2025 · Book ·
Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah diatas normal yaitu diatas 120/80 mmHg, yang pada tahap awal tidak menunujukkan gejala yang jelas namun dapat menimbulkan komplikasi serius seperti penyakit, gagal ginja, stroke dan kerusakan pembuluh darah lainnya. Angka kejadian hipertensi di Kota Tarakan mencapai 92,12% dengan total 2.925 jiwa, tingginya angka kejadian hipertensi dapat menjadi alasan untuk menelaah berbagai macam upaya yang dapat membantu menurunkan tekanan darah serta meningkatkan kondisi kesehatan dan kualitas hidup penderita hipertensi. Terapi non-farmakologi yang dapat diterapkan untuk menurunkan tekanan darah yaitu dengan kombinasi rendam kaki air hangat dengan aromaterapi lavender. Karya ilmiah akhir ners ini bertujuan untuk membandingkan kombinasi rendam kaki air hangat dan aromaterapi lavender dengan rendam kaki air hangat dalam menurunkan tekanan darah pada pasien Hipertensi. Metode karya ilmiah akhir ners ini menggunakan metode case report. Pasien yang dilibatkan dalam karya ilmiah ini berjumlah 2 orang, pasien 1 diberikan intervensi rendam kaki air hangat dan aromaterapi, sedangkan pasien 2 diberikan intervensi rendam kaki saja. Hasil karya ilmiah ini menunjukkan terdapat penurunan tekanan darah lebih banyak pada pasien 1 yang diberikan intervensi rendam kaki air hangat dengan aromaterapi dengan penurunan tekanan sistolik sebanyak 24 mmHg dan tekanan diastolik sebanyak 8,2 mmHg dibandingkan dengan pasien 2 yang hanya diberikan terapi rendam kaki air hangat dengan penurunan tekanan darah sistolik 13 mmHg dan tekanan diastolic 6.4 mmHg. Kesimpulan terapi kombinasi ini rendam kaki air hangat dengan aromaterapi lavender terbukti menurunkan tekanan darah lebih banyak dibandingkan dengan terapi rendam kaki air hangat saja.
2025 · Book ·
LKPD merupakan bahan ajar cetak berisi serangkaian tugas untuk mendukung pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD Geometri Bangun Ruang Berdasarkan Teori Van Hiele Pada Siswa Kelas IV SDN 015 Tarakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan dan kemenarikan LKPD dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) model ADDIE yang meliputi tahap Analisis (Analysis), Desain (Design). Pengembangan (Development), Implementasi (Implementation), dan Evaluasi (Evaluation). Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IV SDN 015 Tarakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan memiliki validitas yang tinggi dengan skor persentase 84% dan dinyatakan layak digunakan. Hal ini dikatakan sangat layak karena kesesuaian materi berdasarkan CP dan tujuan pembelajaran sesuai dengan materi. Dan kedalaman materi disajikan sesuai tingkatan SD, kesesuaian penggunaan materi terhadap penggunaan LKPD. Berdasarkan pembelajaran Van Hiele tersebut sesuai dengan tahap berpikir siswa. Selain itu, kemenarikan LKPD dengan persentase sebesar 91% yang berarti LKPD tergolong sangat menarik bagi siswa. Hal ini dikatakan sangat menarik karena tampilan LKPD yang menarik, materi LKPD memuat aktivitas yang memberikan pemahaman kepada siswa hal ini sesuai dengan tahapan pembelajaran Van Hiele. Dengan demikian, LKPD yang dikembangkan berdasarkan teori Van Hiele dinilai layak dan menarik untuk digunakan dalam pembelajaran geometri bangun ruang.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
2025 · Book ·
Dismenorea adalah nyeri menstruasi yang menyebabkan gejala seperti nyeri perut bawah, sakit kepala, diare, nyeri ulu hati, mual, dan muntah. Gejala ini dapat menyebabkan perubahan emosional, kesulitan tidur, gangguan aktivitas, dan konsentrasi. Dismenorea berdampak pada fisik, psikologis, sosial, dan ekonomi, termasuk kelelahan dan kemarahan. Aromaterapi lavender memiliki banyak manfaat dan terdiri dari bahan seperti minyak esensial, alpha linalool, borneol, dan linalyl acetate dalam 100 gram bunga lavender. Bunga lavender didominasi oleh linalool (18-48%) dan linalyl asetat (1-36%). Linalool dapat memberikan efek sedatif dan linalyl asetat menunjukkan adanya aksi narkotik yang nyata. Penggunaan dua kandungan ini dapat mengurangi kecemasan, gangguan pola tidur, meningkatkan perasaan kesejahteraan, mendukung kewaspadaaan mental serta menekan agresi yang bertindak sebagai relaksasi dan obat penenang sehingga dapat digunakan dengan terapi pereda nyeri (dismenore). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap dismenore pada remaja putri. Metode yang digunakan ini studi kasus dengan rancangan pre-test dan post-test. Sampel dalam penelitian ini adalah seorang remaja putri yang mengalami dismenore. Instrument yang digunakan adalah Numeric Rating Scale (NRS). Hasil analisis tingkat nyeri haid menunjukkan adanya perbedaan berdasarkan lembar observasi pengukuran skala nyeri menggunakan NRS yang di isi oleh responden, yaitu dari tingkat nyeri 6 (nyeri sedang) menjadi tingkat nyeri 3 (nyeri ringan). Sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap dismenorea pada remaja putri. Diharapkan studi kasus ini dapat menjadi layak untuk memberikan informasi kepada Masyarakat terkait pengonbatan secara non-farmakologis seperti menggunakan aromaterapi lavender untuk menurunkan dismenore pada remaja putri dengan pemberian aromaterapi lavender untuk menurunkan dismenorea pada remaja putri.
2025 · Book ·
Kontrasepsi merupakan upaya yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia untuk menekan laju pertumbuhan penduduk dengan menunda dan mencegah kehamilan. Salah satu metode kontrasepsi yang bisa digunakan untuk mencegah kehamilan dalam jangka panjang yaitu IUD/AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim). Rendahnya pengguna IUD/AKDR disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya yaitu kecemasan. Penanganan yang tepat diperlukan untuk mengurangi kecemasan tersebut agar pengguna kontrasepsi IUD dapat meningkat. Salah satu intervensi non-farmakologi yang efektif untuk mengurangi kecemasan pada akseptor KB IUD adalah dengan pemberian aromaterapi lavender. Studi kasus ini bertujuan untuk memberikan penatalaksanaan asuhan kebidanan keluarga berencana dengan pemberian aromaterapi lavender untuk mengurangi kecemasan pada akseptor IUD di puskesmas gunung lingkas. Jenis penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan pendekatan metode studi kasus. Studi kasus ini menjelaskan tentang asuhan kebidanan pada akseptor KB IUD sebelum dan sesudah diberikan aromaterapi lavender untuk mengurangi kecemasan. Hasil menunjukkan kecemasan yang dirasakan oleh akseptor IUD berkurang dari kategori kecemasan sedang menjadi tidak ada kecemasan. Penerapan aromaterapi lavender terbukti efektif dalam mengurangi kecemasan pada akseptor IUD dan dapat digunakan sebagai alternatif intervensi non-farmakologis.
2025 · Book ·
Latar Belakang : Kontrasepsi Implant merupakan metode kontrasepsi jangka panjang yang efektif, namun sering menimbulkan kecemasan sebelum pemasangan bagi akseptor. Kurangnya minat pengguna implant disebabkan berbagai macam faktor salah satunya efek samping, pemasangan implant adanya pembedahan minor, dan adanya perubahan hormon yang dapat menimbulkan kecemasan. Terapi non farmakologi untuk mengatasi kecemasan dapat dilakukan dengan pendekatan seperti Teknik Slow deep breathing dan aromaterapi lavender yang dapat membantu mengurangi kecemasan pada akseptor. Tujuan : untuk mengetahui bagaimana efektifitas penerapan Teknik Slow deep breathing dan aromaterapi lavender untuk mengurangi kecemasan pada akseptor KB Implant. Metode : Penelitian ini menggunakan desain Sudi kasus (case study) dengan pendekatan asuhan kebidanan komprehensif dengan satu subjek penelitian menggunakan alat ukur Hamilton Rating Scale (HARS) untuk mengukur kecemasannya. Hasil : setelah diberikan penerapan kombinasi Teknik Slow deep breathing dan Aromaterapi lavender terjadi penurunan skor kecemasan dari kategori kecemasan sedang menjadi kecemasan ringan. Klien menunjukan respon positif berupa perasaan tenang, rileks, menerima pemasangan Implant dengan lebbih percaya diri. Kesimpulan : Penerapan Teknik Slow deep breathing dan Aromaterapi lavender efektif dalam menurunkan kecemasan pada akseptor Kontrasepsi Implant, intervensi ini dapat menjadi bagian dari pelayanan kebidanan komplementer yang aman dan sederhana.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Permasalahan utama dalam pemberian ASI pada ibu primipara adalah rendahnya efikasi diri dan kurangnya pengetahuan tentang teknik menyusui yang tepat, yang dapat menyebabkan kegagalan dalam menyusui secara eksklusif. Banyak ibu mengalami kesulitan pada tahap awal menyusui karena tidak memiliki pengalaman sebelumnya. Penelitian ini untuk mengindentifikasi pengaruh penggunaan video terhadap tingkat pengetahuan ibu pada trimester III tentang teknik menyusui di Puskesmas Sebengkok. Penelitian ini menggunakan metode PreExperimental Dengan One Group Pretest-Posttest Design, metode sampling yang digunakan yaitu purposive sampling sebanyak 43 ibu hamil primipara. Intervensi yang dilakukan berupa pemberian media video teknik menyusui yang diberikan sebanyak 2 kali pemutaran video dengan jeda 15 menit. Instrument yang digunakan berupa kuesioner pengetahuan. Analisis data menggunakan Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil menujukkan peningkatan signifikan setelah diberikan intervensi video tentang teknik menyusui yang benar dengan p-value = 0.000. Penelitian ini menyimpukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan setelah diberikan edukasi menggunakan video dari kategori pengetahuan cukup menjadi kategori pengetahuan baik.
2025 · Book ·
Kecemasan ditemukan pada trimester ketiga atau disebut periode menunggu dan waspada karena pada saat itu, ibu merasa tidak sabar menunggu kelahiran bayinya. Pada trimester ini, ibu hamil yang menunggu kelahiran dapat mengalami ketakutan apakah persalinannya akan berjalan dengan lancar ataukah tidak dan dapat menimbulkan tekanan yang dapat menyebabkan dirinya mengalami kecemasan. Pada kehamilan pertama ketakutan ini sering dirasakan terutama pada saat trimester III dalam menghadapi persalinan. Ibu hamil yang mengalami kecemasan sewaktu hamil akan lebih banyak mengalami persalinan abnormal bahkan dapat berkomplikasi pada kematian ibu dan janin. Salah satu cara non farmakologi adalah dengan melakukan prenatal yoga. Asuhan kebidanan ini bertujuan untuk mengetahui apakah prenatal yoga dapat menurunkan kecemasan pada ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan di puskesmas Malinau Seberang. Jenis penelitian ini adalah studi kasus, dengan satu responden mengisi kuesioner HARS sebelum dan sesudah yoga. Sebelum diberi yoga, responden mengalami kecemasan berat dengan total skor 32. Setelah pemberian yoga, responden menunjukkan kecemasan ringan yaitu total skor 10. Dari pernyataan diatas, prenatal yoga dapat bermanfaat untuk menurunkan kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan.
2025 · Book ·
Abstrak Latar Belakang: Nyeri punggung pasca persalinan sering dialami ibu nifas dan dapat mengganggu aktivitas serta pemberian ASI. Penanganan farmakologis memiliki keterbatasan, terutama pada ibu menyusui. Effleurage massage merupakan terapi komplementer yang aman, efektif, dan mudah diterapkan. Penelitian ini bertujuan memberikan asuhan kebidanan melalui effleurage massage untuk mengurangi nyeri punggung pada ibu nifas. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah menerapkan asuhan kebidanan pada bayi demam pasca imunisasi menggunakan kompres bawang merah dengan pendekatan 7 langkah Varney dan format SOAP. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada Bayi , perempuan, usia 3 bulan yang mengalami demam (suhu 38,2°C) setelah imunisasi DPT dan PCV. Intervensi kompres bawang merah dilakukan selama 20 menit dengan monitoring suhu setiap 10 menit, dikombinasikan dengan pemberian ASI tambahan dan observasi kondisi umum bayi. Hasil: Setelah pemberian kompres bawang merah, terjadi penurunan suhu tubuh dari 38,2°C menjadi 37,1°C dalam waktu 25 menit. Bayi menunjukkan perbaikan kondisi dengan berkurangnya rewel, peningkatan nafsu menyusu, dan tidak ditemukan efek samping atau iritasi kulit. Orang tua menunjukkan respon positif dan antusiasme terhadap intervensi yang diberikan. Kesimpulan: Terapi komplementer kompres bawang merah terbukti efektif dalam menurunkan demam pasca imunisasi pada bayi dan dapat digunakan sebagai alternatif intervensi non-farmakologis yang aman, murah, dan mudah diaplikasikan oleh keluarga di rumah.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
2025 · Book ·
Pasien kritis yang terpasang ventilasi mekanik sering mengalami gangguan pertukaran gas akibat akumulasi sekret di jalan napas, yang dapat menurunkan saturasi oksigen dan mengancam keselamatan pasien. Salah satu intervensi inovatif yang dapat diterapkan adalah kombinasi fisioterapi dada, elevasi kepala 45°, dan hiperoksigenasi selama prosedur close suction. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas intervensi kombinasi tersebut terhadap perubahan nilai saturasi oksigen pada pasien dengan ventilator di ruang Intensive Care Unit (ICU). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus pada dua pasien di ruang ICU RSUD dr. H. Jusuf S.K Tarakan. Intervensi dilakukan selama tiga hari berturut-turut dengan mengukur nilai saturasi oksigen sebelum, selama, dan setelah dilakukan close suction yang disertai fisioterapi dada, elevasi kepala 45°, dan hiperoksigenasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan saturasi oksigen yang signifikan setelah dilakukan intervensi, yaitu dari rata-rata 94–95% menjadi 98–100%. Penerapan intervensi ini terbukti efektif dalam meningkatkan saturasi oksigen dan membersihkan jalan napas pasien yang terpasang ventilator. Oleh karena itu, kombinasi fisioterapi dada, elevasi kepala 45°, dan hiperoksigenasi dapat direkomendasikan sebagai pendekatan keperawatan nonfarmakologis untuk meningkatkan kualitas asuhan keperawatan di ruang ICU.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah diatas normal yaitu diatas 120/80 mmHg, yang pada tahap awal tidak menunujukkan gejala yang jelas namun dapat menimbulkan komplikasi serius seperti penyakit, gagal ginja, stroke dan kerusakan pembuluh darah lainnya. Angka kejadian hipertensi di Kota Tarakan mencapai 92,12% dengan total 2.925 jiwa, tingginya angka kejadian hipertensi dapat menjadi alasan untuk menelaah berbagai macam upaya yang dapat membantu menurunkan tekanan darah serta meningkatkan kondisi kesehatan dan kualitas hidup penderita hipertensi. Terapi non-farmakologi yang dapat diterapkan untuk menurunkan tekanan darah yaitu dengan kombinasi rendam kaki air hangat dengan aromaterapi lavender. Karya ilmiah akhir ners ini bertujuan untuk membandingkan kombinasi rendam kaki air hangat dan aromaterapi lavender dengan rendam kaki air hangat dalam menurunkan tekanan darah pada pasien Hipertensi. Metode karya ilmiah akhir ners ini menggunakan metode case report. Pasien yang dilibatkan dalam karya ilmiah ini berjumlah 2 orang, pasien 1 diberikan intervensi rendam kaki air hangat dan aromaterapi, sedangkan pasien 2 diberikan intervensi rendam kaki saja. Hasil karya ilmiah ini menunjukkan terdapat penurunan tekanan darah lebih banyak pada pasien 1 yang diberikan intervensi rendam kaki air hangat dengan aromaterapi dengan penurunan tekanan sistolik sebanyak 24 mmHg dan tekanan diastolik sebanyak 8,2 mmHg dibandingkan dengan pasien 2 yang hanya diberikan terapi rendam kaki air hangat dengan penurunan tekanan darah sistolik 13 mmHg dan tekanan diastolic 6.4 mmHg. Kesimpulan terapi kombinasi ini rendam kaki air hangat dengan aromaterapi lavender terbukti menurunkan tekanan darah lebih banyak dibandingkan dengan terapi rendam kaki air hangat saja.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
2025 · Thesis ·
Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang prevalensinya terus meningkat dan sering tidak disadari oleh penderitanya. Kurangnya kesadaran dalam perawatan mandiri dan minimnya dukungan keluarga dalam pengelolaan hipertensi berkontribusi terhadap tingginya angka kejadian dan komplikasi penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh terapi senam hipertensi sebagai intervensi nonfarmakologis terhadap penurunan tekanan darah pada keluarga dengan anggota yang menderita hipertensi di Kelurahan Pantai Amal RT 03 Tarakan. Metode yang digunakan adalah studi kasus terhadap dua keluarga yang memiliki anggota dengan riwayat hipertensi dan tidak rutin menjalani pengobatan medis. Intervensi dilakukan berupa pelatihan dan pelaksanaan senam hipertensi selama tiga kali seminggu dengan durasi 30 menit setiap sesi. Hasil pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi menunjukkan adanya penurunan tekanan darah yang signifikan pada kedua responden. Penerapan senam hipertensi terbukti menjadi upaya efektif dan aman dalam menurunkan tekanan darah serta meningkatkan kesadaran keluarga dalam perawatan hipertensi. Diperlukan edukasi berkelanjutan dan keterlibatan keluarga secara aktif untuk mendukung keberhasilan terapi nonfarmakologis ini.