ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini menganalisis pengaruh konteks ekonomi lokal, penerapan teknologi digital, dan tata kelola berbasis teori keagenan terhadap kinerja keuangan Koperasi Simpan Pinjam Credit Union (CU) Sinar Sejahtera di Kota Tarakan. Selain itu penelitian ini merumuskan strategi manajemen risiko kredit efektif guna menekan Non-Performing Loan (NPL). Pendekatan mixed methods digunakan, dengan analisis kuantitatif rasio keuangan periode 2020–2024 dan analisis kualitatif melalui wawancara mendalam dengan pengurus, pengawas, serta anggota, ditambah observasi lapangan. Hasil menunjukkan bahwa kondisi ekonomi lokal memengaruhi kinerja keuangan secara tidak langsung melalui manajemen risiko kredit, di mana ketidakstabilan pendapatan anggota meningkatkan NPL dan menekan profitabilitas. Teknologi digital berfungsi sebagai variabel moderasi yang memperkuat pengendalian risiko, meskipun akses anggota masih terbatas. Tata kelola berbasis teori keagenan mengurangi asimetri informasi, moral hazard, dan menjaga stabilitas melalui pengawasan internal serta transparansi Rapat Anggota Tahunan (RAT). Strategi manajemen risiko kredit dimulai dari: (1) analisis kelayakan pinjaman berbasis 5C (Character, Capacity, Capital, Collateral, Condition); (2) monitoring rutin; (3) pendampingan anggota; (4) pemanfaatan teknologi digital sebagai sistem peringatan dini; serta (5) penanganan dini melalui restrukturisasi atau penjadwalan ulang. Penelitian menyimpulkan bahwa keberlanjutan kinerja keuangan Koperasi Simpan Pinjam Credit Union Sinar Sejahtera bergantung pada integrasi faktor ekonomi lokal, tata kelola, teknologi digital, dan strategi risiko kredit komprehensif.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kerangka kerja COSO dalam meningkatkan efektivitas pengendalian internal di Restaurant Up Hill, Kota Tarakan. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui studi kasus, melibatkan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen internal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan lima komponen utama COSO lingkungan pengendalian, penilaian risiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi, serta kegiatan pemantauan masih belum optimal. Lingkungan pengendalian di restoran ini belum dilengkapi dengan kode etik tertulis dan pelatihan etika yang memadai. Penilaian risiko dilakukan secara informal tanpa dokumentasi yang terstruktur. Kegiatan pengendalian seperti pengelolaan persediaan dan rekonsiliasi kas belum dilaksanakan secara konsisten, sementara komunikasi internal kurang efektif dan kegiatan pemantauan belum dilakukan secara sistematis. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis terhadap pengembangan literatur pengendalian internal di sektor kuliner serta memberikan rekomendasi praktis untuk meningkatkan sistem pengendalian internal yang ada, seperti penyusunan SOP, pelatihan, dan audit internal berkala.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh faktor-faktor rantai pasokan yang terdiri dari visibilitas, berbagi informasi, budaya manajemen risiko, dan ketidakpastian perilaku terhadap ketahanan rantai pasokan. Survei menggunakan kuesioner dilakukan pada 50 usaha kedai-kedai kopi di Kota Tarakan dengan teknik purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya manajemen risiko dan berbagi informasi berpengaruh positif signifikan terhadap ketahanan rantai pasokan. Sementara, ketidakpastian perilaku tidak berpengaruh terhadap ketahanan rantai pasokan. Menariknya, ditemukan bahwa visibilitas berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap ketahanan rantai pasokan.