Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Desa Nawang Baru
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Inventarisasi Jenis Tumbuhan Berpotensi Sebagai Obat Tradisional Di Desa Nawang Baru Kecamatan Kayan Hulu Kabupaten Malinau

2025•

Tumbuhan obat merupakan segala jenis tumbuhan yang diyakini mempunyai khasiat obat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui jenis, bagian, manfaat/khasiat, dan cara penggunaan tumbuhan yang berpotensi sebagai obat tradisional di Desa Nawang Baru Kecamatan Kayan Hulu Kabupaten Malinau. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan jenis eksploratif. Pengumpulan data melalui studi pustaka, observasi partisipan, wawancara semi berstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian ditemukan sebanyak 22 jenis tumbuhan obat yang yang tergolong kedalam 17 famili. Bagian organ tumbuhan yang digunakan adalah daun, akar, batang, buah, rimpang, kulit, umbut dan umbi. Organ tumbuhan yang paling banyak digunakan adalah bagian daunnya. Manfaat dan khasiat dari tumbuhan obat yang dimanfaatkan untuk keperluan sehari-hari yaitu untuk mencegah penyakit seperti menurunkan kadar gula darah dan tekanan darah tinggi, mengobati penyakit ringan seperti sakit perut, masuk angin, luka-luka, demam, mimisan, sakit maag, batuk-batuk, sakit gigi dan cacingan. Penyakit berat seperti malaria, asam urat, pelien, batu ginjal, usus buntu, tekanan dan gula darah, serta sebagai obat penawar racun. Cara pengolahan tumbuhan obat antara lain ditumbuk, diparut, dikikis/iris, diasapkan/dipanggang, direbus, dikunyah, dibakar, digosok, diperas dan tanpa diolah. Cara penggunaannya adalah diminum, dimakan, dikunyah, ditempelkan, diusap, diperas dan dikompres. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dikembangkan lebih lanjut sebagai acuan atau bahan referensi dalam kajian mengenai tumbuhan obat dan pemanfaatannya dalam pengobatan tradisional.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penegakan Hukum Adat Dayak Kenyah Terhadap tindak Pidana Peredaran Minuman Beralkohol Di desa Nawang Baru

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This research is a study of Dayak Kenyah customary law enforcement regarding the criminal act of distributing alcoholic beverages. The aim of the research is to find out how the law is enforced and what are the obstacles in enforcing Dayak Kenyah customary law regarding criminal acts of distribution of alcoholic drinks in Nawang Baru Village. This research is empirical legal research with a descriptive research method and the approach in this research is a qualitative analysis approach. Next, collecting legal materials used primary legal materials in the form of interviews with the Traditional Head of Nawang Baru Village and supported by secondary legal materials. From the results of the research, it can be understood that the enforcement of the Dayak Kenyah Customary law regarding criminal acts of distribution of alcoholic beverages was carried out by the Traditional Head together with the Traditional Leaders, Village Heads and Nawang Baru Village Staff from 2020 to 2024, getting positive results. The flow of customary law cases regarding the criminal act of distributing alcoholic beverages is Alaq Pengembadaq (Receiving Reports) Mengin Kelu'ong (Summoning witnesses and perpetrators), Pemong Madong (Traditional Trial) Pengebadaq Cen Adet (Customary Decision). Based on this, there are several obstacles in enforcing Dayak Kenyah customary law regarding the criminal act of distributing alcoholic beverages, namely enforcement of customary law which is still less effective, difficulty in obtaining evidence, limited human resources (officers who are given responsibility for carrying out supervision), lack of awareness of the community or perpetrators. on the circulation of alcoholic beverages.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail