Abstrak
Pendekatan pembelajaran merupakan unsur penting dalam mencapai tujuan pembelajaran. Pendekatan JAS merupakan salah satu pendekatan yang dapat membantu dalam proses pembelajaran dengan menekankan pada kegiatan pembelajaran yang dihubungkan dengan situasi kehidupan nyata dan lingkungan sebagai sumber belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur efektivitas pembelajaran dengan kegiatan praktikum berbasis jelajah alam sekitar terhadap hasil belajar siswa pada kelas X SMAN 3 Balaesang. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian kuasi eksperimen. Data dikumpulkan dengan tes hasil belajar dan angket (kuesioner) motivasi belajar. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 56 orang yang diambil dari 2 kelas yaitu XC sebagai kelas kontrol yang berjumlah 29 siswa dan XD sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 27 siswa. Uji hipotesis yang digunakan yaitu uji independent sampel t-test untuk melihat perbedaan hasil belajar antara kelas kontrol dan kelas eksperimen dan uji z untuk melihat kentuntasan klasikal pada kelas kontrol dan kelas eksperimen. Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara kelas eksperimen yang menggunakan JAS dan kelas kontrol yang menggunakan pendekatan konvesional, hasil belajar siswa yang menggunakan JAS lebih tinggi daripada yang menggunakan konvesional. Hasil uji z menunjukan bahwa kelas eksperimen yang menggunakan JAS lebih dari 70% siswa mencapai angka ketuntasan, sedangkan pada kelas kontrol yang menggunakan pendekatan konvesional terdapat kurang dari 70% siswa yang mencapai nilai KKM. Motivasi belajar siswa kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol.