Profil penulis
ELISABET
17 karya publik ditemukan.
Optimasi Unit Commitment dengan Demand Side Flexibility untuk mengelola fluktuasi net load akibat integrasi PLTS
Integrasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) ke dalam sistem tenaga listrik menyebabkan perubahan profil net load akibat karakteristik daya keluaran PLTS yang fluktuatif dan intermiten. Kondisi tersebut meningkatkan kebutuhan fleksibilitas dalam penjadwalan pembangkit, khususnya pada proses unit commitment. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan unit commitment dengan mengintegrasikan demand side flexibility (DSF) untuk mengelola fluktuasi net load akibat penetrasi PLTS. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan simulasi kuantitatif pada sistem IEEE 30 Bus selama periode operasi 24 jam. Model optimasi diformulasikan menggunakan metode Mixed Integer Linear Programming dan diimplementasikan pada perangkat lunak GAMS dengan mempertimbangkan biaya bahan bakar, biaya startup dan shutdown, batas minimum dan maksimum pembangkitan, serta ramp rate. Simulasi dilakukan pada kondisi dasar serta skenario penetrasi PLTS sebesar 10%, 20%, dan 50%, baik tanpa maupun dengan penerapan DSF. Hasil simulasi menunjukkan bahwa peningkatan penetrasi PLTS tanpa DSF dari 10% hingga 50% menurunkan biaya operasi dari 12.615,312 $/24 jam menjadi 11013,55 $/24 jam. Penerapan PLTS 50% yang dikombinasikan dengan DSF memberikan hasil paling terendah. Kondisi tersebut menghasilkan penurunan biaya operasi sebesar 10.097,80 $/24 jam dan memberikan penurunan biaya operasi sebesar 2.517,512 $/24 jam atau 19,95% dibandingkan kondisi awal Unit Commitment tanpa DSF. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan DSF mampu meningkatkan fleksibilitas operasi sistem, mengurangi kebutuhan pembangkitan konvensional, serta membantu mengelola perubahan net load akibat fluktuasi keluaran PLTS. Dengan demikian, integrasi DSF dalam optimasi Unit Commitment dapat menjadi strategi yang efektif untuk mendukung penetrasi energi surya secara lebih ekonomis dan andal.
Perlindungan Hukum Terhadap Lanjut Usia yang terlantar di Kota Tarakan
ABSTRAK PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP LANJUT USIA YANG TERLANTAR DI KOTA TARAKAN Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum terhadap lanjut usia terlantar di Kota Tarakan berdasarkan ketentuan hukum positif di Indonesia serta mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas pelaksanaannya. Perlindungan hukum terhadap lanjut usia merupakan tanggung jawab negara dalam menjamin terpenuhinya hak-hak lanjut usia, khususnya bagi lanjut usia terlantar yang rentan terhadap permasalahan sosial, ekonomi, dan kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap lanjut usia terlantar secara normatif telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia yang menjamin hak lanjut usia untuk memperoleh pelayanan kesehatan, bantuan sosial, perlindungan sosial, serta kemudahan dalam penggunaan fasilitas umum. Sebagai implementasinya, Pemerintah Kota Tarakan melalui Dinas Sosial telah melaksanakan pendataan lanjut usia terlantar, pemberian bantuan sosial, pendampingan sosial, dan fasilitasi pelayanan kesehatan. Namun, pelaksanaannya belum optimal karena masih terdapat hak-hak lanjut usia yang belum terpenuhi secara menyeluruh, terutama dalam aspek pemberdayaan, penyediaan fasilitas yang ramah lanjut usia, dan perlindungan sosial yang komprehensif. Belum optimalnya perlindungan hukum dipengaruhi oleh keterbatasan anggaran, sumber daya manusia, koordinasi antarinstansi, kebijakan daerah, validitas data, kemiskinan, perubahan struktur keluarga, rendahnya partisipasi masyarakat, serta kondisi sosial ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kebijakan melalui pembentukan peraturan daerah, peningkatan kapasitas pemerintah daerah, penguatan layanan sosial dan kesehatan yang terintegrasi, serta peningkatan peran keluarga dan masyarakat guna mewujudkan perlindungan hukum yang efektif, berkelanjutan, dan berkeadilan bagi lanjut usia terlantar di Kota Tarakan. Kata Kunci : Perlindungan Hukum, Lanjut Usia, Kesejahteraan
Perlindungan Hukum Terhadap Lanjut Usia yang terlantar di Kota Tarakan
ABSTRAK PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP LANJUT USIA YANG TERLANTAR DI KOTA TARAKAN Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum terhadap lanjut usia terlantar di Kota Tarakan berdasarkan ketentuan hukum positif di Indonesia serta mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas pelaksanaannya. Perlindungan hukum terhadap lanjut usia merupakan tanggung jawab negara dalam menjamin terpenuhinya hak-hak lanjut usia, khususnya bagi lanjut usia terlantar yang rentan terhadap permasalahan sosial, ekonomi, dan kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap lanjut usia terlantar secara normatif telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia yang menjamin hak lanjut usia untuk memperoleh pelayanan kesehatan, bantuan sosial, perlindungan sosial, serta kemudahan dalam penggunaan fasilitas umum. Sebagai implementasinya, Pemerintah Kota Tarakan melalui Dinas Sosial telah melaksanakan pendataan lanjut usia terlantar, pemberian bantuan sosial, pendampingan sosial, dan fasilitasi pelayanan kesehatan. Namun, pelaksanaannya belum optimal karena masih terdapat hak-hak lanjut usia yang belum terpenuhi secara menyeluruh, terutama dalam aspek pemberdayaan, penyediaan fasilitas yang ramah lanjut usia, dan perlindungan sosial yang komprehensif. Belum optimalnya perlindungan hukum dipengaruhi oleh keterbatasan anggaran, sumber daya manusia, koordinasi antarinstansi, kebijakan daerah, validitas data, kemiskinan, perubahan struktur keluarga, rendahnya partisipasi masyarakat, serta kondisi sosial ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kebijakan melalui pembentukan peraturan daerah, peningkatan kapasitas pemerintah daerah, penguatan layanan sosial dan kesehatan yang terintegrasi, serta peningkatan peran keluarga dan masyarakat guna mewujudkan perlindungan hukum yang efektif, berkelanjutan, dan berkeadilan bagi lanjut usia terlantar di Kota Tarakan. Kata Kunci : Perlindungan Hukum, Lanjut Usia, Kesejahteraan
PELANGGARAN HAK PRIVASI DALAM KEGIATAN FOTOGRAFI DI RUANG PUBLIK DALAM RANGKA KOMERSIALISASI VIDEO JOGING
ABSTRAK PELANGGARAN HAK PRIVASI DALAM KEGIATAN FOTOGRAFI DI RUANG PUBLIK DALAM RANGKA KOMERSIALISASI VIDEO JOGING Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum di Indonesia terhadap pelanggaran hak privasi individu yang direkam tanpa izin di ruang publik serta untuk merumuskan bentuk perlindungan hukum yang seharusnya diberikan terhadap individu yang citra dirinya digunakan dalam praktik komersialisasi video joging Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konspetual, dan pendekatan kasus bila diperlukan. Bahan hukum yang digunakan meliputi bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan non hukum yang diperoleh melalui studi kepustakaan dan studi dokumen, kemudian secara kualitatif-preskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan terhadap hak privasi dalam sistem hukum Indonesia pada dasarnya telah memiliki landasan normatif dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi, Undang-Undang Hak Cipta, dan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Namun demikian, pengaturan tersebut masih tersebar dalam beberapa rezim hukum dan belum secara khusus mengatur komersialisasi video orang lain di ruang publik melalui platform digital. Oleh jarena itu, perlindungan hukum yang ideal harus diberikan secara berbasis melalui persetujuan yang sah. Pembatasan penggunaan komersial potret, mekanisme penghapusan konten, tanggung jawab platform digital, gugatan perdata, serta kemungkinan penerapan sanksi pidana secara proporsional.
PELANGGARAN HAK PRIVASI DALAM KEGIATAN FOTOGRAFI DI RUANG PUBLIK DALAM RANGKA KOMERSIALISASI VIDEO JOGING
ABSTRAK PELANGGARAN HAK PRIVASI DALAM KEGIATAN FOTOGRAFI DI RUANG PUBLIK DALAM RANGKA KOMERSIALISASI VIDEO JOGING Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum di Indonesia terhadap pelanggaran hak privasi individu yang direkam tanpa izin di ruang publik serta untuk merumuskan bentuk perlindungan hukum yang seharusnya diberikan terhadap individu yang citra dirinya digunakan dalam praktik komersialisasi video joging Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konspetual, dan pendekatan kasus bila diperlukan. Bahan hukum yang digunakan meliputi bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan non hukum yang diperoleh melalui studi kepustakaan dan studi dokumen, kemudian secara kualitatif-preskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan terhadap hak privasi dalam sistem hukum Indonesia pada dasarnya telah memiliki landasan normatif dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi, Undang-Undang Hak Cipta, dan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Namun demikian, pengaturan tersebut masih tersebar dalam beberapa rezim hukum dan belum secara khusus mengatur komersialisasi video orang lain di ruang publik melalui platform digital. Oleh jarena itu, perlindungan hukum yang ideal harus diberikan secara berbasis melalui persetujuan yang sah. Pembatasan penggunaan komersial potret, mekanisme penghapusan konten, tanggung jawab platform digital, gugatan perdata, serta kemungkinan penerapan sanksi pidana secara proporsional.
PERAN MOTIVASI KERJA DAN KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DALAM MEMPENGARUHI KINERJA DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI MEDIASI STUDI MENGENAI GURU-GURU SEKOLAH DASAR NEGERI DI KOTA TARAKAN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja dan kepemimpinan transformasional terhadap kinerja guru Sekolah Dasar Negeri di Kota Tarakan, dengan kepuasan kerja sebagai mediasi. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya peran guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan pasca pandemi COVID-19, yang menuntut motivasi internal serta gaya kepemimpinan yang mampu menginspirasi dan memberdayakan tenaga pendidik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada guru-guru SD di Kota Tarakan, dan dianalisis menggunakan teknik Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM). Variabel yang diteliti meliputi motivasi kerja, kepemimpinan transformasional, kepuasan kerja, dan kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja dan kepemimpinan transformasional berpengaruh positif terhadap kinerja guru, baik secara langsung maupun melalui kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja guru sangat dipengaruhi oleh tingkat motivasi yang dimiliki dan gaya kepemimpinan ke pala sekolah yang inspiratif. Kepuasan kerja terbukti memperkuat hubungan antara kedua variabel tersebut terhadap kinerja. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan ilmu manajemen sumber daya manusia serta implikasi praktis bagi kepala sekolah dan pemangku kebijakan dalam merancang strategi peningkatan kinerja guru melalui pendekatan motivasional dan kepemimpinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja dan kepemimpinan transformasional terhadap kinerja guru Sekolah Dasar Negeri di Kota Tarakan, dengan kepuasan kerja sebagai mediasi. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya peran guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan pasca pandemi COVID-19, yang menuntut motivasi internal serta gaya kepemimpinan yang mampu menginspirasi dan memberdayakan tenaga pendidik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada guru-guru SD di Kota Tarakan, dan dianalisis menggunakan teknik Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM). Variabel yang diteliti meliputi motivasi kerja, kepemimpinan transformasional, kepuasan kerja, dan kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja dan kepemimpinan transformasional berpengaruh positif terhadap kinerja guru, baik secara langsung maupun melalui kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja guru sangat dipengaruhi oleh tingkat motivasi yang dimiliki dan gaya kepemimpinan ke pala sekolah yang inspiratif. Kepuasan kerja terbukti memperkuat hubungan antara kedua variabel tersebut terhadap kinerja. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan ilmu manajemen sumber daya manusia serta implikasi praktis bagi kepala sekolah dan pemangku kebijakan dalam merancang strategi peningkatan kinerja guru melalui pendekatan motivasional dan kepemimpinan.
.
.
STUDI EVALUASI DIMENSI SALURAN PADA JALAN SERANAI III JUATA PERMAI KOTA TARAKAN
Abstract Drainage channels are an important component of the road infrastructure system that properly drains stormwater runoff to avoid flooding and road damage. The drainage system of Juata Permai is a rainwater runoff sewer. The type of channel employed is an open channel with multiple open channels of tiny dimensions. The interceptor channel connects directly to the outer or collector channel, eventually leading to the Juata Permai River in North Tarakan District, Tarakan City, particularly the Juata Permai. The calculation uses a return period of 5 years, using the log person type III approach in m³/second. Based on the findings of the Evaluation Study of Drainage Channel Dimensions on Jalan Seranai III Juata Permai Tarakan, the authors can make the following conclusions: Flood discharge for various return periods of 2, 5, 10, 25, and 50 years is: 0.01618 m³/second, 0.01805 m³/second, 0.01977 m³/second, 0.02083 m³/second, and 0.02142 m³/second. The drainage channel dimensions from the calculation of the 5 years are as follows: channel height (H) = 1.3 m, channel width (B) = 1.33 m.
PERAN MOTIVASI KERJA DAN KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DALAM MEMPENGARUHI KINERJA DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI MEDIASI STUDI MENGENAI GURU-GURU SEKOLAH DASAR NEGERI DI KOTA TARAKAN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja dan kepemimpinan transformasional terhadap kinerja guru Sekolah Dasar Negeri di Kota Tarakan, dengan kepuasan kerja sebagai mediasi. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya peran guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan pasca pandemi COVID-19, yang menuntut motivasi internal serta gaya kepemimpinan yang mampu menginspirasi dan memberdayakan tenaga pendidik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada guru-guru SD di Kota Tarakan, dan dianalisis menggunakan teknik Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM). Variabel yang diteliti meliputi motivasi kerja, kepemimpinan transformasional, kepuasan kerja, dan kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja dan kepemimpinan transformasional berpengaruh positif terhadap kinerja guru, baik secara langsung maupun melalui kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja guru sangat dipengaruhi oleh tingkat motivasi yang dimiliki dan gaya kepemimpinan ke pala sekolah yang inspiratif. Kepuasan kerja terbukti memperkuat hubungan antara kedua variabel tersebut terhadap kinerja. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan ilmu manajemen sumber daya manusia serta implikasi praktis bagi kepala sekolah dan pemangku kebijakan dalam merancang strategi peningkatan kinerja guru melalui pendekatan motivasional dan kepemimpinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja dan kepemimpinan transformasional terhadap kinerja guru Sekolah Dasar Negeri di Kota Tarakan, dengan kepuasan kerja sebagai mediasi. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya peran guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan pasca pandemi COVID-19, yang menuntut motivasi internal serta gaya kepemimpinan yang mampu menginspirasi dan memberdayakan tenaga pendidik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada guru-guru SD di Kota Tarakan, dan dianalisis menggunakan teknik Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM). Variabel yang diteliti meliputi motivasi kerja, kepemimpinan transformasional, kepuasan kerja, dan kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja dan kepemimpinan transformasional berpengaruh positif terhadap kinerja guru, baik secara langsung maupun melalui kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja guru sangat dipengaruhi oleh tingkat motivasi yang dimiliki dan gaya kepemimpinan ke pala sekolah yang inspiratif. Kepuasan kerja terbukti memperkuat hubungan antara kedua variabel tersebut terhadap kinerja. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan ilmu manajemen sumber daya manusia serta implikasi praktis bagi kepala sekolah dan pemangku kebijakan dalam merancang strategi peningkatan kinerja guru melalui pendekatan motivasional dan kepemimpinan.
PENGARUH PERPUTARAN MODAL KERJA, LIKUIDITAS DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADA PROFITABILITAS (STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN FARMASI YANG GO PUBLIK DI BEI PERIODE 2016-2019)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perputaran modal kerja,likuiditas dan ukuran perusahaan terhadap profitabilitas pada perusahaan farmasi yang go publik di BEI tahun 2016-2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Teknik penarikan sampel menggunakan metode sampel jenuh dan diperoleh sampel 9 perusahaan. Metode analisis data menggunakan uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, dan uji hipotesis dengan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan perputaran modal kerja (WCT), likuiditas (CR) dan ukuran perusahan secara parsial tidak berpengaruh terhadap profitabilitas (ROA). Secara simultan Perputaran modal kerja (WCT), likuiditas (CR) dan ukuran perusahaan secara simultan tidak berpengaruh terhadap profitabilitas (ROA) pada perusahaan farmasi yang go publik di BEI periode 2016-2019.
PENGARUH PERPUTARAN MODAL KERJA, LIKUIDITAS DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADA PROFITABILITAS (STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN FARMASI YANG GO PUBLIK DI BEI PERIODE 2016-2019)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perputaran modal kerja,likuiditas dan ukuran perusahaan terhadap profitabilitas pada perusahaan farmasi yang go publik di BEI tahun 2016-2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Teknik penarikan sampel menggunakan metode sampel jenuh dan diperoleh sampel 9 perusahaan. Metode analisis data menggunakan uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, dan uji hipotesis dengan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan perputaran modal kerja (WCT), likuiditas (CR) dan ukuran perusahan secara parsial tidak berpengaruh terhadap profitabilitas (ROA). Secara simultan Perputaran modal kerja (WCT), likuiditas (CR) dan ukuran perusahaan secara simultan tidak berpengaruh terhadap profitabilitas (ROA) pada perusahaan farmasi yang go publik di BEI periode 2016-2019.
STUDI SISTEM DISTRIBUSI AIR BERSIH (STUDI KASUS:DUSUN PATAG DESA PIMPING KECAMATAN TANJUNG PALAS UTARA,KAB.BULUNGAN.
.
STUDI SISTEM DISTRIBUSI AIR BERSIH (STUDI KASUS: DUSUN PATAG, DESA PIMPING KECAMATAN TANJUNG PALAS UTARA, KABUPATEN BULUNGAN)
.
PENGARUH PEOPLE, PHYSICAL EVIDENCE, DAN SERVICE QUALITY TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN ALFAMIDI DI KOTA TARAKAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh People, Physical Evidence, Dan Service Quality Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Di Alfamidi Kota Tarakan. Pendekataan penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode survei dengan instrument pernyataan dan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik penentuan sampel menggunakan proposive sampling dengan metode pengambilan sampel non-probability sampling, dimana sampel dalam penelitian ini adalah pelanggan Alfamidi Kota Tarakan minimal telah berkunjung selama sepuluh kali dan telah memiliki usia 17 tahun keatas, dengan jumlah sampel sebanyak 140 orang. Metode analisis penelitian ini menggunakan analisis regresi dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel people, physical evidence, dan service quality berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan di Alfamidi Kota Tarakan.
PENGARUH PEOPLE, PHYSICAL EVIDENCE, DAN SERVICE QUALITY TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN ALFAMIDI DI KOTA TARAKAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh People, Physical Evidence, Dan Service Quality Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Di Alfamidi Kota Tarakan. Pendekataan penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode survei dengan instrument pernyataan dan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik penentuan sampel menggunakan proposive sampling dengan metode pengambilan sampel non-probability sampling, dimana sampel dalam penelitian ini adalah pelanggan Alfamidi Kota Tarakan minimal telah berkunjung selama sepuluh kali dan telah memiliki usia 17 tahun keatas, dengan jumlah sampel sebanyak 140 orang. Metode analisis penelitian ini menggunakan analisis regresi dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel people, physical evidence, dan service quality berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan di Alfamidi Kota Tarakan.
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. L DIWILAYAH PUSKESMAS KARANG REJO KOTA TARAKAN
Asuhan Kebidanan Komprehensif adalah asuhan yang diberikan secara berkesinambungan kepada ibu selama kehamilan, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir (BBL), neonatus dan Keluarga Berencana (KB). Tujuan dari asuhan kebidanan kompfrehensif ini untuk memantau dan mendeteksi adanya kemungkinan terjadi komplikasi yang menyertai Ny. L dan bayinya sejak masa kehamilan, persalinanan, nifas dan bayi baru lahir. Mulai dari mengidentifikasi, mendiagnosa, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi setiap kunjungan dan pemeriksaan sehingga dapat menurunkan resiko terjadinya komplikasi pada ibu dan bayi. Metode yang dilakukan pada laporan tugas akhir ini adalah metode pendekatan studi kasus dimana penulis mengumpulkan data dan mendeskripsikan proses asuhan kebidanan komprehensif Continuty Of Care (COC) pada Ny. L dengan kehamilan dari usia 34-37 minggu dengan kunjungan kehamilan sebanyak 3 kali, persalinan 1 kali, nifas 4 kali, bayi baru lahir 1kali, neonatus 4 kali dan Keluarga Berencana (KB) 1 kali melalui pendekatan Varney Dan SOAP. Pada Ny. L proses kehamilan berjalan dengan fisiologis walupun Ny. L dikategorikan resiko tinggi, hal ini diketaui dari usia Ny. L 36 tahun dan jumlah kehamilan Ny. L lebih dari 4 kali atau disebut dengan grandemultipara. Proses persalinan berlangsung normal di Puskesmas Karang Rejo tanpa ada komplikasi dan penatalaksanaan telah dilkukan sesuai APN 60 langkah dengan kala 1 30 menit. Kala II 5 menit, kala III 5 menit dan kala IV 2 jam. Pada tanggal 02 Desember 2019 pukul 01.35 WITA bayi lahir spontan berjenis kelamin laki-laki, menangis kuat, tonus otot baik, warna kulit kemerahan, berat badan 2900 gram dan panjang badan 47 cm. Pada asuhan masa nifas Ny. L tidak ada keluhan, dan masa neonatus pada bayi Ny. L tidak ada keluhan. Kunjungan keluarga berencana dilakukan 1 kali, pada kunjungan pertama ibu telah memutuskan untuk menggunakan KB suntik 3 bulan setelah memberikan konseling mengenai kelebihan, keterbatasan serta efek sanping metode KB. Setelah dilakukan asuhan kebidanan pada Ny. L selama kehamilan terdapat kesenjangan antara teori dan kasus. Pada asuhan persalinan kala 1, II, III dan IV tidak ditemukan kesenjangan antara teori dan kasus. Sedangkan pada asuhan nifas, bayi baru lahir, neonatus dan keluarga berencana (KB) dalam batas normal. Berdasarkan hasil asuhan kebidanan continuity of care yang telah dilakukan pada Ny. L diharapkan klien dapat menerapkan konseling yang telah diberikan sehingga kondisi ibu dan bayi tetap baik dan mencegah terjadinya komplikasi hingga kematian.