Abstrak
Tujuan skripsi ini yaitu pertama, untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi dialog Presiden Immanuel Guiterez dan Nona Valentina Arraoyo dalam novel Sang Penindas karya Achmad Munif. Tujuan kedua, yaitu mendeskripsikan fungsi dari masing bentuk tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi dialog Presiden Immanuel Guiterez dan Nona Valentina Arraoyo dalam novel Sang Penindas karya Achmad Munif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data penelitian yaitu tuturan dari Presiden Immanuel Guiterez dan Nona Valentina Arraoyo. Data diperoleh dengan menggunakan teknik simak dan teknik catat. Analisis data menggunakan model dari teori Miles dan Huberman. Penentuan data dalam novel Sang Penindas karya Achmad Munif berdasarkan pada konteks tuturan dan indikator bentuk tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Hasil penelitian ditemukan 439 data tindak tutur. Tindak tutur lokusi berjumlah 16 data; tindak tutur ilokusi yaitu asertif berjumlah 66 data, direktif berjumlah 144 data, komisif berjumlah 11 data, ekspresif berjumlah 43 data, deklarasi berjumlah 1 data; tindak tutur perlokusi berjumlah 158 data. Berdasarkan hasil yang ditemukan tindak tutur yang paling mendominasi adalah tindak tutur ilokusi dengan jumlah 265 data karena pada percakapan Presiden Guiterez dan Nona Valentina dalam novel Sang Penindas karya Achmad Munif lebih banyak menggunakan tindak tutur ilokusi yang memiliki tujuan atau niat untuk mempengaruhi mitra tuturnya. Pada penelitian ini ditemukan juga bahwa tindak tutur ilokusi dan perlokusi saling berkaitan karena ketika penutur menuturkan ilokusi dan terdapat respon verbal maupun nonverbal dari mitra tutur yang sesuai dengan keinginan penutur maka hal tersebut merupakan perlokusi.