Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

KARTIKA

28 karya publik ditemukan.

2026: 42025: 82024: 42023: 22022: 62021: 22020: 2

Peranan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Provinsi Kalimantan Utara Terhadap Anak yang Menjadi Korban Kekerasan Seksual

2022 · Thesis ·

Penelitian ini berfokus pada, bagaimana peranan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) dalam memberikan perlindungan hak-hak anak korban kekerasan seksual dan penelitian ini membahas perlindungan yang diberikan oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak korban kekerasan seksual. Metode penelitian ini bersifat empiris dengan lokasi penelitian bertempat di Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Provinsi Kalimantan Utara. Pembahasan singkat pertama peranan perlindungan UPTD PPA berdasarkan Peraturan Gubernur No. 1 tahun 2019, memberikan pelayanan pengaduan, layanan pedampingan hukum, layanan pedampingan psikolog, layanan pedampingan rohani, perlindungan khusus, dan layanan mediasi terkait kasus perempuan dan anak dari ancaman bahaya. Yang di dalam pelaksanaan nya mengikuti SOP Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak. Kedua bentuk perlindungan dengan tertuang dalam pasal 1 ayat 2 Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002. Kesimpulan peran UPTD PPA Provinsi Kalimantan Utara dalam Pelaksanaan Pedampingan hukum terhadap anak sebagai korban kekerasan seksual tertuang dalam Peraturan Gubernur No. 1 Tahun 2019 belum terlaksana sepenuhnya. Adapun bentuk perlindungan yang di berikan UPTD PPA kepada anak Korban Kekerasan seksual belum maksimal dikarenakan beberapa hambatan seperti belum adanya UPTD PPA di kab/kota, keterbatasan sumberdaya manusia yang kompeten, kasih tidak lanjut, Psikolog dan Mediator tidak tetap, anggaran yang terbatas

Penghentian Penyidikan Terhadap Tindak Pidana Narkotika Yang Dilakukan Oleh Anak Di Kepolisian Resor Tarakan (Studi Kasus Surat Penghentian Penyidikan No. B/ 712/ X/ 2021/ Resnarkoba

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Saat ini penyalahgunaan narkotika tidak lagi hanya beredar pada kalangan orang dewasa, namun sudah menyasar ke kalangan anak yang sudah pada tahap sulit untuk diatasi. Hal ini disebabkan banyak pihak yang harus diajak bekerja sama hingga kepada pihak keluarga untuk menyelesaikan persoalan ini. Oleh karenannya perlu dibahas lebih lanjut terkait dengan hal ini melalui penelitian sehingga merumuskan judul yakni “Penghentian Penyidikan Terhadap Tindak Pidana Narkotika Yang Dilakukan Oleh Anak Di Kepolisian Resor Tarakan (Studi Kasus Surat Penghentian Penyidikan No. B/ 712/ X/ 2021/ Resnarkoba) tujuan penelitian untuk mengetahui dasar penghentian penyidikan narkotika anak di kepolisian resor tarakan (studi kasus surat pemberitahuan penghentian penyidikan dengan no. b/712/x/ 2021/resnarkoba) untuk mengetahui konsekuensi hukum dikeluarkannya surat pemberitahuan penghentian penyidikan (sp3) di kepolisian resor tarakanTipe penelitian yang gunakan untuk menyusun karya ilmiah ini adalah “Penelitian Hukum Empiris” ataupun “Penelitian Lapangan”. yang disebut sebagai kajian empiris ataupun kajian lapangan ialah kajian yang memakai data dari Lapangan ataupun Data Primer yang menjadi data yang diperoleh secara langsung dari asal data yang pertama lewat kajian Lapangan. Mengapa dari pihak penyidik terbitkan SP3 karena anak tersebut hanya penyalahguna karena semua unsur unsur di pasal 7b dan pasal 9 di Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2021 Tentang Penanganan Tindak Pidana Tentang Penanganan Tindak Pidana Berdasarkan Keadilan Restoratif tersebut terpenuhi dan setelah itu dilakukan rehabilitas. Dan konsekuensi hukum ketika pihak kepolisian mengeluarkan surat pemberitahuan penyidikan (SP3) terhadap kasus narkotika anak dan setelah saya menanyakan hal tersebut ternyata ada, karena dari pihak penyidik sudah memenuhi semua persyaratan untuk menghentikan penyidikan terhadap anak pelaku tersebut.dan setelah di hubungkan kepada Peraturan Peraturan Kepolisian Republik Indonesia No 8 Pasal 7 Huruf b Dan Pasal 9 anak pelaku tersebut memnuhi syarat untuk diterbitkan surat penghentian penyidikan (SP3). Kata Kunci : Narkotika Anak,Kepolisian, Penghentian Penyidikan

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. Y DENGAN DIAGNOSIS GAGAL GINJAL KRONIK DI RUANG DAHLIA A RSUD Dr. H. JUSUF SK TARAKAN

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Gagal Ginjal Kronik (GGK) merupakan gangguan fungsi renal yang progress dan irreversible dimana kemampuan tubuh gagal untuk mempertahankan metabolisme dan keseimbangan cairan elektrolit yang menyebabkan uremia. Penyakit gagal ginjal kronik di Indonesia setiap tahun mengalami peningkatan. Pasien gagal ginjal kronik dapat menimbulkan beberapa dampak bagi kesehatan, salah satu dampak gagal ginjal kronik adalah dengan melakukan hemodialisis. Hemodialisis adalah jenis dialisis dengan menggunakan mesin dialiser yang berfungsi sebaga ginjal buatan. Pada proses ini, darah di pompa keluar dari tubuh, masuk kedalam mesin dialiser. Tujuan penulisan ini untuk melaksanakan proses keperawatan pada Tn. Y dengan gagal ginjal kronik, membandingkan antara teori dan asuhan keperawatan pada Tn. Y dengan gagal ginjal kronik, mengindentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam melaksanakan proses keperawatan pada Tn. Y dengan gagal ginjal kronik dan melaksanakan pemecahan masalah pada Tn. Y dengan gagal ginjal kronik. Laporan Tugas Akhir ini menggunakan metode deskriptip dengan tipe studi kasus, yaitu dengan menerapkan asuhan keperawatan mulai dan pengkajian/pengumpulan data, analisis data, merumuskan masalah, intervensi, implementasi dan evaluasi. Berdasarkan asuhan keperawatan yang dilakukan terdapat kesenjangan antara teori dan kasus pada pasien Tn. Y meliputi tanda dan gejala, diagnosis, intervensi, implementasi dan evaluasi. Pada pasien gagal ginjal kronik masalah yang muncul yaitu: nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisik, perfusi perifer tidak efektif berhubungan dengan penurunan aliran arteri dan/vena, hipervolemia berhubungan dengan kelebihan asupan cairan, gangguan Integritas kulit/jaringan berhubungan dengan penurunan mobilitas, defisit perawatan diri berhubungan dengan kelemahan.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. Y DENGAN DIAGNOSIS GAGAL GINJAL KRONIK DI RUANG DAHLIA A RSUD Dr. H. JUSUF SK TARAKAN

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Gagal Ginjal Kronik (GGK) merupakan gangguan fungsi renal yang progress dan irreversible dimana kemampuan tubuh gagal untuk mempertahankan metabolisme dan keseimbangan cairan elektrolit yang menyebabkan uremia. Penyakit gagal ginjal kronik di Indonesia setiap tahun mengalami peningkatan. Pasien gagal ginjal kronik dapat menimbulkan beberapa dampak bagi kesehatan, salah satu dampak gagal ginjal kronik adalah dengan melakukan hemodialisis. Hemodialisis adalah jenis dialisis dengan menggunakan mesin dialiser yang berfungsi sebaga ginjal buatan. Pada proses ini, darah di pompa keluar dari tubuh, masuk kedalam mesin dialiser. Tujuan penulisan ini untuk melaksanakan proses keperawatan pada Tn. Y dengan gagal ginjal kronik, membandingkan antara teori dan asuhan keperawatan pada Tn. Y dengan gagal ginjal kronik, mengindentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam melaksanakan proses keperawatan pada Tn. Y dengan gagal ginjal kronik dan melaksanakan pemecahan masalah pada Tn. Y dengan gagal ginjal kronik. Laporan Tugas Akhir ini menggunakan metode deskriptip dengan tipe studi kasus, yaitu dengan menerapkan asuhan keperawatan mulai dan pengkajian/pengumpulan data, analisis data, merumuskan masalah, intervensi, implementasi dan evaluasi. Berdasarkan asuhan keperawatan yang dilakukan terdapat kesenjangan antara teori dan kasus pada pasien Tn. Y meliputi tanda dan gejala, diagnosis, intervensi, implementasi dan evaluasi. Pada pasien gagal ginjal kronik masalah yang muncul yaitu: nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisik, perfusi perifer tidak efektif berhubungan dengan penurunan aliran arteri dan/vena, hipervolemia berhubungan dengan kelebihan asupan cairan, gangguan Integritas kulit/jaringan berhubungan dengan penurunan mobilitas, defisit perawatan diri berhubungan dengan kelemahan.

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA (Studi Kasus Pada Rumah Makan Di Kota Tarakan)

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA (Studi Kasus Pada Rumah Makan Di Kota Tarakan) Erni Kartika Ratna Dewi Dr. Syaiful Anwar,S.E.,M.Si Hasil penilitian ,menunjukkan Nilai t hitung untuk variabel motivasi sebesar 1,478 1,705 t tabel dengan signifikansi 0,636 > 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel X1 (Motivasi) tidak berpengaruh terhadap variabel Y (Produktivitas). Jadi dapat disimpulkan variabel motivasi secara parsial tidak berpengaruh terhadap Produktivitas. Nilai t hitung untuk variabel Pengalaman sebesar 6,141 > 1,705 t tabel dengan signifikansi 0,000 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel X2 (Pengalaman) berpengaruh terhadap variabel Y (Produktivitas). Jadi dapat disimpulkan variabel Pengalaman secara parsial berpengaruh terhadap produktivitas. Nilai t hitung untuk variabel kketerampilan sebesar 7,849 > 1,705 t tabel dengan signifikansi 0,000 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel X3 (Keterampilan) berpengaruh terhadap variabel Y (Produktivitas). Secara simultan, nilai F hitung (48,059) > F tabel (2,98) dan nilai Sig F hitung lebih besar (0,000 0,05) sehingga dapat disimpulkan variabel X1 (Motivasi), X2 (Pengalaman) danX 3(Keterampilan) berpengaruh terhadap variabel Y (Produktivitas). Nilai R-Square adalah sebesar 0,847 ,hal ini menunjukkan variabel Motivasi, Pengalaman, dan Keterampilan mempengaruhi Produktivitas sebasar 84,7% sedangkan sisanya 15,3%, dipengaruhi oleh variabel lain di luar model regresi. Kata Kunci :Lama Usaha, Modal, Pendapatan, Tenaga Kerja

KARAKTERISTIK BURUH PETIK KELAPA SAWIT DAN HUBUNGANNYA DENGAN UPAH (STUDY KASUS DI PT. PRIMA BAHAGIA PERMAI DESA PURA SAJAU KABUPATEN BULUNGAN)

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Karakteristik merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi motivasi kerja karyawan dan setiap individu menyadari identitasnya yang tidak sama dengan individu lain, karakteristik individu dapat digambarkan melalui beberapa ciri, seperti: biografis, kepribadian, persepsi dan sikap. Dalam penelitian ini ciri karakteristik individu yang digunakan yaitu karakteristik biografis antara lain umur, tingkat pendidikan, pengalaman kerja, serta status migran yang dimiliki buruh petik kelapa sawit. Tujuan penelitian a) Mengetahui karakteristik buruh petik kelapa sawit yang terdiri dari: umur, tingkat pendidikan, pengalaman kerja, status migran di PT. Prima Bahagia Permai. b) Menganalisis hubungan karakteristik buruh petik kelapa sawit yang terdiri dari: umur, tingkat pendidikan, pengalaman kerja, status migran dengan upah. Analisis data yang digunakan adalah Analisis Deskriptif dan Analisis Korelasi Pearson. Karakteristik buruh petik kelapa sawit berdasarkan Umur responden didominasi oleh umur 31 sampai 40 tahun dengan persentase sebesar 47%. Pengalaman kerja buruh petik sawit dengan jumlah tertinggi yaitu lama kerja 2 sampai 6 tahun sebanyak 16 orang dengan persentase sebesar 53%. Tingkat pendidikan buruh petik kelapa sawit memiliki kesamaan antara lulusan SMP (Sekolah Menengah Pertama) dengan lulusan SMA (Sekolah Menengah Atas) sebanyak 13 orang dengan persentase sebesar 43%. Buruh petik sawit berdasarkan status migran didominasi oleh buruh petik sawit yang merupakan penduduk migran sebanyak 21 orang dengan persentase sebesar 70%. Hubungan antara karakteristik buruh petik dengan upah adalah: umur terhadap upah memiliki korelasi sebesar 0,336 yang berarti hubungan lemah dan searah, tingkat pedidikan terhadap upah memiliki nilai korelasi sebesar -0,178 yang berarti hubungan sangat lemah dan tidak searah, pengalaman kerja memiliki nilai korelasi sebesar 0,180 yang berarti hubungan sangat lemah dan searah, status migran terhadap upah memiliki nilai -0,402 yang berarti bahwa hubungan antara status migran dengan upah lemah dan tidak searah.

The Profile of English Examination Results of Junior High School in Tarakan

2020 · Book ·

Tujuan penelitian ini (1) mendeskripsikan profil hasil Ujian Bahasa Inggris siswa Sekolah Menengah Pertama di Tarakan ditinjau dari jenis ujian, status sekolah, akreditasi sekolah, pencapaian siswa, dan jenis kelamin (2) mengetahui apakah ada perbedaan hasil ujian Bahasa Inggris siswa SMP di Tarakan ditinjau dari jenis ujian, status sekolah, akreditasi sekolah, pencapaian siswa, dan jenis kelamin. Penelitian ini menggunakan Kausal Komparatif dan jumlah sampel adalah 862 siswa SMP di Kota Tarakan tahun akademik 2018/2019. Penelitian ini menggunakan purposive dan cluster random sampling sebagai teknik pengambilan sampel. Pada penelitian ini, data dikumpulkan dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon, uji Mann Whitney, dan uji Kruskal Willis. Berdasarkan hasil perhitungan (1) Ujian Bahasa Inggris pada variabel jenis ujian, status sekolah, akreditasi sekolah, dan pencapaian siswa menunjukkan nilai signifikan kurang dari tingkat signifikan 0,05. Hº ditolak dan Hª diterima (2) UN Bahasa Inggris pada variabel jenis kelamin menunjukkan nilai signifikan lebih dari tingkat signifikan 0,05. Hª ditolak dan Hº diterima. Sedangkan US Bahasa Inggris pada variabel jenis kelamin menunjukkan nilai signifikan kurang dari tingkat signifikan 0,05. Hº ditolak dan Hª diterima. Dari hasil perhitungan akhir tersebut, dapat disimpulkan bahwa (1) hasil US Bahasa Inggris lebih baik daripada hasil UN Bahasa Inggris (2) sekolah swasta lebih baik daripada sekolah negeri (3) akreditasi A lebih baik daripada akreditasi B dan C (4) hasil UN Bahasa Inggris termasuk dalam kategori kurang dan hasil US Bahasa Inggris termasuk dalam kategori baik (5) jenis kelamin tidak memberikan pengaruh terhadap hasil UN Bahasa Inggris antara siswa laki-laki dan perempuan. Sedangkan terdapat perbedaan hasil US Bahasa Inggris antara siswa laki-laki dan perempuan.

The Profile of English Examination Results of Junior High School in Tarakan

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini (1) mendeskripsikan profil hasil Ujian Bahasa Inggris siswa Sekolah Menengah Pertama di Tarakan ditinjau dari jenis ujian, status sekolah, akreditasi sekolah, pencapaian siswa, dan jenis kelamin (2) mengetahui apakah ada perbedaan hasil ujian Bahasa Inggris siswa SMP di Tarakan ditinjau dari jenis ujian, status sekolah, akreditasi sekolah, pencapaian siswa, dan jenis kelamin. Penelitian ini menggunakan Kausal Komparatif dan jumlah sampel adalah 862 siswa SMP di Kota Tarakan tahun akademik 2018/2019. Penelitian ini menggunakan purposive dan cluster random sampling sebagai teknik pengambilan sampel. Pada penelitian ini, data dikumpulkan dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon, uji Mann Whitney, dan uji Kruskal Willis. Berdasarkan hasil perhitungan (1) Ujian Bahasa Inggris pada variabel jenis ujian, status sekolah, akreditasi sekolah, dan pencapaian siswa menunjukkan nilai signifikan kurang dari tingkat signifikan 0,05. Hº ditolak dan Hª diterima (2) UN Bahasa Inggris pada variabel jenis kelamin menunjukkan nilai signifikan lebih dari tingkat signifikan 0,05. Hª ditolak dan Hº diterima. Sedangkan US Bahasa Inggris pada variabel jenis kelamin menunjukkan nilai signifikan kurang dari tingkat signifikan 0,05. Hº ditolak dan Hª diterima. Dari hasil perhitungan akhir tersebut, dapat disimpulkan bahwa (1) hasil US Bahasa Inggris lebih baik daripada hasil UN Bahasa Inggris (2) sekolah swasta lebih baik daripada sekolah negeri (3) akreditasi A lebih baik daripada akreditasi B dan C (4) hasil UN Bahasa Inggris termasuk dalam kategori kurang dan hasil US Bahasa Inggris termasuk dalam kategori baik (5) jenis kelamin tidak memberikan pengaruh terhadap hasil UN Bahasa Inggris antara siswa laki-laki dan perempuan. Sedangkan terdapat perbedaan hasil US Bahasa Inggris antara siswa laki-laki dan perempuan.