Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

13 hasil
Penulis: ARIANTO
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP DOKTER DALAM SENGKETA MALPRAKTIK MEDIS DENGAN PASIEN

2026•Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP DOKTER DALAM SENGKETA MALPRAKTIK MEDIS DENGAN PASIEN HARIANTO Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum terhadap dokter dalam sengketa malpraktik medis dengan pasien serta pertanggungjawaban hukum yang melekat pada profesi kedokteran. Permasalahan yang dikaji mencakup: (1) bagaimana bentuk perlindungan hukum terhadap dokter dalam sengketa malpraktik medis dengan pasien, dan (2) bagaimana pertanggungjawaban hukum dokter dalam menghadapi tuduhan malpraktik. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum bagi dokter mencakup aspek preventif, berupa kepastian hukum dalam menjalankan praktik kedokteran sesuai standar profesi, serta aspek represif melalui mekanisme penyelesaian sengketa baik secara perdata, pidana, maupun melalui Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia (MKDKI). Adapun pertanggungjawaban hukum dokter dalam sengketa malpraktik bergantung pada jenis pelanggaran yang dilakukan, baik dalam ranah administrasi, perdata, maupun pidana. Rekomendasi penelitian ini adalah perlunya penguatan regulasi yang lebih komprehensif mengenai standar profesi kedokteran, peningkatan literasi hukum bagi tenaga medis, serta optimalisasi peran MKDKI agar sengketa medis lebih mengedepankan penyelesaian profesional dibandingkan kriminalisasi terhadap profesi dokter.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP DOKTER DALAM SENGKETA MALPRAKTIK MEDIS DENGAN PASIEN

2026•

ABSTRAK PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP DOKTER DALAM SENGKETA MALPRAKTIK MEDIS DENGAN PASIEN HARIANTO Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum terhadap dokter dalam sengketa malpraktik medis dengan pasien serta pertanggungjawaban hukum yang melekat pada profesi kedokteran. Permasalahan yang dikaji mencakup: (1) bagaimana bentuk perlindungan hukum terhadap dokter dalam sengketa malpraktik medis dengan pasien, dan (2) bagaimana pertanggungjawaban hukum dokter dalam menghadapi tuduhan malpraktik. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum bagi dokter mencakup aspek preventif, berupa kepastian hukum dalam menjalankan praktik kedokteran sesuai standar profesi, serta aspek represif melalui mekanisme penyelesaian sengketa baik secara perdata, pidana, maupun melalui Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia (MKDKI). Adapun pertanggungjawaban hukum dokter dalam sengketa malpraktik bergantung pada jenis pelanggaran yang dilakukan, baik dalam ranah administrasi, perdata, maupun pidana. Rekomendasi penelitian ini adalah perlunya penguatan regulasi yang lebih komprehensif mengenai standar profesi kedokteran, peningkatan literasi hukum bagi tenaga medis, serta optimalisasi peran MKDKI agar sengketa medis lebih mengedepankan penyelesaian profesional dibandingkan kriminalisasi terhadap profesi dokter.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis Implementasi COSO dalam Meningkatkan Efektivitas Pengendalian Internal : Studi Kasus dii Restauran Up Hill, Kota Tarakan

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kerangka kerja COSO dalam meningkatkan efektivitas pengendalian internal di Restaurant Up Hill, Kota Tarakan. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui studi kasus, melibatkan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen internal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan lima komponen utama COSO lingkungan pengendalian, penilaian risiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi, serta kegiatan pemantauan masih belum optimal. Lingkungan pengendalian di restoran ini belum dilengkapi dengan kode etik tertulis dan pelatihan etika yang memadai. Penilaian risiko dilakukan secara informal tanpa dokumentasi yang terstruktur. Kegiatan pengendalian seperti pengelolaan persediaan dan rekonsiliasi kas belum dilaksanakan secara konsisten, sementara komunikasi internal kurang efektif dan kegiatan pemantauan belum dilakukan secara sistematis. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis terhadap pengembangan literatur pengendalian internal di sektor kuliner serta memberikan rekomendasi praktis untuk meningkatkan sistem pengendalian internal yang ada, seperti penyusunan SOP, pelatihan, dan audit internal berkala.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Implementasi COSO dalam Meningkatkan Efektivitas Pengendalian Internal : Studi Kasus dii Restauran Up Hill, Kota Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kerangka kerja COSO dalam meningkatkan efektivitas pengendalian internal di Restaurant Up Hill, Kota Tarakan. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui studi kasus, melibatkan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen internal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan lima komponen utama COSO lingkungan pengendalian, penilaian risiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi, serta kegiatan pemantauan masih belum optimal. Lingkungan pengendalian di restoran ini belum dilengkapi dengan kode etik tertulis dan pelatihan etika yang memadai. Penilaian risiko dilakukan secara informal tanpa dokumentasi yang terstruktur. Kegiatan pengendalian seperti pengelolaan persediaan dan rekonsiliasi kas belum dilaksanakan secara konsisten, sementara komunikasi internal kurang efektif dan kegiatan pemantauan belum dilakukan secara sistematis. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis terhadap pengembangan literatur pengendalian internal di sektor kuliner serta memberikan rekomendasi praktis untuk meningkatkan sistem pengendalian internal yang ada, seperti penyusunan SOP, pelatihan, dan audit internal berkala.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

DELVING INTO EFL STUDENTS' DIFFICULTIES IN TRANSLATION: A CASE STUDY OF THE ENGLISH DEPARTMENT AT BORNEO TARAKAN UNIVERSITY

2024•Koleksi Perpustakaan

The purpose of the research was to analyze translation errors and difficulties based on the implementation methods used by the students. This research applied a type of qualitative research with a case study model. The sample of the research consisted of six interviewees, consisting of three students from class Al and three others from class A2 of the sixth semester at the Department of English Education, Borneo University Tarakan. There were two instruments of the research, namely the interview guide and documentation, there were students' academic reports to be analyzed and six questions in the structured interview test. In the process of analyzing the translation, the researcher used the translation method based on Newmark's theory. The results showed that the students only used two methods to translate the text the word-for-word translation method and the free translation method. The researcher found that the students who used the free translation method produced different translation results due to their creativity and understanding of similar contexts. Students also have difficulty with the use of free translation in determining the correct grammar and context for the sentence. On the other hand, the users of the word-for-word translation method have similar translation results among students who refer to the literal word translation method, most of them also have translation results that are out of the context of the sentence in terms of the literal meaning of the source language to the target language. Students also expressed difficulties with word-for-word translation, with students struggling to find the context of the sentence and the correct use of grammar for their translations.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DELVING INTO EFL STUDENTS' DIFFICULTIES IN TRANSLATION: A CASE STUDY OF THE ENGLISH DEPARTMENT AT BORNEO TARAKAN UNIVERSITY

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The purpose of the research was to analyze translation errors and difficulties based on the implementation methods used by the students. This research applied a type of qualitative research with a case study model. The sample of the research consisted of six interviewees, consisting of three students from class Al and three others from class A2 of the sixth semester at the Department of English Education, Borneo University Tarakan. There were two instruments of the research, namely the interview guide and documentation, there were students' academic reports to be analyzed and six questions in the structured interview test. In the process of analyzing the translation, the researcher used the translation method based on Newmark's theory. The results showed that the students only used two methods to translate the text the word-for-word translation method and the free translation method. The researcher found that the students who used the free translation method produced different translation results due to their creativity and understanding of similar contexts. Students also have difficulty with the use of free translation in determining the correct grammar and context for the sentence. On the other hand, the users of the word-for-word translation method have similar translation results among students who refer to the literal word translation method, most of them also have translation results that are out of the context of the sentence in terms of the literal meaning of the source language to the target language. Students also expressed difficulties with word-for-word translation, with students struggling to find the context of the sentence and the correct use of grammar for their translations.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

*PERTANGGUNG JAWABAN HUKUM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENYALAHGUNAAN BAHAN BAKAR BERSUBSIDI JENIS SOLAR (Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Nunukan: Nomor 40/Pid.Sus/2023/PN Nnk)

2024•Koleksi Perpustakaan

Minyak dan gas bumi merupakan sumber daya alam yang strategis tidak terbarukan yang dikuasai oleh negara serta merupakan komoditas vital yang memegang peranan penting dalam penyediaan bahan baku industri pemenuhan kebutuhan energi di dalam negeri, dan penghasil devisa negara yang penting, maka pengelolaannya perlu dilakukan seoptimal mungkin agar dapat dimanfaatkan bagi sebesar-besarnya kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan tipe penelitian hukum normatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pendekatan Undang-Undang (Statute Approach) dan Pendekatan Konseptual (Conceptual Approach) dan Pendekatan Kasus (Case Aprroach). Dalam UU No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi Pasal 23 ayat (1) dijelaskan bahwa kegiatan usaha yang dilakukan oleh badan usaha harus mendapatkan izin usaha dari Pemerintah yang meliputi kegiatan pengangkutan, perniagaan, pengolahan, dan penyimpanan BBM. Dari keempat jenis kegiatan usaha, jika tidak memiliki izin usaha untuk melakukan kegiatan usaha tersebut, maka kegiatan usaha tersebut disebut illegal. Dan di dalam Pasal 55 “setiap orang yang menyalahgunakan Pengangkutan dan/atau Niaga BBM yang disubsidi Pemerintah dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling tinggi Rp. 60 Miliyar rupiah. Untuk itu mengusahakannya, suatu badan usaha perlu mendapatkan hak pengusaha dari pemerintah. Badan usaha tersebut terlebih dahulu harus mendaftarkan diri pada institusi yang diberi wewenang untuk itu (Ditjen Migas). pertanggungjawaban hukum terhadap pelaku tindak pidana penyalahgunaan bahan bakar bersubsidi jenis solar, dapat diambil beberapa poin kunci. Pertama, keberhasilan pengadilan dalam menyatakan pelaku bersalah mencerminkan efektivitas sistem hukum dalam menanggapi pelanggaran terhadap ketentuan penyalahgunaan bahan bakar bersubsidi. Kedua, pidana yang dijatuhkan kepada pelaku, baik dalam bentuk penjara maupun denda, menunjukkan seriusnya konsekuensi hukum terhadap tindak pidana semacam itu. Ini bertujuan tidak hanya sebagai hukuman, tetapi juga sebagai upaya preventif untuk mencegah pelanggaran serupa di masa yang akan datang. Ketiga, putusan tersebut memberikan sinyal penting terkait dengan perlunya peningkatan pengawasan terhadap distribusi dan penggunaan bahan bakar bersubsidi. Keempat, aspek pemulihan keuangan melalui pencabutan hak atau perampasan barang hasil dari tindak pidana memberikan sanksi tambahan yang signifikan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERTANGGUNG JAWABAN HUKUM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENYALAHGUNAAN BAHAN BAKAR BERSUBSIDI JENIS SOLAR (Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Nunukan: Nomor 40/Pid.Sus/2023/PN Nnk)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Minyak dan gas bumi merupakan sumber daya alam yang strategis tidak terbarukan yang dikuasai oleh negara serta merupakan komoditas vital yang memegang peranan penting dalam penyediaan bahan baku industri pemenuhan kebutuhan energi di dalam negeri, dan penghasil devisa negara yang penting, maka pengelolaannya perlu dilakukan seoptimal mungkin agar dapat dimanfaatkan bagi sebesar-besarnya kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan tipe penelitian hukum normatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pendekatan Undang-Undang (Statute Approach) dan Pendekatan Konseptual (Conceptual Approach) dan Pendekatan Kasus (Case Aprroach). Dalam UU No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi Pasal 23 ayat (1) dijelaskan bahwa kegiatan usaha yang dilakukan oleh badan usaha harus mendapatkan izin usaha dari Pemerintah yang meliputi kegiatan pengangkutan, perniagaan, pengolahan, dan penyimpanan BBM. Dari keempat jenis kegiatan usaha, jika tidak memiliki izin usaha untuk melakukan kegiatan usaha tersebut, maka kegiatan usaha tersebut disebut illegal. Dan di dalam Pasal 55 “setiap orang yang menyalahgunakan Pengangkutan dan/atau Niaga BBM yang disubsidi Pemerintah dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling tinggi Rp. 60 Miliyar rupiah. Untuk itu mengusahakannya, suatu badan usaha perlu mendapatkan hak pengusaha dari pemerintah. Badan usaha tersebut terlebih dahulu harus mendaftarkan diri pada institusi yang diberi wewenang untuk itu (Ditjen Migas). pertanggungjawaban hukum terhadap pelaku tindak pidana penyalahgunaan bahan bakar bersubsidi jenis solar, dapat diambil beberapa poin kunci. Pertama, keberhasilan pengadilan dalam menyatakan pelaku bersalah mencerminkan efektivitas sistem hukum dalam menanggapi pelanggaran terhadap ketentuan penyalahgunaan bahan bakar bersubsidi. Kedua, pidana yang dijatuhkan kepada pelaku, baik dalam bentuk penjara maupun denda, menunjukkan seriusnya konsekuensi hukum terhadap tindak pidana semacam itu. Ini bertujuan tidak hanya sebagai hukuman, tetapi juga sebagai upaya preventif untuk mencegah pelanggaran serupa di masa yang akan datang. Ketiga, putusan tersebut memberikan sinyal penting terkait dengan perlunya peningkatan pengawasan terhadap distribusi dan penggunaan bahan bakar bersubsidi. Keempat, aspek pemulihan keuangan melalui pencabutan hak atau perampasan barang hasil dari tindak pidana memberikan sanksi tambahan yang signifikan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH LABEL HALAL, CITRA MEREK DAN PERSEPSI KUALITAS TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN PRODUK INDOMIE PADA MAHASISWA UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

2023•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh label halal, citra merek dan persepsi kualitas terhadap minat beli konsumen produk Indomie pada mahasiswa Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling dengan jumlah sampel sebanyak 190 responden. Alat analisis data menggunakan software SPSS Model 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel label halal tidak berpengaruh terhadap minat beli konsumen produk Indomie. Variabel citra merek tidak berpengaruh positif terhadap minat beli konsumen produk Indomie. Dan variabel persepsi kualitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen produk Indomie.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH LABEL HALAL, CITRA MEREK DAN PERSEPSI KUALITAS TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN PRODUK INDOMIE PADA MAHASISWA UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

2023•

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh label halal, citra merek dan persepsi kualitas terhadap minat beli konsumen produk Indomie pada mahasiswa Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling dengan jumlah sampel sebanyak 190 responden. Alat analisis data menggunakan software SPSS Model 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel label halal tidak berpengaruh terhadap minat beli konsumen produk Indomie. Variabel citra merek tidak berpengaruh positif terhadap minat beli konsumen produk Indomie. Dan variabel persepsi kualitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen produk Indomie.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KAJIAN NERACA AIR DI WILYAH KOTA TARAKAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2021•

Swandi Ariyanto .S 15201010041. Kajian Neraca Air Di Wilayah Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara. Dibimbing oleh Sudirman Sirait. Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui neraca air dengan metode Thornthwaite dan Mather di wilayah Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara periode 2010-2019. Manfaat penelitian ini dapat memberikan informasi mengenai neraca air, perencanaan upaya pengelolan limpasan dan pengisian air tanah di wilayah Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan yaitu studi pustaka, pengumpulan data, pengolahan dan anlisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama priode 2010-2019 wilayah Kota Tarakan memiliki nilai curah hujan andalan sebesar 3685.4 mm, nilai ETp rata-rata 39.75 mm, nilai CHlebih 3208.4 mm, limpasan 1744.81 mm dan pengisian air tanah 1463,6 mm. Hasil perhitungan nilai STo tertimbang adalah 87.88, Kc tertimbang 0.36 mm dan nilai C tertimbang 0.54 mm.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pelatihan dan Pengembangan SDM

2020•Koleksi Perpustakaan

Buku ini merupakan salah satu referensi belajar pada mata kuliah Pelatihan dan Pengembangan SDM sekaligus sebagai sarana bagi mahasiswa untuk memahami teori dan aplikasinya. Pelatihan dan Pengembangan SDM merupakan cabang Ilmu yang sangat penting terutama dalam bidang Sumber Daya Manusia. Banyak penelitian - penelitian yang dilakukan tentang efektifitas kegiatan pelatihan dan program pengembangan karyawan memberikan kontribusi yang berarti bagi peningkatan kinerja atau produktivitas karyawan dalam organisasi. Setiap bab dalam buku ini penulis berusaha menyajikan secara ringkas teori tentang pelatihan dan pengembangan SDM, dilengkapi dengan soal latihan yang berupa studi kasus pada bagian akhir.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA: Mengelola SDM Secara Profesional

2020•Koleksi Perpustakaan

Buku ini merupakan salah satu referensi belajar pada mata kuliah Manajemen SDM sekaligus sebagai sarana bagi mahasiswa untuk memahami teori-teori dalam bidang SDM. Manajemen SDM merupakan cabang ilmu yang sangat penting terutama dalam mengembangkan kualitas human capital dari sebuah perusahaan. Setiap organisasi senantiasa melakukan pengembangan SDM secara berkelanjutan, karena kinerja perusahaan yang baik tentunya ditopang oleh SDM yang bermutu dan berkualitas. Setiap bab dalam buku ini berusaha untuk menyajikan secara ringkas teori-teori tentang Manajemen SDM yang diharapkan dapat membantu para pembaca untuk memahami lebih jauh aspek-aspek penting dalam bidang SDM. Menciptakan dan mempertahankan SDM berkualitas harus menjadi perhatian dan program berkelanjutan bagi setiap perusahaan. Kemampuan menghadapi perubahan teknologi juga harus menjadi prioritas utama bagi SDM jaman sekarang, karena modernisasi sudah merambah ke semua bidang termasuk SDM. Pada akhirnya penulis berharap para pembaca buku ini dapat sungguh-sungguh memahami teori dan penerapannya, terutama dalam merencanakan dan mengembangkan Sumber Daya Manusia dalam organisasi. Pada akhirnya unsur manusia akan memainkan peran yang sangat penting dan signifikan dalam perkembangan bisnis organisasi. Meskipun era digital telah tiba, dan banyak peralatan serta sarana yang dapat menggantikan tugas manusia, namun manusia tetap memiliki keunggulan yaitu fleksibilitas dan kecerdasan emosi yang tidak dimiliki oleh mesin.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail