DINAMIKA PENGELOLAAN RISIKO KREDIT DAN KINERJA KEUANGAN PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM CREDIT UNION SINAR SEJAHTERA DI KOTA TARAKAN: STUDI KASUS DENGAN PENDEKATAN MIXED METHODS
Penelitian ini menganalisis pengaruh konteks ekonomi lokal, penerapan teknologi digital, dan tata kelola berbasis teori keagenan terhadap kinerja keuangan Koperasi Simpan Pinjam Credit Union (CU) Sinar Sejahtera di Kota Tarakan. Selain itu penelitian ini merumuskan strategi manajemen risiko kredit efektif guna menekan Non-Performing Loan (NPL). Pendekatan mixed methods digunakan, dengan analisis kuantitatif rasio keuangan periode 2020–2024 dan analisis kualitatif melalui wawancara mendalam dengan pengurus, pengawas, serta anggota, ditambah observasi lapangan. Hasil menunjukkan bahwa kondisi ekonomi lokal memengaruhi kinerja keuangan secara tidak langsung melalui manajemen risiko kredit, di mana ketidakstabilan pendapatan anggota meningkatkan NPL dan menekan profitabilitas. Teknologi digital berfungsi sebagai variabel moderasi yang memperkuat pengendalian risiko, meskipun akses anggota masih terbatas. Tata kelola berbasis teori keagenan mengurangi asimetri informasi, moral hazard, dan menjaga stabilitas melalui pengawasan internal serta transparansi Rapat Anggota Tahunan (RAT). Strategi manajemen risiko kredit dimulai dari: (1) analisis kelayakan pinjaman berbasis 5C (Character, Capacity, Capital, Collateral, Condition); (2) monitoring rutin; (3) pendampingan anggota; (4) pemanfaatan teknologi digital sebagai sistem peringatan dini; serta (5) penanganan dini melalui restrukturisasi atau penjadwalan ulang. Penelitian menyimpulkan bahwa keberlanjutan kinerja keuangan Koperasi Simpan Pinjam Credit Union Sinar Sejahtera bergantung pada integrasi faktor ekonomi lokal, tata kelola, teknologi digital, dan strategi risiko kredit komprehensif.