Abstrak
Salah satu bentuk kepedulian pemerintah terhadap pembangunan pedesaan adalah adanya Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) yang lebih dikenal dengan istilah dana desa. Desa Deralon Kecamatan Lumbis Kabupaten Nunukan termasuk salah satu penerima dana desa, sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani dengan tingkat kesejahteraan yang rendah. Melalui program dana desa diharapkan adanya peningkatan hasil pertanian sehingga meningkatkan kesejahteraan petani. Penelitian ini merupakan penelitian populasi yang bertujuan mengetahui apa saja kegiatan bidang pertanian yang dibiayai dana desa, mengetahui efektifitas pemanfaatan dana desa yang sudah dilakukan dan mengetahui persepsi masyarakat terhadap peningkatan efektifitas dana desa di bidang pertanian. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis kualitatif. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan bidang pertanian yang dibiayai menggunakan dana desa dalam pengadaan sarana prasarana yaitu adanya pemberian mesin penggiling padi, mesin penggiling singkong, pompa racun, bibit sawit, pupuk, racun hama, benih sayur dan tersedianya satu mobil yang menjadi operasional desa untuk mengangkut hasil panen dan dalam pemberdayaan masyarakat dilakukan sosialisasi pemeliharaan sawit, sosialisasi perencanaan kebun kakao, dan sosialisasi pemanfaatan pekarangan rumah. Kemudian hasil pengukuran efektivitas didapatkan indeks skor sebesar 82,4% yang termasuk dalam interval efektif dan dapat menggambarkan bahwa persepsi responden terhadap pemanfaatan dana desa melalui pengadaan sarana prasarana dan pemberdayaan masyarakat efektif dan tidak terdapat kekurangan dalam penyaluran dana desa pada tahun 2018-2019 tetapi dari sisi lain masyarakat berharap adanya pengawasan terhadap penggunaan dana desa agar tidak terjadi penyelewengan dana desa sehingga pembangunan desa dapat direalisasikan. Selain itu, diharapkan generasi muda Desa Deralon dapat berpartisipasi aktif dalam pengelolaan dana desa untuk meningkatkan efektivitas pemanfaatan dana desa.