Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Nur

1.698 karya publik ditemukan.

2027: 12026: 3342025: 2932024: 3222023: 2682022: 2692021: 1482020: 522019: 8

Prototype Pengendalian SIstem Penutup Atap dan Kipas Otomatis untuk Jemuran Pakaian (Studi Kasus Pada Cuaca Kota Tarakan)

2026 · Thesis ·

Cuaca yang tidak menentu di Kota Tarakan sering mengganggu proses penjemuran pakaian karena hujan dapat turun secara tiba-tiba dan menyebabkan pakaian kembali basah. Penelitian ini merancang Prototypesistem penutup atap dan kipas otomatis berbasis Internet of Things (IoT). Sistem menggunakan sensor Raindrop untuk membaca nilai ADC hujan dan tidak hujan serta sensor LDR untuk mengukur intensitas cahaya dalam satuan lux dengan kategori Cerah dan Tidak Cerah. Data diproses oleh NodeMCU ESP32 untuk mengendalikan motor DC dalam membuka dan menutup atap serta mengaktifkan kipas sebagai alat bantu pengeringan. Sistem terintegrasi dengan aplikasi Blynk untuk pemantauan dan kontrol jarak jauh secara real-time. Mode otomatis bekerja saat nilai ADC Raindrop >600 dan nilai lux LDR 300, sedangkan mode manual dikendalikan melalui Blynk. Hasil kalibrasi sensor LDR menunjukkan nilai lux 0–300 dikategorikan Tidak Cerah dan 300–50.000 lux sebagai Cerah. Sensor Raindrop dengan ADC 0–600 menunjukkan Tidak Hujan dan 600–4095 menunjukkan Hujan. Pengujian pada tanggal 16–17 Februari 2026 sebanyak 20 data menunjukkan tingkat kesesuaian 100%. Sebanyak 19 pengujian mencatat ADC 0 (Tidak Hujan) dengan intensitas cahaya 3,78–144.417 lux, dan pada seluruh kondisi tersebut atap terbuka serta kipas OFF. Pada tanggal 16 Februari 2026 pukul 12.17 tercatat lux 31.651 dan ADC 798, sistem mendeteksi Hujan dalam kondisi Cerah sehingga atap menutup dan kipas ON sesuai logika. Integrasi Blynk menghasilkan akurasi pengiriman data 100%, Packet loss 0%, dan rata-rata Latency47 ms pada jarak 3–15 meter. Sistem bekerja optimal dan responsif terhadap perubahan cuaca.

akibat hukum terhadap pelaku pelanggaran lalu lintas melawan arus di kota tarakan

2026 · Thesis ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akibat hukum terhadap pelaku pelanggaran lalu lintas melawan arus di Kota Tarakan serta mengkaji upaya penegakan hukum yang dilakukan oleh aparat kepolisian dalam mencegah pelanggaran tersebut. Melawan arus merupakan pelanggaran serius karena berpotensi menimbulkan kecelakaan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan. Dasar hukum pelanggaran ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, khususnya Pasal 106 dan Pasal 287 ayat (1), yang menetapkan sanksi berupa pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda maksimal Rp500.000,00. Penelitian ini menggunakan metode hukum empiris melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi di Satuan Lalu Lintas Polres Tarakan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kasus pelanggaran melawan arus dalam tiga tahun terakhir, yaitu 75 kasus pada tahun 2022, 84 kasus pada tahun 2023, dan 125 kasus pada tahun 2024. Kondisi ini menunjukkan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas serta sanksi yang belum memberikan efek jera. Pertanggungjawaban pidana diterapkan melalui mekanisme penilangan dengan sanksi denda atau kurungan. Upaya pencegahan yang dilakukan meliputi peningkatan patroli, sosialisasi, serta operasi rutin. Namun, penegakan hukum dinilai belum optimal karena keterbatasan personel dan belum maksimalnya penerapan tilang elektronik (ETLE). Oleh karena itu, diperlukan pengawasan yang lebih ketat, penegakan sanksi yang tegas, serta edukasi hukum kepada masyarakat guna menekan angka pelanggaran dan meningkatkan keselamatan lalu lintas di Kota Tarakan.

EFEKTIVITAS PENAMBAHAN TEPUNG MAGGOT (Hermetia Illucens) PADA PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN NILA (Oreochromis Niloticus)

2026 · Book ·

Tepung maggot (Hermetia illucens) merupakan bahan baku alternatif yang kaya protein dan dapat dijadikan sebagai salah satu pakan alternatif untuk budidaya ikan nila. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penambahan tepung maggot (Hermetia illucens) dalam pakan komersil terhadap pertumbuhan ikan nila (Oreochromis niloticus). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan 4 perlakuan pakan dan 3 kali ulangan, yaitu P0 (100% pakan komersil), P1 (65% pakan komersil + 35% tepung maggot), P2 (60% pakan komersil + 40% tepung maggot), dan P3 (55% pakan komersil + 45% tepung maggot. Pemeliharaan dilakukan selama 30 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P2 Hasil uji proksimat menunjukkan bahwa pakan dengan penambahan tepung maggot mampu meningkatkan kandungan protein hingga 43,75% pada perlakuan P2 (60% pakan komersil + 40% tepung maggot) menghasilkan pertumbuhan panjang mutlak (1,03 cm) dan bobot mutlak tertinggi (1,02 g), nilai Feed Conversion Ratio (FCR) paling efisien (1,62), Specific Growth Rate (SGR) yang tinggi (3,32), serta tingkat kelangsungan hidup (Survival Rate) yang cukup tinggi (93,33%). Hasil uji sidik ragam (ANOVA) menunjukkan bahwa pemberian pakan dengan formulasi yang berbeda tidak memberikan pengaruh yang nyata (P > 0.05) terhadap semua parameter uji. Penambahan tepung maggot pada pakan komersil hingga 40% memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan ikan nila. Maggot meal (Hermetia illucens) is a protein-rich alternative feed ingredient that can be used as an alternative feed for tilapia cultivation. This study aimed to determine the effectiveness of adding maggot meal (Hermetia illucens) to commercial feed on the growth of tilapia (Oreochromis niloticus). This study used a quantitative descriptive method with 4 feed treatments and 3 replications, namely P0 (100% commercial feed), P1 (65% commercial feed + 35% maggot flour), P2 (60% commercial feed + 40% maggot flour), and P3 (55% commercial feed + 45% maggot flour. Maintenance was carried out for 30 days. The results of the study showed that the P2 treatment The results of the proximate test showed that feed with the addition of maggot flour was able to increase protein content up to 43.75% in the P2 treatment (60% commercial feed + 40% maggot flour) resulted in the highest absolute length growth (1.03 cm) and absolute weight (1.02 g), the most efficient Feed Conversion Ratio (FCR) value (1.62), a high Specific Growth Rate (SGR) (3.32), and a fairly high survival rate (93.33%). The results of the physical test (ANOVA) showed that the provision of Feed with different formulations did not significantly affect (P > 0.05) all test parameters. The addition of maggot flour to commercial feed at a concentration of up to 40% yielded the best results for tilapia growth.

PENERAPAN PEMBERIAN MADU TERHADAP PENURUNAN FREKUENSI BAB PADA ANAK DIARE

2026 · Book ·

Diare masih menjadi masalah kesehatan utama khususnya pada anak, karena berisiko menimbulkan dehidrasi, gangguan elektrolit, dan malnutrisi. Penatalaksanaan standar diare meliputi pemberian oralit, zinc, dan ASI, namun pada beberapa kasus frekuensi buang air besar (BAB) masih tinggi sehingga diperlukan terapi komplementer. Madu diketahui memiliki efek antibakteri, antiinflamasi, dan prebiotik yang berpotensi membantu mempercepat pemulihan diare. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui penerapan pemberian madu terhadap penurunan frekuensi BAB pada anak dengan diare. Penelitian menggunakan desain laporan kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan pada dua anak usia prasekolah yang mengalami diare. Data dikumpulkan melalui pengkajian keperawatan, observasi, wawancara dengan orang tua, dan pemantauan frekuensi serta konsistensi feses selama tiga hari. Intervensi inovatif berupa pemberian madu murni dosis 2,5 cc yang dilarutkan dalam 10 cc air hangat, diberikan tiga kali sehari selama 3 hari. Hasil menunjukkan adanya penurunan frekuensi BAB dan perbaikan konsistensi feses pada kedua klien. Disimpulkan bahwa pemberian madu efektif sebagai terapi komplementer dalam menurunkan frekuensi diare pada anak.

Menggali Eksistensi Sastra Lisan Suku Dayak Kenyah Lepo Tepu Sebagai Upaya Pelestarian Bahasa dan Budaya

2026 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan adanya dan terus berlangsungnya sastra lisan yang dimiliki oleh masyarakat Dayak Kenyah Lepo’ Tepu, serta perannya dalam melestarikan bahasa daerah dan identitas budaya setempat. Sastra lisan yang diteliti mencakup cerita rakyat Jalung Ngan Bungan Malan dan Uyau’ I’ut, serta nyanyian adat yang masih digunakan oleh masyarakat Dayak Kenyah Lepo’ Tepu di Desa Teras Baru, Kecamatan Tanjung Palas, Kalimantan Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografis. Data yang dikumpulkan berupa tuturan lisan yang mengandung nilai budaya, nilai bahasa, dan kearifan lokal. Data tersebut diperoleh melalui wawancara dengan tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat setempat, serta melalui observasi langsung dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara mengklasifikasikan, menginterpretasikan, dan menyimpulkan hasil penelitian tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sastra lisan Dayak Kenyah Lepo’ Tepu masih ada, meskipun penggunaannya mulai menurun karena perubahan sosial dan budaya. Sastra lisan ini mengandung nilai moral dan etika, nilai sosial serta kebersamaan, serta nilai spiritual dan kepercayaan yang mencerminkan pola hidup masyarakat Dayak Kenyah Lepo’ Tepu. Selain itu, sastra lisan ini juga berperan penting dalam melestarikan bahasa daerah serta memperkuat identitas budaya lokal. Upaya pelestariannya dilakukan melalui cara pewarisan antar generasi, peran tokoh adat, dokumentasi, integrasi dalam pendidikan budaya lokal, serta kegiatan adat seperti perlombaan nyanyian adat.

Peran Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Pembentukan Karakter Sopan Santun Dan Toleransi Siswa Kelas VB SDIT Ibnu Abbas Tarakan

2026 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan mengenai peran pendidikan kewarganegaraan dalam membentuk karakter sopan santun dan toleransi siswa kelas VB SDIT Ibnu Abbas Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah guru mata pelajaran PPKn dan siswa kelas VB. Data dikumpukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan kewarganegaraan memiliki peran yang penting dalam membentuk karakter siswa, khususnya nilai sopan santun dan toleransi. Karakter sopan santun terlihat dari kebiasaan berbicara santun kepada guru dan teman, memberi salam, serta menjaga ketertiban kelas. Nilai toleransi tercermin dalam sikap menghargai perbedaan pendapat, tidak membeda-bedakan teman, dan membantu teman yang kesulitan. Faktor yang mendukung pembentukan karakter adalah keteladanan guru, lingkungan sekolah yang religius, dan peran keluarga. Adapun hambatan yang ditemui berupa perilaku siswa yang belum konsisten dalam berinteraksi. Pendidikan kewarganegaraan berperan penting dalam membentuk karakter sopan santun dan toleransi siswa sekolah dasar. Oleh karena itu pendidikan ini harus tetap ada disekolah agar nilai-nilai karakter dapat tertanam secara berkelanjutan.

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) PADA SISWA KELAS VI SDN 005 TANJUNG PALAS

2026 · Book ·

Meningkatkan hasil belajar matematika siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) pada siswa kelas VI SDN 005 Tanjung Palas. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI SDN 005 Tanjung Palas pada mata pelajaran Matematika materi Bilangan Cacah sampai 1000 melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, penilaian hasil belajar, dan dokumentasi, yang mencakup tiga aspek penilaian, yaitu kognitif, afektif, dan psikomotorik. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada seluruh aspek. Pada aspek kognitif, ketuntasan belajar siswa meningkat dari 74% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II. Pada aspek afektif meningkat dari 69,5% menjadi 100%, dan pada aspek psikomotorik meningkat dari 30,5% menjadi 100%. Selain itu, aktivitas guru meningkat dari 98,6% menjadi 99,6%, dan aktivitas siswa meningkat dari 62,5% menjadi 83,5%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT efektif dalam meningkatkan hasil belajar, sikap, dan keterampilan siswa, serta menciptakan suasana belajar yang aktif dan menyenangkan di kelas VI SDN 005 Tanjung Palas.

pengembangan flipbook sebagai media untuk pencegahan pernikahan dini di SMA Negeri 1 Sebatik

2026 · Book ·

Tingginya pernikahan dini di Indonesia berdasarkan data UNICEF (dalam Fachrunisa et,al, 2024) mengungkapkan bahwa pernikahan dini mencapai sekitar 1,5 juta kasus yang menempatkan Indonesia urutan ke-8 diseluruh dunia dan ASEAN. Berdasarkan hasil observasi peneliti di SMA Negeri 1 Sebatik juga terdapat sekitar 6 kasus pernikahan dini, sehingga peneliti mengembangkan sebuah media yang digunakan untuk membantu mencegah pernikahan dini. Adapun penelitian terdahulu yang mendukung pengembangan Flipbook dilakukan oleh Kodi et.al, (2019), “Pengembangan Media Flipbook Fisika Berbasis Android Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Pada Topik Perpindahan Kalor’’. Hasil penelitian menunjukkan validasi oleh ahli media memperoleh presentase 85,71% dan ahli materi memperoleh presentase 82,4%, keduanya dikategorikan Sangat Layak. Selain itu hasil respon guru maupun siswa terhadap media tersebut juga dinilai Sangat Baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan R&D yang terdiri dari tujuh tahapan yaitu, Identifikasi masalah, pengumpulan data, perancangan produk, validasi produk, revisi produk, uji coba produk dan revisi produk. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelayakan pengembangan Flipbook sebaai media untuk pencegahan pernikahan dini di SMA Negeri 1 Sebatik. Hasil validasi dari validator media diperoleh presentase sebesar 70% dengan kriteria “Layak” dan hasil validasi dari validator materi diperoleh presentase sebesar 90% dengan kriteria “Sangat Layak”. Kemudian uji coba produk pada salah satu guru Bimbingan dan Konseling dengan perolehan presentase sebesar 97% dengan kriteria “Sangat Baik” serta hasil respon dari 10 siswa kelas XII PSP 1 diperoleh rata-rata kategori “Sangat Baik”. Maka dapat disimpulkan bahwa Flipbook sebagai media untuk pencegahan pernikahan dini di SMA Negeri 1 Sebatik memenuhi kriteria kelayakan untuk digunakan. Sehingga untuk media Flipbook ini lebih berkembang maka diharapkan untuk peneliti selanjutnya dapat menguji keefektifannya serta dapat menambahkan materi yang lebih lengkap terkait pencegahan pernikahan dini.

PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN MENGELOLA WAKTU BELAJAR SISWA KELAS IX MTS HURRASUL AQIDAH

2026 · Book ·

Nur Okta Herlina 2040606027 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi terhadap kemampuan mengelola waktu belajar siswa putri kelas IX MTs Hurrasul Aqidah, Program Studi Bimbingan Dan Konseling Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan, pembimbing utama Tri Cahyono, M.Pd dan Siti Rahmi, S. Sos. I., M. Pd selaku dosen pembimbing anggota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh teknik diskusi dalam mengelola waktu belajar siswa putri MTs Hurrasul Aqidah. Teknik diskusi yaitu teknik yang berguna untuk membantu siswa untuk mengatur waktu belajar melalui penetapan tujuan, monitoring diri, serta pemberian penguatan. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pendekatan pre-eksperiment dan one-group pretest posttest design. Subjek penelitian adalah siswa putri kelas IX MTs Hurrasul Aqidah yang mengalami permasalahan mengelola waktu belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan pretest dan posttest, dimana setelah diberikan perlakuan, kemampuan mengelola waktu belajar meningkatkan secara signifikan. Instrumen yang digunakan berupa angket mengelola waktu belajar siswa. Berdasarkan hasil kategorisasi sedang dimana siswa sudah mampu mengatur jadwal, mengalokasikan waktu belajar,mengalami peningkatan ke kategori tinggi dimana siswa memiliki kemampuan mengontrol diri dan prioritas tigas, hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan mengelola waktu belajar setelah siswa mengikuti layanan bimbingan kelompok efektif membantu siswa memahami masalah pengelolaan waktu, menemukan solusi bersama, serta memotivasi mereka menerapkan strategi yang disepakati dalam kegiatan kelompok. Selain itu, interaksi antar anggota kelompok mampu memperkuat kesadaran dan tanggung jawab belajar. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi berpengaruh positif terhadap kemampuan mengelola waktu belajar siswa putri kelas IX MTs Hurrasul Aqidah. Layanan ini direkomendasikan sebagai salah satu alternatif intervensi dalam meningkatkan keterampilan manajemen waktu dilingkungan madrasah.

Pengaruh layanan informasi dengan media video terhadap stres akademik siswa kelas XII di SMAN 1 Nunukan Selatan

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Nurqalbi. 2025 “Pengaruh Layanan Informasi Dengan Media Video Terhadap Stres Akademik Siswa Kelas XII SMAN 1 Nunukan Selatan” Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan, pembimbing utama Ibu Nisa Ariantini, M.Pd dan Ibu Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd, selaku pembimbing anggota. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui layanan informasi dengan media video dalam mengurangi stres akademik siswa. Stres akademik merupakan stres yang dialami oleh siswa yang bersumber pada proses pembelajaran atau yang berhubungan dengan kegiatan belajar seperti tekanan untuk naik kelas, lama belajar, mencontek, banyak tugas, keputusan menentukan jurusan atau karir serta kecemasan pada saat akan ujian. Layanan informasi merupakan suatu layanan yang berupaya memenuhi kekurangan individu akan informasi yang mereka perlukan. Media video adalah bahan ajar non cetak yang kaya akan informasi untuk di informasikan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif melalui metode eksperimen dengan desain one group pretest and postest design serta pengumpulan data melalui Angket. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Simple random sampling. Adapun jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 34 siswa dari 140 populasi yang terdiri dari siswa kelas XII. Hasil dari penelitian nilai t hi-tung 19.956 probabilitas 0,000 0,05 menunjukkan terdapat pengaruh layanan informasi dengan media video terhadap stres akademik siswa kelas XII SMAN 1 Nunukan Selatan.

Meningkatkan Keterampilan Menulis Pembelajaran Bahasa Indonesia Melalui Pendekatan Problem-Based Learning di Kelas VII-3 SMPN 4 Tarakan

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan menulis Bahasa Indonesia dengan mengimplementasikan metode pendekatan problem-based learning siswa kelas VII-3 SMPN 4 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) dengan 30 siswa sebagai subjeknya. Terdapat dua siklus di dalam penelitian ini, tiap siklus diuji dua kali. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan metode analisis kualitatif dan kuantitatif. Penilaian afektif, kognitif, psikomotorik, lembar observasi siswa dan guru termasuk instrumen penelitian. Berdasarkan pada penelitian siklus I lembar aktivitas siswa memperoleh hasil sebanyak 47%, lembar aktivitas guru sebanyak 79%, kemudian pada aspek afektif sejumlah 14 siswa yang tuntas dengan presentase sebanyak 47%, dan aspek kognitif ada 10 siswa yang mencapai ketuntasan dengan presentase 33% kategori kurang, aspek psikomotorik sejumlah 0 siswa tuntas dan 30 orang yang tidak tuntas dengan presentase 100%. Indikator kesuksesan yang ditentukan belum bisa dicapai oleh hasil penelitian yang didapat pada siklus I, maka peneliti melakukan perbaikan pada siklus II. Siklus II, lembar aktivitas siswa memperoleh hasil sebanyak 80% kategori baik, lembar aktivitas guru sebanyak 93%. Berdasarkan rubrik penilaian aspek kognitif 25 siswa tuntas dengan presentase 83% kategori sangat baik dan siswa yang tidak tuntas 5 siswa dengan presentase 17%, aspek afektif sejumlah 27 siswa tuntas dengan presentase 90% kategori sangat baik dan siswa tidak tuntas sejumlah 3 siswa dengan presentase 10%, kemudian aspek psikomotorik sejumlah 25 siswa tuntas dengan presentase 83% kategori sangat baik dan sejumlah 5 orang yang tidak tuntas dengan presentase 17%. Berdasarkan temuan analisis data, terjadi kenaikan pada keteramapilan menulis teks prosedur sesudah diimplementasikannya pendekatan problem-based learning pada siswa kelas VII-3 SMPN 4 Tarakan.

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) PJOK KURIKULUM MERDEKA PADA MATERI AKTIVITAS SENAM KELAS IV SD NEGERI 006 TARAKAN

2026 · Book ·

Permasalahan yang terjadi di SD Negeri 006 Tarakan adalah peserta didik kurang mampu memahami instruksi gerakan yang diberikan guru, khususnya pada materi aktivitas senam, karena buku yang tersedia hanya berupa pegangan guru. Masalah tersebut dijadikan dasar dalam merancang dan mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD PJOK Kurikulum Merdeka pada materi aktivitas senam bagi peserta didik kelas IV SD Negeri 006 Tarakan agar produk yang dihasilkan layak digunakan dan menarik. Jenis penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model 4-D yang terdiri atas tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Subjek penelitian adalah 26 peserta didik kelas IV SD Negeri 006 Tarakan, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, validasi ahli, serta penilaian ketertarikan peserta didik. Pada tahap Define dilakukan analisis awal-akhir, analisis pembelajar, analisis tugas, analisis konsep, dan spesifikasi tujuan pembelajaran. Tahap Design mencakup pemilihan media, pemilihan format, serta penyusunan rancangan awal. Pada tahap Development dilakukan validasi oleh empat validator yang terdiri atas ahli media, ahli bahasa, ahli materi, dan praktisi guru, kemudian dilanjutkan dengan uji coba terbatas serta uji coba lapangan untuk menilai ketertarikan peserta didik. Hasil validasi menunjukkan bahwa ahli media memberikan nilai persentase 88% dengan kategori “sangat layak”, ahli bahasa 76% dengan kategori “layak”, ahli materi 76% dengan kategori “layak”, dan praktisi guru 88% dengan kategori “sangat layak”. Sementara itu, penilaian ketertarikan peserta didik memperoleh persentase sebesar 93% yang termasuk kategori “sangat menarik”. Pada tahap Disseminate dilakukan pengajuan hak cipta sebagai bentuk perlindungan terhadap produk. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa LKPD PJOK Kurikulum Merdeka pada materi aktivitas senam yang dikembangkan telah memenuhi kriteria kelayakan dan kemenarikan sehingga layak digunakan sebagai bahan ajar pendukung untuk meningkatkan partisipasi aktif peserta didik dalam proses pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan.

Pengaruh Bimbingan Kelompok Melalui Media Audio Visual Terhadap Pemahaman Karir Siswa Di SMK Maritim Indonesia Tarakan

2026 · Book ·

Pemahaman karir merupakan proses individu dalam menggali dan memahami dunia kerja yang mencakup minat, bakat serta kelebihan dan kekurangan diri guna mendukung kesuksesan dimasa depan. Namun, saat ini masih banyak siswa SMK yang belum memiliki pemahaman karir yang memadai, disebabkan oleh kurangnya informasi, motivasi, maupun akses terhadap materi pembelajaran yang relevan. Analsis ini memiliki tujuan guna mengkaji pengaruh bimbingan kelompok menggunakan media audio visual terhadap pemahaman karir murid. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan design eksperimen one gorup pretest-posttest design. Sampel analisis berjumlah 17 murid kelas X yang didapatkan dengan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilaksanakan menggunakan skala likert dan analisa data dilakukan melalui analisa deskriptif serta inferensial dengan uji paired sampel T-test menggunakan SPSS.25 for windows. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai signifikansi (Sig. 2-Tailed) sebesar 0,002 nilai α 0,05. Oleh karena itu, bisa kita simpulkan bahwasannya terdapat pengaruh yang signifikan dari bimbingan kelompok menggunakan media audio visual terhadap pemahaman karir siswa. Temuan ini menyatakan bahwasannya media audio visual bisa dijadikan alternatif strategi yang efisien dalam layanan bimbingan kelompok untuk mengembangkan pemahaman karir murid SMK.

LAYANAN INFORMASI KARIER DALAM MENINGKATKAN MINAT SISWA MELANJUTKAN KEPERGURUAN TINGGI DI MAN TARAKAN

2026 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui layanan informasi karier dalam meningkatkan minat siswa melanjutkan ke perguruan tinggi di MAN Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian berjumlah 165 orang siswa kelas XII MAN Tarakan tahun ajaran 2024/2025. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling dengan acak undian, sehingga diperoleh 31 siswa kelas XII sebagai sampel penelitian. Instrumen penelitian menggunakan skala Likert untuk mengukur minat berdasarkan indikator perasaan senang, ketertarikan, perhatian, dan keterlibatan siswa. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test menggunakan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji Wilcoxon menghasilkan nilai signifikansi 0,000 0,05, sehingga hipotesis diterima. Pada saat pretest mayoritas siswa berada pada kategori rendah berjumlah 30 siswa (97%) dan hanya 1 siswa (3%) pada kategori sedang. Namun setelah diberikan perlakuan melalui delapan kali pertemuan layanan informasi, seluruh siswa (100%) meningkat ke kategori sangat tinggi. Rata-rata skor pretest sebesar 72,7 meningkat menjadi 135,9 pada posttest. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa layanan informasi karier berpengaruh signifikan dalam meningkatkan minat siswa melanjutkan ke perguruan tinggi di MAN Tarakan.

Deskripsi Peran Guru Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Kelas V-A Melalui Tata Tertib Di SDN 006 Tarakan

2026 · Book ·

Disiplin merupakan sikap mental yang dimiliki oleh individu dalam mengatur diri dan hakikatnya mencerminkan rasa ketaatan dan kepatuhan dalam menaati peraturan-peraturan yang ada guna meningkatkan karakter moral dan nilai-nilai yang baik dalam diri individu. Oleh karena itu kedisiplinan itu sangatlah penting diterapkan dimanapun khususnya di lingkungan sekolah. Dalam kaitan ini maka dibutuhkan peran guru dalam meningkatkan karakter kedisiplinan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam meningkatkan kedisiplinan siswa kelas V-A melalui tata tertib di SDN 006 Tarakan. Untuk mencapai tujuan diatas, digunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Instrumen kunci dalam penelitian ini adalah peneliti itu sendiri dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi dokumen. Adapun tahapan analisis data dilakukan dengan cara yaitu: 1) data reduction, 2) data display, 3) conclusion. Dari hasil penelitian ini dapat dipahami bahwa dalam meningkatkan kedisiplinan siswa dibutuhkan peran aktif guru yaitu peran guru sebagai pendidik dan pengajar, peran guru sebagai model dan teladan, peran guru sebagai motivator, peran guru sebagai pembimbing dan evaluator.