2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
KEANEKARAGAMAN MAKROZOOBENTOS EKOSISTEM PADANG LAMUN DI PERAIRAN PULAU BALIKUKUP KABUPATEN BERAU KALIMANTAN TIMUR Abstrak Pulau Balikukup memiliki keragaman dan kepadatan lamun yang tinggi serta daerah yang luas sebagai habitat makrozoobentos. Sampai saat ini belum tersedia informasi mengenai kekayaan jenis dan keanekaragaman makrozoobentos asosiasi padang lamun tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi jenis, kekayaan, kelimpahan, keanekaragaman (H’), kemerataan (E) dan dominansi (D). Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari - Maret 2023. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan transek kuadrat sebanyak 40 plot. Jenis lamun yang ditemukan di perairan Pulau Balikukup terdiri dari Enhalus acoroides, Thalassia hemprichii, Syringodium isoetifolium, Cymodocea rotundata, Halophila ovalis dan Halodule uninervis. Kerapatan rata-rata lamun di perairan Pulau Balikukup yang tertinggi dari jenis Halophila ovalis sebanyak 293,6 3 tegakan/m2 dan yang terendah dari jenis Enhalus acoroides sebanyak 26 tegakan/m2 yang berasosiasi dengan 194 jenis makrozoobentos dari 6 kelas 47 famili dengan rata-rata kelimpahan 53,1 ind/m2. Secara umum nilai keanekaragaman makrozoobentos termasuk dalam kategori tinggi, dengan kemerataan yang stabil dan dominansi yang rendah. Model pola gradasi menunjukkan semakin mendekati pulau maka semakin padat/tinggi nilai makrozoobentos, sebaliknya semakin menjauhi pulau maka semakin rendah/kecil nilai makrozoobentos. Respon makrozoobentos terhadap lamun yaitu pola asosiasi merata dan penyebaran jenis mengelilingi pusat gradien dalam relung ekologi sehingga tidak ada perbedaan yang nyata. Respon makrozoobentos terhadap parameter kualitas air yaitu memiliki pola asosiasi yang tidak merata.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
KEANEKARAGAMAN MAKROZOOBENTOS EKOSISTEM PADANG LAMUN DI PERAIRAN PULAU BALIKUKUP KABUPATEN BERAU KALIMANTAN TIMUR Abstrak Pulau Balikukup memiliki keragaman dan kepadatan lamun yang tinggi serta daerah yang luas sebagai habitat makrozoobentos. Sampai saat ini belum tersedia informasi mengenai kekayaan jenis dan keanekaragaman makrozoobentos asosiasi padang lamun tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi jenis, kekayaan, kelimpahan, keanekaragaman (H’), kemerataan (E) dan dominansi (D). Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari - Maret 2023. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan transek kuadrat sebanyak 40 plot. Jenis lamun yang ditemukan di perairan Pulau Balikukup terdiri dari Enhalus acoroides, Thalassia hemprichii, Syringodium isoetifolium, Cymodocea rotundata, Halophila ovalis dan Halodule uninervis. Kerapatan rata-rata lamun di perairan Pulau Balikukup yang tertinggi dari jenis Halophila ovalis sebanyak 293,6 3 tegakan/m2 dan yang terendah dari jenis Enhalus acoroides sebanyak 26 tegakan/m2 yang berasosiasi dengan 194 jenis makrozoobentos dari 6 kelas 47 famili dengan rata-rata kelimpahan 53,1 ind/m2. Secara umum nilai keanekaragaman makrozoobentos termasuk dalam kategori tinggi, dengan kemerataan yang stabil dan dominansi yang rendah. Model pola gradasi menunjukkan semakin mendekati pulau maka semakin padat/tinggi nilai makrozoobentos, sebaliknya semakin menjauhi pulau maka semakin rendah/kecil nilai makrozoobentos. Respon makrozoobentos terhadap lamun yaitu pola asosiasi merata dan penyebaran jenis mengelilingi pusat gradien dalam relung ekologi sehingga tidak ada perbedaan yang nyata. Respon makrozoobentos terhadap parameter kualitas air yaitu memiliki pola asosiasi yang tidak merata.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kota Tarakan sebagai kota yang memiliki luas seluruhnya 677,53 dimana sekitar 61,85% atau 406,53 km terdiri dari lautan yang memiliki potensi sumberdaya perikanan yang cukup besar. Tambak tradisional yang ada di wilayah Tarakan umumnya merupakan wadah budidaya udang, kepiting dan ikan. Salah satu unggulan dalam budidaya adalah budidaya kepiting soka. Penelitian ini bertujuan mengetahui percepatan moulting kepiting bakau dengan penambahan formula oil crab di tambak tradisional. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan acak lengkap (RAL) 3 perlakuan dan 4 ulangan yaitu Perlakuan A (kontrol) mutilasi, Perlakuan B tanpa mutilasi, Perlakuan C Penyuntikan Oil crab (0,3 ml/ekor). Berdasarkn hasil penelitian didapatkan hasil kepiting bakau yang dapat moulting seluruhnya yaitu pada perlakuan A (kontrol) mutilasi senilai 100%, Perlakuan B yaitu senilai 20% sedangakan Perlakuan C senilai 40%. dengan pertumbuhan bobot badan mutlak pada perlakuan A dengan nilai rata-rata 32,2 sedangkan perlakuan B dengan nilai rata-rata 34 dan pada perlakuan C dengan nilai rata-rata 37.5. Berdasarkan uji sidik ragam (ANOVA) menunjukkan bahwa pertumbuhan berat badan mutlak kepiting bakau selama pemeliharaan selama 60 hari memberikan hasil yang tidak berbeda nyata (F > 0,05). Data kualitas air selama penelitian menunjukkan suhu berkisar 26-30(C, salinitas 22-30 ppt, DO 5.7-6.7 mg/l, pH 7.8-8.5 dan amonia 0.08-0.13 mg/l.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kota Tarakan sebagai kota yang memiliki luas seluruhnya 677,53 dimana sekitar 61,85% atau 406,53 km terdiri dari lautan yang memiliki potensi sumberdaya perikanan yang cukup besar. Tambak tradisional yang ada di wilayah Tarakan umumnya merupakan wadah budidaya udang, kepiting dan ikan. Salah satu unggulan dalam budidaya adalah budidaya kepiting soka. Penelitian ini bertujuan mengetahui percepatan moulting kepiting bakau dengan penambahan formula oil crab di tambak tradisional. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan acak lengkap (RAL) 3 perlakuan dan 4 ulangan yaitu Perlakuan A (kontrol) mutilasi, Perlakuan B tanpa mutilasi, Perlakuan C Penyuntikan Oil crab (0,3 ml/ekor). Berdasarkn hasil penelitian didapatkan hasil kepiting bakau yang dapat moulting seluruhnya yaitu pada perlakuan A (kontrol) mutilasi senilai 100%, Perlakuan B yaitu senilai 20% sedangakan Perlakuan C senilai 40%. dengan pertumbuhan bobot badan mutlak pada perlakuan A dengan nilai rata-rata 32,2 sedangkan perlakuan B dengan nilai rata-rata 34 dan pada perlakuan C dengan nilai rata-rata 37.5. Berdasarkan uji sidik ragam (ANOVA) menunjukkan bahwa pertumbuhan berat badan mutlak kepiting bakau selama pemeliharaan selama 60 hari memberikan hasil yang tidak berbeda nyata (F > 0,05). Data kualitas air selama penelitian menunjukkan suhu berkisar 26-30(C, salinitas 22-30 ppt, DO 5.7-6.7 mg/l, pH 7.8-8.5 dan amonia 0.08-0.13 mg/l.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA UMKM DI KOTA TARAKAN ( STUDI KASUS PADA ORGANIK CAFE) Sarina Nurul Hidayat, SE.,M.Sc.,Ph.D ABSTRAK Pengendalian persediaan adalah hal yang sangat penting, karena jumlah persediaan akan mempengaruhi kelancaran proses produksi pada suatu perusahaan. Pengendalian persediaan menggunakan beberapa metode, salah satunya adalah metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Analysis Based Costing (ABC), yang memiliki tingkat ketepatan yang lebih tingi dibanding dengan metode tradisional/konvensional. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Sedangkan alat analisis yang digunakan dalam penelitian menggunakan aplikasi POM (Production Operation Management) dengan tujuan untuk mengkaji lebih dalam mengenai metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Analisys Based Costing (ABC) dalam mengatur persediaan bahan baku di Organik Cafe. Hasil penelitian menggunakan metode EOQ untuk persediaan bahan baku mie adalah 6.982 bungkus dengan frekuensi pembelian sebanyak 7 kali. Total Inventory Cost sebesar Rp. 9.699.455. sedangkan ROP dilakukan apabila persediaan sisa 533 bungkus. Adapun dengan menggunakan metode ABC persentase penyerapan dana tertinggi termasuk dalam kategori A dengan persentase 62,16%, kategori B sebesar 23,68% dan kategori C sebesar 14,15%.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA UMKM DI KOTA TARAKAN ( STUDI KASUS PADA ORGANIK CAFE) Sarina Nurul Hidayat, SE.,M.Sc.,Ph.D ABSTRAK Pengendalian persediaan adalah hal yang sangat penting, karena jumlah persediaan akan mempengaruhi kelancaran proses produksi pada suatu perusahaan. Pengendalian persediaan menggunakan beberapa metode, salah satunya adalah metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Analysis Based Costing (ABC), yang memiliki tingkat ketepatan yang lebih tingi dibanding dengan metode tradisional/konvensional. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Sedangkan alat analisis yang digunakan dalam penelitian menggunakan aplikasi POM (Production Operation Management) dengan tujuan untuk mengkaji lebih dalam mengenai metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Analisys Based Costing (ABC) dalam mengatur persediaan bahan baku di Organik Cafe. Hasil penelitian menggunakan metode EOQ untuk persediaan bahan baku mie adalah 6.982 bungkus dengan frekuensi pembelian sebanyak 7 kali. Total Inventory Cost sebesar Rp. 9.699.455. sedangkan ROP dilakukan apabila persediaan sisa 533 bungkus. Adapun dengan menggunakan metode ABC persentase penyerapan dana tertinggi termasuk dalam kategori A dengan persentase 62,16%, kategori B sebesar 23,68% dan kategori C sebesar 14,15%.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN DAGING AYAM BROILER (Gallus Domesticus) DI KOTA TARAKAN Abstrak Semakin meningkatnya jumlah penduduk Kota Tarakan setiap tahunnya, maka dapat diprediksi jumlah kebutuhan daging sebagai sumber protein hewani juga meningkat, yang dapat menyebabkan kelangkaan daging ayam broiler pada waktu- waktu tertentu sehingga harga daging ayam broiler meningkat, ketika harga meningkat konsumen akan beralih ke barang subtitusi yang harganya lebih murah dari harga daging ayam broiler. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengetahui karakteristik konsumen daging ayam broiler (2) mengetahui faktor- faktor yang mempengaruhi permintaan daging ayam broiler (3) mengetahui faktor yang paling berpengaruh tehadap permintaan daging ayam broiler (4) mengetahui bagaimana elastisitas permintaan daging ayam broiler di Kota Tarakan. Metode penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode quota sampling yaitu sebanyak 40 sampel. Jenis data yang digunakan adalah data primer. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian diperoleh nilai (R2) yaitu sebesar 35,1% dapat dijelaskan variabel- variabel bebas yang diamati, sedangkan sisanya sebesar 64,9%. Nilai uji F sebesar 0,020 yang berarti variabel bebas harga daging ayam broiler (X1), harga telur ayam (X2), pendapatan (X3), jumlah anggota keluarga (X4), usia (X5) dan selera (X6) secara bersama- sama berpengaruh signifikan terhadap permintaan daging ayam broiler di Kota Tarakan. Berdasarkan uji t variabel harga daging ayam broiler sebesar 0,011 berpengaruh signifikan terhadap permintaan daging ayam broiler di Kota Tarakan, sedangkan variabel harga telur ayam sebesar 0,098 pendapatan sebesar 0,495 jumlah anggota keluarga sebesar 0,560 usia sebesar 0,457 dan dummy selera sebesar 0,757 tidak berpengaruh signifikan terhadap permintaan daging ayam broiler di Kota Tarakan. Nilai Elastisitas permintaan terhadap daging ayam broiler sebesar 9,048 bersifat elastis dan elastisitas silang harga telur ayam sebesar 3,323 menunjukkan daging ayam broiler merupakan barang substitusi bagi daging ayam broiler.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sarinah. 2020. “Pengaruh Media Audio Visual Sebagai Tindakan Preventif Terhadap Perilaku Berpacaran (Touching) Siswa Kelas VIII SMP Negeri 10 Tarakan Tahun Pelajaran 2019/2020”. Program Studi Bimbingan dan Konseling. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd. Perilaku berpacaran adalah hubungan antara dua orang berlawan jenis dan mereka memiliki ketertarikan emosi, dimana hubungan ini didasarkan karena adanya perasaan tertentu dalam hati masing- masing individu, perasaan tersebut dikenal dengan perasaan cinta. Perilaku berpacaran siswa di SMP Negeri 10 Tarakan yang sering terlihat diantaranya berpegangan tangan dan saling berpelukan sehingga peneliti tertarik meneliti perilaku berpacaran (touching) dengan menggunakan media audio visual. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada pengaruh media audio visual sebagai tindakan preventif terhadap perilaku berpacaran (touching) siswa kelas VIII di SMP Negeri 10 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimental design dengan bentuk one group pretest-posstest design. Populasi dalam penellitian ini yaitu seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Tarakan tahun pelajaran 2019/2020 yang berjumlah 106 siswa, dengan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 30 siswa.. Peneliti menggunakan skala perilaku berpacaran (touching) siswa dengan skala likert dan menggunakan random sampling untuk pengambilan sampel. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif dan inferensial dengan Uji Paired Sample T-Test menggunakan SPSS.24.0 For Windows. Berdasarkan hasil penelitian sebelum dan sesudah pemberian perlakuan diperoleh hasil perhitungan uji hipotesis diperoleh nilai asymp sig = 0.00 ˂ α = 0,05 maka Ho ditolak yang berarti secara signifikan terdapat pengaruh media audiovisual sebagai tindakan preventif terhadap perilaku berpacaran (touching) siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Tarakan Tahun Pelajaran 2019/2020. Implikasi penelitian, diharapkan hasil penelitian ini bisa dijadikan bahan evaluasi dalam menyampaikan informasi agar mudah dimengerti dan dipahami oleh siswa-siswi, baik itu dalam menyampaikan informasi-informasi mengenai perilaku berpacaran (touching).