Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

ROSNA

12 karya publik ditemukan.

2026: 42025: 22023: 12022: 5

Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny. R Usia 40 Tahun Di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan

2026 · Book ·

Continuity of Care (CoC) merupakan pelayanan kebidanan berkesinambungan sejak kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir hingga keluarga berencana untuk meningkatkan kesehatan ibu dan bayi serta mendeteksi komplikasi secara dini. Studi kasus ini bertujuan memberikan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. R usia 40 tahun G6P4A1 di wilayah kerja Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan dengan pendekatan Continuity of Care. Asuhan dilakukan mulai usia kehamilan 36 minggu 4 hari hingga masa nifas, perawatan bayi baru lahir, dan pelayanan keluarga berencana menggunakan manajemen kebidanan dan pendokumentasian SOAP. Hasil asuhan menunjukkan bahwa selama kehamilan kondisi ibu dan janin baik tanpa komplikasi. Persalinan dilakukan melalui Sectio Caesarea (SC) atas indikasi medis dengan hasil ibu dan bayi dalam keadaan baik. Masa nifas berlangsung normal tanpa komplikasi pascaoperasi. Bayi baru lahir beradaptasi dengan baik serta memperoleh vitamin K, imunisasi hepatitis B, dan pelayanan neonatal sesuai standar. Pelayanan keluarga berencana dilakukan dengan Metode Operatif Wanita (MOW/tubektomi) bersamaan dengan tindakan SC. Disimpulkan bahwa asuhan kebidanan komprehensif dengan pendekatan Continuity of Care telah terlaksana sesuai standar pelayanan dan kebutuhan klien. Pelayanan berkesinambungan mendukung kesehatan ibu dan bayi, mendeteksi risiko secara dini, serta memberikan hasil asuhan yang optimal.

Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny. R Usia 40 Tahun Di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Continuity of Care (CoC) merupakan pelayanan kebidanan berkesinambungan sejak kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir hingga keluarga berencana untuk meningkatkan kesehatan ibu dan bayi serta mendeteksi komplikasi secara dini. Studi kasus ini bertujuan memberikan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. R usia 40 tahun G6P4A1 di wilayah kerja Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan dengan pendekatan Continuity of Care. Asuhan dilakukan mulai usia kehamilan 36 minggu 4 hari hingga masa nifas, perawatan bayi baru lahir, dan pelayanan keluarga berencana menggunakan manajemen kebidanan dan pendokumentasian SOAP. Hasil asuhan menunjukkan bahwa selama kehamilan kondisi ibu dan janin baik tanpa komplikasi. Persalinan dilakukan melalui Sectio Caesarea (SC) atas indikasi medis dengan hasil ibu dan bayi dalam keadaan baik. Masa nifas berlangsung normal tanpa komplikasi pascaoperasi. Bayi baru lahir beradaptasi dengan baik serta memperoleh vitamin K, imunisasi hepatitis B, dan pelayanan neonatal sesuai standar. Pelayanan keluarga berencana dilakukan dengan Metode Operatif Wanita (MOW/tubektomi) bersamaan dengan tindakan SC. Disimpulkan bahwa asuhan kebidanan komprehensif dengan pendekatan Continuity of Care telah terlaksana sesuai standar pelayanan dan kebutuhan klien. Pelayanan berkesinambungan mendukung kesehatan ibu dan bayi, mendeteksi risiko secara dini, serta memberikan hasil asuhan yang optimal.

ANALISIS PENGARUH MANAJEMEN MODAL KERJA TERHADAP PROFITABILITAS (STUDI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA)

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen modal kerja terhadap profitabilitas pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Manajemen modal kerja diukur menggunakan empat indikator, yaitu periode konversi persediaan, periode penerimaan piutang, periode penangguhan utang, dan siklus konversi kas, sedangkan profitabilitas diproksikan dengan Return on Assets (ROA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Sampel dipilih menggunakan metode purposive sampling dan diperoleh sebanyak 77 perusahaan manufaktur selama periode 2021–2024. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa periode konversi persediaan berpengaruh negatif signifikan terhadap profitabilitas. Periode penerimaan piutang berpengaruh negatif signifikan terhadap profitabilitas. Periode penangguhan utang berpengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas. Siklus konversi kas berpengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas. Secara simultan, keempat variabel manajemen modal kerja berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas perusahaan manufaktur.

ANALISIS PENGARUH MANAJEMEN MODAL KERJA TERHADAP PROFITABILITAS (STUDI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA)

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen modal kerja terhadap profitabilitas pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Manajemen modal kerja diukur menggunakan empat indikator, yaitu periode konversi persediaan, periode penerimaan piutang, periode penangguhan utang, dan siklus konversi kas, sedangkan profitabilitas diproksikan dengan Return on Assets (ROA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Sampel dipilih menggunakan metode purposive sampling dan diperoleh sebanyak 77 perusahaan manufaktur selama periode 2021–2024. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa periode konversi persediaan berpengaruh negatif signifikan terhadap profitabilitas. Periode penerimaan piutang berpengaruh negatif signifikan terhadap profitabilitas. Periode penangguhan utang berpengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas. Siklus konversi kas berpengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas. Secara simultan, keempat variabel manajemen modal kerja berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas perusahaan manufaktur.

Hubungan Pola Asuh, Kepatuhan Kunjungan Posyandu, Dan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Pantai Amal Kota Tarakan

2025 · Book ·

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak serius terhadap pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Kondisi ini sering kali dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya pola asuh yang kurang tepat, rendahnya kepatuhan orang tua dalam membawa anak ke posyandu, serta buruknya sanitasi lingkungan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola asuh, kepatuhan kunjungan Posyandu, dan sanitasi lingkungan dengan kejadian stunting pada balita. Penelitian menggunakan metode analitik korelasi dengan desain cross-sectional. Sampel pada penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita Usia 12-59 bulan sebanyak 46 responden dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Instrumen pengumpulan data meliputi kuesioner untuk menilai pola asuh ibu, buku KMS untuk melihat kepatuhan kunjungan Posyandu, dan checklist sanitasi lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara variabel dengan nilai p-Value 0,05 dimana pola asuh dengan kejadian stunting (p = 0,000), kepatuhan kunjungan Posyandu dengan kejadian stunting (p = 0,005), dan sanitasi lingkungan dengan kejadian stunting (p = 0,000). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pola asuh, kepatuhan kunjungan Posyandu, dan sanitasi lingkungan memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian stunting. Oleh karena itu, disarankan agar tenaga kesehatan meningkatkan penyuluhan kepada ibu balita mengenai pentingnya pola asuh yang tepat, kunjungan rutin ke Posyandu, dan menjaga kebersihan lingkungan.

Hubungan Pola Asuh, Kepatuhan Kunjungan Posyandu, Dan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Pantai Amal Kota Tarakan

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak serius terhadap pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Kondisi ini sering kali dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya pola asuh yang kurang tepat, rendahnya kepatuhan orang tua dalam membawa anak ke posyandu, serta buruknya sanitasi lingkungan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola asuh, kepatuhan kunjungan Posyandu, dan sanitasi lingkungan dengan kejadian stunting pada balita. Penelitian menggunakan metode analitik korelasi dengan desain cross-sectional. Sampel pada penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita Usia 12-59 bulan sebanyak 46 responden dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Instrumen pengumpulan data meliputi kuesioner untuk menilai pola asuh ibu, buku KMS untuk melihat kepatuhan kunjungan Posyandu, dan checklist sanitasi lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara variabel dengan nilai p-Value 0,05 dimana pola asuh dengan kejadian stunting (p = 0,000), kepatuhan kunjungan Posyandu dengan kejadian stunting (p = 0,005), dan sanitasi lingkungan dengan kejadian stunting (p = 0,000). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pola asuh, kepatuhan kunjungan Posyandu, dan sanitasi lingkungan memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian stunting. Oleh karena itu, disarankan agar tenaga kesehatan meningkatkan penyuluhan kepada ibu balita mengenai pentingnya pola asuh yang tepat, kunjungan rutin ke Posyandu, dan menjaga kebersihan lingkungan.

PENGALAMAN PERAWAT SELF EFFICACY DAN SELF ESTEEM PADA PERAWAT DI RUANG ISOLASI COVID-19

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Perbedaan merawat pasien Covid-19 dan non Covid-19 membuat perawat khawatir tertular saat merawat dan keraguan dalam penggunaan alat pelindung diri, sehingga beberapa perawat kurang menerima apabila ditempatkan di ruang isolasi Covid-19. Tujuan penelitian untuk mengeksplorasi pengalaman Self Efficay dan Self Esteem pada perawat di ruang isolasi Covid-19 RSUD dr. H. Jusuf SK. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi. Pertisipan penelitian berjumlah 10 perawat yang pernah merawat Covid-19 dengan purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan dimensi self-efficacy perawat dikategorikan tingkat kekuatan (strength) dibuktikan dengan subtema 1) perawat merasa memiliki kemampuan, 2) memiliki kemampuan diri (kepercayaan diri), 3) memiliki kemampuan diri dalam situasi yang berbeda. Self Esteem perawat dikategorikan pada aspek competence saat merawat pasien Covid-19 termasuk dalam kategori tinggi dibuktikan dengan subtema 1) perawat merasa percaya diri, 2) senang dengan pujian atas hasil kerjanya dan 3) puas dengan diri sendiri. Tantangan perawat dalam merawat pasien Covid-19 adalah sebagian besar merasakan adanya tantangan dalam perbedaan merawat pasien covid-19 dalam hal pelayanan karena adanya penggunaan APD (terutama penggunaan hazmat dan masker N95), penggunaan alat bantu pernapasan (ventilator mekanik dan HFNC) serta perbedaan psikis pasien yang terpapar covid-19. Kesimpulan bahwa kekhawatiran diawal pandemik Covid-19 menjadi tantangan perawat dalam memberikan pelayanan, namun dengan adanya pengalaman membuat perawat mampu menjawab tantangan sebagai garda terdepan.

PENGALAMAN PERAWAT SELF EFFICACY DAN SELF ESTEEM PADA PERAWAT DI RUANG ISOLASI COVID-19

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perbedaan merawat pasien Covid-19 dan non Covid-19 membuat perawat khawatir tertular saat merawat dan keraguan dalam penggunaan alat pelindung diri, sehingga beberapa perawat kurang menerima apabila ditempatkan di ruang isolasi Covid-19. Tujuan penelitian untuk mengeksplorasi pengalaman Self Efficay dan Self Esteem pada perawat di ruang isolasi Covid-19 RSUD dr. H. Jusuf SK. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi. Pertisipan penelitian berjumlah 10 perawat yang pernah merawat Covid-19 dengan purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan dimensi self-efficacy perawat dikategorikan tingkat kekuatan (strength) dibuktikan dengan subtema 1) perawat merasa memiliki kemampuan, 2) memiliki kemampuan diri (kepercayaan diri), 3) memiliki kemampuan diri dalam situasi yang berbeda. Self Esteem perawat dikategorikan pada aspek competence saat merawat pasien Covid-19 termasuk dalam kategori tinggi dibuktikan dengan subtema 1) perawat merasa percaya diri, 2) senang dengan pujian atas hasil kerjanya dan 3) puas dengan diri sendiri. Tantangan perawat dalam merawat pasien Covid-19 adalah sebagian besar merasakan adanya tantangan dalam perbedaan merawat pasien covid-19 dalam hal pelayanan karena adanya penggunaan APD (terutama penggunaan hazmat dan masker N95), penggunaan alat bantu pernapasan (ventilator mekanik dan HFNC) serta perbedaan psikis pasien yang terpapar covid-19. Kesimpulan bahwa kekhawatiran diawal pandemik Covid-19 menjadi tantangan perawat dalam memberikan pelayanan, namun dengan adanya pengalaman membuat perawat mampu menjawab tantangan sebagai garda terdepan.

KESANTUNAN BERBAHASA DI MEDIA SOSIAL GRUP FACEBOOK FORUM PEDULI KALTARA PADA MASA PANDEMIK COVID-19 (KAJIAN PRAGMATIK)

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian dilakukan untuk menjawab pertanyaan yaitu bagaimana penggunaan prinsip kesantunan berbahasa dalam Grup Facebook Forum Peduli Kaltara. Teori yang digunakan adalah teori kesantunan berbahasa yang dikemukakan oleh Leech yaitu maksim yaitu maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim penghargaan, maksim kesederhanaan, maskim pemufakatan dan maksim kesimpatian. Metode penelitian dekskriptif kaulitatif, pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak dan teknik catat. Metode analisis data dilakukan berurutan yaitu dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa tuturan yang ada dalam Forum Peduli Kaltara terdapat 21 data yang memenuhi prinsip kesantunan berbahasa pada maksim kedermawanan tuturan data memenuhi subindikator memberi informasi yang tidak merugikan orang lain dengan tuturan “laporkan saja pada pihak yang terkait, sebagai efek jera pelaku perusakan lingkungan”, pada maksim kedermawanan tuturan data memenuhi indicator memaksimalkan keuntunan pada orang lain “terbaik”, memenuhi subindikator membantu dengan memberi saran pada tuturan “baiknya bikin baju resmi”, dan “sekedar saran untuk admin, tolong kalo bisa yang diterima jadi member digrup ini akun-akun yang asli saja”, pada maksim penghargaan memenuhi indikator memaksimalkan pujian pada orang lain “mantap pak, terus berinovasi dan berkarya, amanah dan kejujuran yang nomor 1”, “ini baru namanya bapak Bupati, penuh dengan rasa tanggung jawab, salam 2 periode”, “mantap sekali” dan “salut”, pada maksim kesepakatan memenuhi indikator menyatakan kesepakatan pada orang lain dalam tuturan “tepat sekali”, dan “mantap, setuju”, pada maksim kesimpatian memenuhi indikator merasakan simpati terhadap apa yang orang lain rasakan dalam tuturan “semoga apinya cepat padam dan tidak ada korban”, “innalilahi .. semoga segera ditemukan”, “prihatin”, “semoga warga yang terkena musibah diberikan kesabaran”, “semoga tiada korban dan apinya cepat dipadamkan”, dan “turut berduka cita, semoga tidak ada korban jiwa” tidak ditemukan data yang memenuhi maksim kesederhanaan.

ANALISIS TINDAK TUTUR DALAM NOVEL SANG PENINDAS KARYA ACHMAD MUNIF (KAJIAN PRAGMATIK)

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tujuan skripsi ini yaitu pertama, untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi dialog Presiden Immanuel Guiterez dan Nona Valentina Arraoyo dalam novel Sang Penindas karya Achmad Munif. Tujuan kedua, yaitu mendeskripsikan fungsi dari masing bentuk tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi dialog Presiden Immanuel Guiterez dan Nona Valentina Arraoyo dalam novel Sang Penindas karya Achmad Munif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data penelitian yaitu tuturan dari Presiden Immanuel Guiterez dan Nona Valentina Arraoyo. Data diperoleh dengan menggunakan teknik simak dan teknik catat. Analisis data menggunakan model dari teori Miles dan Huberman. Penentuan data dalam novel Sang Penindas karya Achmad Munif berdasarkan pada konteks tuturan dan indikator bentuk tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Hasil penelitian ditemukan 439 data tindak tutur. Tindak tutur lokusi berjumlah 16 data; tindak tutur ilokusi yaitu asertif berjumlah 66 data, direktif berjumlah 144 data, komisif berjumlah 11 data, ekspresif berjumlah 43 data, deklarasi berjumlah 1 data; tindak tutur perlokusi berjumlah 158 data. Berdasarkan hasil yang ditemukan tindak tutur yang paling mendominasi adalah tindak tutur ilokusi dengan jumlah 265 data karena pada percakapan Presiden Guiterez dan Nona Valentina dalam novel Sang Penindas karya Achmad Munif lebih banyak menggunakan tindak tutur ilokusi yang memiliki tujuan atau niat untuk mempengaruhi mitra tuturnya. Pada penelitian ini ditemukan juga bahwa tindak tutur ilokusi dan perlokusi saling berkaitan karena ketika penutur menuturkan ilokusi dan terdapat respon verbal maupun nonverbal dari mitra tutur yang sesuai dengan keinginan penutur maka hal tersebut merupakan perlokusi.

ANALISIS TINDAK TUTUR DALAM NOVEL SANG PENINDAS KARYA ACHMAD MUNIF (KAJIAN PRAGMATIK)

2022 · Thesis ·

Tujuan skripsi ini yaitu pertama, untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi dialog Presiden Immanuel Guiterez dan Nona Valentina Arraoyo dalam novel Sang Penindas karya Achmad Munif. Tujuan kedua, yaitu mendeskripsikan fungsi dari masing bentuk tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi dialog Presiden Immanuel Guiterez dan Nona Valentina Arraoyo dalam novel Sang Penindas karya Achmad Munif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data penelitian yaitu tuturan dari Presiden Immanuel Guiterez dan Nona Valentina Arraoyo. Data diperoleh dengan menggunakan teknik simak dan teknik catat. Analisis data menggunakan model dari teori Miles dan Huberman. Penentuan data dalam novel Sang Penindas karya Achmad Munif berdasarkan pada konteks tuturan dan indikator bentuk tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Hasil penelitian ditemukan 439 data tindak tutur. Tindak tutur lokusi berjumlah 16 data; tindak tutur ilokusi yaitu asertif berjumlah 66 data, direktif berjumlah 144 data, komisif berjumlah 11 data, ekspresif berjumlah 43 data, deklarasi berjumlah 1 data; tindak tutur perlokusi berjumlah 158 data. Berdasarkan hasil yang ditemukan tindak tutur yang paling mendominasi adalah tindak tutur ilokusi dengan jumlah 265 data karena pada percakapan Presiden Guiterez dan Nona Valentina dalam novel Sang Penindas karya Achmad Munif lebih banyak menggunakan tindak tutur ilokusi yang memiliki tujuan atau niat untuk mempengaruhi mitra tuturnya. Pada penelitian ini ditemukan juga bahwa tindak tutur ilokusi dan perlokusi saling berkaitan karena ketika penutur menuturkan ilokusi dan terdapat respon verbal maupun nonverbal dari mitra tutur yang sesuai dengan keinginan penutur maka hal tersebut merupakan perlokusi.

KESANTUNAN BERBAHASA DI MEDIA SOSIAL GRUP FACEBOOK FORUM PEDULI KALTARA PADA MASA PANDEMIK COVID-19 (KAJIAN PRAGMATIK)

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian dilakukan untuk menjawab pertanyaan yaitu bagaimana penggunaan prinsip kesantunan berbahasa dalam Grup Facebook Forum Peduli Kaltara. Teori yang digunakan adalah teori kesantunan berbahasa yang dikemukakan oleh Leech yaitu maksim yaitu maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim penghargaan, maksim kesederhanaan, maskim pemufakatan dan maksim kesimpatian. Metode penelitian dekskriptif kaulitatif, pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak dan teknik catat. Metode analisis data dilakukan berurutan yaitu dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa tuturan yang ada dalam Forum Peduli Kaltara terdapat 21 data yang memenuhi prinsip kesantunan berbahasa pada maksim kedermawanan tuturan data memenuhi subindikator memberi informasi yang tidak merugikan orang lain dengan tuturan “laporkan saja pada pihak yang terkait, sebagai efek jera pelaku perusakan lingkungan”, pada maksim kedermawanan tuturan data memenuhi indicator memaksimalkan keuntunan pada orang lain “terbaik”, memenuhi subindikator membantu dengan memberi saran pada tuturan “baiknya bikin baju resmi”, dan “sekedar saran untuk admin, tolong kalo bisa yang diterima jadi member digrup ini akun-akun yang asli saja”, pada maksim penghargaan memenuhi indikator memaksimalkan pujian pada orang lain “mantap pak, terus berinovasi dan berkarya, amanah dan kejujuran yang nomor 1”, “ini baru namanya bapak Bupati, penuh dengan rasa tanggung jawab, salam 2 periode”, “mantap sekali” dan “salut”, pada maksim kesepakatan memenuhi indikator menyatakan kesepakatan pada orang lain dalam tuturan “tepat sekali”, dan “mantap, setuju”, pada maksim kesimpatian memenuhi indikator merasakan simpati terhadap apa yang orang lain rasakan dalam tuturan “semoga apinya cepat padam dan tidak ada korban”, “innalilahi .. semoga segera ditemukan”, “prihatin”, “semoga warga yang terkena musibah diberikan kesabaran”, “semoga tiada korban dan apinya cepat dipadamkan”, dan “turut berduka cita, semoga tidak ada korban jiwa” tidak ditemukan data yang memenuhi maksim kesederhanaan.