Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Penulis: NUR AZLINA
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KINERJA PNS DALAM PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI BAGIAN UMUM SETKAB MALINAU (Perspektif Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik)

2026•Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Penelitan ini bertujuan untuk menganalisis Kinerja PNS Dalam Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik di Bagian Umum Setkab Malinau (Perspektif Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik. Berdasarkan latar belakang, maka dua permasalahan yang diangkat dalam penelitan ini adalah, Kinerja Pegawai Negeri Sipil dalam pelayanan publik di Bagian Umum Setkab Malinau dan Kendala yang dihadapi Pegawai Negeri Sipil dalam pelayanan publik di Bagian Umum Setkab Malinau. Penelitan ini menggunkan tipe penelitian hukum normatif, dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-undangan (Statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Berdasarkan hasil penelitian, Kinerja PNS di Bagian Umum Setkab Malinau tergolong baik, ditandai dengan disiplin dan profesionalisme dalam administrasi, dokumen, logistik, dan dukungan operasional. Meski pelayanan rutin dilakukan tepat waktu dan ramah, kendala seperti keterbatasan SDM, prosedur birokrasi yang kompleks, dan minimnya digitalisasi masih ada. Peningkatan kinerja dapat dicapai melalui pelatihan SDM, digitalisasi administrasi, penyederhanaan prosedur, evaluasi rutin, serta peningkatan sarana-prasarana, sehingga pelayanan publik menjadi lebih cepat, transparan, dan responsif. Kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Bagian Umum Setkab Malinau dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain kompetensi yang mencakup pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional; motivasi baik intrinsik maupun ekstrinsik yang mendorong inisiatif dan produktivitas; lingkungan kerja yang mendukung dengan fasilitas memadai dan hubungan antarpegawai harmonis; kepemimpinan atasan melalui arahan, pembinaan, dan evaluasi; sistem dan prosedur yang jelas seperti SOP dan pemanfaatan teknologi; beban kerja yang seimbang agar kualitas pelayanan tetap terjaga; serta faktor eksternal seperti peraturan pemerintah, harapan masyarakat, dan kondisi sosial-ekonomi. Semua faktor ini saling berinteraksi untuk menghasilkan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan berkualitas

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KINERJA PNS DALAM PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI BAGIAN UMUM SETKAB MALINAU (Perspektif Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik)

2026•

ABSTRAK Penelitan ini bertujuan untuk menganalisis Kinerja PNS Dalam Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik di Bagian Umum Setkab Malinau (Perspektif Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik. Berdasarkan latar belakang, maka dua permasalahan yang diangkat dalam penelitan ini adalah, Kinerja Pegawai Negeri Sipil dalam pelayanan publik di Bagian Umum Setkab Malinau dan Kendala yang dihadapi Pegawai Negeri Sipil dalam pelayanan publik di Bagian Umum Setkab Malinau. Penelitan ini menggunkan tipe penelitian hukum normatif, dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-undangan (Statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Berdasarkan hasil penelitian, Kinerja PNS di Bagian Umum Setkab Malinau tergolong baik, ditandai dengan disiplin dan profesionalisme dalam administrasi, dokumen, logistik, dan dukungan operasional. Meski pelayanan rutin dilakukan tepat waktu dan ramah, kendala seperti keterbatasan SDM, prosedur birokrasi yang kompleks, dan minimnya digitalisasi masih ada. Peningkatan kinerja dapat dicapai melalui pelatihan SDM, digitalisasi administrasi, penyederhanaan prosedur, evaluasi rutin, serta peningkatan sarana-prasarana, sehingga pelayanan publik menjadi lebih cepat, transparan, dan responsif. Kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Bagian Umum Setkab Malinau dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain kompetensi yang mencakup pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional; motivasi baik intrinsik maupun ekstrinsik yang mendorong inisiatif dan produktivitas; lingkungan kerja yang mendukung dengan fasilitas memadai dan hubungan antarpegawai harmonis; kepemimpinan atasan melalui arahan, pembinaan, dan evaluasi; sistem dan prosedur yang jelas seperti SOP dan pemanfaatan teknologi; beban kerja yang seimbang agar kualitas pelayanan tetap terjaga; serta faktor eksternal seperti peraturan pemerintah, harapan masyarakat, dan kondisi sosial-ekonomi. Semua faktor ini saling berinteraksi untuk menghasilkan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan berkualitas

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH STRES KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN BAGIAN PRODUKSI PT. TRI MITRA MAKMUR KOTA TARAKAN

2024•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stres kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan bagian produksi di PT. Tri Mitra Makmur Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan pengumpulan data dengan pengamatan (kuesioner dan wawancara). Pada penelitian ini menggunakan teknik probability sampling dengan simple random sampling (sampel acak sederhana). Adapun populasi dalam penelitian ini adalah karyawan bagian produksi di PT. Tri Mitra Makmur Kota Tarakan yang berjumlah 250 responden. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Pengukuran dalam kuesioner ini menggunakan skala likert 1 sampai 5. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah regresi linier berganda dan uji t (parsial) yang didukung dengan bantuan aplikasi program SPSS versi 25.0. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa variabel stres kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap variabel kinerja karyawan artinya dalam kondisi tingginya stres kerja maka kinerja karyawan akan mengalami penurunan dan sebaliknya jika beban kerja menurun maka akan meningkatkan potensi kinerja karyawan, variabel kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kinerja karyawan artinya semakin tinggi kepuasan kerja karyawan maka kinerjanya juga akan meningkat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH STRES KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN BAGIAN PRODUKSI PT. TRI MITRA MAKMUR KOTA TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stres kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan bagian produksi di PT. Tri Mitra Makmur Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan pengumpulan data dengan pengamatan (kuesioner dan wawancara). Pada penelitian ini menggunakan teknik probability sampling dengan simple random sampling (sampel acak sederhana). Adapun populasi dalam penelitian ini adalah karyawan bagian produksi di PT. Tri Mitra Makmur Kota Tarakan yang berjumlah 250 responden. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Pengukuran dalam kuesioner ini menggunakan skala likert 1 sampai 5. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah regresi linier berganda dan uji t (parsial) yang didukung dengan bantuan aplikasi program SPSS versi 25.0. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa variabel stres kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap variabel kinerja karyawan artinya dalam kondisi tingginya stres kerja maka kinerja karyawan akan mengalami penurunan dan sebaliknya jika beban kerja menurun maka akan meningkatkan potensi kinerja karyawan, variabel kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kinerja karyawan artinya semakin tinggi kepuasan kerja karyawan maka kinerjanya juga akan meningkat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail