SYERLI LUKAS
2023 · Thesis · Open Access
Pemantauan merupakan salah satu bagian dari pengendalian hama tikus. Keberadaan hama tikus perlu diketahui sebagai dasar dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk; (1) mengidentifikasi jenis tikus yang ditemukan pada areal budidaya tanaman padi di Pulau Tarakan, dan (2) menjelaskan pengaruh lokasi, waktu, dan posisi perangkap berbeda terhadap keberadaan (hama tikus yang teperangkap) pada areal budidaya tanaman padi di Pulau Tarakan. Penelitian menggunakan metode survei dengan menggunakan perangkap sebanyak 8 titik pada tiga lokasi yakni Mamburungan, Mamburungan Timur, dan Tanjung Pasir. Pemasangan perangkap dilakukan selama 7 kali waktu pengambilan dengan jarak antar pengambilan selama15 hari. Data atau parameter utama pada penelitian ini yakni: (a) spesies/morfospecies dan jumlah hama tikus per lokasi, waktu pengambilan sampel dan posisi/zona peletakan perangkap. Analisis menggunakan statistik non parametrik (perbandingan lebih dua rata-rata) dengan skala pengukuran kategorik ordinal yakni menggunakan Uji Chi-Square χ2. Hasil penelitan menunjukkan Hama tikus yang ditemukan pada areal budidaya tanaman padi di Pulau Tarakan terdiri dari tiga jenis yakni R. argentiventer, R. tiomanicus, dan R. exulans dengan masing-masing jumlah terperangkap yakni, 3, 4, dan 1 ekor. Terdapat pengaruh lokasi terhadap keberadaan tikus R. tiomanicus, namun tidak terdapat pengaruh terhadap keberadaan tikus R. argentiventer dan R. exulans Sedangkan, waktu, dan posisi perangkap yang berbeda tidak berpengaruh terhadap seluruh jenis yang ditemukan pada areal budidaya tanaman padi.
MUHAMMAD CHAIRUL
2023 · Thesis · Open Access
SURVEI GAYA BELAJAR MAHASISWA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNVERSITAS BORNEO TARAKAN DI MASA PANDEMI COVID-19 Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat Gaya Belajar Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan di Masa Pandemi Covid-19. Gaya belajar merupakan cara yang sifatnya individu untuk memperoleh dan menyerap informasi dari lingkungannya termasuk lingkungan belajar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif melalui metode survei dengan teknik rundom sampling. Adapun jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 300 sampel dari 897 populasi yang terdiri dari angkatan 2020-2021 Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat gaya belajar Mahasiswa FKIP Universitas Borneo Tarakan pada masa pandemi covid-19 termasuk dalam kategori tinggi. Hal ini dapat dilihat dari hasil persentase 300 sampel penelitian terdapat 159 mahasiswa berada pada kategori tinggi dengan skor persentase 53,%.
FEBBI DAFLIYANTI
2023 · Thesis · Open Access
Pengembangan subsistem hilir beras adan akan membantu pemenuhan kebutuhan akan beras dengan menyediakan beras dalam jumlah yang cukup banyak dan aman dikonsumsi. Usaha subsistem hilir memerlukan lembaga-lembaga yang dapat mendukung pelaksanaan kegiatan subsistem hilir mulai dari pengolahan dan pemasaran hasil. Penelitian ini bertujuan 1). Untuk mengidentifikasi lembaga yang berperan dalam subsistem hilir beras adan di Kecamatan Krayan Barat Kabupaten Nunukan, 2). Untuk mengetahui model kelembagaan subsistem hilir beras adan di Kecamatan Krayan Barat Kabupaten Nunukan. Data yang digunakan data primer dan data sekunder. Metode penentuan sampel menggunakan purposive sampling dan analisis data menggunakan analisis desktriptif interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembaga yang berperan dalam subsistem hilir beras adan di Kecamatan Krayan Barat adalah Pemerintah Kecamatan, Dinas Pertanian, Penyuluh Pertanian, Bank Kaltimtara, Dinas Perhubungan, BUMDes, Adat Krayan Barat, Koperasi,UKM UD Borneo, Poktan, Pedagang perantara, Petani/Pemilik Lahan dan Konsumen. Adapun model kelembagaan subsistem hilir beras adan di Kecamatan Krayan Barat terdiri dari tiga bagian yaitu pertama pengolahan dan pemasaran; Petani/Pemilik Lahan, Poktan dan BUMDes. Kedua pemasaran; Koperasi, UKM UD Borneo dan Pedagang perantara. Ketiga lembaga pendukung; Dinas Pertanian, Penyuluh, Kecamatan Krayan Barat, Dinas Perhubungan, Adat, Bank Kaltimtara.
FRISCA RIRIN AMELIA
2023 · Thesis · Open Access
Perkembangan peternakan ayam ras petelur di Kalimantan Utara mengalami kenaikan dari tahun 2018 hingga 2020. Seperti halnya pada peternakan ayam ras petelur di Kota Tarakan berkembang menjadi beberapa peternakan. Tetapi, walaupun peternakan ayam ras petelur ada di Kota Tarakan pemerintah Kota Tarakan tetap melakukan impor dari luar Kota untuk memenuhi permintaan telur di Kota Tarakan. Tujuan penelitian (1) mendeskripsikan sistem agribisnis peternakan ayam ras petelur Binalatung, (2) menganalisis permasalahan apa saja yang terdapat didalam subsistem-subsistem agribisnis di Peternakan Ayam Binalatung dan bagaimana tindak lanjutnya atau penyelesaian dari masalah-masalah tersebut (3) mengetahui bagaimana keterkaitan antar satu subsistem dan subsistem lainnya dalam sistem agribisnis Peternakan Ayam Binalatung. Metode penentuan sampel yaitu dengan menggunakan metode Snowball Sampling dan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menjelaskan sistem agribisnis peternakan ayam binalatung mulai dari subsistem hulu terdiri dari pengadaan input, subsistem budidaya (on-farm) terdiri dari kegiatan pemeliharaan kandang hingga panen, subsistem hilir terdiri dari kegiatan pengangkutan hingga pemasaran, dan subsistem penunjang yaitu lembaga-lembaga yang menunjang/mendukung kegiatan peternakan dari subsistem hulu hingga hilir. Dalam masing-masing subsistem terdapat permasalahan-permasalahan yang terjadi. Terdapat keterkaitan antara subsistem yang satu dengan subsistem lainnya pada peternakan ayam ras petelur.
BAMBANG RUBIYANTO
2023 · Thesis · Open Access
Salah satu ciri yang melekat pada sistem demokrasi adalah suksesi kekuasaan yang diselenggarakan secara terbuka dan partisipatif dalam bentuk Pemilu.2 Partisipasi rakyat secara langsung dalam Pemilu ini dilegitimasi dalam ketentuan Pasal 1 ayat (2) UUD 1945. Dalam teori kedaulatan rakyat, makna dari konsep kedaulatan rakyat biasa dibahas dalam topik filsafat, politik maupun hukum ketatanegaraan. Istilah kedaulatan mengandung pengertian yang berkaitan dengan ide tentang kekuasaan tertinggi yang berkaitan dengan negara. Pendaftaran partai politik peserta pemilu sudah seharusnya memperhatikan perspektif keadilan baik secara regulasi maupun praktik. Untuk menjadi peserta pemilu, partai politik harus telah ditetapkan lulus verifikasi oleh KPU. Syarat kepesertaan partai politik menjadi peserta pemilu diatur dalam Pasal 173 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Upaya untuk mendapatkan perlakuan yang adil dan sama dihadapan hukum dalam pendaftaran peserta pemilu dapat dilihat melalui beberapa judisial review Putusan Mahkamah Konstitusi. Berdasarkan latar belakang, maka dua permasalahan yang diangkat dalam penelitan ini yaitu, pertama, Ratio Decidendi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 5 Tahun 2020 terhadap Syarat Kepesertaan Parpol dalam Pemilu. Dan permasalahan kedua adalah Upaya Hukum Partai Politik yang tidak lulus Parliamentary Threshold. Dalam penelitan ini tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif, dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-undangan (Statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan studi Kasus (case approach). Hasil penelitian menunjukkan Putusan Nomor 55/PUU-XVIII/2020 membagi kualifikasi partai politik calon peserta pemilu 2024 atas dua yaitu pertama, politik yang hanya diverifikasi secara administrasi, kedua, partai politik yang dilakukan verifikasi secara administrasi dan faktual. Upaya Hukum Partai Politik yang tidak lulus Parliamentary Threshold dapat mengajukan upaya hukum sebanyak dua kali. Pertama, melalui Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Kedua, dalam hal terdapat pihak yang tidak menerima putusan Bawaslu, pihak tersebut dapat mengajukan upaya hukum lagi ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
IVAN ANRY
2023 · Thesis · Open Access
Kehadiran Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan ini membawa perubahan tersendiri dalam pengaturan hukum tentang pengelolaan lalu lintas. Terlihat dari dimasukkannya pengaturan tentang kewajiban dan sanksi bagi penyelenggara jalan yang sebelumnya tidak diatur dalam Undang-undang Nomor 14 Tahun 1992 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Dimana dalam penyelenggaraan jalan yang menggangu atau membahayakan pengguna jalan, pemerintah berkewajiban untuk bertanggungjawab atas apa yang diselenggarakannya. Pasal 273 Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Latar belakang permasalahan adalah jalan merupakan salah satu infrastruktur yang mempunyai peranan besar dalam kehidupan masyarakat.Karena jalan dapat menghubungkan satu daerah ke daerah lainnya.kerusakan jalan raya akan sangat berdampak pada kondisi sosial dan pertumbuhan ekonomi masyarakat serta konsekuensi dalam hukum. Karena pentingnya transportasi sehingga transportasi diibaratkan seperti tulang punggung dalam perekonomian suatu bangsa. Buruknya sistem transportasi akan sangat merugikan dari segi ekonomi secara menyeluruh.Dalam penelitan ini menggunkan tipe penelitian hukum normatif, dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-undangan (Statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Hasil penelitian bahwa dari semua ketentuan peraturan perundang undangan mengenai lalu lintas dan angkutan jalan, tidak ada sama sekali ketentuan yang menegaskan mengenani siapa yang dimaksud dengan penyelenggara jalan yang dapat dikenakan pertanggugjawaban pidana sebagaimana dimaksud dengan ketentuan dalam pasal 273 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan (LLAJ), sehingga dengan ketidakjelasan definisi ini membuat ketidakefektifan ketentuan pasal ini dalam tataran impelemntasi dilapangan sebab jika ketentuan pasal ini akan tegakkan, maka sasarannya bukan ke perorangan melainkan ke Lembaga, sementara dalam konsepsi pemidanaan lembaga atau badan hukum tidak dapat dijadikan objek pemidanaan, sehingga ketentuan sebagaimana dimaksudkan menjadi tidak efektif dan kabur dari sisi pelaksanaan dan implementasi dalam rana penegakan hukum di bidang lalu lintas dan angkutan jalan.
NURHADI
2023 · Thesis · Open Access
Pelecehan seksual menjadi suatu masalah sosial yang sampai sekarang masih marak di temui, kejahatan ini banyak terjadi pada kalangan anak anak, remaja, hingga dewasa menggunakan media sosial atau media online, dari kalangan tersebut menggunakan media online telah membuka suatu celah untuk menjadikan diri mereka sebagai korban pelecehan seksual itu sendiri. Dari adanya kemudahan internet telah muncul beberapa media sosial seperti adanya kemunculan Instagram, Twitter Facebook, Youtube, Whatsap, dan TikTok. Bahwasannya media sosial ini menjadi ruang interaksi sosial secara virtual dengan berbagai macam kegunaannya sehingga juga dapat menciptakan ruang baru bagi seorang pelaku tindak pidana kejahatan. Berdasarkan latar belakang, maka dua permasalahan yang diangkat dalam penelitan ini yaitu, pertama, Perlindungan Hukum terhadap Anak Korban Kejahatan Kekerasan Seksual yang dilakukan di Media Elektronik. Dan permasalahan kedua adalah Bentuk Restorasi Bagi Anak Sebagai Korban Kejahatan Kekerasan Seksual yang dilakukan di Media Elektronik. Dalam penelitan ini menggunkan tipe penelitian hukum normatif, dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-undangan (Statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan studi Kasus (case approach). Hasil penelitian menunjukkan Perlindungan hukum anak yang menjadi korban tindak pidana kejahatan seksual diatur dalam UU No. 23 Tahun 2004 tentang PKDRT, KUHP, UU No. 31 Tahun 2014 yang mengubah UU No. 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban khususnya dalam Pasal 5, Pasal 8, dan Pasal 9 dan terlebih khusus oleh UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dalam Pasal 9, Pasal 15, Pasal 59 ayat (2) huruf J dan Pasal 76D. Hukum pidana dalam menyikapi tindak pidana pelecehan seksual dalam media sosial untuk saat ini dapat menggunakan penggabungan Pasal 281 & 289 KUHP, Pasal 9 & 35 UU Pornografi, Pasal 27 UU ITE, dan UU Perlindungan Saksi dan Korban. Bentuk Restorasi 1) pendampingan, 2) Penguatan dukungan Komunitas, 3) Restitusi, 4)Penyedian dokumen kependudukan, 5) Penyediaan Layanan Jaminan Sosial Kesehatan.
MUHAMMAD FITRA ADITYANATA
2023 · Thesis · Open Access
Terorisme di Indonesia kian marak terjadi. Sejak disahkannya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018, pemerintah khususnya Polri mempunyai paying hukum yang kuat dalam pencegahan terorisme. Terorisme masih menjadi masalah krusial yang dihadapi banyak negara di dunia termasuk Indonesia. Indeks Terorisme Global tahun 2020 menempatkan Indonesia sebagai negara paling terdampak terorisme dengan peringkat empat di Asia Pasifik dan peringkat ke-37 secara global (Institute of Economics and Peace [IEP], 2020). Aksi terorisme di Indonesia mulai mendapatkan sorotan ketika terjadi serangan Bom Bali I tahun 2002 yang menewaskan 202 orang. Serangan terorisme terus berlangsung sejak tragedi tersebut hingga saat ini dalam skala yang lebih kecil dengan pelaku perorangan maupun kelompok. Berdasarkan latar belakang, maka dua permasalahan yang diangkat dalam penelitan ini yaitu, pertama, Bentuk pencegahan terorisme berdasarkan undang-undang nomor 5 tahun 2018. Dan permasalahan kedua adalah Pelaksanaan deradikalisasi untuk eks narapidana terorisme. Dalam penelitan ini tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif, dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-undangan (Statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan studi Kasus (case approach). Hasil penelitian menunjukkan pencegahan terorisme berdasarkan undang-undang nomor 5 tahun 2018 yang dilakukan yaitu deradikalisasi. Meskipun telah dilaksanakan sebelum UU No. 5 Tahun 2018 berlaku, program ini belum dapat dilakukan secara maksimal karena tidak ada payung hukum yang kuat dan Kementerian/Lembaga pelaksana belum dapat melakukan secara integratif dan koordinatif dalam penanggulangan terorisme. Oleh karena itu, BNPT dan Kementerian/Lembaga terkait harus menyusun grand strategy nasional deradikalisasi strategi dan target untuk jangka pendek, jangka menengah, dan jangka Panjang.
RAMDHANY SANDY WIRASURYA
2023 · Thesis · Open Access
Aksi terorisme dalam beberapa tahun belakangan ini telah berkembang sangat menghawatirkan dalam dimana aksi kejahatan ini dapat merusak sistem perekonomian, integritas negara, dan merenggut banyak korban jiwa umumnya rakyat sipil yang tidak berdosa, maka diperlukan upaya serius untuk memberantas tindak kejahatan ini. Detasemen Khusus atau Densus 88 adalah satuan khusus Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk penanggulangan teroris di Indonesia yang bertugas menyelenggarakan fungsi intelijen, pencegahan, investigasi, penindakan dan bantuan operasional dalam rangka penyelidikan dan penyidikan tindak pidana terorisme. Berkaitan dengan HAM, instrument HAM internasional sudah memberikan landasan tentang hak asasi tersangka seperti yang dirumuskan dalam DUHAM, ICCPR. Ketentuan ini mengikat bagi setiap negara yang meratifikasi dan memberikan kewajiban untuk menjamin hak-hak tersebut. Berdasarkan latar belakang, maka dua permasalahan yang diangkat dalam penelitan ini yaitu, pertama, Tindakan Hukum Densus 88 Dalam Mengatasi Terorisme Dalam Perspektif Ham (Human Rights) di Indonesia. Dan permasalahan kedua adalah Kendala Densus 88 Dalam Mengangani Terorisme Ditinjau Dari Perspektif Hak Asasi Manusia (Human Rights). Dalam penelitan ini menggunkan tipe penelitian hukum normatif, dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-undangan (Statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan studi Kasus (case approach). Hasil penelitian menunjukkan penanganan terorisme oleh Densus 88 harus memperhatikan hak-hak yang dimiliki oleh tersangka pelaku tindak pidana terorisme. Terutama hak-hak tersangka yang tidak bisa ditangguhkan dalam kondisi apapun atau dikenal dengan Non Derogble Right (hak-hak yang tercakup dalam hak sipil dan politik yang bersifat absolut yang tidak boleh dikurangi pemenuhannya oleh negara dalam keadaan apapun). Kendala 1) lemahnya koordinasi antar kelembagaan yang berwenang dibidang pemberantasan terorisme; 2) tidak terdapat ketegasan bahwa Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) sebagai leading sektor perlindungan korban sejak detik pertama peristiwa terjadi. Karena faktanya, kepolisian yang pegang “kendali”. 3) kepolisian belum /tidak menetapkan radius wilayah terdampak ledakan bom dalam rangka agar pemenuhan hak korban tepat sasaran.
ALFIN SINTO NUGROHO
2023 · Thesis · Open Access
ABSTRAK ANALISIS YURIDIS PENERAPAN PEMBUKTIAN TERBALIK DALAM UNDANG-UNDANG TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG (STUDY KASUS PUTUSAN NOMOR 1260/Pid.Sus/2019/PN.Jkt.Pst) ALFIN SINTO NUGROHO Pencucian uang dewasa ini sudah merambah berbagai aspek dan berkembang sejalan dengan berkembangnya teknologi. Para pelaku pencucian uang memanfaatkan teknologi sebagai alat dan penyedia jasa keuangan/perbankan sebagai wadah untuk melakukan tindakan pencucian uang. Kejahatan kerah putih atau yang biasa dikenal sebagai white collar crime dilakukan dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi mulai dari manual hingga extra sophisticated atau super canggih yang memasuki dunia maya (cyberspace) sehingga kejahatan kerah putih dalam pencucian uang disebut dengan cyber laundering merupakan bagian dari cybercrime yang didukung oleh pengetahuan tentang bank, bisnis, dan electronic banking yang cukup. Pokok permasalahan ini yaitu Bagaimana pembuktian terbalik yang dibebankan terdakwa pada kasus tindak pidana pencucian uang? Dan Bagaimana pembuktian terbalik dalam kasus tindak pidana pencucian uang berdasarkan putusan nomor 1260/Pid.Sus/2019/PN.Jkt.Pst?. Penelitian ini menggunakan penelitian Normatif. Hasil dari penelitian ini adalah Pembuktian terbalik dalam Undang-Undang PP TPPU diterapkan terhadap harta kekayaan terdakwa. Jaksa Penuntut Umum tetap berkewajiban untuk membuktikan bahwa harta kekayaan terdakwa berasal dari tindak pidana, namun konsep pembuktian terbalik yang diatur dalam Pasal 77 dan Pasal 78 yang diterapkan baik untuk tindak pidana pencucian uang aktif (Pasal 3 dan Pasal 4) dan tindak pidana pencucian uang pasif (Pasal 5) tidak dijelaskan secara jelas dan tegas dalam Undang-Undang PP TPPU, sehingga menimbulkan ketidak jelasan dalam pelaksanaannya. Akibat hukum terhadap harta kekayaan terdakwa dalam pembuktian terbalik perkara pencucian uang yaitu apabila terdakwa berhasil membuktikan bahwa harta tersebut bukan berasal dari tindak pidana maka harta kekayaan tersebut tetap dalam penguasaan terdakwa dan ahli warisnya. Namun jika terdakwa tidak mampu membuktikan bahwa harta tersebut bukan berasal dari tindak pidana maka harta kekayaan tersebut dalam putusan hakim akan dirampas untuk negara.
SALMANSYAH
2023 · Thesis · Open Access
.
MUHAMMAD DICKY SETIYAWAN
2023 · Thesis · Open Access
.
RIO KOVIZAL
2023 · Thesis · Open Access
.
MUHAMMAD ALDLI ZULVA ABDIKA
2023 · Thesis · Open Access
Hand traktor memiliki berbagai variasi kecepatan yang digunakan dalam pengolahan tanah, variasi kecepatan yang digunakan dalam pengolahan pada hand traktor Yanmar tipe TF 65 L adalah kecepatan 1 m/s dan 1,9 m/s. Adapun yang mendasari dilakukannya analisis kapasitas kerja Hand traktor yaitu, mengetahui variasi kecepatan mana yang lebih efektif dalam pengolahan tanah di lahan basah menggunakan hand traktor Yanmar tipe TF 65 L. Penelitian dilaksanakan pada Januari – September 2022 di lahan pertanian Kelurahan Mamburungan Kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan dan Laboratorium Mekanisasi Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan yaitu observasi lapangan, uji kinerja, dan analisis data. Parameter yang digunakan dalam penelitian ini adalah slip roda (%), kecepatan aktual (m/s), kecepatan kerja teoritis (m/s), kapasitas kerja lapang teoritis (ha/jam), kapasitas kerja lapang aktual (ha/jam), efisiensi kerja lapang (%), konsumsi bahan bakar (l), suhu mesin aktual (°c), dan putaran mesin aktual (RPM). Dari hasil analisis data berdasarkan parameter yang digunakan diperoleh nilai slip roda kecepatan 1 m/s 16% dan kecepatan 1,9 m/s 44,88%, kecepatan aktual pada kecepatan 1 m/s 0,44 m/s dan pada kecepatan 1,9 adalah 0,46 m/s, kecepatan kerja teoritis pada kecepatan 1 m/s sebesar 0,996 m/s dan pada kecepatan 1,9 m/s 1,873 m/s, kapasitas kerja lapang teoritis pada 1 m/s 0,359 dan pada 1,9 m/s 0,476, kapasitas kerja lapang aktual 1 m/s 0,0755 ha/jam dan 1,9 m/s 0,0799 ha/jam, efisiensi kerja lapang 1 m/s 21,06% dan 1,9 m/s 16,79%, konsumsi bahan bakar 1 m/s 1,611 liter/jam dan 1,9 m/s 2,187 liter/jam, grafik perbandingan putaran roda aktual (RPM) dengan waktu dan rata-rata suhu pada kecepatan 1 m/s sebesar 54,35 dan pada kecepatan 1,9 m/s sebesar 56,78. Variasi kecepatan hand traktor terbaik digunakan yaitu kecepatan rendah 1 m/s dengan slip roda 16% dan efisiensi kerja 21,06%.
METY DELIYANTI
2023 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bermaksud untuk meningkatkan minat dan hasil belajar matematika siswa melalui model pembelajaran kooperatif tipe Take and Give pada kelas XII IPS 2 MAN Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 20 November – 7 Desember 2020 di MAN Tarakan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII IPS 2 MAN Tarakan, yaitu 30 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi minat belajar siswa, angket minat belajar siswa dan isntrumen tes hasil belajar matematika siswa. Teknik analisis data yang digunakan, yaitu analisis data aktivitas guru, minat belajar siswa dan hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, yang terdiri dari 3 pertemuan pada setiap siklus. Hasil penilitian ini menunjukan bahwa minat belajar siswa pada siklus I sebesar 87% siswa berada pada minimal kategori tinggi dan siklus II mengalami peningkatan menjadi 93% siswa berada pada minimal kategori tinggi. Sedangkan hasil belajar matematika siswa pada siklus I sebesar 56% siswa berada pada minimal kategori tinggi dan siklus II mengalami peningkatan menjadi 73% siswa berada pada minimal kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian diatas, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Take and Give dapat meningkatkan minat dan hasil belajar matematika siswa pada kelas XII IPS 2 MAN Tarakan.
NUR HAERIYA
2023 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur matematika yang terdapat pada alat musik tradisional pengiring tari tungal lingkuda danuntuk mendeskripsikan pandangan peserta didik SMP Negeri 9 Tarakan terhadap penggunaan etnomatematika dalam pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus.Subjek penelitian ini adalah budayawan Tidung.Adapun teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan analisis dokumentasi. Setelah dilakukan pengumpulan data, kemudian dilakukan analisis data dengan cara reduksi data, penyajian data, dan melakukan penarikan kesimpulan.Temuan dari penelitian ini yaitu etnomatematika pada alat musik tradisional pengiring tari tungal lingkuda yaitu alat musik tradisional berupa bangun ruang kerucut terpancung dan bola, kekongruenan, bangun datar persegi panjang, lingkaran, sudut, garis lurus (horizontal), dan garis sejajar. Temuan kedua yaitu pandangan peserta didik SMP Negeri 9 Tarakan yang masih menganggap bentuk-bentuk alat musik bukan sebagai bangun datar dan bangun ruang.Peserta didik setuju dan lebih tertarik apabila etnomatematika dalam alat musik tradisional pengiring tari tungal lingkuda digunakan dalam pembelajaran.
ULVA SUSANTI JUMAIN
2023 · Thesis · Open Access
Kota Tarakan terkenal dengan industri perikanan seperti industri cold storage udang yang pada umumnya menghasilkan limbah cair organik dengan karakteristik nilai pH rendah, Chemical Oxygen Demand (COD), Biological Oxygen Demand (BOD), Dissolved Oxygen (DO), protein dan lemak yang tinggi, sehingga jika dibuang langsung ke badan air dapat mencemari lingkungan perairan dan berdampak buruk bagi biota perairan. Tujuan penelitian ini adalah untuk nilai toksisitas akut LC50-96 jam limbah cair cold storage udang terhadap ikan bandeng. Metode penelitian menggunakan eksperimetal berupa uji hayati secara statis dalam waktu 96 jam menggunakan ikan bandeng sebagai hewan uji dengan mengambil sampel air limbah pada inlet dan outlet cold storage udang. Tahapan penelitian terdiri dari tahap uji kualitas air limbah dengan parameter (pH, suhu, DO, COD, dan BOD), tahap pemeliharaan, tahap aklimatisasi, uji pendahuluan dan uji toksisitas. Uji toksisitas dilakukan dengan memberikan perlakuan pada media uji dengan konsentrasi limbah cair yaitu 0 ml/L, 460 ml/L. 775 ml/L, 1000 ml/L, 1225 ml/L, dan 1450 ml/L. Nilai toksisitas akut diperoleh dengan dengan metode EPA probit yang dianalisis dengan pendekatan regresi linier. Hasil analisis regresi linier menunjukkan bahwa konsentrasi limbah cair memiliki pengaruh terhadap mortalitas ikan bandeng dengan nilai r = 0,9178 pada limbah inlet dan nilai r = 0,978 pada limbah outlet. Nilai toksisitas limbah cair cold storage udang terhadap ikan bandeng memiliki pengaruh yang signifikan, karena semakin tinggi konsentrasi limbah cair cold storage maka semakin tinggi tingkat mortalitas ikan bandeng. Berdasarkan pendekatan nilai probit diperoleh nilai LC50-96 jam pada limbah inlet sebesar 251 ml/L sedangkan pada limbah outlet sebesar 501 ml/L. Kata Kunci: Cold Storage, Ikan Bandeng, Limbah Cair , Toksisitas
MUHAMMAD YUNUS
2023 · Thesis · Open Access
Ikan laut lokal yang disebut nomei dapat ditemukan di perairan Tarakan. Nomei adalah ikan yang dijual secara komersial dan biasanya dijual kering. Penangkapan ikan nomei yang terus berlanjut membuat habitat ikan nomei terus menurun akibatnya pendapatan nelayan akan berkurang bahkan bisa membuat habitat ikan nomei punah. salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan membuat kolam yang sesusai dengan habitat ikan nomei. Faktor utama yang menentukan keberhasilan pembuatan kolam habitat ikan adalah kualitas air. Pengukuran salinitas dan kekeruhan air dilakukan dengan menggunakan dua instrumen yang berbeda, yaitu sensor salinitas dan sensor turbidity. Tipe penelitian ini adalah kuantitatif yaitu bersifat observasi menggunakan rancang bangun. Waktu pengambilan data dilakukan selama 24 jam dengan dua pengambilan data yaitu open loop dan close loop. Hasil penelitian Pada sensor salinitas pengkalibrasian didapatkan nilai nilai error pada kalibrasi sebesar 24,55% dan nilai akurasi sebesar 75,55%. Kemampuan sistem untuk menurunkan kadar garam adalah 4 PPM dalam waktu 24 menit, kemampuan sistem menaikan kadar garam adalah 5 PPM dalam waktu 24 menit. sistem ini sangat baik sehingga dapat diaplikasikan pada kolam ikan nomei. Pada sensor turbidity didapatkan nilai nilai error pada kalibrasi sebesar 16,78% dan nilai akurasi sebesar 82.22%. kemampuan filter air untuk menurunkan kadar kejernihan pada kolam dalam waktu 50 menit adalah 20 NTU.
NURJANAH ISYARI
2023 · Thesis · Open Access
Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan analisis faktor kesulitan siswa dalam pembelajaran matematika pada siswa kelas VA SDN 015 Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SDN 015 Tarakan tahun ajaran 2022/2023. Fokus pada penelitian ini adalah faktor kesulitan siswa dalam pembelajaran matematika. Instrumen utama pada penelitian ini adalah peneliti itu sendiri dan instrumen pendukung pada penelitian ini adalah pedoman wawancara, pedoman observasi, dan dokumentasi. Adapun sumber data dari penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder dengan subjek penelitian 5 orang siswa Kelas VA dan guru kelas VA. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat dua faktor yang mempengaruhi kesulitan siswa dalam pembelajaran matematika yaitu 1) faktor internal yang mempengaruhi kesulitan belajar matematika siswa adalah kebiasaan belajar siswa dipengaruhi oleh guru secara langsung namun jika tidak ada guru kesadaran siswa untuk belajar masih belum terbangun, pada kemampuan penginderaan meskipun penglihatan siswa tidak terganggu namun posisi duduk siswa dapat mempengaruhi penglihatan siswa pada tulisan guru di papan tulis, dan sikap siswa selama proses pembelajaran juga dapat mempengaruhi perkembangan siswa di kelas, 2) faktor eksternal yang mempengaruhi siswa dalam pembelajaran matematika siswa adalah metode mengajar guru yang kurang bervariasi dapat menurunkan minat siswa terhadap suatu mata pelajaran dan mengakibatkan siswa kurang memahami materi pelajaran dan fasilitas pembelajaran yang memadai dapat memudahkan siswa dalam memahami materi pelajaran.
NOVELIANUS JAW
2023 · Thesis · Open Access
Gastropoda merupakan salah satu kelas dari filum moluska yang memiliki senyawa aktif dan berpotensi sebagai antibakteri. Antibakteri adalah senyawa yang dapat menghambat pertumbuhan dan membunuh bakteri yang bersifat merugikan pada suatu biota maupun manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui senyawa aktif dan aktivitas anti bakteri pada ekstrak gastropoda Cassidula spp., Cerithidea obtusa, Telescopium spp., Chicoreus spp., Cerithidea cingulata, Nerita spp. Penelitian ini dimulai dari pengambilan sampel, preparasi, ekstraksi, pengujian senyawa aktif yang terdiri dari uji alkaloid, steroid, flavonoid, saponin (uji busa), fenol hidrokuinon dan tanin, serta pengujian aktivitas antibakteri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak gastropoda yang digunakan memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Vibrio parahaemolyticus yang memiliki zona hambat yaitu Chicoreus spp. (11 mm), Cerithidea obtusa (10 mm), Cerithidea cingulata (11,5 mm), dapat dikategorikan kuat, dan Cassidula spp. (5 mm), Nerita spp. (6 mm) dikategorikan sedang, dan Telescopium spp. (3 mm) dikategorikan kurang. Senyawa aktif yang terkandung pada setiap jenis gastropoda yaitu alkaloid, flavonoid, dan fenol hidrokuinon, sedangkan senyawa steroid hanya terdapat pada Telescopium spp., dan Cassidula spp., dan senyawa saponin terdapat pada ekstrak Nerita spp., Cerithidea obtusa, Chicoreus spp., dan Cerithidea cingulata.