Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

URAI

48 karya publik ditemukan.

2026: 142025: 32024: 32023: 52022: 152021: 72020: 1

STRUKTUR KOMUNITAS PLANKTON DI PERAIRAN TANJUNG BATU KOTA TARAKAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Struktur komunitas plankton di Perairan Tanjung Batu Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara masih kurang dilakukan. Maka dari itu perlu dilakukan suatu pengkajian tentang struktur komunitas plankton khususnya di Perairan Tanjung Batu Kota Tarakan sehingga dapat diketahui jenis plankton yang terdapat di perairan tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui struktur komunitas plankton (kelimpahan plankton, indeks keanekaragaman, indeks keseragaman dan indeks dominansi) yang berada di Perairan Tanjung Batu Kota Tarakan, dan untuk mengetahui kondisi lingkungan perairan dari habitat plankton di Perairan Tanjung Batu Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara. Metode penelitian dilakukan dengan dua pendekatan yaitu pendekatan survei dan laboratorium. Penelitian ini dilakukan selama ± 3 (tiga) bulan dari bulan Februari - April 2021. Hasil pengamatan dan identifikasi plankton yang banyak ditemukan di perairan Tanjung Batu Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara yaitu pada kelas Bacillarophyceae untuk jenis fitoplankton dan Crustacea untuk jenis zooplankton. Kelimpahan plankton tergolong dalam kelimpahan rendah, indeks keanekaragaman pada kedua stasiun termasuk dalam kategori nilai keanekaragaman sedang dan kestabilan komunitas sedang, indeks keseragaman tergolong dalam kategori indeks keseragaman merata dengan komunitas yang stabil, indeks dominansi tidak terdapat spesies yang mendominasi. Sebaran pada parameter kualitas air tidak menunjukkan perbedaan nilai signifikan antara stasiun. Nilai suhu dan pH di Perair tergolong dalam kategori optimal untuk pertumbuhan plankton, kecerahan tergolong dalam kategori rendah, nilai salinitas termasuk dalam kondisi baik bagi perairan, nilai nitrat tergolong dalam kesuburan perairan tinggi sedangkan nilai fosfat tergolong dalam kesuburan perairan sedang.

ANALISIS MINAT DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA PROSES PEMBELAJARAN DALAM JARINGAN (DARING) MATA PELAJARAN BIOLOGI DI SMA/MA KOTA TARAKAN

2021 · Thesis ·

ANALISIS MINAT DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA PROSES PEMBELAJARAN DALAM JARINGAN (DARING) MATA PELAJARAN BIOLOGI DI SMA/MA KOTA TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat dan motivasi belajar siswa pada proses pembelajaran dalam jaringan (daring) mata pelajaran biologi di SMA/MA Kota Tarakan. Jenis penelitian adalah penelitian survei dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek pada penelitian ini yaitu siswa SMA Muhammadiyah Bording School Tarakan yang berjumlah 58 siswa dan Madrasah Aliyah Negeri Tarakan yang berjumlah 55 siswa dan guru mata pelajaran biologi. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket secara offline dan online dengan dua kali pengulangan, wawancara guru, dan observasi pada saat pembelajaran. Data dianalisis secara kualitatif dan dideskripsikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar siswa kelas X SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan yang dianalisis pada materi ruang lingkup biologi termasuk pada kategori sedang dengan nilai persentase sebesar 65.51 % dengan frekuensi 58 siswa. Sedangkan minat belajar siswa Madrasah Aliyah Negeri Tarakan yang dianalisis pada materi ruang lingkup biologi termasuk pada kategori sedang dengan nilai persentase sebesar 70.90% dengan frekuensi 55 siswa. Sedangkan motivasi belajar siswa kelas X SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan yang dianalisis pada materi ruang lingkup biologi termasuk pada kategori sedang dengan nilai persentase sebesar 74.13% dengan frekuensi 58 siswa. Motivasi belajar siswa Madrasah Aliyah Tarakan termasuk pada kategori sedang nilai persentase sebesar 78.18 % dengan frekuensi 55 siswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa minat dan motivasi belajar siswa dengan dua kali pengulangan termasuk pada kategori sedang.

STRUKTUR KOMUNITAS PLANKTON DI PERAIRAN TANJUNG BATU KOTA TARAKAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Struktur komunitas plankton di Perairan Tanjung Batu Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara masih kurang dilakukan. Maka dari itu perlu dilakukan suatu pengkajian tentang struktur komunitas plankton khususnya di Perairan Tanjung Batu Kota Tarakan sehingga dapat diketahui jenis plankton yang terdapat di perairan tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui struktur komunitas plankton (kelimpahan plankton, indeks keanekaragaman, indeks keseragaman dan indeks dominansi) yang berada di Perairan Tanjung Batu Kota Tarakan, dan untuk mengetahui kondisi lingkungan perairan dari habitat plankton di Perairan Tanjung Batu Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara. Metode penelitian dilakukan dengan dua pendekatan yaitu pendekatan survei dan laboratorium. Penelitian ini dilakukan selama ± 3 (tiga) bulan dari bulan Februari - April 2021. Hasil pengamatan dan identifikasi plankton yang banyak ditemukan di perairan Tanjung Batu Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara yaitu pada kelas Bacillarophyceae untuk jenis fitoplankton dan Crustacea untuk jenis zooplankton. Kelimpahan plankton tergolong dalam kelimpahan rendah, indeks keanekaragaman pada kedua stasiun termasuk dalam kategori nilai keanekaragaman sedang dan kestabilan komunitas sedang, indeks keseragaman tergolong dalam kategori indeks keseragaman merata dengan komunitas yang stabil, indeks dominansi tidak terdapat spesies yang mendominasi. Sebaran pada parameter kualitas air tidak menunjukkan perbedaan nilai signifikan antara stasiun. Nilai suhu dan pH di Perair tergolong dalam kategori optimal untuk pertumbuhan plankton, kecerahan tergolong dalam kategori rendah, nilai salinitas termasuk dalam kondisi baik bagi perairan, nilai nitrat tergolong dalam kesuburan perairan tinggi sedangkan nilai fosfat tergolong dalam kesuburan perairan sedang.

Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny.G di Puskesmas Gunung Lingkas Tarakan

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Pelayanan kesehatan maternal dan neonatal yang berkualitas dibutuhkan tenaga kesehatan terampil yang didukung tersedianya sarana dan prasarana yang memadai. Sebagai seorang bidan diharapkan dapat memberikan Asuhan Kebidanan Komprehensif dan berkesinambungan dimulai dari kehamilan, persalinan, nifas dan perawatan bayi baru lahir. Kesehatan dan kelangsungan hidup ibu dan bayi sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor pelayanan kebidanan, antara lain asuhan kebidanan yang diberikan oleh tenaga bidan. Pengkajian dilakukan terhadap Ny.G G1P0A0 yaitu melakukan kunjungan Antenatal Care sebanyak 21 kali pada usia kehamilan 38 minggu 3 hari dan pada usia kehamilan 39 minggu 4 hari. Asuhan yang dilakukan pada persalinan yaitu tepat pada tanggal 26 maret 2021, pukul 17.30 WITA. Usia kehamilan 39 minggu 6 hari. Kala I berlangsung selama 3 jam 49 menit, kala II berlangsung selama 20 menit, kala III berlangsung selama 6 menit, dan kala IV berlangsung selama 2 jam. Masa nifas Ny.G berjalan dengan normal mulai dari kunjungan 6 jam dimulai tanggal 27 maret 2021 sampai 6 minggu tanggal 07 mei 2021. Tanda-tanda vital, proses involusi, tinggi fundus uteri, kontraksi uterus, proses laktasi, dan pengeluaran lochea, pada masa nifas berjalan secara fisiologis. Observasi pada bayi baru lahiryang dilakukan adalah selama 4 kali. Kunjungan pada bayi baru lahir dilakukan sejak 1 jam setelah lahir sampai dengan 6 minggu. Bayi lahir dengan berat badan 3500 gram normal, spontan, tidak ditemukan komplikasi, tidak ada kelainan kongenital, bayi juga melakukan IMD, berat badan meningkat usia 6 hari menjadi 3600 gram, dan terus meningkat pada usia 6 minggu yaitu 4400 gram

Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny.G di Puskesmas Gunung Lingkas Tarakan

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Pelayanan kesehatan maternal dan neonatal yang berkualitas dibutuhkan tenaga kesehatan terampil yang didukung tersedianya sarana dan prasarana yang memadai. Sebagai seorang bidan diharapkan dapat memberikan Asuhan Kebidanan Komprehensif dan berkesinambungan dimulai dari kehamilan, persalinan, nifas dan perawatan bayi baru lahir. Kesehatan dan kelangsungan hidup ibu dan bayi sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor pelayanan kebidanan, antara lain asuhan kebidanan yang diberikan oleh tenaga bidan. Pengkajian dilakukan terhadap Ny.G G1P0A0 yaitu melakukan kunjungan Antenatal Care sebanyak 21 kali pada usia kehamilan 38 minggu 3 hari dan pada usia kehamilan 39 minggu 4 hari. Asuhan yang dilakukan pada persalinan yaitu tepat pada tanggal 26 maret 2021, pukul 17.30 WITA. Usia kehamilan 39 minggu 6 hari. Kala I berlangsung selama 3 jam 49 menit, kala II berlangsung selama 20 menit, kala III berlangsung selama 6 menit, dan kala IV berlangsung selama 2 jam. Masa nifas Ny.G berjalan dengan normal mulai dari kunjungan 6 jam dimulai tanggal 27 maret 2021 sampai 6 minggu tanggal 07 mei 2021. Tanda-tanda vital, proses involusi, tinggi fundus uteri, kontraksi uterus, proses laktasi, dan pengeluaran lochea, pada masa nifas berjalan secara fisiologis. Observasi pada bayi baru lahiryang dilakukan adalah selama 4 kali. Kunjungan pada bayi baru lahir dilakukan sejak 1 jam setelah lahir sampai dengan 6 minggu. Bayi lahir dengan berat badan 3500 gram normal, spontan, tidak ditemukan komplikasi, tidak ada kelainan kongenital, bayi juga melakukan IMD, berat badan meningkat usia 6 hari menjadi 3600 gram, dan terus meningkat pada usia 6 minggu yaitu 4400 gram

KAJIAN BAHAN PEMBAWA (CARRIER CAIR BAKTERI PELARUT FOSFAT (P) INDIGENOUS

2021 · Thesis ·

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formulasi bahan pembawa (carrier) cair yang tepat untuk setiap isolat rhizobakteri sehingga dapat mempertahankan atau meningkatkan aktivitas pelarutan fosfat. Kandungan fosfat didalam tanah cukup tinggi karena aplikasi pupuk P terus menerus tetapi unsur hara P terikat oleh Fe, Al dan Ca sehingga tidak tersedia bagi tanaman. Fakultas pertanian memiliki 2 isolat rhizobakteri yang mampu melarutkan fosfat, tetapi belum diketahui bahan pembawa yang tepat untuk setiap isolat rhizobakteri agar dapat mempertahankan atau meningkatkan aktivitas pelarutan fosfat. Penelitian ini dilaksanakan di lab Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor yaitu: faktor pertama bahan pembawa terdiri dari 3 taraf, P0 (Nutrient Broth), P1 (air kelapa) dan P2 (ekstrak tauge) selanjutnya faktor kedua isolat terdiri dari 3 taraf, B1 (B5(6)), B2 (B1(17)) dan B3 (multi-isolat). Kedua faktor digabungkan menjadi 9 kombinasi perlakuan dan 3 ulangan diperoleh 27 unit percobaan. Parameter pada penelitian ini adalah pengukuran pH fomulasi, perhitungan jumlah koloni bakteri pelarut fosfat, pengujian indeks pelarutan fosfat dan perubahan kondisi formulasi diamati setiap 0, 15, 30, 45 dan 60 hari setelah inkubasi. Data yang diperoleh diuji normalitas terlebih dahulu kemudian dianalisis dengan sidik ragam dan diuji lanjut dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) taraf 95%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahan pembawa yang tepat untuk setiap jenis isolat, yaitu: B1 (B5(6)) pada P2 (ekstrak tauge) dengan jumlah populasi 1,96 x 1011 dan indeks pelarutan fosfat 3,19, B2 (B1(17)) pada P2 (ekstrak tauge) dengan jumlah populasi 1,88 x 1011 dan P1 (air kelapa) dengan indeks pelarutan fosfat 3,02 dan B3 (multi-isolat) pada P1 (air kelapa) dengan jumlah populasi 2,71 x 1010 dan P2 (ekstrak tauge) dengan indeks pelarutan fosfat 2,59. Jumlah koloni bakteri minimum sebesar ≥108 cfu/mL dan formulasi bakteri mampu melarutkan fosfat sebagai standar pupuk hayati menurut Peraturan Menteri Pertanian No.70/Permentan/SR.140/10/11.

ANALISIS KEBERLANJUTAN USAHATANI PADI SAWAH DI KECAMATAN SEBATIK BARAT KABUPATEN NUNUKAN

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis status keberlanjutan usahatani padi sawah berdasarkan lima dimensi keberlanjutan, yaitu ekologi, ekonomi, sosial, teknologi dan kelembagaan, dan untuk mengetahui atribut yang sensitif dalam dimensi keberlanjutan usahatani padi sawah di Kecamatan Sebatik Barat Kabupaten Nunukan. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer dan data skunder. Data primer yaitu data yang didapatkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data skunder diperoleh dari jurnal, artikel dan data – data dari Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Kabupaten Nunukan. Analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik ordinasi RAP-FARM melalui Multi Dimensional Scaling (MDS) untuk menilai indeks dan status keberlanjutan padi sawah. Penelitian ini juga mengidentifikasi atribut sensitif yang mempengaruhi indeks keberlanjutan masing – masing dimensi melalui analisis leverage. Hasil analisis menunjukkan bahwa penilaian RAP-FARM dari usahatani padi sawah di Kecamatan Sebatik Barat Kabupaten Nunukan memiliki nilai indeks keberlanjutan 48,98 yang dikategorikan ke dalam kategori kurang berkelanjutan. Dimensi ekologi memiliki status berkelanjutan, dimensi ekonomi, sosial dan teknologi memiliki status kurang berkelanjutan, sementara dimensi kelembagaan memiliki status cukup berkelanjutan. Analisi leverage menunjukkan bahwa ada 11 atribut dari 22 atribut yang sensitif berpengaruh atau perlu dipertahankan untuk meningkatkan status keberlanjutan usahatani padi sawah di Kecamatan Sebatik Barat Kabupaten Nunukan.

PELAKSANAAN KONSELING INDIVIDUAL TERHADAP PERILAKU BULLYING SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 SEKATAK

2020 · Thesis ·

Desi Juraidah. 2020. Penelitian mengenai Pelaksanaan Konseling Individual Terhadap Perilaku Bullying Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Sekatak. Skripsi program studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan. Dosen pembimbing utama : Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd. Bullying merupakan suatu perilaku agresif yang bersifat negatif yang mengakibatkan seseorang dalam keadaan tidak nyaman merupakan perilaku yang dapat merugikan dan membahayakan orang lain yang mengalami bullying, penanganan yang harus dilakukan yaitu menggunakan konseling individual yang merupakan salah satu layanan konseling secara tatap muka oleh konselor dan konseli. Dalam lingkup sekolah konseling individual adalah salah satu layanan dalam bimbingan dan konseling yang digunakan oleh guru BK dalam pegentasan masalah yang dihadapi oleh siswa di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan konseling individual terhadap perilaku bullying siswa di SMP Negeri 1 Sekatak. Jenis penelitian ini adalah penelitian Kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah satu siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sekatak. Adapun proses pengambilan subjek penelitian menggunakan snowball sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan konseling yang dilaksanakan oleh guru BK di SMP Negeri 1 Sekatak terhadap perilaku bullying, belum sesuai dengan SOP yang berlaku, berdasarkan hasil penelitian faktor penyebab subjek melakukan bullying adalah faktor teman sebaya, lingkungan dan kurangnya perhatian dari keluarga. subjek mudah terpengaruh dan juga pernah menjadi bahan bulian pada saat subjek masih di sekolah dasar sehingga itu salah satu pemicu subjek untuk melakukan tindakan bully. Tindakan bully yang subjek lakukan adalah tindakan bully dalam kategori bullying verbal yaitu hanya melalui kata-kata. Kata Kunci : Konseling individual, perilaku bullying