2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Petani sebagai pelaksana usahatani kacang panjang mengharapkan produksi yang lebih besar lagi agar memperoleh pendapatan yang besar. Dalam meningkatkan pedapatan, faktor produksi sangat menentukan besar kecilnya produksi yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis penerimaan (TR) dan biaya dalam usahatani Kacang Panjang, (2) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani Kacang Panjang. Penelitian ini di laksanakan di Kecamatan Tarakan Utara. Metode yang digunakan dalam penentuan sampel adalah metode sensus dengan jumlah 50 orang petani kacag panjang. Analisis yang digunakan yat analisis R/C rasio dan regresi linier berganda dengan bantuan aplikasi SPSS 25. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata penerimaan petani kacang panjang dengan luas lahan 0,1 sebesar Rp 6.408.600 dan biaya sebesar Rp 2.942.607 dan rata-rata pendapatan usahatani kacang panjang sebesar Rp 3.465.993 per musim tanam. Berdasarkan Uji F diperoleh variabel independen (harga benih, harga pupuk, harga pestisida, upah tenaga kerja, harga penjualan) secara bersama-sama (simultan) mempengaruhi pendapatan. Hal ini menunjukkan oleh nilai F 12,377 dengan (sig) 0.000 0.05 maka H1 diterima dan H0 ditolak. Berdasarkan hasil Uji t diperoleh bahwa variabel harga jual (X5) dengan nilai (Sig 0.000) dan harga pupuk (X2) dengan nilai (Sig 0,047) berpengaruh terhadap pendapatan sedangkan variabel harga benih (X1) dengan nilai (Sig 0,759), harga pestisida (X3) dengan nilai (Sig 0,144), upah tenaga kerja (X4) dengan nilai (Sig 0,177) tidak signifikan berpengaruh terhadap pendapatan.
2020 · Thesis ·
EMPOWERMENT OF FARMER GROUP MEMBERS (CASE STUDY ON INDEPENDENT FLORA AND FAUNA FARMER GROUP IN JUATA PERMAI VILLAGE, NORTH TARAKAN DISTRICT) ABSTRACK Empowering farmers through the institutionalization of farming groups is one of the appropriate methods of community empowerment to enable them to improve their quality of life. The Independent Flora and Fauna Farming Group is focused on empowering the farmer community to increase overall agricultural productivity in both agricultural, livestock and fishery aspects. The existence of the Independent Flora and Fauna Farming Group is based on the common purpose of the farmers, the aspects of the farm and the aspect of their fisheries to meet the needs of daily life. The purpose of this research is to know the empowerment of members of independent flora and fauna farming groups and know the factors of supporting and inhibiting the empowerment of independent flora and fauna farming group members. This type of research uses qualitative and quantitative research methods with a scoring method with a likert scale and a respondent count of 14 people. Data collection techniques are carried out with several techniques namely observation, interview and documentation. The results of this study showed the process of empowering members of the farmer group based on indicator input that is categorized strongly agrees with the average score of 3.29 against the suitability of work equipment and the place that is adequate. In indicators the process is categorized strongly agreeing with the average score of 3.86 against excellent participation and structured group management. And in the output indicator that is categorized strongly agree with the average score of 3.88 against the increase in self-reliance that is already very good and also the level of income that supports the standard of living. Supporting factors in empowerment are support of insanity, motivation and capital, for inhibitory factors are diseases / pests and minimal knowledge. Keywords : Empowerment, Farmer Groups, Supporting Factors and Inhibitors
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku ini berisi materi yang dapat digunakan baik oleh tenaga pengajar maupun mahasiswa, serta para pembaca umumnya untuk menambah wawasan berpikir dan ilmu yang berkenaan dengan pengembangan sumber daya manusia di perguruan tinggi. Buku ini berisi 15 Bab yang membahas : Bab 1 Pendahuluan Bab 2 Kebutuhan Manajemen SDM Perguruan Tinggi Bab 3 Proses Manajemen Sumber Daya Manusia Perguruan Tinggi Bab 4 Dosen: Sumber Daya Manusia Perguruan Tinggi Bab 5 Peran Dosen sebagai Sumber Daya Manusia Perguruan Tinggi Bab 6 Produktivitas SDM Dosen Bab 7 Kualitas SDM Dosen Bab 8 Perencanaan Sumber Daya Manusia PT Bab 9 Pengorganisasian Sumber Daya Manusia Perguruan Tinggi Bab 10 Eksistensi Manajemen SDM Perguruan Tinggi Bab 11 Kondisi Pengembangan SDM di Lembaga Pendidikan Bab 12 Tantangan dalam Manajemen SDM Perguruan Tinggi Bab 13 Mengelaborasi Berbagai Tantangan Imternal Perguruan Tinggi Bab 14 Tenaga Pendidik dan Kependidikan dalam Proses Pendidikan Bab 15 Peran Kepemimpinan Puncak Dalam Pengembangan Budaya Kerja
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku ini merupakan hasil karya yang dapat dijadikan sumber belajar bagi mahasiswa sebagai dasar dalam melakukan pembelajaran. Buku ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan di bidang akademisi sehingga menjadi buku yang signifikan. Untuk memudahkan pembaca dalam memahaminya, penulis menyusun buku ini dalam beberapa bagian bab. Dengan adanya buku ini, diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam memperluas dan memperdalam pengetahuan mereka untuk melakukan pengkajian pada bidang ilmu yang diperlukan.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentikasi High Order Thinking Skills siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Tarakan pada materi biologi khususnya pada materi Keanekaragaman Hayati di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Tarakan, sedangkan sampel penelitian yaitu siswa kelas XI MIPA yang berjumlah 109 siswa dengan penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Data diperoleh berdasarkan skor yang dihasilkan dari soal HOTS berbentuk uraian yang diberikan pada siswa berjumlah 10 soal. Dengan cara perhitungan yaitu skor yang diperoleh siswa dibagi skor maksimum dikali 100%. Hasil penelitian menunjukkan persentase High Order Thinking Skills siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Tarakan termasuk dalam kategori cukup dengan nilai persentase 65,17%.Selanjutnya persentase pada indikator menganalisis termasuk dalam kategori cukup dengan nilai persentase 73,32%, indikator mengevaluasi termasuk dalam kategori cukup dengan nilai persentase 64,82% dan indikator mencipta termasuk dalam kategori kurang sekali dengan nilai persentase 54,74%. Dengan demikian diperlukan peningkatan High Order Thinking Skills siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Tarakan.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK VALUE ADDED RUMPUT LAUT KOTA TARAKAN MUCHAMMAD AYNURROCHIM Dr. WITRI YULIAWATI, S.E., M.Si Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dimana data dalam penelitian ini diperoleh dari kuesioner. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung besarnya value added rumput laut di Kelurahan Pantai Amal Kota Tarakan. Pengambilan sampel ini dengan metode sampel jenuh yang dimana semua anggota populasi digunakan menjadi sampel, sampel ini sebanyak 20 orang untuk petani rumput laut dan 6 orang untuk home industry. Analisis nilai tambah yang digunakan adalah analisis nilai tambah metode Hayami yang menunjukkan nilai tambah rumput laut mentah dan rumput laut yang diolah menjadi produk makanan, dimana rumput laut mentah nilai tambahnya sebesar Rp. 218.986.496,929 dengan rasio 97,178% dari hasil produksi secara keseluruhan sebesar 1.730,400 kg/tahun dan rumput laut yang diolah menjadi produk makanan sebesar Rp. 4.404.089,800 dengan rasio 99,711% dari hasil produksi secara keseluruhan sebesar 24,667 kg/tahun. Kata Kunci: Value Added, Rumput Laut, Petani Rumput Laut, Home Industry.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Ketika terbangun di subuh hari maka akan terngiang di otak dan hati kita apa yang harus kita lakukan subuh ini dan mencoba mengingat apa yang sudah direncanakan semalam. Setelah bergegas salat subuh kemudian melakukan aktivitas rutin lainnya, lalu menginventori peralatan atau pendukung kita ke tempat aktivitas kita selanjutnya. Kemudian sekitar jam tujuh pagi hari ke tempat kerja sesuai rencana kita semalaman, di tempat kerja melakukan rutinitas sembari menyelesaikan apa yang belum terselesaikan kemarin atau memperbaiki pekerjaan kemarin yang belum terselesaikan. Aktivitas di atas merupakan proses pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen secara manajerial. Dimana manajemen ini pada dasarnya sudah seusia dengan peradaban manusia, tetapi barulah dipelajari sebagai ilmu tersendiri pada beberapa abad terakhir. Seperti ilmu-ilmu yang lainnya, manajemen juga mengalami perkembangan yang sangat pesat sehingga manajemen di bagi kebanyak cabang seperti manajemen organisasi, manajemen operasional, manajemen resiko, manajemen pemasaran, manajemen sumber daya manusia (MSDM), dll. MSDM pada dasarnya sudah muncul di tahun 1940-an dengan istilah manajemen kepegawaian atau manajemen personalia. Manajemen kepegawaian ini membahas tentang pengelolaan sumber daya manusia tetapi masih dalam cakupan kecil yaitu yang berada di dalam organisasi. Tetapi pada tahun 1960-an dikembangkan menjadi MSDM, yang cakupannya sudah sangat meluas karena membahas tentang sumber daya manusia di dalam dan luar organisasi, sehingga karena dipandang perlu maka perusahaan-perusahaan berskala besar dan menengah mengadakan departeman SDM yang terpisah dari departemen lainnya.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Jenis penelitian adalah penelitian dan pengembangan atau yang sering dikenal Research and Development (R and D) yang dilakukan di SMP Negeri 4 Tarakan pada kelas VII. Tujuan Penelitian ini adalah untuk megembangan LKS matematika berbasis etnomatematika pada materi bangun datar segiempat yang layak dan praktis sebagai sumber belajar untuk siswa kelas VII SMP Negeri 4 Tarakan. Model pengembangan yang digunakan adalah model Borg and Gall. Adapun proses pengembangan media melalui tahapan-tahapan antara lain potensi dan masalah, mengumpulkan informasi, desin produk, validasi desain (validasi ahli Bahasa, ahli media, dan ahli materi), revisi desain, uji coba produk (kelompok kecil dan lapangan), dan revisi produk. Hasil analisis deskriptif matematis menunjukkan bahwa LKS matematika berbasis etnomatematika pada bangun datar segiempat yang dikembangkan berdasarkan aspek ahli materi memperoleh skor sebesar 75% dengan kategori layak, aspek ahli media memperolek skor sebesar 84% dengan kategori sangat layak, serta aspek ahli Bahasa memproleh skor sebesar 93,75% dengan kategori sangat layak. Sedangkan dari hasil penelitian di lapangan produk LKS berbasis etnomatematika pada uji coba skala kecil berada dalam kategori sangat praktis dengan skor sebesar 85,83%, uji coba lapangan pada 2 guru berada pada kategori sangat praktis, dengan presentase kepraktisan mencapai 90%, uji coba lapangan pada siswa berada pada kategori sangat praktis dengan presentase mencapai 86,66%. Sehingga LKS berbasis etnomatematika dapat dikatakan layak dan praktis untuk digunakan sebagai media pembelajaran untuk siswa kelas VII SMP Negeri 4 Tarakan.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pulau Sebatik merupakan pulau terkecil terluar yang terletak di provinsi Kalimantan utara yang berbatasan langsung dengan Negara tetangga yaitu Malaysia. Nelayan di pulau Sebatik menangkap atau mengeksploritasi hasil perikanan dengan berbagai macam alat tangkap. Salah satu alat tangkap yang banyak digunakan yaitu jaring insang bawal (Gill net) untuk menangkap ikan bawal sebagai tangkapan utama , selain itu banyak jenis ikan lain yang tertangkap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keramahan lingkungan dan pendapatan nelayan jaring insang bawal (Gill net). Penelitian ini di lakukan 3 bulan dimulai pada bulan Febuari sampai April 2020. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deksriptif kuantitatif dengan pendekatan suvey yaitu menggunakan teknik wawancara terhadap nelayan untuk mengetahui tingkat ramah lingkungan dan hasil pendapatan nelayan jaring insang bawal (Gill net). Survey yang dilakukan dengan wawancara untuk menentukan jumlah nelayan yang menggunakan alat tangkap jaring insang bawal yang terdapat di pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan terhadap 10 responden bahwa alat tangkap jaring insang bawal (Gill net) terdapat nilai skoring 29,40 termasuk dalam kategori ramah lingkungan dan sangat ramah lingkungan. Adapun hasil pendapatan nelayan jaring insang bawal (Gill net) menghasilkan keuntungan perbulan sebesar Rp.6.039.421, dengan hasil tangkapan utama didapatkan 63 kg/bulan.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
KELIMPAHAN JENIS IKAN HASIL TANGKAPAN PUKAT BAWAL (GILL NET) DI PERAIRAN PULAU SEBATIK KABUPATEN NUNUKAN Abstrak Perairan Pulau Sebatik merupakan salah satu daerah penangkapan ikan dengan alat tangkap gill net. Gill net digunakan untuk menangkap ikan bawal. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi dan kelimpahan jenis – jenis ikan serta mengklasifikasikan hasil tangkapan utama berdasarkan ukuran panjang total. Penelitian dilaksanakan mulai bulan Januari sampai Februari 2020 dengan metode purposive sampling. Sampel ikan dikumpulkan menggunakan alat tangkap gill net dengan mesize 7 incih. Total ikan hasil tangkapan yang diperoleh sebanyak 311 ekor. Keanekaragaman jenis ikan terdistribusi dari 1 filum, 3 kelas, 9 ordo, 15 famili, 17 genus dan 18 spesies. Hasil kelimpahan relatif jenis ikan berkisar antara 0,32 – 27%. Kelimpahan tertinggi dari jenis Pampus argenteus 27%, Pampus sp. 20% dan Drepane sp. 12%, sedangkan hasil kelimpahan terendah dari jenis Sphyrna lewini 0,32%, Muraenesox bagio 0,65% dan Thryssa hamiltonii 0,65%. Hasil tangkapan ikan bawal berdasarkan ukuran dari trip 1 dengan ukuran 23 – 29,02 cm, trip 2 dengan ukuran 25 – 29,02 cm, trip 3 dengan ukuran 27 – 32,54 cm dan trip 4 dengan ukuran 25 – 30,78 cm. Hasil pengukuran panjang total ikan bawal yang tertangkap secara keseluruhan didapatkan antara 22 – 36,06 cm dengan didominasi ukuran yaitu 27,27 – 29,02.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
KELIMPAHAN JENIS IKAN HASIL TANGKAPAN PUKAT BAWAL (GILL NET) DI PERAIRAN PULAU SEBATIK KABUPATEN NUNUKAN Abstrak Perairan Pulau Sebatik merupakan salah satu daerah penangkapan ikan dengan alat tangkap gill net. Gill net digunakan untuk menangkap ikan bawal. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi dan kelimpahan jenis – jenis ikan serta mengklasifikasikan hasil tangkapan utama berdasarkan ukuran panjang total. Penelitian dilaksanakan mulai bulan Januari sampai Februari 2020 dengan metode purposive sampling. Sampel ikan dikumpulkan menggunakan alat tangkap gill net dengan mesize 7 incih. Total ikan hasil tangkapan yang diperoleh sebanyak 311 ekor. Keanekaragaman jenis ikan terdistribusi dari 1 filum, 3 kelas, 9 ordo, 15 famili, 17 genus dan 18 spesies. Hasil kelimpahan relatif jenis ikan berkisar antara 0,32 – 27%. Kelimpahan tertinggi dari jenis Pampus argenteus 27%, Pampus sp. 20% dan Drepane sp. 12%, sedangkan hasil kelimpahan terendah dari jenis Sphyrna lewini 0,32%, Muraenesox bagio 0,65% dan Thryssa hamiltonii 0,65%. Hasil tangkapan ikan bawal berdasarkan ukuran dari trip 1 dengan ukuran 23 – 29,02 cm, trip 2 dengan ukuran 25 – 29,02 cm, trip 3 dengan ukuran 27 – 32,54 cm dan trip 4 dengan ukuran 25 – 30,78 cm. Hasil pengukuran panjang total ikan bawal yang tertangkap secara keseluruhan didapatkan antara 22 – 36,06 cm dengan didominasi ukuran yaitu 27,27 – 29,02.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUNJUNGAN WISATAWAN PADA OBJEK WISATA BINALATUNG BEACH KELURAHAN PANTAI AMAL KOTA TARAKAN Nur Hajirah Dr. Pither Palungan, S.E.,M.Si Agus Tri Darmawanto, ME Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendapatan, biaya perjalanan, biaya perjalanan ke objek lain, lama perjalanan dan fasilitas terhadap jumlah kunjungan wisatawan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa angket atau kuesioner, populasi dalam penelitian belum diketahui. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan accidental sampling yaitu pengambilan sampel berdasarkan kebetulan. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linier berganda dan hasil dari penelitian ini menunjukkan secara parsial variabel pendapatan, lama perjalanan dan fasilitas berpengaruh signifikan terhadap jumlah kunjungan wisatawan. Diperoleh variabel pendapatan de ngan nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel (2,803 > 1,986), variabel lama perjalanan dengan nilai t-hitung lebih kecil dari t-tabel (-2,778 1,986), variabel fasilitas dengan nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel (2,103 > 1,986). Sedangkan biaya perjalanan dan biaya perjalanan ke objek lain tidak berpengaruh signifikan terhadap jumlah kunjungan wisatawan. Hal in dikarenakan nilai t-hitung dari variabel biaya perjalanan lebih kecil dari t-tabel (0,699 1,986) dan nilai t-hitung dari variabel biaya perjalanan ke objel lain lebih besar dari t-tabel (0,896 1,986). Adapun secara simultan variabel pendapatan, biaya perjalanan, biaya perjalanan ke objek lain, lama perjalanan dan fasilitas berpengaruh signifikan terhadap jumlah kunjungan wisatawan dengan nilai f-hitung lebih besar dar f-tabel (4.654 > 2.32). Dengan nilai koefisien determinasi (R2) dengan nilai 0,205 atau sebesar 20,5%. Kata-kata Kunci : Pendapatan, Biaya Perjalanan, Biaya Perjalanan ke Objek Lain, Lama Perjalanan, Fasilitas, Jumlah Kunjungan Wisatawan.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGEMBANGAN TERNAK DISUATU WILAYAH DI PENGARUHI SDA DAN SDM SERTA KOMODITAS YANG DITANAM DAN DIMANFAATKAN SEBAGAI SUMBER PAKAN TERNAK, MAKA DIPERLUKAN ANALISIS POTENSI. PENELITIAN INI BERTUJUAN MENGETAHUI TERKAIT KECAMATAN YANG BERPOTENSI MENJADI BASIS PENGEMBANGAN TERNAK SAPI POTONG DAN MENGIDENTIFIKASI POTENSI WILAYAH PENGEMBANGAN TERNAK SAPI POTONG. PENELITIAN INI DILAKUKAN DI KOTA TARAKAN DILAKUKAN PADA DESEMBER 2019 SAMPAI JUNI 2020. JENIS PENELITIAN INI DESKRIPTIF KUANTITATIF. PENENTUAN SAMPEL MENGGUNAKAN KUOTA DIMANA SAMPEL YANG DIAMBIL 40 PETERNAK YANG TERBAGI 4 KECAMATAN, DATAA YANG DIGUNAKAN ADALAH DATA PRIMER YANG DIPEROLEH DARI PETERNAK SAPI POTONG DAN DATA SEKUNDER DARI BPS KOTA TARAKAN, DINAS PERTANIAN, PANGAN DAN PERIKANAN KOTA TARAKAN. METODE YANG DIGUNAKAN UNTUK ANALISIS ADALAH ANALISIS LQ UNTUK POTENSI BASIS KECAMATAN, ANALISIS POTENSI PENGEMBANGAN WILAYAH MENGGUNAKAN ANALISIS KEPADATAN TERNAK. HASIL PENELITIAN INI ADALAH NILAI LQ KECAMATAN TARAKAN UTARA SEBESAR 1,44 DAN KECAMATAN TARAKAN TIMUR SEBESAR 1,59 MENJADI WILAYAH BASIS TERNAK SAPI POTONG. BERDASARKAN POTENSI PENGEMBANGAN WILAYAH DAN ANALISIS SPASIAL BAHWA KECAMATAN TARAKAN UTARA MENJADI PRIORITAS PERTAMAN DALAM WILAYAH PENYEBARAN DAN PENGEMBANGAN. KECAMATAN TARAKAN TIMUR DAN KECAMATAN TARAKAN TENGAH MENJADI PRIORITAS KEDUA DALAM WILAYAH PENYEBARAN, PENGEMBANGAN DAN PEMANTAPAN. KECAMATAN TARAKAN BARAT MENJADI PRIORITAS TERAKHIR MENJADI WILAYAH PEMANTAPAN DAN WILAYAH PENYEBARAN.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Peranan bakteri yang sangat vital pada ekosistem perairan adalah sebagai dekomposer dengan hasil dekomposisi sebagai sumber nutrien pada rantai makanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bakteri pada Danau Manuk Bungkul. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September sampai Desember 2019 dengan menggunakan metode deskriptif dengan melakukan identifikasi bakteri pada perairan melalui beberapa tahapan pengujian yaitu uji gram, uji utama dan uji lanjut yang dilakukan di laboratorium Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Hasil Perikanan Kota Tarakan. Hasil penelitian menunjukkan bakteri pada perairan Danau Manuk Bungkul ditemukan sebanyak 2 genus bakteri yaitu Actinobacillus sp., dan Bacillus sp dan yang paling dominan ditemukan adalah Actinobacillus sp.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Peranan bakteri yang sangat vital pada ekosistem perairan adalah sebagai dekomposer dengan hasil dekomposisi sebagai sumber nutrien pada rantai makanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bakteri pada Danau Manuk Bungkul. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September sampai Desember 2019 dengan menggunakan metode deskriptif dengan melakukan identifikasi bakteri pada perairan melalui beberapa tahapan pengujian yaitu uji gram, uji utama dan uji lanjut yang dilakukan di laboratorium Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Hasil Perikanan Kota Tarakan. Hasil penelitian menunjukkan bakteri pada perairan Danau Manuk Bungkul ditemukan sebanyak 2 genus bakteri yaitu Actinobacillus sp., dan Bacillus sp dan yang paling dominan ditemukan adalah Actinobacillus sp.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstract: This study aimed to investigate effect of spelling bee game on vacobulary achievement of the eighth grade students of MTs DDI Tarakan. The design of this research was pre-experimental. Using a purposive sampling technique, a total of 22 students from class VIII.A were determined as the research sample. Data were colleted through a written vocabulary test. The colleted data were analyzed descriptively using the spss 22.0. the results showed there was a differentce in the mean scores between a pretest and a posttest. The mean score for the pretest was 54.36 and that for the posttest was 76.73. there was an increase by 22.37, with the posttest result was higher than the pretest. The result of paired sample test showed that the t-test was 12,182 and the t-table was 2,080. The t-test result was higher than the t-table (12,182 > 2,080). The null hypothesis (H0) was rejected and the alternative hypthesis (Ha) was accepted. Based on the analysis, it was proven that learning using the spelling bee game had an effect on improving vocabulary of the eighth grade students of MTs DDI Tarakan. ABSTRAK Nurhidayah. 2020. The Effects of Spelling Bee Game On Vocabulary Achievement of Eighth Grade Students of MTs DDI Tarakan. (Advisor by Winarno, M.Pd). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk pengaruh pencapaian kosa kata menggunakan metode spelling bee game siswa kelas VIII.A di MTs DDI Tarakan. Desain penelitian ini adalah pre-eksperimental. Penentuan sampel penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Sampel dari penelitian ini adalah kelas VIII.A yang terdiri dari 22 siswa. Instrument yang digunakan pada penelitian ini adalah tes tertulis yakni vocabulary tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif analisis dengan bantuan SPSS 22.0. Hasil penelitian ini menunjukkan ada perbedaan skor rata-rata antara pretest dan posttest. Hal ini dibuktikan dengan hasil skor rata-rata siswa. Skor rata-rata siswa dalam pretest adalah 54.36 dan skor rata-rata posttest adalah 76.73. Ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa mengalami peningkatan sebesar 22.37. Nilai rata-rata siswa pada posttest lebih tinggi daripada pretest.Hasil dari paired sample test, menunjukkan hasil t-test adalah 12.182 dan t-table adalah 2.080. Hasil t-test lebih tinggi dari t-table (12.182 > 2.080). Hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Berdasarkan analisis, hal ini membuktikan bahwa pembelajaran menggunakan metode spelling bee game membawa pengaruh terhadap peningkatan kosa kata siswa di kelas VIII.A MTs DDI Tarakan.
2020 · Thesis ·
Pneumonia adalah penyakit infeksi saluran napas bagian bawah yang merupakan penyebab utama kematian pada balita di dunia. Menurut WHO (World Health Organization) angka kematian balita pada tahun 2015 akibat pneumonia masih tinggi mencapai 6 juta anak balita meninggal dunia. Tujuan penulisan ini agar penulis memperoleh gambaran nyata mengenai pelaksanaan dan pendokumentasikan asuhan keperawatan komprehensif pada An.Y dengan penyakit Pneumonia. Metode penulisan ini yaitu studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi dan kepustakaan. Pemberian asuhan keperawatan menggunakan langkah-langkah proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawaan, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Pengkajian yang dilaksanakan mencakup identitas klien, riwayat yang pernah dialam, kesehatan sekarang dan secara keseluruhan. Diagnosa keperawatan yang didapatkan yaitu bersihan jalan napas tidak efektif, pola napas tidak efektif, resiko defisit nutrisi, dan defisit pengetahuan. Intervensi yang telah dilakukan dan kriteria hasil yang telah disusun berdasarkan prioritas masalah. Evaluasi hasil tindakan keperawatan menunjukkan masalah keperawatan yang penulis rumuskan dalam diagnosa keperawatan dapat teratasi sesuai tujuan yang telah ditetapkan. Dari keempat diagnosa tersebut terdapat tiga masalah yang dapat teratasi sesuai dengan tujuan yang telah dilakukan dan terdapat satu diagnose yang belum teratasi karena belum sesuai dengan tujuan, kriteria hasil dan waktu yang telah ditentukan.
2020 · Thesis ·
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. T DENGAN NON HEMORAGIK STROKE DI RUANG DAHLIA B RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TARAKAN Yeni Nurlita, Hendy Lesmana, Paridah ABSTRAK World Health Organization (2016), menyebutkan bahwa stroke adalah terputusnya aliran darah ke otak, umumnya akibat pecahnya pembuluh darah ke otak atau karena tersumbatnya pembuluh darah ke otak sehingga pasokan nutrisi dan oksigen ke otak berkurang. Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (2018), stroke juga menjadi peringkat ketiga penyebab utama kecacatan di seluruh dunia. Prevalensi stroke di Indonesia berdasarkan wawancara sebesar 12,1% pada tahun 2013 dan menjadi 10,9% pada tahun 2018. Dari data tersebut disimpulkan bahwa prevalensi penyakit stroke di Indonesia setiap tahun mengalami perubahan. Tujuan penulisan adalah agar dapat menerapkan dan melakukan asuhan keperawatan kepada klien, membandingkan kesenjangan antara teori dan kasus, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, memecahkan masalah pada klien. Dalam penyusunan tugas akhir ini penulis menggunakan metode deskriptif dengan tipe studi kasus, pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, pemeriksaan head to toe, dokumentasi, kepustakaan dan subjek adalah klien. Hasil yang didapatkan pada Ny. T dimulai dari pengkajian, pengkajian pola integritas ego ditandai dengan tidak ada perasaan perasaan putus asa, pola neurosensori ditandai dengan tingkat kesadaran compos mentis, pola pernafasan ditandai dengan tidak terdapat hambatan jalan nafas. Kesimpulan ditemukan adanya kesenjangan dari pengkajian dan perumusan diagnosa keperawatan antara teori dan kasus pada pada Ny. T. Sikap kooperatif pasien dan keluarga yang terbuka serta bekerja sama dengan perawat.
2020 · Thesis ·
ABSTRAK Asuhan Keperawatan Pada An. D Dengan Diagnosa Medik Demam Dengue Di Ruang Anggrek B Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan Demam dengue penyakit tropis yang disebabkan oleh virus dengue yang dibawah oleh nyamuk. Tujuan penuilisan ini agar penulis memperoleh ghambaran nyata mengenai pelaksanaan dan pendokumentasian asuhan keperawatan komprehensif pada An.D dengan penyakit Demam Dengue. Metode penulisan adalah deskritif, tipe studi kasus dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan studi dokumentasi serta studi kepustakaan. Pemberian asuhan keperawatan menggunakan langkah-langkah proses keperawatan yang meliputi: pengkajian, diagnose keperawatan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pengkajian yang dilaksanakan mencakup identitas klien, riwayat yang pernah dialami dan sekarang, pengkajian kesehatan secara keseluruhan. Diagnosa yang ditemukan adalah termoregulasi tidakefektif, risiko deficit nutrisi, risiko kekurangan volume cairan, konstipasi, deficit perawatan diri. Intervensi yang telah dilakukan dan kriteria hasil yang telah disusun berdasarkan prioritas masalah. Evaluasi hasil tindakan keperawatan menunjukan bahwa masalah keperawatan yang penulis rumuskan dalam diagnose keperawatan dapat teratasi sesuai yang telah ditetapkan dari kriteria hasil yang diharapkan. Dari lima diagnosa tersebut masalah yang dapat teratasi sesuai dengan tujuan dan waktu yang telah dilakukan.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peningkatan hasil belajar siswa kelas IV A dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) pada tema 4 di SDN 005 Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus dengan desain atau tahapan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari 26 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Tes Hasil Belajar (THB), lembar penilaian afektif dan psikomotorik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pada hasil belajar siswa kelas IV A di SDN 005 Tarakan dengan penerapan model pembelajaran Group Investigation (GI). Pada siklus I diperoleh hasil belajar kognitif sebesar 58%, pada aspek afektif sebesar 31%, dan pada aspek psikomotorik sebesar 27%. Sedangkan siklus II mengalami peningkatan dengan perolehan hasil belajar aspek kognitif sebesar 88%, pada aspek afektif sebesar 73% dan pada aspek psikomotorik sebesar 77%. Meningkatnya hasil belajar siswa karena siswa mampu memahami materi pada tema 4, adanya perubahan sikap dalam bekerja sama pada diskusi kelompok, percaya diri dalam menyampaikan presentasi, dan lebih meningkatkan keterampilan siswa dalam mengomunikasikan hasil diskusi kelompok. Secara keseluruhan semua aspek telah mencapai indikator keberhasilan, sehingga penelitian ini dapat dikatakan berhasil.