Profil penulis
Nur
1.698 karya publik ditemukan.
Hubungan antara Interaksi Teman sebaya dengan motivasi Belajar di SMP Muhammadiyah Boarding School Tarakan
Manusia sebagai makhluk individu dan sosial membutuhkan interaksi dan komunikasi dengan orang lain untuk mempertahankan hidup. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan pendekatan korelasional. Jenis pengambilan sampel Berdasarkan uji linearitas yang dilakukan dengan metode devination from linearity terdapat hubungan linear dengan data nilai dengan spesifikasi model yang digunakan sudah benar. Hubungan yang bermakna antara kedua variabel telah ditunjukkan saat pengujian hipotesis melalui analisis korelasi product moment Pearson. Hasil analisis data mengenai hubungan antara interaksi teman sebaya dengan motivasi belajar, diperoleh temuan bahwa data berdistribusi normal. Hasil uji normalitas menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,077>0.05. Hasil uji linearitas dijelaskan bahwa nilai signifikan devation from linearity sebesar 0.774 > 0,05 maka terdapat hubungan yang linear antara kedua variabel. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara interaksi teman sebaya dengan motivasi belajar siswa.
KARAKTERISTIK KARAGENAN DARI RUMPUT LAUT DAN HASIL SAMPING GARAM KAPPAPHYCUS ALVAREZII DI KOTA TARAKAN MENGGUNAKAN PELARUT KALIUM HIDROKSIDA (KOH)
Hasil samping garam merupakan hasil samping dari proses pengolahan rumput laut menjadi garam, yang diduga masih mengandung senyawa karagenan yang bernilai ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik karagenan yang dihasilkan dari hasil samping garam rumput laut Kappaphycus alvarezii yang berasal dari Kota Tarakan menggunakan pelarut KOH. Parameter yang dianalisis meliputi rendemen, kadar air, kadar sulfat, kadar abu, dan viskositas, yang kemudian dibandingkan dengan karakteristik karagenan dari rumput laut segar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil samping garam masih mengandung karagenan dengan karakteristik yang baik . Rendemen karagenan dari garam adalah 26,94 ± 4,46%, sedangkan dari rumput laut segar sebesar 29,10 ± 10,24%. Kadar air karagenan dari hasil samping garam lebih rendah (5,66 ± 2,08%) dibandingkan rumput laut segar (7,33 ± 2,51%), sementara kadar sulfat dan kadar abu pada kedua sampel menunjukkan nilai yang relatif tinggi. Viskositas karagenan dari hasil samping garam adalah 5,9 ± 0,17 cP, sedangkan dari rumput laut segar adalah 8,7 ± 0,51 cP. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa hasil samping garam Kappaphycus alvarezii masih berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai sumber bahan baku karagenan alternatif. Pemanfaatan limbah ini mendukung upaya pengolahan hasil perikanan yang efisien dan ramah lingkungan.
ANALISIS PERBANDINGAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PENGGUNA LAYANAN GRAB DENGAN MAXIM DI KOTA TARAKAN
Persaingan yang semakin kompetitif dalam industri jasa menuntut perusahaan untuk senantiasa meningkatkan kualitas pelayanan demi memenuhi ekspektasi konsumen terhadap kualitas pelayanan yang diberikan. Upaya ini menjadi krusial agar konsumen tidak beralih ke penyedia layanan lain. Berdasarkan urgensi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan signifikan antara kualitas pelayanan dan tingkat kepuasan konsumen pengguna layanan Grab dan Maxim di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan komparatif dengan teknik pengumpulan data melalui survei terhadap 200 responden, terdiri dari 100 pengguna Grab dan 100 pengguna Maxim. Analisis data dilakukan menggunakan Uji T-test Independent Sampel dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 25. Penelitian dilaksanakan pada periode Februari hingga September 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas pelayanan Grab memiliki nilai rata-rata lebih tinggi dibandingkan Maxim. Sementara itu, tingkat kepuasan konsumen Grab dan Maxim relatif serupa. Berdasarkan hasil uji hipotesis, terdapat perbedaan yang signifikan dalam kualitas pelayanan antara kedua layanan, namun tidak ditemukan perbedaan signifikan dalam tingkat kepuasan konsumen.
Uji Beberapa Jenis Pakan Alami yang Berbeda terhadap Pertumbuhan Lobster Air Tawar Cherax quadricarinatus
Abstrak Lobster air tawar Cherax quadricarinatus merupakan komoditas perikanan bernilai ekonomi tinggi yang berpotensi untuk dibudidayakan secara intensif. Salah satu faktor penting dalam budidaya adalah ketersediaan pakan yang bernutrisi dan terjangkau. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas beberapa jenis pakan alami, baik dari sumber nabati maupun hewani, dalam meningkatkan pertumbuhan lobster air tawar. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan, yaitu perlakuan A (100% taoge/kontrol), B (25% taoge + 75% temberungun), C (25% taoge + 75% ikan mujair) dan D (25% taoge + 75% udang rucah). Pemeliharaan dilakukan selama 30 hari dengan pemberian pakan dua kali sehari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan B (kombinasi 25% taoge + 75% temberungun) menghasilkan pertumbuhan bobot mutlak tertinggi sebesar 2,1 gram, serta menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan tiga perlakuan lainnya. Hasil uji sidik ragam (ANOVA) menunjukkan bahwa perlakuan pemberian pakan alami berbeda memberikan pengaruh yang nyata (p 0.05) terhadap pertumbuhan bobot mutlak lobster air tawar Cherax quadricarinatus, namun pada pengamatan pertumbuhan panjang menunjukkan hasil yang tidak berbeda nyata. Kombinasi pakan nabati dan hewani, khususnya dengan dominasi temberungun, efektif dalam meningkatkan pertumbuhan lobster air tawar. Abstract Freshwater lobsters (Cherax quadricarinatus) are a high-value fishery commodity with potential for intensive cultivation. One important factor in cultivation is the availability of nutritious and affordable feed. This study aimed to test the effectiveness of several types of natural feed from plant and animal sources in improving the growth of freshwater lobsters. This study used a completely randomised design (CRD) with 4 feed treatments and 3 replicates, namely treatment A (100% bean sprouts/control), B (25% bean sprouts + 75% temberungun shells). C (25% bean sprouts + 75% tilapia), and D (25% bean sprouts + 75% small shrimp). Maintenance was carried out for 30 days with feeding twice a day. The results showed that treatment B (a combination of 25% bean sprouts + 75% temberungun shells) produced the highest absolute weight gain of 2.1 grams and showed better results than the other three treatments. The results of the analysis of variance (ANOVA) indicated that the natural feed treatment had a significant effect (P 0.05) on the absolute weight growth of Cherax quadricarinatus freshwater lobsters, but the length growth observation showed no significant difference. Treatment with the addition of animal feed showed a survival rate of 100%, while treatment without the addition of animal feed revealed a survival rate of 70%. A combination of plant and animal feed, particularly with a predominance of temberungun shells, was effective in increasing the growth of freshwater lobsters.
Pengaruh beban kerja dan stres kerja terhadap kinerja karyawan bagian produksi (bata,batako, dan readymix) pada PT. Krist Inti Perkasa, kota tarakan
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh beban kerja dan stres kerja terhadap kinerja karyawan bagian produksi (bata, batako, dan readymix) pada PT. Krist Inti Perkasa Kota Tarakan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data diperoleh melalui observasi, penyebaran kuesioner, dan wawancara. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik sampling jenuh, yaitu dengan memilih seluruh anggota populasi sebagai sampel yang berjumlah 50 karyawan bagian produksi (bata, batako dan readymix) pada PT. krist Inti Perkasa, Kota Tarakan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dan uji t (parsial) dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, yang berarti peningkatan beban kerja cenderung menurunkan kinerja. Sebaliknya, stres kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, yang mengindikasikan bahwa stres dalam tingkat wajar dapat memacu motivasi dan meningkatkan kinerja karyawan
DESKRIPSI FAKTOR KESULITAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA KELAS III B SDN 003 SIMPANG TIGA TARAKAN
Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan faktor kesulitan siswa dalam pembelajaran matematika pada kelas III B SDN 003 Simpang Tiga Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif yang dilakukan di SDN 003 Simpang Tiga Tarakan tahun ajaran 2024/2025. Faktor pada penelitian ini adalah faktor kesulitan siswa dalam pembelajaran matematika. Insturmen pendukung adalah dokumentasi. Adapun sumber data dari penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder dengan subjek penelitian 5 orang siswa kelas III B dan guru kelas III. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data kuliatatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat dua faktor yang mempengaruhi kesulitan siswa dalam pembelajaran matematika yaitu 1) faktor internal yang mempengaruhi kesulitan belajar matematika siswa adalah minat belajar siswa terhadap mata pelajaran matematika belum terbangun, pada kondisi fisik meskipun penglihatan siswa tidak terganggu namun posisi duduk siswa dapat mempengaruhi penglihatan siswa pada tulisan guru di papan tulis, dan sikap siswa selasa proses pembelajaran juga dapat mempengaruhi perkembangan siswa di kelas, 2) faktor eksternal yang mempengaruhi siswa dalam pembelajaran matematika siswa adalah metode mengajar guru yang kurang bervariasi dapat menurunkan minat siswa terhadap suatu mata pelajaran dan mengakibatkan siswa kurang memahami materi pembelajaran dan fasilitas pembelajaran yang memadai dapat memudahkan siswa dalam memahami materi pelajaran.
Analisis Angkutan Sedimen Total pada Sungai Karang Anyar Kecamatan Tarakan Barat Kota Tarakan.
.Adapun permasalahan yang biasanya terjadi pada sungai yaitu pengendapan sedimentasi pada sungai, hal itu terjadi karena ketinggian sedimentasi mengurangi kedalaman dari air, apabila pedangkalan sungai melebihi kemampuan daya tampung aliran sungai. Sehingga diperlukan beberapa analisis yang detail guna mengatasi seberapa jauh sedimentasi sungai yang mempengaruhi terjadinya banjir. Akibat dari kuranganya pemeliharaan sungai karang anyar, sehingga sungai yang berlokasi pada jalan Slamet Riady Kecamatan Tarakan Barat ini mengalami sedimentasi yang Terdapat beberapa titik yang terjadi penumpukan sedimen yang sudah ditumbuhi oleh tanaman. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk menganalisis debit angkutan sedimen total, memperoleh metode untuk dijadikan tolak ukur dalam menentukan debit sedimen total dan analisis gradasi butiran pada sungai Karang Anyar. Dari hasil penelitian angkutan sedimen total, didapatkan hasil angkutan sedimen yang dihasilkan tiap titik untuk tiap metode rata-rata metode Englund and Hansen’s 0,06 ton/tahun, metode Bagnold 1,49 ton/tahun, dan metode Yang 1,14 ton/tahun, dan Hasil analisis uji gradasi butiran pada sungai Karang Anyar memiliki karakteristik material yang didominasi oleh jenis pasir sedang dengan ukuran butiran berkisar 0,25 mm-0,5 mm dan pasir sangat halus dengan ukuran butiran berkisar 0,062 mm-0,125 mm.
Analisis Hukum Terdahap Pengadaan Tanah Untuk Wilayah Pertambangan Pertamiina Tarakan
Penelitian ini memiliki tujuan untuk melakukan kajian mendalam mengenai aspek hukum yang terkait dengan pengadaan tanah di area pertambangan PT Pertamina Tarakan, dengan fokus utama pada perlindungan hukum bagi pemilik hak atas tanah serta mekanisme penyelesaian sengketa yang berkaitan dengan ganti rugi. Pengadaan tanah untuk kepentingan umum dalam sektor pertambangan menimbulkan tantangan hukum yang kompleks, terutama berkaitan dengan kepastian hak dan keadilan dalam penentuan nilai ganti rugi. Metodologi yang digunakan dalam kajian ini adalah pendekatan yuridis empiris dengan metode kualitatif, yang mencakup wawancara dengan pihak perusahaan, yaitu PT Pertamina Tarakan Field, dan pemilik hak atas tanah yang terdampak oleh pengadaan tersebut. Hasil penelitian menggarisbawahi pentingnya perlindungan hukum sebagai jaminan kepastian dan keadilan bagi pemilik hak selama proses pengadaan tanah berlangsung. Selain itu, penyelesaian sengketa ganti rugi yang efektif hendaknya mengedepankan mekanisme musyawarah dan mediasi untuk mencapai kesepakatan yang adil serta menghindari konflik yang berkepanjangan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kapasitas fasilitasi mediasi serta pemberian edukasi hukum kepada masyarakat sebagai langkah strategis dalam memperkuat perlindungan hukum dan mendukung kesinambungan pembangunan pertambangan PT Pertamina Tarakan.
IDENTIFIKASI MORFOMETRIK MERISTIK Lutjanus Johnii HASIL TANGKAPAN RAWAI Longline YANG DIDARATKAN DI TEMPAT PENDARATAN IKAN SELUMIT PANTAI KOTA TARAKAN
IDENTIFIKASI MORFPMETRIK MERISTIK Lutjanus Johnii HASIL TANGKAPAN RAWAI Longline YANG DIDARATKAN DI TPI SELUMIT PANTAI KOTA TARAKAN Abstrak Wilayah penelitian ini berfokuskan pada ikan L. johnii yang didaratkan di Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Selumit Pantai Kota Tarakan, wilayah yang memiliki potensi besar dalam sektor perikanan karena letaknya strategis di Laut Sulawesi. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi karakter morfometrik dan meristik L. johnii untuk mendukung pengelolaan perikanan yang berkelanjutan. Pengambilan sampel dilakukan dari November 2024 hingga Januari 2025 menggunakan purposive sampling pada hasil tangkapan rawai (longline). Sebanyak 90 ekor ikan dianalisis berdasarkan 19 parameter morfometrik (panjang, tinggi, lebar, serta dimensi kepala) dan 10 parameter meristik (jumlah jari-jari sirip dan sisik). Data morfometrik dihitung sebagai rasio terhadap panjang total (PT), dan analisis korelasi Pearson digunakan untuk mengetahui hubungan antarvariabel. Hasil menunjukkan rasio PT terhadap panjang standar (PS) sebesar 0,86, PT terhadap panjang kepala (PK) sebesar 0,28, dan PT terhadap tinggi badan (TB) sebesar 0,34. Korelasi kuat (r > 0,9) ditemukan pada sebagian besar pasangan variabel, terutama PT–PS dan PT–TB. Jumlah jari-jari sirip meliputi sirip dorsal X, 12–15; sirip anal II–III, 7–10; sirip pektoral 12–17; sirip ventral I, 5; sisik batang ekor 42–54; serta tapis insang. Temuan ini sesuai dengan data taksonomi yang ada, mengonfirmasi stabilitas morfologi L. johnii di Tarakan. Penelitian ini menekankan pentingnya analisis morfometrik dan meristik secara bersamaan untuk identifikasi spesies dan pengelolaan perikanan. Kata kunci: L. johnii, morfometrik, meristik, identifikasi spesies, pengelolaan perikanan, Tarakan. MORPHOMETRIC AND MERISTIC IDENTIFICATION OF Lutjanus johnii FROM LONGLINE CATCHES AT THE FISH LANDING STATION OF SELUMIT PANTAI, TARAKAN CITY Abstract This study focused on L. johnii landed at the Fish Landing Station of Selumit Pantai, Tarakan City, an area with significant fisheries potential due to its strategic location in the Sulawesi Sea. The objective was to identify the morphometric and meristic characteristics of L. johnii to support sustainable fisheries management. Sampling was conducted from November 2024 to January 2025 using purposive sampling of longline catches. A total of 90 specimens were analyzed based on 19 morphometric parameters (length, height, width, and head dimensions) and 10 meristic parameters (number of fin rays and scales). Morphometric data were expressed as ratios to total length (TL), and Pearson’s correlation analysis was applied to determine relationships among variables. The results showed TL-to-standard length (SL) ratio of 0.86, TL-to-head length (HL) ratio of 0.28, and TL-to-body height (BH) ratio of 0.34. Strong correlations (r > 0.9) were observed in most variable pairs, particularly TL–SL and TL–BH. Meristic characteristics included dorsal fin rays (X, 12–15), anal fin rays (II–III, 7–10), pectoral fin rays (12–17), ventral fin rays (I, 5), caudal peduncle scales (42–54), and gill rakers. These findings are consistent with existing taxonomic data, confirming the morphological stability of L. johnii in Tarakan waters. The study highlights the importance of integrating morphometric and meristic analyses for accurate species identification and effective fisheries management. Keywords: fisheries management, L. johnii, meristic, morphometric, species identification
PERAN STRUKTUR MODAL DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP PROFITABILITAS DENGAN PERPUTARAN MODAL KERJA SEBAGAI VARIABEL MODERASI (STUDI PADA PERUSAHAAN PERBANKAN DI INDONESIA)
PERAN STRUKTUR MODAL DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP PROFITABILITAS DENGAN PERPUTARAN MODAL KERJA SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi Pada Perusahaan Sektor Perbankan di Indonesia) ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran struktur modal dan ukuran perusahaan terhadap profitabilitas dengan perputaran modal kerja sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020-2024. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 38 perusahaan, dengan metode pengumpulan data menggunakan purposive sampling menghasilkan 15 perusahaan sebagai sampel penelitian, sehingga mendapatkan 75 data observasi dalam penelitian ini. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan aplikasi WarpPLS 8.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur modal berpengaruh negatif signifikan terhadap profitabilitas dan ukuran perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas, perputaran modal kerja tidak mampu memoderasi pengaruh struktur modal terhadap profitabilitas, dan perputaran modal kerja memoderasi pengaruh ukuran perusahaan dengan memperkuat hubungan terhadap profitabilitas. Temuan penelitian ini memberikan implikasi teoritis yang mendukung validitas teori trade-off, teori skala ekonomi, serta teori Resource- Based View (RBV) sebagai kerangka dalam menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi profitabilitas perusahaan
PENGARUH BELANJA MODAL DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP BELANJA PEMELIHARAAN ASET PADA PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN UTARA
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana pengaruh belanja modal dan pendapatan asli daerah (PAD) terhadap belanja pemeliharaan pada Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode regresi data panel, berdasarkan data sekunder yang di peroleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Utara selama periode 2014-2023. Penelitian ini mengambil sampel dari lima wilayah kabupaten/kota di Kalimantan Utara. Berdasarkan hasil perhitungan regresi data panel menggunakan software Eviews 12 hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, belanja modal berpengaruh negatif dan signifikan terhadap belanja pemeliharaan, sedangkan PAD berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, kedua variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap belanja pemeliharaan. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa pengelolaan anggaran daerah perlu mempertimbangkan keseimbangan antara pembangunan infrastruktur baru dan perawatan aset yang telah ada, guna menjamin pelayanan publik yang berkelanjutan.
ANALISIS AKUNTABILITAS DAN TRANSPARANSI PEMERINTAH DESA DALAM PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA DI DESA TANJUNG KARANG KECAMATAN SEBATIK KABUPATEN NUNUKAN
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana Akuntabilitas dan Transparansi dalam Pengelolaan Alokasi Dana Desa di Desa Tanjung Karang pada tahun 2023 berdasarkan Permendagri No. 20 Tahun 2018. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. peneliti menggunakan analisis data yaitu pengumpulan data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan. Untuk menguji keabsahan data digunakan triangulasi sumber, teknik dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Desa tanjung karang berdasarkan prinsip akuntabilitas sudah melakukan pelaporan tepat waktu dan menaati aturan yang berlaku serta menyediakan informasi yang bisa di akses masyarakat melalui pemasangan baliho, papan informasi, sosial media dan website resmi desa tanjung karang meskipun terdapat beberapa kendala, seperti ketergantungan terhadap kestabilan jaringan internet dalam menggunakan aplikasi siskeudes serta perubahan regulasi setiap tahunnya, hambatan tersebut tidak berdampak secara signifikan terhadap pelaksanaan akuntabilitas. Pemerintah Desa Tanjung Karang mampu menyesuaikan diri dan tetap menjalankan pelaporan sesuai ketentuan yang berlaku. Sedangkan transparansi di Desa Tanjung Karang telah terbuka kepada Masyarakat melalui media informasi dan Musdes. Meskipun keterbatasan kehadiran Masyarakat dan kurangnya pemahaman terhadap media informasi tidak sepenuhnya menghambat keterbukaan informasi karena pemerintah desa telah berupanya meningkatkan aksesbilitas melalui berbagai saluran informasi yang tersedia. Penelitian ini dapat di simpulkan bahwa akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan alokasi dana desa di Desa Tanjung Karang sudah dilakukan sesuai dengan permendagri No. 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan keuangan Desa yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, penatusahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban.
PERAN INVESTASI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI (APLIKASI COR DAN ICOR DALAM PEREKONOMIAN KALIMANTAN UTARA)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran investasi terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Utara dengan menggunakan pendekatan Capital Output Ratio (COR) dan Incremental Capital Output Ratio (ICOR). Data yang digunakan merupakan data investasi PMDN dan PMA serta data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kalimantan Utara periode 2016-2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan analisis COR dan ICOR untuk mengukur efisiensi investasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai COR dan ICOR di Kalimantan Utara masih berada pada tingkat yang relatif rendah, yang menunjukkan bahwa investasi yang dilakukan tergolong efisien. Namun, beberapa kabupaten/kota seperti Bulungan dan Tana Tidung memiliki nilai ICOR yang cukup tinggi pada beberapa tahun terakhir, yang menunjukkan kurang optimalnya penggunaan modal di wilayah tersebut. Penelitian pertumbuhan ekonomi sebesar 4%, 7%, dan 9% untuk periode 2024-2030. Hasil proyeksi menunjukkan bahwa kebutuhan investasi akan terus meningkat setiap tahunnya. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah dalam perencanaan investasi yang lebih efektif dan efisien untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT MELALUI PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN DANA ALOKASI UMUM DI PROVINSI KALIMANTAN TIMUR DAN KALIMANTAN UTARA
Pemerintah daerah memiliki peranan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan keuangan daerah yang efektif dan efisien. Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum merupakan dua sumber utama yang digunakan dalam pelaksanaan program-program pembangunan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Dana Alokasi Umum (DAU) terhadap kesejahteraan masyarakat di Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis regresi data panel (pooled) dengan menggunakan Stata 19 dan jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang bersumber dari publikasi DJPK Kementrian Keuangan dan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara tahun 2017 hingga 2023. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa model terbaik yang terpilih pada penelitian ini untuk Kalimantan Timur adalah Fixed Effect Model (FEM) dan untuk Kalimantan Utara adalah Random Effect Model (REM) yang menyatakan bahwa Pendapatan Asli Daerah secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat di Provinsi Kalimantan Timur dan Provinsi Kalimantan Utara. Sedangkan Dana Alokasi Umum secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat di Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Secara simultan Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat di Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum mampu menjelaskan pengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Timur sebesar 64,01% dan di Kalimantan Utara sebesar 23,48%, sedangkan sisanya disebabkan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini.
ANALISIS KEMISKINAN, UPAH MINIMUM KABUPATEN/KOTA, DAN INFLASI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KALIMANTAN UTARA TAHUN 2016-2023
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa kemiskinan, UMK, dan inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Utara tahun 2016-2023 secara parsial dan simultan di provinsi Kalimantan Utara tahun 2016-2023. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel dengan menggunakan data sekunder dari kabupaten/kota di provinsi Kalimantan Utara tahun 2016-2023. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Kemiskinan secara parsial tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi; 2) UMK secara parsial tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi; 3) Inflasi secara parsial berpengaruh dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi; 4) Secara simultan kemiskinan, UMK, dan inflasi berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Utara 2016-2023. Penelitian ini menunjukkan bahwa kontribusi seluruh variabel secara simultan memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi dan hipotesis telah terbukti bahwa kemiskinan, umk, dan inflasi mendorong dan menentukan arah pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Utara pada tahun 2016-2023.
Kecemasan Matematika Siswa Kelas VII-2 SMPN 10 Tarakan
Kecemasan matematika merupakan perasaan tertekan, khawatir, cemas, gelisah, tidak suka, maupun rasa takut peserta didik terhadap segala sesuatu yang berkaitan dengan matematika ini menyebabkan beberapa peserta didik tidak menyukai matematika. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan bagaimana kecemasan matematika siswa kelas VII-2 SMPN 10 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini ada 3 peserta didik kelas VII-2 menggunakan teknik Purposive Sampling dengan kategori tingkat kecemasan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Teknik pengumpulan data peneliti menggunakan angket dan wawancara. Analisis data terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Keabsahan data peneliti menggunakan Triangulasi sumber, peningkatan ketekunan, dan Member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang berada pada tingkat kecemasan matematika tinggi hanya memenuhi sepuluh indikator kecemasan matematika, sedangkan siswa dengan tingkat kecemasan matematika sedang hanya memenuhi lima indikator kecemasan matematika, dan siswa yang berada pada kategori tingkat kecemasan rendah tidak memenuhi indikator kecemasan matematika. Temuan peneliti mengenai penyebab kecemasan matematika kelas VII-2 adalah terlalu banyak rumus yang dipahami, siswa takut terhadap guru matematika dan metode pembelajaran konvensional.
PERBEDAAN JAM BEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS V SD
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan jam pembelajaran terhadap V SDN hasil belajar siswa mata pelajaran Matematika kelas V SDN 006 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei semester genap tahun ajaran 2025/2026. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VB dan VC SDN 006 Tarakan yang berjumlah 56 siswa, masing-masing 28 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes berbentuk pilihan ganda dan essay. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa berdasarkan jam pelaksanaan pembelajaran. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah jam pembelajaran (jam pertama dan jam terakhir), sedangkan variabel terikat adalah hasil belajar siswa. Hasil uji independent sample t-test menunjukkan bahwa nilai thitung (7,615) > tabel (2,005). Dengan demikian, hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (H) diterima. Artinya, terdapat perbedaan hasil belajar matematika yang signifikan antara siswa yang belajar pada jam pelajaran pertama dan siswa yang belajar pada jam pelajaran terakhir di kelas V SDN 006 Tarakan.
PENGARUH TEKNIK COGNITIVE RESTRUCTURING UNTUK MENGURANGI PERILAKU MEROKOK PADA SISWA KELAS X DI SMA NEGERI 1 NUNUKAN
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh teknik Cognitive Restructuring dalam mengurangi perilaku merokok pada siswa kelas X di SMA Negeri 1 Nunukan. Perilaku merokok di kalangan remaja merupakan masalah serius dengan dampak negatif terhadap kesehatan fisik dan mental, serta prestasi akademik. Teknik Cognitive Restructuring, sebagai bagian dari pendekatan kognitif-behavioral, berfokus pada identifikasi dan modifikasi pola pikir yang mendukung perilaku merokok. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan pendekatan one group pre-test-post-test design. Subjek penelitian adalah siswa kelas X di SMA Negeri 1 Nunukan yang memiliki perilaku merokok, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui skala perilaku merokok yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya dengan metode Cronbach's Alpha sebesar 0.941, menunjukkan instrumen yang sangat reliabel. Intervensi Cognitive Restructuring diberikan kepada subjek selama 6 sesi. Hasil analisis data menggunakan Paired Sample T-Test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil (pre-test) dan (post-test). Hal tersebut terdapat pada nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) yang diperoleh adalah 0.001 (p 0.05), dan terdapat nilai thitung sebesar 13,986 > dari ttabel sebesar 0,304 yang berarti hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Ini menunjukkan bahwa ada pengaruh teknik cognitive restructuring untuk mengurangi perilaku merokok pada siswa kelas X di SMA Negeri 1 Nunukan. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa teknik cognitive restructuring dapat menjadi strategi yang efektif dalam program pencegahan dan penanganan perilaku merokok di sekolah.
Penerapan Terapi Senam Hipertensi Untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Keluarga Dengan Hipertensi
Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang prevalensinya terus meningkat dan sering tidak disadari oleh penderitanya. Kurangnya kesadaran dalam perawatan mandiri dan minimnya dukungan keluarga dalam pengelolaan hipertensi berkontribusi terhadap tingginya angka kejadian dan komplikasi penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh terapi senam hipertensi sebagai intervensi nonfarmakologis terhadap penurunan tekanan darah pada keluarga dengan anggota yang menderita hipertensi di Kelurahan Pantai Amal RT 03 Tarakan. Metode yang digunakan adalah studi kasus terhadap dua keluarga yang memiliki anggota dengan riwayat hipertensi dan tidak rutin menjalani pengobatan medis. Intervensi dilakukan berupa pelatihan dan pelaksanaan senam hipertensi selama tiga kali seminggu dengan durasi 30 menit setiap sesi. Hasil pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi menunjukkan adanya penurunan tekanan darah yang signifikan pada kedua responden. Penerapan senam hipertensi terbukti menjadi upaya efektif dan aman dalam menurunkan tekanan darah serta meningkatkan kesadaran keluarga dalam perawatan hipertensi. Diperlukan edukasi berkelanjutan dan keterlibatan keluarga secara aktif untuk mendukung keberhasilan terapi nonfarmakologis ini.