2025 · Book ·
Penelitian ini menggunakan penelitian dan pengembangan sebagai metodologi penelitian. Dalam penelitian dimaksudkan untuk melihat kelayakan video pembelajaran yang dikaji dari validasi ahli media dan materi. Selain itu juga dilakukan penelitian untuk mengetahui ketertarikan siswa terhadap video pembelajaran pada materi sistem pernapasan manusia kelas V. Dalam penelitian mengimplementasikan pendekatan ADDIE yang melalui 5 langkah sistematis, ialah Analisis (Analysis), Desain (Design), Pengembangan (Development), Implementasi (Implementation) dan Evaluasi (Evaluation). Hasil validasi ahli media sebesar 91% termasuk kategori sangat layak dan ahli materi sebesar 73% termasuk kategori layak. Analisis terhadap validasi ahli bahwa media video pembelajaran sangat layak diterapkan pada proses pembelajaran. Kemudian, analisis data uji coba terbatas menunjukkan hasil 95% sementara itu uji lapangan 93%. Secara keseluruhan, hasil angket ketertarikan siswa pada tahap uji coba terbatas serta uji lapangan mengindikasikan video pembelajaran materi sistem pernapasan manusia kelas V SDN 002 Tarakan sangat menarik bagi siswa.
2025 · Book ·
Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) merupakan kejahatan serius yang melanggar hak asasi manusia dan seringkali menjadikan korban sebagai pekerja seks komersial. Korban TPPO tidak hanya mengalami kerugian fisik dan psikis, tetapi juga stigma sosial yang memperburuk kondisi mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum yang tersedia bagi korban TPPO serta mengevaluasi peran lembaga pemerintah daerah dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 dan peraturan terkait lainnya. Bentuk perlindungan mencakup rehabilitasi, pendampingan hukum, pemulihan sosial, dan restitusi, yakni ganti rugi atas kerugian korban. Namun, implementasi perlindungan tersebut masih terkendala lemahnya koordinasi antarinstansi, keterbatasan anggaran daerah, serta kurangnya pemahaman korban terhadap hak-haknya. Lembaga pemerintah daerah, meskipun memiliki peran penting, seringkali belum mampu memberikan layanan yang maksimal kepada korban. Oleh karena itu, diperlukan langkah konkret dalam memperkuat kebijakan perlindungan hukum serta peningkatan peran lembaga pemerintah dalam menangani kasus TPPO.
2025 · Thesis ·
Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) merupakan kejahatan serius yang melanggar hak asasi manusia dan seringkali menjadikan korban sebagai pekerja seks komersial. Korban TPPO tidak hanya mengalami kerugian fisik dan psikis, tetapi juga stigma sosial yang memperburuk kondisi mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum yang tersedia bagi korban TPPO serta mengevaluasi peran lembaga pemerintah daerah dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 dan peraturan terkait lainnya. Bentuk perlindungan mencakup rehabilitasi, pendampingan hukum, pemulihan sosial, dan restitusi, yakni ganti rugi atas kerugian korban. Namun, implementasi perlindungan tersebut masih terkendala lemahnya koordinasi antarinstansi, keterbatasan anggaran daerah, serta kurangnya pemahaman korban terhadap hak-haknya. Lembaga pemerintah daerah, meskipun memiliki peran penting, seringkali belum mampu memberikan layanan yang maksimal kepada korban. Oleh karena itu, diperlukan langkah konkret dalam memperkuat kebijakan perlindungan hukum serta peningkatan peran lembaga pemerintah dalam menangani kasus TPPO.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini menggunakan penelitian dan pengembangan sebagai metodologi penelitian. Dalam penelitian dimaksudkan untuk melihat kelayakan video pembelajaran yang dikaji dari validasi ahli media dan materi. Selain itu juga dilakukan penelitian untuk mengetahui ketertarikan siswa terhadap video pembelajaran pada materi sistem pernapasan manusia kelas V. Dalam penelitian mengimplementasikan pendekatan ADDIE yang melalui 5 langkah sistematis, ialah Analisis (Analysis), Desain (Design), Pengembangan (Development), Implementasi (Implementation) dan Evaluasi (Evaluation). Hasil validasi ahli media sebesar 91% termasuk kategori sangat layak dan ahli materi sebesar 73% termasuk kategori layak. Analisis terhadap validasi ahli bahwa media video pembelajaran sangat layak diterapkan pada proses pembelajaran. Kemudian, analisis data uji coba terbatas menunjukkan hasil 95% sementara itu uji lapangan 93%. Secara keseluruhan, hasil angket ketertarikan siswa pada tahap uji coba terbatas serta uji lapangan mengindikasikan video pembelajaran materi sistem pernapasan manusia kelas V SDN 002 Tarakan sangat menarik bagi siswa.
2025 · Book ·
Pengelolaan kelas guru merupakan salah satu faktor eksternal penentu hasil belajar siswa oleh karena itu Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pentingnya pengelolaan kelas guru pada pembelajaran matematika dengan berbagai upaya yang telah dilakukan guru dalam mengelola kelas dengan baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian guru. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan doumentasi. Analisis data interaktif menggunakan miles dan huberman. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan permasalahan yang sering muncul dala pembelajaran matematika adalah kurangnya minat siswa terhadap pembelajaran matematika salah satu penyebab utamanya adalah kuirangnya interaksi dalam lingkungan kelas dan pengelolaan kelas guru. Namun guru telah mengupayakan pengelolaan kelas yang baik bagi siswa agar pembelajaran dapat berjalan dengan efektif. Guru juga telah berhasil memberikan motivasi pada siswa untuk aktif mengikuti pembelajaran, guru mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang menstimulus siswa untuk berpikir dan guru juga telah memberikan penguatan positif terhadap keaktifan siswa. Seperti dalam menerapkan prinsip-prinsip pengelolaan kelas seperti keterampilan guru dalam penyampaian materi dan menciptakan suasana belajar yang efektif Sedangkan pada tahap merancang lingkungan fisik kelas, guru melakukan pengaturan tempat duduk siswa dengan membagi siswa menajdi bebrapa kelompok dan melakukan pengaturan media pembelajaran yaitu guru menyediakan power point bagi siswa yang tidak memiliki buku. Guru sudah mampu menciptakan iklim yang positif untuk pembelajaran dengan menerapkan strategi akan tetapi melihat kondisi siswa terlebih dahulu apakah efektif diterapkan atau tidak. Guru juga dapat menjadi komunikator yang baik bagi siswa dengan memiliki karakter guru itu sendiri contohnya menggunkan suara yang nyaring saat melakukan proses pembelajaran bersama siswa.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengelolaan kelas guru merupakan salah satu faktor eksternal penentu hasil belajar siswa oleh karena itu Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pentingnya pengelolaan kelas guru pada pembelajaran matematika dengan berbagai upaya yang telah dilakukan guru dalam mengelola kelas dengan baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian guru. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan doumentasi. Analisis data interaktif menggunakan miles dan huberman. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan permasalahan yang sering muncul dala pembelajaran matematika adalah kurangnya minat siswa terhadap pembelajaran matematika salah satu penyebab utamanya adalah kuirangnya interaksi dalam lingkungan kelas dan pengelolaan kelas guru. Namun guru telah mengupayakan pengelolaan kelas yang baik bagi siswa agar pembelajaran dapat berjalan dengan efektif. Guru juga telah berhasil memberikan motivasi pada siswa untuk aktif mengikuti pembelajaran, guru mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang menstimulus siswa untuk berpikir dan guru juga telah memberikan penguatan positif terhadap keaktifan siswa. Seperti dalam menerapkan prinsip-prinsip pengelolaan kelas seperti keterampilan guru dalam penyampaian materi dan menciptakan suasana belajar yang efektif Sedangkan pada tahap merancang lingkungan fisik kelas, guru melakukan pengaturan tempat duduk siswa dengan membagi siswa menajdi bebrapa kelompok dan melakukan pengaturan media pembelajaran yaitu guru menyediakan power point bagi siswa yang tidak memiliki buku. Guru sudah mampu menciptakan iklim yang positif untuk pembelajaran dengan menerapkan strategi akan tetapi melihat kondisi siswa terlebih dahulu apakah efektif diterapkan atau tidak. Guru juga dapat menjadi komunikator yang baik bagi siswa dengan memiliki karakter guru itu sendiri contohnya menggunkan suara yang nyaring saat melakukan proses pembelajaran bersama siswa.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPAS dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) di kelas V-C SDN 028 Tarakan. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam 2 siklus, masing-masing terdiri dari 4 tahapan,yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan 2 cara, yaitu tes dan non tes. Instrumen tes pengumpulan data yang digunakan adalah tes hasil belajar siswa, lembar penilaian psikomotorik siswa, lembar penilaian afektif siswa, sedangkan untuk instrumen non tes menggunakan lembar pengamatan aktivitas belajar siswa, dan lembar pengamatan aktivitas mengajar guru. Hasil penelitian mengalami peningkatan setiap siklusnya. Hasil belajar siswa aspek kognitif pada siklus I memperoleh rata-rata nilai 71,10 dengan persentase ketuntasan 67,86% meningkat di siklus II dengan rata-rata nilai 78,21 dengan persentase ketuntasan 89,29%. Hasil belajar aspek psikomotorik siklus I memperoleh rata-rata nilai 70,87 dengan persentase ketuntasan 75,00 % meningkat di siklus II menjadi 79,46 dengan persentase ketuntasan 92,86%. Penilaian hasil belajar aspek afektif pada siklus I memeperoleh rata-rata nilai 70,14 dengan persentase ketuntasan 71,43% meningkat di siklus II menjadi 76,79 dengan persentase ketuntasan 85,71%. Kesimpulan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini adalah penerapan model kooperatif tipe group investigation (GI) dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPAS di kelas V-C SDN 028 Tarakan.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPAS dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) di kelas V-C SDN 028 Tarakan. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam 2 siklus, masing-masing terdiri dari 4 tahapan,yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan 2 cara, yaitu tes dan non tes. Instrumen tes pengumpulan data yang digunakan adalah tes hasil belajar siswa, lembar penilaian psikomotorik siswa, lembar penilaian afektif siswa, sedangkan untuk instrumen non tes menggunakan lembar pengamatan aktivitas belajar siswa, dan lembar pengamatan aktivitas mengajar guru. Hasil penelitian mengalami peningkatan setiap siklusnya. Hasil belajar siswa aspek kognitif pada siklus I memperoleh rata-rata nilai 71,10 dengan persentase ketuntasan 67,86% meningkat di siklus II dengan rata-rata nilai 78,21 dengan persentase ketuntasan 89,29%. Hasil belajar aspek psikomotorik siklus I memperoleh rata-rata nilai 70,87 dengan persentase ketuntasan 75,00 % meningkat di siklus II menjadi 79,46 dengan persentase ketuntasan 92,86%. Penilaian hasil belajar aspek afektif pada siklus I memeperoleh rata-rata nilai 70,14 dengan persentase ketuntasan 71,43% meningkat di siklus II menjadi 76,79 dengan persentase ketuntasan 85,71%. Kesimpulan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini adalah penerapan model kooperatif tipe group investigation (GI) dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPAS di kelas V-C SDN 028 Tarakan.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kecemasan adalah suatu respon yang dirasakan seseorang walaupun tidak diketahui penyebabnya. Kecemasan yang timbul pada orang tua bisa terjadi karena hospitalisasi yang dialami oleh anak. Peran perawat sangat dibutuhkan oleh orang tua, yaitu dengan berperilaku caring sehingga dapat membantu mengurangi kecemasan pada orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku caring perawat dengan tingkat kecemasan orang tua selama hospitalisasi di ruang perawatan anak di RSUD dr. H. Jusuf SK. Penelitian ini merupakan jenis penelitian non eksperimen dengan pendekatan Cross secsional. Populasi adalah orang tua pasien anak dengan lama rawat tiga hari, Pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin, sebanyak 215 responden berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengambilan data menggunakan kuesioner kemudian data diolah dan diuji dengan rank spearmen. Hasil penelitian menunjukkan perilaku caring perawat rendah (1,4%), sedang (30,7%), tinggi (67,9%). Kecemasan orang tua selama hospitalisasi anak, tidak ada kecemasan (0,9%), kecemasan ringan (56,7%), kecemasan sedang (37,7%), kecemasan berat (4,7%). Hasil uji bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan antara perilaku caring perawat dengan tingkat kecemasan orang tua selama hospitalisasi di ruang perawatan anak dengan nilai p value 0,001. Perilaku caring perawat yang tinggi akan membantu mengurangi kecemasan orang tua selama hospitalisasi anak.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Abstrak Penelitian tentang kelayakan usahatani sarang burung walet di Kelurahan Tanjung Selor Hilir Kabupaten Bulungan (studi kasus sarang burung walet milik Bapak Mudhrad), dengan bertujuan untuk menjawab dua pertanyaan yakni untuk mengetahui total biaya, penerimaan, pendapatan, serta analisis Kelayakan Usahatani Sarang Burung Walet yang dapat ditentukan melalui RC Ratio dan BC Ratio. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Data yang digunakan dalam tesis ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa: pertama, total biaya yang dikeluarkan pada usahatani sarang burung walet selama 6 Tahun sebesar Rp. 118.718.334, dengan penerimaan sebesar Rp. 484.000.000, dan pendapatan sebesar Rp. 365.281.666. Kedua, erdasarkan analisis kelayakan usaha yang dilakukan melalui 2 indikator yaitu R/C Ratio ddan B/C ratio layak untuk diusahakan
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak Penelitian tentang kelayakan usahatani sarang burung walet di Kelurahan Tanjung Selor Hilir Kabupaten Bulungan (studi kasus sarang burung walet milik Bapak Mudhrad), dengan bertujuan untuk menjawab dua pertanyaan yakni untuk mengetahui total biaya, penerimaan, pendapatan, serta analisis Kelayakan Usahatani Sarang Burung Walet yang dapat ditentukan melalui RC Ratio dan BC Ratio. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Data yang digunakan dalam tesis ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa: pertama, total biaya yang dikeluarkan pada usahatani sarang burung walet selama 6 Tahun sebesar Rp. 118.718.334, dengan penerimaan sebesar Rp. 484.000.000, dan pendapatan sebesar Rp. 365.281.666. Kedua, erdasarkan analisis kelayakan usaha yang dilakukan melalui 2 indikator yaitu R/C Ratio ddan B/C ratio layak untuk diusahakan
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kecemasan adalah suatu respon yang dirasakan seseorang walaupun tidak diketahui penyebabnya. Kecemasan yang timbul pada orang tua bisa terjadi karena hospitalisasi yang dialami oleh anak. Peran perawat sangat dibutuhkan oleh orang tua, yaitu dengan berperilaku caring sehingga dapat membantu mengurangi kecemasan pada orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku caring perawat dengan tingkat kecemasan orang tua selama hospitalisasi di ruang perawatan anak di RSUD dr. H. Jusuf SK. Penelitian ini merupakan jenis penelitian non eksperimen dengan pendekatan Cross secsional. Populasi adalah orang tua pasien anak dengan lama rawat tiga hari, Pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin, sebanyak 215 responden berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengambilan data menggunakan kuesioner kemudian data diolah dan diuji dengan rank spearmen. Hasil penelitian menunjukkan perilaku caring perawat rendah (1,4%), sedang (30,7%), tinggi (67,9%). Kecemasan orang tua selama hospitalisasi anak, tidak ada kecemasan (0,9%), kecemasan ringan (56,7%), kecemasan sedang (37,7%), kecemasan berat (4,7%). Hasil uji bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan antara perilaku caring perawat dengan tingkat kecemasan orang tua selama hospitalisasi di ruang perawatan anak dengan nilai p value 0,001. Perilaku caring perawat yang tinggi akan membantu mengurangi kecemasan orang tua selama hospitalisasi anak.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
This research aims to improve students’ speaking performance by using the Jigsaw and Role-Play model for second-grade students of Junior High School of Don Bosco Tarakan. The research design used was Classroom Action Research (CAR) with four stages; (1) Planning; (2) Actions; (3) Observations; (4) Reflection. The number of students in this research was 25 in the second grade of Junior High School Don Bosco Tarakan. The research result showed that the Jigsaw and Role-Play model was used by English language teachers, indicating that students’ speaking performance goes up based on students’ work together, discussion, and exchange of opinions about learning materials. The first cycle reached 60% of the success indicator, and in the second cycle, there was an increase of 24%, so the students’ speaking performance incresead by 84% and reached the minimum score (KKM). So, it can be concluded that the Jigsaw & Role Play learning model can improve students’ speaking performance.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
PENEGAKAN HUKUM PIDANA TERHADAP PELAKU PEMBUANGAN LIMBAH CAIR OLEH USAHA LAUNDRY TANPA IZIN DI KABUPATEN BULUNGAN ABSTRAK Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait penegakan hukum pidana terhadap pelaku pembuangan limbah cair oleh usaha laundry tanpa izin di kabupaten bulungan. Pertama, bagaimana pengekan hukum pidana terhadap pelaku pembuangan limbah cair oleh usaha laundry tanpa izin di kabupaten bulungan? Kedua, apa hambatan dalam penegakan hukum terhadap terhadap pelaku pembuangan limbah cair oleh usaha laundry tanpa izin di kabupaten bulungan?. Skripsi ini merupakan penelitian hukum empiris yang berfungsi untuk melihat hukum dalam artian nyata dan meneliti bagaimana bekerjanya hukum di lingkungan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan Undang-Undang (statue approach) dan pendekatan Konseptual (conseptual approach). Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer, sekunder dan tersier. Data primer di peroleh melalui wawancara pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bulungan dan Kepolisian Resor Bulungan, dan data sekunder di peroleh dari studi kepustakaan yang terdiri dari; bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder, bahan hukum primer yaitu; Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Peraturan Bupati Bulungan Nomor 02 Tahun 2006 tentang Izin Pembungan Air Limbah Ke Air, Sumber Air dan Badan Air, dan bahan hukum sekunder; dari Buku, Jurnal, Artikel, dan lainnya, dan bahan hukum tersier, berupa Kamus Besar Bahasa Indonesia. Dari penelitan ini penulis menyimpulkan bahwa, pertama; penegakan hukum terhadap pembuangan limbah cair oleh usaha laundry tanpa izin di kabupaten bulungan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bulungan selama ini sanksi yang paling sering digunakan adalah sanksi administrasi, jika sanksi ini tidak memadai maka akan di berlakukan upaya hukum lainnya yakni, hukum perdata dan hukum pidana sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, kedua; hambatan yang ditemui dalam penegakan hukum terhadap pembuangan limbah cair oleh usaha laundry tanpa izin di kabupaten bulungan adalah; Kurangnya disiplin hukum dan kurangnya kesadaran hukum oleh pelaku usaha.
2022 · Thesis ·
PENEGAKAN HUKUM PIDANA TERHADAP PELAKU PEMBUANGAN LIMBAH CAIR OLEH USAHA LAUNDRY TANPA IZIN DI KABUPATEN BULUNGAN ABSTRAK Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait penegakan hukum pidana terhadap pelaku pembuangan limbah cair oleh usaha laundry tanpa izin di kabupaten bulungan. Pertama, bagaimana pengekan hukum pidana terhadap pelaku pembuangan limbah cair oleh usaha laundry tanpa izin di kabupaten bulungan? Kedua, apa hambatan dalam penegakan hukum terhadap terhadap pelaku pembuangan limbah cair oleh usaha laundry tanpa izin di kabupaten bulungan?. Skripsi ini merupakan penelitian hukum empiris yang berfungsi untuk melihat hukum dalam artian nyata dan meneliti bagaimana bekerjanya hukum di lingkungan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan Undang-Undang (statue approach) dan pendekatan Konseptual (conseptual approach). Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer, sekunder dan tersier. Data primer di peroleh melalui wawancara pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bulungan dan Kepolisian Resor Bulungan, dan data sekunder di peroleh dari studi kepustakaan yang terdiri dari; bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder, bahan hukum primer yaitu; Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Peraturan Bupati Bulungan Nomor 02 Tahun 2006 tentang Izin Pembungan Air Limbah Ke Air, Sumber Air dan Badan Air, dan bahan hukum sekunder; dari Buku, Jurnal, Artikel, dan lainnya, dan bahan hukum tersier, berupa Kamus Besar Bahasa Indonesia. Dari penelitan ini penulis menyimpulkan bahwa, pertama; penegakan hukum terhadap pembuangan limbah cair oleh usaha laundry tanpa izin di kabupaten bulungan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bulungan selama ini sanksi yang paling sering digunakan adalah sanksi administrasi, jika sanksi ini tidak memadai maka akan di berlakukan upaya hukum lainnya yakni, hukum perdata dan hukum pidana sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, kedua; hambatan yang ditemui dalam penegakan hukum terhadap pembuangan limbah cair oleh usaha laundry tanpa izin di kabupaten bulungan adalah; Kurangnya disiplin hukum dan kurangnya kesadaran hukum oleh pelaku usaha.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This research aims to improve students’ speaking performance by using the Jigsaw and Role-Play model for second-grade students of Junior High School of Don Bosco Tarakan. The research design used was Classroom Action Research (CAR) with four stages; (1) Planning; (2) Actions; (3) Observations; (4) Reflection. The number of students in this research was 25 in the second grade of Junior High School Don Bosco Tarakan. The research result showed that the Jigsaw and Role-Play model was used by English language teachers, indicating that students’ speaking performance goes up based on students’ work together, discussion, and exchange of opinions about learning materials. The first cycle reached 60% of the success indicator, and in the second cycle, there was an increase of 24%, so the students’ speaking performance incresead by 84% and reached the minimum score (KKM). So, it can be concluded that the Jigsaw & Role Play learning model can improve students’ speaking performance.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pneumonia adalah kondisi dimana seseorang mengalami infeksi yang terjadi pada kantung-kantung udara dalam paru-paru orang tersebut. Penyakit pneumonia ini membuat kantung udara di paru-paru terisi oleh nanah, sehingga dikategorikan berbahaya. Kematian balita disebabkan oleh pneumonia dan diperkirakan telah membunuh 1,4 juta balita setiap tahunnya. WHO (World Health Organization) menyebutkan pneumonia merenggut nyawa lebih dari 800.000 balita setiap tahunnya, atau sekitar 2.200 per harinya dan angka tersebut lebih dari 153.000 bayi baru lahir. Tujuan penulis adalah agar dapat menerapkan, membandingkan kesenjangan antara teori dan kasus, memecahkan masalah pada klien. Dalam menyusun tugas akhir ini penulis menggunakan metode deskriptif dengan tipe studi kasus, pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, pemeriksaan head to toe, dokumentasi keperawatan, kepustakaan. Didapatkan tiga diagnosa pada An. J diagnosa keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif, risiko defisit nutrisi, defisit pengetahuan. Evaluasi hasil tindakan keperawatan menunjukan masalah keperawatan yang penulis rumuskan dalam diagnosa keperawatan dapat teratasi sesuai tujuan yang ditetapkan. Dari ketiga diagnosa tersebut terdapat tiga diagnosa yang teratasi sesuai tujuan yang telah ditentukan.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Anemia merupakan masalah gizi yang banyak terdapat di seluruh dunia tidak hanya terjadi di Negara berkembang tetapi juga di Negara maju. Penderita anemia di perkirakan dua miliyar dengan prevelensi terbanyak di seluruh dunia. Anemia kekurangan zat besi adalah anemia terbanyak di seluruh dunia. Dimana kelompok yang berusia tinggi anemia adalah wanita usia subur, ibu hamil, anak usia sekolah dan remaja. Penulis menggunakan metode deskriptif dengan tipe studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan dengan tahapan pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Tujuan umum laporan tugas akhir ini penulis mendapatkan gambaran nyata dalam menerapkan asuhan keperawatan pada klien Ny. N dengan Anemia. Subjek laporan ini adalah Ny. N dengan anemia. Berdasarkan asuhan keperawatan yang dilakukan terdapat kesenjangan antara teori dan kasus pada pasien Ny. N meliputi tanda dan gejala, diagnosis, intervensi, implementasi dan evaluasi. Pada pasien anemia yang masalah yang muncul yaitu, nyeri akut, perfusi perifer tidak efektif, pola napas tidak efektif, defisit perawatan diri, risiko defisit nutrisi.