seperti modal, bibit, tenaga kerja dan luas lahan yang sangat menunjang keberhasilan suatubudidaya rumput laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi rumput laut dan bagaimana skala produksi usahatani rumput laut di Kelurahan Pantai Amal. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Pantai Amal. Teknik penentuan sampel menggunakan metode sampling insdental. Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 59 orang. Teknik analisis data menggunakan analisis linear berganda dalam bentuk logaritme fungsi coob-douglas dengan menggunakan bantuan software spss 26 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan faktor modal(X1), bibit(X2), tenaga kerja(X3) dan Luas lahan(X4) secara bersama-sama berpengaruh terhadap produksi dengan signifikansi (0,05) dan secara parsial hanya modal yang menunjukkan pengaruh nyata (signifansi 0,05). Skala usaha menunjukkan increasing returns to scale sebesar 1,149 berarti apabila terjadi kenaikan input sebesar 1% maka akan menaikkan output produksi sebesar 1,149%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
Peternakan merupakan kegiatan budidaya hewan untuk mendapatkan keuntungan, diantaranya usaha peternakan ayam broiler. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Menganalisis pengaruh faktor-faktor produksi yaitu luas kandang, modal, bibit ayam (DOC), pakan, obat-obatan, tenaga kerja,listrik, terhadap hasil produksi usaha peternakan ayam broiler pola kemitraan dan pola mandiri serta mengetahui pengaruh variabel kemitraan terhadap produksi ayam broiler di Kecamatan Tarakan Utara. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode ananlisis berganda melalui fungsi produksi Cobb-Douglas. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Tarakan Utara Kota Tarakan Kalimantan Utara. Responden dalam penilitian ini merupakan peternak ayam ras pedaging yang dipilih melalui teknik purposive sampling dengan kriteria tertentu berjumlah 30 peternakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa: Pertama,terdapat dua variabel bebas yang perpengaruh signifikan terhadap produksi ayam pedaging yaitu variabel bibit (DOC) yang bernilai 0.428 dan variabel pakan yang bernilai 0.265. sedangkan untuk variabel luas kandang, modal, tenaga kerja, listrik dan dummy pola kemitraan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap produksi ayam broiler di Kecamatan Tarakan Utara. Kedua pola kemitraan tidak berpengaruh terhadapa produksi ayam broiler di Kecamatan Tarakan Utara. Meskipun demikian peternak yang menggunakan pola kemitraan mendapat kemudahan dalam penyedian bibit (DOC), pakan, obat-obatan serta pemasaran yang sudag diatur oleh perusahaan plasma.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kegiatan budidaya padi ladang di Kecamatan Malinau Selatan Kabupaten Malinau yang dilakukan oleh petani menghasilkan produksi yang fluktuatif dan menghadapi permasalahan yang terkait dengan faktor-faktor produksi, seperti luas lahan, modal, tenaga kerja dan benih. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana karakteristik petani yang ada di Kecamatan Malinau Selatan Kabupaten Malinau dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi produksi padi ladang di Kecamatan Malinau Selatan Kabupaten Malinau. Metode penentuan responden dilakukan secara purposive sampling dengan 81 responden. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji istrumen, asumsi kelasik statistik deskriptif dan analisis regresi linier bergana dan koefisien determinasi dengan bantuan perangkat lunak SPSS 16.0. Hasil penelitian menunjukan karakteristik petani di Kecamatan Malinau masih dalam usia produktif, petani mempunyai pendidikan yang rendah, jumlah tangungan rumah tanga rata-rata satu sampai lima (1-5) orang, rata-rata pengalaman bertani petani antara satu sampai sepuluh (1-10) dan sebelas sampai duapuluh (11-20) tahun. Faktor produksi yang berpengaruhi secara signifikan terhadap jumlah produksi padi ladang di Kecamatan Malinau Selatan Kabupaten Malinau adalah luas lahan, tenaga kerja dan benih. Dengan persamaan regresi Y = 22,148 + 0,220 (X₁) + 0,179 (X₂) + 0,402 (X₃) + 0,237 (X₄). Besar koefisien determinasinya adalah 35%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi jagung manis di Kelurahan Karang Harapan Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan. Analisis data yang digunakan adalah fungsi produksi Cobb-Douglas dan uji asumsi klasik. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, sebanyak 75 petani jagung manis sebagai responden. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Hasil penelitian adalah: 1. Faktor-faktor produksi yang berpengaruh secara signifikan positif terhadap produksi jagung manis adalah faktor biologi dan faktor sosial ekonomi 2. Faktor produksi biologi yang paling besar berpengaruh dan signifikan terhadap produksi jagung manis adalah air dengan nilai koefisien sebesar 0,355 dan faktor produksi sosial ekonomi yang paling besar berpengaruh dan signifikan terhadap produksi jagung manis adalah modal sebesar 0,741. 3. Return to scale (skala pengembalian) faktor biologi dan faktor sosial ekonomi berada pada kondisi (decreasing return to scale) di mana nilai koefisiennya kurang dari 1.