Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

ANA

1.304 karya publik ditemukan.

2026: 3052025: 2302024: 2562023: 1832022: 2012021: 872020: 392019: 1

PENGARUH MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI PERKALIAN KELAS 3 SDN 017 KOTA TARAKAN

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika pada materi perkalian siswa kelas 3 SDN 017 Kota Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian Kuantitatif yang dilaksanakan pada bulan Januari semester genap TA 2021-2022. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 3 SDN 017 Kota Tarakan berjumlah 56 siswa dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 49 siswa. Teknik dalam pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket, wawancara dan dokumentasi. Data hasil penelitian ini diolah dengan menggunakan bantuan software SPSS versi 24 versi trial for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh signifikan antara motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika pada materi perkalian siswa kelas 3 SDN 017 Kota Tarakan dengan persamaan regresi Y=9,540 + 0,453X, dimana signifikansi hubungan ditunjukkan oleh thitung 31,950 > ttabel 2,012. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika pada materi perkalian siswa kelas 3 SDN 017 Kota Tarakan. Dari hasil uji koefisien korelasi diperoleh 0,978 menunjukkan bahwa pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar berada pada skala hubungan sangat kuat. Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi didapatkan hasil sebesar 95,6 % sedangkan sisanya 4,4 % dipengaruhi oleh variabel lain.

PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY-TWO STRAY DAN MODEL CONCEPT SENTENCE TERHADAP HASIL MENULIS TEKS PERSUASI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 11 TARAKAN

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dimana pengambilan data dilakukan secara daring. Desain dari penelitian ini menggunakan true experimental design berbentuk pretest-pottest only control design, karena adanya keterlibatan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang dipilih secara acak. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Tarakan yang tersebar dalam empat kelas. Data dari penelitian ini adalah hasil menulis teks persuasi menggunakan model pembelajaran two stay-two stray dan concept sentence. Teknik pengumpulan data diperoleh dengan menggunakan instrumen penilaian berupa tes dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara analisis deskriptif untuk menghitung nilai rata-rata, standar deviasi dan analisis inferensial untuk menganalisa data sampel yang terdiri dari uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan 24 jumlah siswa memiliki nilai rata-rata adalah 86,67 dan nilai standar deviasinya adalah 5,685. Sedangkan hasil analisis inferensial uji t (independent sample t-test) diperoleh signifikan sebesar 1,000 lebih besar dari 5% (=0,05) apabila signifikan lebih besar, maka H₀ diterima dan Ha ditolak sehingga tidak ada perbedaan hasil menulis teks persuasi menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe two stay-two stray dengan concept sentence siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Tarakan. Akan tetapi berdasarkan keefektifan waktu, terdapat perbedaan antara penggunaan model pembelajaran two stay-two stray dan concept sentence yaitu model two stay-two stray membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan model concept sentence, hal ini dikarenakan adanya perbedaan langkah-langkah pembelajaran. Setelah diberikan perlakuan model pembelajaran two stay-two stray dan concept sentence pada kelas eksperimen dan kelas kontrol siswa lebih antusias karena pembelajaran berpusat pada siswa sehingga lebih aktif berdiskusi didalam grup dalam menyampaikan pendapatnya.

PERAN KEPALA SEKOLAH SEBAGAI PENDIDIK (EDUCATOR) DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI SD NEGERI 011 TARAKAN

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Abstrak Peran kepala sekolah sebagai pendidik (educator) harus mampu meningkatkan kualitas pembelajaran yang dilakukan oleh guru dalam meningkatkan kinerja guru, seperti kemampuan kepala sekolah membimbing guru terutama dalam hal yang berkaitan dengan perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi pembelajaran. Mengingat pentingnya peran kepala sekolah sebagai pendidik (educator) maka penelitian ini berfokus pada peran kepala sekolah sebagai pendidik (educator) dalam meningkatkan kinerja guru di SD Negeri 011 Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Adapun sumber data pada penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder dengan informan yaitu kepala sekolah, pengawas sekolah, dan guru kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi dokumen. Serta menggunakan teknik analisis data kualitatif melalui proses reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kepala sekolah SD Negeri 011 Tarakan telah melaksanakan perannya sebagai pendidik (educator) dalam meningkatkan kinerja guru yaitu: (1) sebagai pendidik (educator) dengan membimbing guru pada proses perencanaan pembelajaran yang dapat dilihat melalui adanya kalender pendidikan, buku kurikulum, program tahunan, dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), (2) sebagai pendidik (educator) dengan membimbing guru pada proses pelaksanaan pembelajaran yang dapat dilihat melalui supervisi kelas yang dilakukan kepala sekolah dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), yang memuat strategi, media pembelajaran, model pembelajaran, (3) sebagai pendidik (educator) dengan membimbing guru pada proses evaluasi pembelajaran yang dapat dilihat melalui kegiatan rapat yang diadakan kepala sekolah untuk mengevaluasi pembelajaran dan menyediakan buku yang digunakan guru dalam pembelajaran.

PERAN GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI KOTA TARAKAN DITINJAU DARI PRESPEKTIF SISWA

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan peran guru dalam proses pembelajaran ditinjau dari prespektif siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah siswa sekolah dasar. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 75 siswa yang diambil menggunakan sampel jenuh. Instrument yang digunakan dalam pengumpulan data berupa angket peran guru ditinjau dari perspektif siswa dan pedoman wawancara. Berdasarkan analisis data, hasil penelitian dan pembahasan, menunjukan mayoritas perspektif siswa terhadap peran guru dalam proses pembelajaran berada pada kategori baik, terutama pada peran guru sebagai fasilitator dengan persentase sebesar 76%, sementara itu peran guru sebagai motivator dengan persentase 74,6%, peran guru sebagai pendidik dengan persentase 73,3%, peran guru sebagai orang tua dengan persentase 72% dan peran guru sebagai pemimpin berada pada persentase sebesar 66,6%. Hal ini dapat dilihat dari sifat peduli yang guru miliki menciptakan kedekatan yang baik dengan siswa di kelas pada saat proses pembelajaran berlangsung, guru selalu memberikan ilmu atau pengetahuan yang baru kepada siswa, guru menjadi figure pemimpin di kelas seperti disiplin sehingga dapat memberi contoh yang baik di kelas, guru telah memfasilitasi siswa dengan pembelajaran yang menarik agar siswa menerima pembelajaran dengan baik oleh guru, guru selalu memberikan motivasi kepada siswa untuk semangat mengejar cita-cita mereka, namun kedekatan antara guru dan siswa juga berpengaruh dalam proses pembelajaran.

PENGARUH PEMBELAJARAN DARING TERHADAP MINAT SISWA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA AKIBAT PANDEMI COVID-19 DI MADRASAH ALIYAH NEGERI TARAKAN

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan mendeskripsikan pengaruh pembelajaran daring terhadap minat siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia akibat pandemi covid-19 di Madrasah Aliyah Negeri Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Jenis penelitian ini digunakan untuk menguji hipotesis tentang pengaruh pembelajaran daring terhadap minat siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia di Madrasah Aliyah Negeri Tarakan. Penelitian dilaksanakan secara daring (online) dengan membagikan angket melalui google formulir (google form) kepada siswa. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel, yaitu variabel bebas (independen) pembelajaran daring dan variabel terikat (dependen) minat belajar. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa Y = 35,342 + 0,168 X, yang memiliki arti bahwa pembelajaran daring berpengaruh positif dengan minat belajar Bahasa Indonesia pada siswa. Sedangkan uji hipotesis dengan menggunakan uji t yaitu Thitung sebesar 3,311 dan nilai Ttabel =2,023, maka Thitung 3,311 > Ttabel 2,023 dengan taraf signifikan 5% dengan Thitung > Ttabel maka hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Data hipotesis ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif pembelajaran daring terhadap minat belajar Bahasa Indonesia di Madrasah Aliyah Negeri Tarakan. Dampak positif pembelajaran daring terhadap minat belajar bahasa Indonesia di Madrasah Aliyah Negeri Tarakan adalah siswa mampu memahami terkait penggunaan dan pemanfaatan teknologi, meningkatkan kemandirian peserta didik, dan siswa dapat beradaptasi untuk dapat belajar dimana saja. Sejatinya pendemi covid-19 ini adalah sesuatu yang tidak dapat kita hindari, sehingga perlu hadirnya adaptasi-adaptasi baru terhadap segala aktivitas kita sehari-hari termasuk dalam kegiatan belajar mengajar.

PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SISWA KELAS V MELALUI TATA TERTIB SEKOLAH DI SD NEGERI 004 TARAKAN

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Disiplin merupakan sikap mental yang dimiliki oleh individu dalam mengatur diri dan hakikatnya mencerminkan rasa ketaatan dan kepatuhan dalam menaati peraturan-peraturan yang ada guna meningkatkan karakter moral dan nilai-nilai yang baik dalam diri individu. Oleh karena itu kedisiplinan itu sangatlah penting diterapkan dimanapun khususya dilingkungan sekolah. Dalam kaitan ini maka dibutuhkan peran guru dalam meningkatkan karakter kedisiplinan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam meningkatkan kedisiplinan siswa kelas V melalui tata tertib sekolah di SDN 004 Tarakan serta faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan kedisiplinan siswa kelas V melalui tata tertib sekolah di SDN 004 Tarakan. Untuk mencapai tujuan diatas, digunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Instrumen kunci dalam penelitian ini adalah peneliti itu sendiri dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi dokumen. Adapaun tahapan analisis data dilakukan dengan cara yaitu: 1) data reduction, 2) data display, 3) conclusion. Dari hasil penelitian ini dapat dipahami bahwa dalam meningkatkan kedisiplinan siswa dibutuhkan peran aktif guru yaitu peran guru sebagai pendidik dan pengajar, peran guru sebagai model dan teladan, peran guru sebagai motivator, peran guru sebagai pembimbing dan evaluator. Faktor pendukung dan penghambat dalam penelitian ini dipengaruhi oleh faktor internal (faktor dari diri siswa itu sendiri) dan faktor eksteral (faktor dari luar siswa seperti lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat). Selain faktor internal dan ekternal faktor lain yang memengaruhi kedisiplinan siswa adalah faktor keteladanan, hukuman, lingkungan berdisiplin dan pembiasaan.

Analisis Kesulitan Belajar Matematika Siswa Kelas VI-A SDN 043 Tarakan pada Materi Operasi Hitung Bilangan Bulat

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya kesulitan siswa dalam memahami materi operasi hitung bilangan bulat negatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesulitan siswa kelas VI-A SDN 043 Tarakan dalam memahami materi operasi hitung bilangan bulat negatif. Penelitian ini melibatkan peserta didik kelas VI-A SDN 043 Tarakan yang berada di Kelurahan Karang Harapan. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan 4 peserta didik mewakili subjek penelitian. Data dianalisis secara kualitatif untuk mendeskripsikan jenis kesulitan yang dialami peserta didik dalam memahami materi operasi hitung bilangan bulat negatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kesulitan memahami simbol bilangan negatif dialami oleh subjek S1 karena memahami terkait konsep bilangan negatif. Subjek S2 mengalami kesulitan dalam memahami simbol bilangan negatif karena subjek S2 tidak mengetahui bagaimana bentuk dari tanda negatif, serta subjek S2 tidak mengetahui bahwa dalam bilangan bulat terdapat bilangan negatif dan positif. Sedangkan subjek S3 dan subjek S4 tidak mengalami kesulitan dalam memahami simbol bilangan negatif. Kesulitan dalam memahami konsep yang dialami oleh subjek S1, S2, S3 dan S4 karena subjek belum mampu menentukan rumus yang harus digunakan pada operasi hitung bilangan negatif. Selain itu pada materi operasi hitung bilangan negatif yang melibatkan soal cerita, keempat subjek mengalami kesulitan memahami konsep karena subjek tidak mampu memahami maksud soal sehingga kesulitan dalam mengubah soal menjadi kalimat matematika. Akibatnya, keempat subjek tersebut mengalami kesulitan saat melakukan langkah-langkah dalam menyelesaikan soal. Kesulitan dalam memahami prosedur yang dialami oleh subjek S1, S2, S3, dan S4 terjadi karena keempat subjek belum memahami konsep operasi hitung bilangan bulat negatif. Selain itu, keterampilan berhitung subjek yang masih kurang menyebabkan terjadinya kesulitan dalam memahami langkah-langkah yang digunakan dalam menyelesaikan operasi hitung bilangan negatif.

Analisis Kesalahan Siswa Kelas VIB Dalam Menyelesaikan Soal Matematika Materi Bangun Ruang di SDN 043 Tarakan

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis kesalahan yang dilakukan oleh siswa kelas VIB di SDN 043 Tarakan dalam menyelesaikan soal matematika materi bangun ruang berdasarkan prosedur Newman. Penelitian ini melibatkan 23 siswa kelas VIB SDN 043 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes soal dan wawancara mendalam terhadap 8 siswa yang mewakili subjek penelitian untuk diwawancarai dari 23 siswa yang mengalami kesalahan-kesalahan lainnya. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan: (a) kesalahan membaca terjadi apabila siswa tidak mengetahui cara membaca satuan volume dan luas alas, (b) kesalahan memamahi terjadi karena siswa tidak memahami beberapa kata dalam soal, siswa tidak mampu memilih dan menemukan informasi yang terdapat dalam soal, dan siswa tidak mampu memahami informasi yang disampaikan secara tersirat. (c) Kesalahan transformasi terjadi karena ketidakpahaman subjek dalam menentukan metode penyelesaian, siswa menggunakan strategi yang tidak tepat karena tidak memahami soal dan subjek hanya menghafal rumus tanpa mengetahui konsepnya, (d) kesalahan keterampilan proses terjadi karena siswa melakukan kesalahan pada tahap sebelumnya, siswa tidak menghafal dan tidak mampu mengoperasikan perkalian, siswa tidak mampu menjalankan tahapan dalam menyelesaikan masalah, perhatian siswa teralihkan pada soal lain, siswa tidak mengetahui perhitungan akar pangkat 3, siswa tidak menggunakan informasi dengan lengkap, dan ketidakhati telitian siswa dalam menuliskan operasi hitung, (e) kesalahan penulisan jawaban akhir terjadi karena kesalahan yang dilakukan sebelumnya terutama pada tahap keterampilan proses dan siswa tidak terbiasa menuliskan kembali jawaban akhir sesuai dengan bentuk soal. Kesalahan yang berbeda ini harusnya ditindak lanjuti oleh guru dengan memberikan perlakuan yang berbeda kepada siswa berdasarkan kesalahan yang dilakukan. Untuk penelitian selanjutnya yang mungkin dilakukan adalah merancang strategi bagi guru dalam memecahkan masalah matematika, khususnya pada jenis-jenis kesalahan pemahaman dan kesalahan keterampilan proses karena memiliki persentase kesalahan yang tinggi.

Deskripsi Permasalahan Guru Di Kelas V SDN 006 Tarakan Pada Mata Pelajaran Matematika Dalam Pelaksanaan BDR (Belajar Dari Rumah)

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

DESKRIPSI PERMASALAHAN GURU DI KELAS V SDN 006 TARAKAN PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DALAM PELAKSANAAN BDR (BELAJAR DARI RUMAH) ABSTRAK Masa pandemi covid-19 telah menimbulkan permasalahan dalam pelaksanaan BDR (Belajar Dari Rumah) pada pembelajaran matematika yang dianggap sulit, hal inilah yang memunculkan permasalahan bagi guru dalam pelaksanaannya. Berkaitan dengan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan permasalahan yang dihadapi oleh guru di kelas V SDN 006 Tarakan pada mata pelajaran matematika dalam pelaksanaan BDR. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan lokasi penelitian yaitu di SDN 006 Tarakan. Informan pada penelitian ini ialah guru dan siswa kelas V SDN 006 Tarakan. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Proses analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru melakukan pembelajaran matematika dengan menerapkan metode yang sama pada semua pembelajaran, hal ini disesuaikan dengan situasi dan kondisi selama pelaksanaan BDR. Guru menggunakan aplikasi whatsapp sebagai sarana perantara materi ajar. Adapun permasalahan yang dihadapi oleh guru yaitu, (1) Penyampaian materi pembelajaran dalam video yang dibuat oleh guru dirasa terlalu cepat (2) Guru mengalami kendala pada media pembelajaran dalam proses pembuatan video yang membutuhkan waktu cukup lama, iklan di aplikasi yang muncul menghambat dan mengganggu proses pembuatan video, serta sulitnya menyimpan video dikarenakan memori HP guru penuh.

Pengaruh Self Regulated Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Selama Pembelajaran Online Di SMAK Frateran Don Bosco Tarakan

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Berdasarkan fenomena dan pengamatan awal ada beberapa siswa belum memiliki kemampuan dan keterampilan untuk meregulasi dirinya dalam belajar dengan baik yang kemungkinan berpengaruh terhadap rendahnya hasil belajar siswa. Penelitian ini adalah penelitian jenis survei dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan skala likert dan disebarkan secara online dengan membagikan link google form. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh self regulated learning terhadap hasil belajar selama pembelajaran online di SMA Frateran Don Bosco Tarakan. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling, dengan jumlah sampel 100% dari populasi, sehingga jumlah sampel pada penelitian ini adalah berjumlah 67 siswa. Pengolahan data ini menggunakan teknik analisis deskripsi dan uji regresi linear sederhana dengan SPSS versi 24.0. berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa : hasil uji hipotesis nilai signifikan sebesar (0,0960>0,05). Dengan demikian tidak ada pengaruh antara self regulated learning terhadap hasil belajar, namun terdapat hubungan 0,6%.

ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN SISWA KELAS IX MTS NEGERI TARAKAN DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN SISWA KELAS IX MTS NEGERI TARAKAN DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan penalaran siswa kelas IX MTs Negeri Tarakan. Jenis penelitian adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX sebanyak empat siswa yang dipilih secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan tes, wawancara dokumentasi dan triangulasi, kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dari empat subjek yang tergolong dalam kemampuan penalaran kategori tinggi dalam menyelesaikan soal cerita matematika pada materi sistem persamaan linear dua variabel, kemampuan penalaran kategori sedang dalam menyelesaikan soal cerita matematika pada materi sistem persamaan linear dua variabel, dan kemampuan penalaran kategori rendah dalam menyelesaikan soal cerita matematika pada materi sistem persamaan linear dua variabel menunjukkan bahwa, subjek yang memiliki kemampuan penalaran kategori tinggi dalam menyelesaikan soal cerita matematika pada materi sistem persamaan linear dua variabel mampu memenuhi keempat indikator penalaran yaitu melakukan manipulasi matematika, menyajikan pernyataan matematika secara lisan dan tertulis, menyusun dan memberi alasan terhadap kebenaran solusi serta menarik kesimpulan pernyataan secara logis. Kemudian subjek yang memiliki kemampuan penalaran kategori sedang dalam menyelesaikan soal cerita matematika pada materi sistem persamaan linear dua variabel mampu memenuhi tiga indikator kemampuan penalaran, yaitu melakukan manipulasi matematika, menyajikan pernyataan matematika secara lisan dan tertulis serta menyusun dan memberi alasan terhadap kebenaran solusi. Sedangkan subjek yang memiliki kemampuan penalaran kategori rendah dalam menyelesaikan soal cerita matematika pada materi sistem persamaan linear dua variabel mampu memenuhi satu indikator kemampuan penalaran, yaitu melakukan manipulasi matematika.

PENGEMBANGAN BOOKLET JENIS TUMBUHAN OBAT SUKU DAYAK TAHOL BAGI MASYARAKAT LUMBIS HULU DI KECAMATAN LUMBIS HULU KALIMANTAN UTARA

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Booklet Jenis Tumbuhan Obat Suku Dayak Tahol bagi Masyarakat Lumbis Hulu di Kecamatan Lumbis Hulu Kalimantan Utara. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Research and Develoment (R&D) dengan menggunakan model pengembangan Borg and Gall (1983) terdiri dari 10 tahapan yaitu: 1) Penelitian dan pengumpulan informasi, 2) Perencenaan, 3) Pengembangan format produk awal, 4) Uji lapangan awal, 5) Revisi produk utama, 6) Uji lapangan utama, 7) Revisi produk oprasional, 8) Uji lapangan oprasional 9) Revisi produk akhir, 10) Desiminasi dan Implementasi. Akan tetapi, pada pengembangan ini hanya dilakukan sampai pada tahap ke tujuh (7) yaitu revisi produk oprasional kemudian dilanjutkan dengan pembuatan produk akhir. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 45 jenis tumbuhan yang digunakan oleh suku Dayak Tahol sebagai obat dan tumbuhan tersebut terbagi dalam 31 famili. Dari 31 famili yang digunakan sebagai obat, tumbuhan zingiberaceae yang paling banyak digunakan. Selain itu diketahui bahwa generasi muda suku Dayak Tahol memiliki pengetahuan tentang tumbuhan obat lebih sedikit dibandingkan dengan pengetahuan generasi tua, oleh sebab itu dilakukan pembuatan booklet. Selanjutnya dilakukan validasi terhadap ahli materi dan ahli media. Hasil ahli materi mendapatkan presentase kelayakan 86,67% dengan kriteria sangat layak, ahli media mendapatkan nilai presentase kelayakan 87,5% dengan kriteria sangat layak. Pada uji lapangan awal mendapatkan nilai presentase kelayakan 99,44% dengan kriteria sangat layak sedangkan pada uji lapangan utama mendapatkan nilai presentase kelayakan sebesar 99,67% dengan kriteria sangat layak.

IDENTIFIKASI TUMBUHAN HIAS GENUS SANSIVIERIA (LIDAH MERTUA) SEBAGAI PERANGKAT PEMBELAJARAN BIOLOGI SISWA SMA KELAS X BERDASARKAN STUDI MORFOLOGI

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tumbuhan hias genus sansivieria di dua stasiun yaitu stasiun pertama berlokasi di perumahan pepabri RT.19 dan stasiun kedua berlokasi di area gunung selatan RT.23, kelurahan kampung 1, kota Tarakan, sebagai sumber belajar pada pembelajaran biologi pada pembelajaran Biologi Kelas X SMA. Penelitian ini merupakan Deskriptif kuantitatif dengan metode explorasi lapangan dan menggunakan teknik pengambilan sample yaitu Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan (1) total jumlah jenis spesies sansivieria yang ditemukan yaitu 7 spesies, diantaranya Sansivieria trifasciata, Sansivieria laurentii, Sansivieria cyndlryca, Sansivieria masoniana, Sansivieria javanica, Sansivieria metalica, dan Sansivieria moonlight. (2) Morfologi memiliki banyak persamaan dikarenakan masih dalam satu genus yang sama (3) Hasil analisis dalam kurikulum 2013 dapat dimasukkan dalam penyusunan perangkat pembelajaran mengenai kingdom plantae pada kompetensi dasar, menerapkan prinsip klasifikasi untuk menggolongkan tumbuhan kedalam divisi berdasarkan pengamatan morfologi dan metagenesis tumbuhan serta mengaitkan peranannya dalam kelangsungan kehidupan di bumi, menyajikan data tentang morfologi dan peran tumbuhan pada berbagai aspek kehidupan dalam bentuk laporan tertulis.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA An. S DENGAN DENGUE HAEMORRHAGIC FEVER DI RUANG ANGGREK B RUMAH SAKIT dr. H JUSUF SK

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Penyakit DHF (Dengue Hemiragic Fever) masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia terutama pada anak-anak. Dengue hemoragic fever (DHF) merupakan salah satu penyakit primer yang terjadi terutama pada anak-anak dan mempunyai peluang yang besar akan terjadinya drug related problems (DRP ). Penyakit DHF ini masuk kedalam 10 besar penyakit yang sering terjadi pada pasien anak di Ruang Anggrek B RSUD dr. H Jusuf SK. Tujuan : Mengeksplorasi masalah keperawatan dengue hemoragic fever (DHF) pada anak, dan mendapat gambaran pelaksanaan asuhan keperawatan anak dengan DHF. Metode : Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan laporan kasus (case report). Subjek atau sumber informasi diperoleh dengan wawancara observasi partisipatif, dan studi literature. Pengumpulan data dilakukan dengan cara inspeksi, palpasi, auskultasi, dan perkusi. Pengumpulan data dilakukan selama 3 hari, kemudian dilakukan pengelolaan kasus yang ada. Hasil pengkajian menunjukkan hanya gejala utama yang ditemukan pada An. S, sedang gejala penyerta tidak semua ditemukan. Didapatkan empat diagnosa keperawatan pada An. S dengan diagnosa utama berupa Risiko termoregulasi tidak efektif yang merujuk pada kasus dan sesuai secara konseptual. Penyusunan rencana asuhan keperawatan disesuaikan dengan kondisi klien dan berdasarkan ketersediaan sarana penunjang. Seluruh rencana asuhan dapat diimpelementasikan dengan baik. Evaluasi hasil menunjukkan seluruh masalah keperawatan dapat teratasi. Dapat disimpulkan bahwa tidak ditemukan perbedaan yang bermakna antara kasus dengan teori pada setiap langkah proses keperawatan yang meliputi pengkajian, perumusan diagnosa keperawatan, penyusunan renacana keperawatan, implementasi dan evaluasi. Hal ini berarti proses keperawatan dapat dijalankan dengan baik oleh perawat.

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. R DI PUSKESMAS SEBENGKOK KOTA TARAKAN

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Asuhan kebidanan komprehensif adalah asuhan yang dilakukan secara berkesinambungan mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana. Bertujuan untuk memberikan pelayanan yang berkualitas untuk mencegah terjadinya komplikasi serta membantu menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Asuhan kebidanan diberikan kepada Ny. R di Puskesmas Sebengkok. Metode asuhan kebidanan pada laporan tugas akhir ini menggunakan manajemen kebidanan berdasarkan SOAP dari usia kehamilan 38 minggu sampai nifas. Asuhan kehamilan dilakukan sebanyak 1 kali pada usia kehamilan 38 minggu. Tidak teridentifikasi adanya masalah pada masa kehamilan.Persalinan terjadi pada usia kehamilan 38 minggu 4 hari yaitu pada tanggal 28 Mei 2022 secara normal. Bayi lahir spontan, JK: laki-laki BB: 3300 gram, PB: 52 cm, bayi menangis kuat, tidak ada tanda kelainan pada bayi, kemudian dilakukan perawatan bayi baru lahir. Asuhan kunjungan masa nifas dilakukan pada 2 jam post partum. Masa nifas berjalan dengan fisiologis. Berdasarkan hasil asuhan kebidanan komprehensif yang telah dilakukan pada Ny. R kondisi ibu dan bayi tidak mengalami komplikasi serta mampu untuk membantu upaya percepatan penurunan AKI dan AKB. Maka kesimpulan yang didapatkan tidak ada kesenjangan selama pelaksanaan asuhan komprehensif.

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. N DI PUSKESMAS MAMBURUNGAN KOTA TARAKAN

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. N DI PUSKESMAS MAMBURUNGAN KOTA TARAKAN ABSTRAK AKI dan AKB merupakan indikator keberhasilan upaya kesehatan ibu dan anak. Tujuan Asuhan Komprehensif untuk memberikan pelayanan berkualitas untuk membantu upaya percepatan penurunan angka kematian ibu dan anak. Asuhan komprehensif adalah asuhan yang diberikan oleh bidan mulai dari kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas. Penatalaksanaan asuhan kebidanan komprehensif dimulai pada tanggal 31 Maret 2021 di Puskesmas Mamburungan Kota Tarakan dengan Ny. N sebagai responden untuk melaksanaan asuhan. Kunjungan awal dilakukan pada saat usia kehamilan klien 37 minggu. Persalinan terjadi pada usia kehamilan 37 minggu 4 hari. Kala I berlangsung selama ±3 jam, kala II berlangsung selama±2 jam, kala III berlangsung selama 15 menit, dan kala IV berlangsung selama 2 jam. Pelaksanaan asuhan persalinan menggunakan standar asuhan persalinan normal (APN) dan tidak ditemukan adanya masalah. Pelaksanaan asuhan masa nifas dan bayi baru lahir menyesuaikan dengan kebutuhan selama masa nifas dan bayi baru lahir. Bayi lahir dengan berat badan 2.900 gram dan panjang 48 cm, bayi lahir spontan, tidak ada masalah dan bayi telah melakukan IMD selama 60 menit bayi setelah lahir. Asuhan kebidanan komprehensif telah didokumentasikan dalam bentuk SOAP. Ibu hamil disarankan rutin mengkonsumsi Tablet penambah darah selama kehamilan dan mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi agar ibu tidak mengalami anemia.

Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny. D Di Puskesmas Pantai Amal

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Upaya percepatan penurunan AKI salah satunya adalah melaksanakan asuhan Continuity of Care. Continuity of Care adalah pelayanan yang dicapai ketika terjalin hubungan terus-menerus antara ibu hamil dan bidan. Sebagai bidan, diharapkan mampu memberikan perawatan kebidanan komprehensif mulai dari perawatan kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, dan nifas. Asuhan komprehensif yang diberikan pada Ny. D G2P1A0 adalah melakukan kunjungan kehamilan 1 kali pada usia kehamilan 38 minggu. Dari pemeriksaan fisik yang didapatkan hasil normal, dan pemeriksaan laboratorium 12.0 gr/dl sehingga Ny. D tidak mengalami anemia. Asuhan persalinan Ny. D tanggal 13 mei 2022 pukul 06:37 WITA dengan usia kehamilan 40 minggu, Kala I berlangsung selama 1 jam 30 menit, Kala II berlangsung selama 7 menit, Kala III berlangsung selama 7 menit, Kala IV berlangsung selama 2 jam. Tidak terjadi penyulit serta tidak ditemukan adanya permasalahan serta tidak adanya kesenjangan. Kunjungan pada bayi baru lahir dilakukan 1 kali pada tanggal 13 mei 2022 dari pemeriksaan fisik yang dilakukan didapatkan hasil normal, berjenis kelamin perempuan, berat badan 2.500 gram, panjang badan 47 cm, dan tidak ada kelainan. Kunjungan masa nifas dilakukan 1 kali pada tanggal 13 mei 2022 berjalan dengan baik dilakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri, kontraksi rahim, proses laktasi, dan pengeluaran lochea yang semuanya termasuk dalam batas fisiologis, sehingga dinyatakan tidak ada kesenjangan.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. N DENGAN MASALAH ISOLASI SOSIAL : MENARIK DIRI DI RUANG TERATAI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. H. JUSUF SK TARAKAN

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Skizofrenia adalah salah satu gangguan jiwa berat yang dapat mempengaruhi pikiran, perasaan, dan perilaku individu. Isolasi sosial adalah suatu pengalaman menyendiri dari seseorang dan perasaan segan terhadap orang lain sebagai sesuatu yang negatif atau keadaan yang mengancam (Herman, 2015). Tujuan umum dari laporan tugas akhir ini adalah untuk mengetahui isolasi sosial pada pasien dengan skizofrenia di Ruang Teratai Rumah Sakit Umum dr. H. Jusuf SK Tarakan. Metode : penulisan menggunakan metode deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan. Metode ini menggunakan pengumpulan data dengan cara sebagai berikut : wawancara, observasi pasien, studi kepustakaan, studi dokumentasi. Terdapat tiga diagnosa prioritas yaitu Isolasi Sosial : Menarik Diri, Halusinasi : Pendengaran dan Penglihatan, Defisit Perawatan Diri. Kesimpulan : terdapat kesenjangan pada diagnosa Ny.N yaitu diagnosa harga diri rendah karena klien tidak menunjukkan tanda resiko harga diri rendah. Pada pelaksanaan semua SP dapat dilaksanakan meskipun diawal pelaksanaan tidak berjalan dengan baik. Saran : meningkatkan komunikasi terapeutik dan bina hubungan saling percaya pada Ny. N .

Asuhan Keperawatan pada Tn,T dengan diagnosa Post Operasi Batu Ureter Diruang Dahlia A Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Jusuf.SK. Tarakan

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Batu saluran kemih (BSK) merupakan masalah kesehatan yang sudah lama dikenal dan menempati urutan ketiga dibidang urologi. Batu saluran kemih adalah suatu kondisi yang terjadi ketika batu-batu ini keluar dari ginjal dan berpindah kebagian lain dari sistem pengumpul urin, yang meliputi ureter, kandung kemih dan uretra. Penyakit yang dapat menimbulkan berbagai komplikasi salah satunya adalah Obstruksi, Uremia, Sepsis, Gagal Ginjal Akut. Tujuan umum laporan tugas akhir ini adalah mendapatkan pengalaman nyata asuhan keperawatan yang dilakukan secara holistik dan komprehensif. Pada Tn. T dengan Post Operasi Batu Ureter di Ruang Dahlia A Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. JUSUF. SK Tarakan dari tanggal 21 April sampai dengan 24 April 2022. Metode penulisan Laporan Tugas Akhir ini menggunakan studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan dengan tahapan pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, implementasi dan evaluasi. Hasil yang didapatkan terdapat lima diagnosis keperawatan yang dapat ditegakkan pada Tn. T, Nyeri Akut, Gangguan Mobilitas Fisik, Gangguan Pola Tidur, Defisit Pengetahuan Dimana kelima diagnosis tersebut teratasi. Terdapat empat diagnosis yang ada pada teori namun ada dua diagnosis yang ditemukan pada kasus Tn. T dan intervensi yang dilakukan disesuaikan dengan kondisi pasien dari sarana & prasarana.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA An.C DENGAN DIAGNOSIS MEDIK DENGUE HEMORRHAGIC FEVER DI RUANGAN ANGGREK B RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. H. JUSUF SK TARAKAN

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penyakit Dengue Hemorrhagic Fever atau yang lebih dikenal dengan istilah (DHF) merupakan masalah kesehatan di Indonesia dimana seluruh wilayah Indonesia mempunyai risiko untuk terjangkit penyakit DHF, virus ini sudah tersebar luas dikawasan tinggal penduduk diseluruh Indonesia. Tujuan penulisan ini agar penulis memperoleh gambaran nyata mengenai pelaksanaan dan pendokumentasikan asuhan keperawatan komprehensif pada An.C dengan penyakit DHF. Metode penulisan ini yaitu studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi dan kepustakaan. Pemberian asuhan keperawatan menggunakan langkah-langkah proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Pengkajian yang dilaksanakan mencakup identitas klien, riwayat yang pernah dialam, kesehatan sekarang dan secara keseluruhan. Diagnosis keperawatan yang didapatkan yaitu hipovolemia, risiko syok, defisit pengetahuan. Intervensi yang telah dilakukan dan kriteria hasil yang telah disusun berdasarkan prioritas masalah. Evaluasi hasil tindakan keperawatan menunjukkan masalah keperawatan yang penulis rumuskan dalam diagnosis keperawatan dapat teratasi sesuai tujuan yang telah ditetapkan. Dari ketiga diagnosis tersebut terdapat satu masalah yang dapat teratasi sesuai dengan tujuan yang telah dilakukan dan terdapat dua diagnosis yang belum teratasi karena belum sesuai dengan tujuan.