Profil penulis
ANA
1.304 karya publik ditemukan.
Pancasila sebagai Misi Gereja
Pancasila adalah agama sipil Indonesia. Sebagai agama sipil Indonesia Pancasila merupakan misi Indonesia untuk membangun peradaban yang dijiwai oleh kesatuan, kemanusiaan, dan kesetaraan demi Indonesia sejahtera. Misi Pancasila yang demikian ini senyatanya adalah misi gereja, sebab perutusan yang Yesus Kristus percayakan kepada gereja untuk mewartakan kerajaan Allah di bumi, yakni menghadirkan nilai-nilai kebersamaan, kemanusiaan, dan kesetaraan demi bumi bersukacita dalam damai sejahtera. Sebagai bagian integral dari Indonesia sekaligus sebagai penghayat akan nilai-nilai kerajaan Allah yang Yesus bawa, gereja Indonesia patut membangun misi yang mengaktualisasikan Pancasila yang adalah jiwa Indonesia dan roh kerajaan Allah. Dalam membangun misi yang mengaktualisasikan Pancasila yang demikian itu, gereja Indonesia perlu: pertama, berteologi ke-Indonesia-an agar gereja Indonesia memahami bahwa Indonesia adalah karya penyelamatan Tuhan sehingga dengan bangga dan sukacita ia merawatnya. Kedua, berspiritualitas humanis agar gereja Indonesia menginsafi bahwa agama itu hanyalah jalan belaka bukan tujuan sehingga dalam beragama ia mampu berperilaku untuk membiarkan Tuhan menjadi Tuhan dan sembari itu sanggup menghormati sesamanya manusia. Ketiga, beretika sambung rasa agar gereja Indonesia menyadari bahwa hanya kepedulian sosial yang akan melahirkan kesetaraan sehingga ia menyukai dan mempraktikkan pola hidup cukup demi semua hidup cukup.
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Buku ini memposisikan diri sebagai upaya strategis untuk membangun kemampuan warga negara dalam wacana berpikir kritis dan merefleksikan kajian teori dan praktik secara das sein dan das sollen tentang Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, maka upaya strategis yang penulis tawarkan tersebut untuk menciptakan warga negara yang Pancasilais dan warga negara Indonesia yang ber kemapanan masa depan sebagai estafet peradaban bangsa. Dengan meningkatkan daya berpikir kritis menjadi bekal bagi warga negara terhadap persoalan dan tantangan Pancasila dari era ke era sekaligus merefleksikan tentang pentingnya Pancasila sebagai landasan berpikir dan alasan mengapa Pancasila dijadikan sebagai jawaban atas segala persoalan bangsa dan negara, sehingga nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila dapat diwujudkan dan diimplementasikan dalam kualitas kehidupan secara individu maupun sosial. Adapun isi pembahasan atau konten yang termuat pada buku ini terdiri dari beberapa kajian, yaitu; Pengantar Pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan; Pancasila Dalam Konteks Historis; Pancasila Dalam Konteks Politis; Pancasila Dalam Konteks Filsafat; Pancasila Dalam Konteks Demokrasi; Kewargaan Global (Etnisitas, Nasionalis dan Kosmopolitian); Politik Kewargaan (Kritik dan Partisipasi Publik); Hak Asasi Manusia dan Kewargaan; Isu-Isu Kewargaan (Radikalisme dan Intoleransi).
Prosiding Kongres Pancasila IV
Kongres Pancasila IV ini merupakan rangkaian dan kesinambungan dari Kongres Pancasila sebelumnya, yaitu Kongres Pancasila I tgl 1 Juni 2009 di Yogyakarta; Kongres Pancasila II tgl. 1 Juni 2010 di Denpasar; dan Kongres Pancasila III tgl.1 Juni 2011 di Surabaya. Dari tiga kali Kongres Pancasila tersebut telah banyak dihasilkan rumusan-rumusan deklarasi yang sangat berkualitas dan bermakna. Atas dasar hasil-hasil yang telah dicapai dari Kongres Pancasila sebelumnya itu, maka pada Kongres Pancasila IV kali ini dipilih dan ditetapkan tema “Strategi Pelembagaan Nilai-nilai Pancasila dalam Menegakkan Konstitusionalitas Indonesia”. Tema ini dipilih dengan pertimbangan-pertimbangan sebagai berikut: Saat ini tidak ada lembaga khusus pengawal Pancasila. Padahal, diakui atau tidak Pancasila adalah dasar Negara Indonesia. Keadaan ini dinilai jauh lebih buruk jika dibandingkan dengan masa sebelum reformasi. Saat itu, MPR mempunyai berbagai wewenang, dan salah satunya “memelihara” Pancasila. Ketiadaan lembaga khusus pengawal Pancasila itu menyebabkan Pancasila kehilangan dasar legitimasi kenegaraannya. Ketiadaan lembaga khusus pengawal Pancasila, berimplikasi pada tidak adanya mekanisme yang jelas dalam mensosialisasikan Pancasila. Peran tersebut saat ini nampaknya berusaha dimainkan oleh MPR dengan slogan kebanggaannya “4 Pilar Hidup Bernegara” yang mensejajarkan posisi Pancasila dengan NKRI, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika. Terlepas dari ketidaktepatan konsep dasar yang ada dalam slogan itu, kita mengakui bahwa MPR memiliki niat baik untuk membumikan Pancasila. Saat ini tidak ada rambu-rambu pengimplementasian Pancasila yang jelas dan baku. Padahal, rambu-rambu itu mutlak diperlukan agar dapat diperoleh hasil yang optimal. Dengan kata lain, rambu-rambu itu perlu segera diadakan. Mempertimbangkan hal-hal diatas, kiranya perlu ada upaya serius untuk membentuk atau menunjuk lembaga khusus pengawal Pancasila, yang nantinya diberi wewenang, antara lain untuk menyusun rambu-rambu pengimplementasian Pancasila tersebut secara tepat, terstruktur, dinamis dankontekstual.
Sejarah pers nasional dan pembangunan pers Pancasila
Pendidikan Nilai Moral Berbasis Pancasila
Buku berjudul "Pendidikan Nllai moral berbasis Pancasila" ini merupakan luaran penelitian kolaboratif yang dilakukan Universitas Slamet Riyadi dengan Universitas Utara Malaysia. Di datam buku ini, diuraikan hasil penelitian dan analisis mendalam terkait dalam Pancaslia. Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara merupakan konsep penting untuk dipahami. Diuraikan pula terkait Azas pembangunan nasional serta sumber dalam pembangunan nasional Pancasila memiliki nilai-nilai dasar dalam pembangunan nasional yang mampu menjadi jalur dalam pembangunan nilai moral. Untuk melengkapi informasi bagi para pembaca, disajikan pula kendala-kendala dalam pembangunan nilai moral sekaligus langkah-langkah solutif untuk mengatasi kendala pembangunan nilai moral.
Negara Pancasila Darul `Ahdi Wasy-Syahadah: Perspektif Teologis dan Ideologis
Naskah pemikiran yang tersusun sebagai “Negara Pancasila sebagai Darul 'Ahdi Wasy-Syahadah” dimaksudkan untuk menjadi rujukan dan orientasi pemikiran serta tindakan bagi seluruh warga persyarikatan da-lam kehidupan berbangsa dan bernegara, tentu harus paralel dan kon-tekstual dengan pandangan Islam. Negara Pancasila merupakan hasil konsesus nasional (dar al-ahdi) dan tempat pembuktian atau kesaksian (dar al syahadah) untuk menjadi negeri yang aman dan damai (dar al-salam) menuju kehidupan yang maju, adil, makmur, bermartabat, dan berdaulat dalam naungan ridla Allah swt (Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur).
Pancasila dalam Pendidikan Humaniora
Di tengah arus perkembangan zaman, Pancasila tetap dijaga keberadaannya untuk terus diteguhkan menjadi identitas dan nilai-nilai kebangsaan. Diskursus-diskursus akademik adalah salah satu upaya yang dilakukannya. Diskursus ini terinspirasi dari kegiatan yang dilakukan oleh organisasi pergerakan jaman dulu seperti Budi Utomo, Indonesische Studieclub, dan Algemene Studieclub. Buku ini merupakan pengupayaan akademik yang berkaitan dengan ke-Pancasila-an secara dialogis. Kemudian Pancasila didudukkan sebagai basis moral dari segi pendidikan kemanusiaannya, nilai-nilai kebudayaan dan kecenderungan tantangan yang disebabkan pengaruh globalisasi dan paham-paham internasional. Maka tidak berlebihan jika isi buku ini sangat relevan untuk dapat dijadikan sebagai bahan bacaan bagi para pemerhati kebangsaan dan para Pancasilais yang memiliki keberpihakan dan kepedulian terhadap nasib bangsa ini.
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL DAN STRATEGI USAHA KEGIATAN PRODUKSI MINYAK KAYU PUTIH CAP BURUNG KENAWAI DI UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS KESATUAN PEMANGKUAN HUTAN KOTA TARAKAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi ekonomi terhadap adanya kebun minyak kayu putih di Kota Tarakan dengan menganalisis kelayakan finansial dan strategi usaha bagi instansi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Dalam penelitian ini mengambil 30 responden. Model analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriftif kuantitatif dan analisis SWOT. Dari hasil penelitian yang diakukan terdapat beberapa hasil analsis. SWOT SO, memanfaatkan kualitas minyak kayu putih cap burung kenawai yang baik dapat lebih memperluas jaringan distribusi yang telah ada, selain itu adanya pembinaan yang di lakukan juga dapat membantu proses kelancaran pengelolaan minyak kayu putih, WO, meningkatkan reputasi brand minyak kayu putih cap burung kenawai dengan memanfaatkan jaringan distribusi yang luas dan memanfaatkan minyak kayu putih cap burung kenawai sebagai brand baru yang mampu bersaing secara efektif dan kompetitif, ST, lain. Memaksimalkan strategi usaha minyak kayu putih cap burung kenawai sebagai brand baru agar dapat menjadi pesaing dengan harga yang sesuai dengan kualitas dan memaksimalkan pembinanaan kelompok tani hutan untuk membuat minyak kayu putih cap burung kenawai dapat dipercaya oleh masyarakat karena dikelola pada kelompok yang telah melakukan pelatihan khusus untuk pengelolaan minyak kayu putih cap burung kenawai.WT, Menciptakan reputasi minyak kayu putih cap burung kenawai agar lebih dikenal dan mempertahankan kualitas minyak kayu putih cap burung kenawai guna menjadi produk yang terpercaya di kalangan masyarakat. Berdasarkan hasil analisis finansial dengan perhitungan berbagai faktor yaitu, R/C, B/C, IRR dan Payback Period, usaha minyak kayu putih cap burung kenawai cenderung tidak layak untuk dilanjutkan berproduksi. Kata kunci :Minyak Kayu Putih, SWOT dan Analisis Kelayakan Finansial.
Komposisi Jenis dan Karakteristik Fishing Ground Ikan Nomei (H. nehereus) Di Perairan Juata Laut Kota Tarakan
Perairan Juata Laut berpotensi menghasilkan sumberdaya laut yang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi yaitu berupa ikan nomei (H. nehereus). Ikan nomei merupakan ikan demersal yang memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi, oleh karena itu ikan nomei merupakan hasil tangkapan utama bagi nelayan Juata Laut. Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk menguraikan dan menerangkan karakteristik sumberdaya ikan nomei dengan pendekatan komposisi jenis, ciri morfologis, regresi nilai lingkungan perairan dan hasil tangkapan serta luaran sebaran lingkungan perairan (suhu, pH, kedalaman dan kecerahan) pada fishing ground ikan nomei di perairan Juata Laut kota Tarakan. Metode riset menggunakan pendekatan observasi dan pengukuran langsung terhadap sampel ikan nomei dan parameter lingkungan perairan pada operasi penangkapan ikan nomei. Hasil riset menunjukkan bahwa komposisi hasil tangkapan ikan nomei persentase 84,7% dan non-nomei menghasilkan persentase 15,3%. Karakter morfometrik pada sampel ikan nomei menghasilkan nilai rasio panjang total dengan karakter panjang cagak 1:0.82 (82.4%), panjang standar nilai rasio 1:0.69 (69.3%) dari panjang total, panjang kepala dengan nilai rasio 1:0.13 (13.0%) dari panjang total, panjang badan nilai rasio 1:0.65 (65.4%) dari panjang total dan panjang ekor dengan nilai rasio 1:0.22 (21.5%) dari panjang total. Karakteristik morfologi ikan nomei memiliki bentuk tubuh yang memanjang, sedikit pipih, sirip lengkap yaitu sirip punggung, sirip ekor, sirip dada, sirip perut, dan sirip dubur warna kulit atas berwarna coklat gelap sedangkan bagian perut putih cerah. Regresi parameter perairan dan ikan nomei menghasilkan persamaan luaran analisa uji t diketahui bahwa nilai ttabel sebesar 2,776 dan nilai thitung secara keseluruhan parameter lebih kecil dari nilai ttabel dan luaran uji F lainnya adalah nilai Fhitung sebesar 0,951 dan Ftabel sebesar 4,88. Nilai Fhitung leibh kecil dari nilai Ftabel.
HUBUNGAN MOTIVASI BERPRESTASI DENGAN KEMATANGAN KARIR PADA SISWA KELAS XII DI SMA MUHAMMADIYAH TARAKAN TAHUN AJARAN 2022/2023
Penelitian ini bermaksud menjawab hipotesis terkait hubungan motivasi berprestasi dengan kematangan karir. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan korelasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XII di SMA Muhammadiyah Tarakan. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling dengan jumlah sampel 88 siswa. Pengambilan data menggunakan dua skala penelitian yaitu skala motivasi berprestasi terdiri dari 45 item valid dan skala kematangan karir terdiri dari 36 item valid yang sudah diuji cobakan pada 33 siswa kelas XII di SMA Muhammadiyah Tarakan. Hasil analisis data menggunakan teknik analisis uji normalitas dengan teknik Kolmogrov Sminov Test pada aplikasi IMB SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) versi 20.0 for windows, menunjukkan data berdistribusi normal diketahui nilai signifikansi 0,117 ≥ 0,05 dan uji linearitas dilakukan dengan metode Linearity pada aplikasi IBM SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) versi 20.0 for windows, menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang linear dengan nilai 0,000 ≤ 0,05, dan uji korelasi product moment dibantu aplikasi IMB SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) versi 20.0 for windows, diketahui besarnya angka korelasi pada pearson correlation 0,512 menunjukkan bahwa kriteria kekuatan hubungan antara variabel motivasi berprestasi dengan kematangan karir adalah sedang atau cukup, sedangkan nilai sig sebesar 0,000 0,05 menunjukkan bahwa adanya hubungan antara motivasi berprestasi dengan kematangan karir.
Persepsi Mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan Terkait Isu-isu Bioteknologi Modern
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana persepsi mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan terkait isu-isu bioteknologi modern. Penelitian ini merupakan jenis penelitian metode survei dengan pendekatan dekskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Biologi angkatan 2018 & 2019 yang berjumlah 112 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian berdasarkan indikator persepsi (menyerap atau menerima) menunjukkan bahwa 69% mahasiswa pernah mempelajari terkait bioteknologi modern pada topik bayi tabung, suntik mati, produk GMO dan xenotransplantasi dari dalam dan luar perkuliahan. Adapun persepsi mahasiswa berdasarkan indikator persepsi (mengerti atau memahami) mengenai bayi tabung, yaitu 70% setuju dan 30% tidak setuju. Suntik mati, 52% setuju dan 48% tidak setuju. Produk GMO, 21% setuju dan 79% tidak setuju. Serta xenotransplantasi, 19% setuju dan 81% tidak setuju. Mahasiswa sebaiknya mempelajari mengenai isu-isu bioteknologi modern, apabila tidak didapatkan dari dalam perkuliahan, maka bisa memanfaatkan internet untuk mencari tahu mengenai isu-isu bioteknologi modern karena hal ini merupakan salah satu bentuk hasil dari kemajuan teknologi.
PERBANDINGAN NILAI CENTRAL VENOUS PRESSURE (CVP) DAN JUGULARIS VENOUS PRESSURE (JVP) PASIEN KRITIS
Pemeriksaan CVP merupakan salah satu teknik pemantauan hemodinamik penderita yang wajib dimonitor oleh petugas di unit perawatan intensif. Pemeriksaan lain untuk menilai hemodinamik dan sirkulasi pasien adalah dengan melakukan pemeriksaan Jugularis Venous Pressure (JVP), dimana merupakan tindakan mandiri keperawatan dan bersifat non invasif. Tujuan penelitiaan ini untuk melihat perbedaan nilai CVP (Central Venous Pressure) dan JVP (Jugular Venous Presuure) pada pasien kritis. Jenis penelitian ini adalah studi komparatif. Populasi penelitian ini merupakan klien di Ruang ICU di RSUD dr. H.Jusuf SK Tarakan periode September 2022 hingga Oktober 2022. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode consecutive sampling sehingga diperoleh 70 responden sesuai kriteria inklusi dan ekslusi. Hasil: Data variabel berdistribusi normal setelah diuji dengan Kolmogorov-Smirnov. Uji yang digunakan adalah uji dependent T test yang menunjukkan nilai signifikan p=0,001 (p value0,05), sehingga menunjukkan adanya perbedaan antara nilai CVP dan JVP. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna antara nilai pengukuran CVP dan JVP pada pasien kritis yang dirawat di ruang ICU RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan.
Analisis Tingkat Pengetahuan Pasien Hipertensi terhadap Kepatuhan Kontrol di Rumah sakit Umum Kota Tarakan
Analisis Tingkat Pengetahuan Pasien Hipertensi Terhadapa Kepatuhan Kontrol Di Rumah Sakit Umum Kota Tarakan Abstrak Hipertensi sering disebut sebagai silent killer karena gejalanya tidak terlihat dan baru terlihat saat masalah muncul. Semakin tinggi tekanan darah, maka semakin besar risiko terjadi komplikasi, juga dapat menimbulkan komplikasi bila tidak dideteksi secara dini dan mendapatkan pengobatan yang memadai. Mengurangi angka hipertensi dapat dilakukan dengan meningkatkan pengetahuan sehingga pasien hipertensi patuh dalam melakukan pengobatan dan kontrol secara rutin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan pasien hipertensi terhadap kepatuhan kontrol. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan desain quasy experiment pre test-post test control group desain. Jumlah sampel 36 responden,18 responden kelompok intervensi dan 18 responden kelompok kontrol dengan teknik sistematis sampling. Pengambilan data dengan menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Pada kelompok intervensi diperoleh hasil p=0.005 yang artinya ada hubungan tingkat pengetahuan terhadap kepatuhan kontrol pasien hipertensi. Sedangkan pada kelompok kontrol mendapatkan nilai p=0.549 yang artinya tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan terhadap kepatuhan kontrol pasien hipertensi di Rumah Sakit Umum Kota Tarakan. Hasil pengukuran tingkat pengetahuan pretes dan posttes pada responden kelompok intervensi mengalami peningkatan yang signifikan dan kelompok kontrol tidak mengalami peningkatan yang signifikan. Tingkat kepatuhan pasien hipertensi sebagian besar adalah patuh baik dari kelompok intervensi maupun kelompok kontrol. Hasil penelitian pada kelompok intervensi menyatakan ada hubungan tingkat pengetahuan terhadap kepatuhan kontrol pasien hipertensi. Sedangkan pada kelompok kontrol tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan terhadap kepatuhan kontrol pasien hipertensi di Rumah Sakit Umum Kota Tarakan.
“Studi Fenomenologi: Pengalaman Perawat dalam Menegakkan Diagnosis Keperawatan berdasarkan Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia Di RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan”
Penegakan diagnosis merupakan aspek penting dalam praktik keperawatan. Diagnosis keperawatan telah diterapkan di berbagai rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya, namun pengetahuan perawat terkait indikator-indikator diagnostik untuk penegakan diagnosis masih perlu ditingkatkan agar penegakan dapat dilakukan secara tepat dan terstandarisasi, serta proses penegakan diagnosis tidak dianggap sulit. SDKI sebagai pedoman perumusan diagnosis keperawatan telah diberlakukan sejak tahun 2017, akan tetapi pada kenyataannya saat ini penerapan diagnosis keperawatan berdasarkan SDKI belum optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah mengeksplorasi pengalaman perawat dalam menegakkan diagnosis keperawatan berdasarkan Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI). Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi. Hasil penelitian ini memunculkan tema antara lain: (1) tantangan baru, (2) perasaan ambivalen, (3) kendala penggunaan SDKI, (4) butuh dukungan eksternal, (5) memudahkan perawat. Penggunaan SDKI memudahkan dalam penentuan diagnosis karena memiliki batasan karakteristik yang telah disesuaikan dengan keluhan pada pasien secara umum. Komite rumah sakit perlu melakukan penyegaran nursing care plan yang disesuaikan dengan Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia.
KEMAMPUAN MENULIS NASKAH DRAMA MENGGUNAKAN APLIKASI WATTPAD PADA SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 TARAKAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan aplikasi wattpad terhadap kemampuan menulis naskah drama. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Tarakan tepatnya pada kelas VIII-7 pada semester genap tahun ajaran 2021/2022. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sampel yang digunakan berjumlah 16 orang yang merupakan siswa di kelas VIII-7. Teknik pengumpulan data terdiri dari tes tertulis, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Prosedur penelitian berupa tugas menulis naskah drama dilakukan melalui dua tahap, yaitu tahap pertama dilakukan sebelum menggunakan aplikasi wattpad dengan pengumpulan melalui kertas dan tahap kedua dilakukan dengan menggunakan aplikasi wattpad dalam mengerjakannya. Hasil yang diperoleh terdapat perubahan yang signifikan dari penggunaan aplikasi wattpad terhadap kemampuan menulis naskah drama pada siswa kelas VIII-7 di SMP Negeri 1 Tarakan. Nilai rata-rata yang diperoleh sebelum menggunakan aplikasi wattpad mendapat persentase sebesar 60,5%, adapun nilai rata-rata setelah menggunakan aplikasi wattpad pada kemampuan menulis naskah drama diperoleh sebesar 74%. Selanjutnya berdasarkan nilai ketuntasan kemampuan siswa dalam menulis naskah drama berdasarkan nilai KKM yaitu 72. Ketuntasan siswa sebelum menggunakan aplikasi wattpad mendapat persentase sebesar 25% dengan total hanya 4 siswa saja yang mendapatkan ketuntasan, dan nilai ketuntasan setelah menggunakan aplikasi wattpad mendapatkan persentase sebesar 75% dengan total 12 siswa mendapat ketuntasan.
Keanekaragaman dan kelimpahan ikan asli desa atap, kecamatan sembakung, kabupaten nunukan
ABSTRAK- Keanekaragaman adalah jumlah total spesies dalam suatu area sebagai jumlah spesies antar jumlah total individu dari spesies yang ada di dalam suatu komunitas. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi dan mengetahui keanekaragaman serta kelimpahan ikan asli Desa Atap, Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan. Pengumpulan sampel dilakukan di Sembakung Desa Atap, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara pada bulan Desember – Februari 2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kuantitatif. Sampel ikan dikumpulkan dengan menggunakan alat tangkap tugu, jala, Gill net dan bubu. Ikan yang tertangkap diidentifikasi secara morfologi dan dilihat keanekaragamanya. Keanekaragaman ikan yang didapatkan sebanyak 3595 ekor dan didistribusikan kedalam 2 filum, 2 kelas, 7 ordo, 15 famili dan 21 genus. Kelimpahan hasil tangkapan yang tertinggi terdapat 3 genus dengan persentase yaitu, Cryptopterus 64.09%, Barbodes 11.32%, Labiobarbus 10.74%. Sebaliknya untuk jenis dengan kelimpahan yang terendah terdapat 3 genus dengan persentase yaitu, Nematabramis, Trichogaster, Macrognathus yaitu masing-masing 0.03%.
Identifikasi Bakteri Patogen Pada Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) Yang Dibudidayakan Di Kota Tarakan, Kalimantan Utara.
Budidaya ikan air tawar yang paling banyak dibudidayakan di Kota Tarakan adalah ikan lele dumbo (Clarias gariepinus). Budidaya ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) semakin berkembang menunjukkan bahwa minat masyarakat dalam mengkomsumsi ikan meningkat. Penyakit bakterial adalah penyakit yang biasa menyerang ikan lele dumbo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis patogen bakteri dan dampak dari serangan bakteri yang ada pada ikan lele dumbo yang dibudidayakan di Kota Tarakan. Metode pengambilan data yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif dengan metode pengambilan sampel ikan lele dumbo dilakukan secara random sampling. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Maret- Agustus 2022. Isolat bakteri diperoleh dari bagian tubuh ikan yang luka, lendir, hati, ginjal dan usus. Bakteri ditumbuhkan pada media TSA dan diidentifikasi menggunakan uji KOH 3%, Katalase, Oksidase, O/F, MIO, dan Glukosa. 45 sampel ikan lele dumbo dari 3 lokasi budidaya didapatkan hasil identifikasi bakteri yang menyerang ikan lele dumbo yaitu sebanyak 4 jenis bakteri dari Aeromonas sp. Plesiomonas sp. Vibrio sp, dan Enterobacter sp. Dampak dari serangan bakteri membuat 25% produksi ikan lele di tiga lokasi budidaya berkurang. Parameter kualitas air di tiga lokasi budidaya selama penelitian menunjukkan bahwa Suhu berkisar 30 oC, pH berkisar 6,8-8,8, dan Amoniak berkisar 2,1-2,8 mg/L yang diperoleh masih dapat berada pada batas optimum, sedangkan oksigen terlarutnya rendah berkisar 0,46-2,76 mg/l.
IDENTIFIKASI KEBERADAAN MIKROPLASTIK DI SUNGAI KOTA TARAKAN KALIMANTAN UTARA
Keberadaan sampah anorganik berupa plastik dapat membahayakan bagi kehidupan perairan. Plastik dapat terpecah menjadi ukuran mikro yang dikenal dengan mikroplastik. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi keberadaan dan jenis mikroplastik berdasarkan ukuran, bentuk dan warna di Sungai Kota Tarakan Kalimantan Utara. Pengambilan sampel dilakukan di 5 titik lokasi yaitu Sungai Mamburungan, Sungai Bandara, Sungai Sebengkok, Sungai Pasar Batu dan Sungai Jembatan Bongkok. Pengambilan sampel air dilakukan dengan menggunakan plankton net mesh size 25 µm. Pengolahan sampel dilakukan dengan pengeringan sampel menggunakan oven dengan suhu 80˚C selama 24 jam. Setelah itu diberikan larutan H2O2 30% sebanyak 10 ml untuk memisahkan mikroplastik dengan bahan organik, selanjutnya ditutup menggunakan aluminium foil dan diinkubasi di dalam waterbath sampai terlihat bening dengan suhu 80˚C. Selanjutnya sampel disaring menggunakan kertas Whatman nomor 41 diameter 90 mm ukuran pori 20 µm dengan bantuan vacum pump. Sampel kemudian diidentifikasi dengan menggunakan mikroskop. Hasil identifikasi ditemukan 4 jenis mikroplastik disemua lokasi penelitian yaitu jenis fragment, film, fiber dan filament yang didominasi oleh fiber yaitu 35%. Pada Penelitian ini ada 10 jenis warna mikroplastik yang ditemukan yaitu merah, hijau, biru, kuning, coklat, putih,bening, hitam,orange dan ungu yang didominasi oleh warna bening yaitu 45%. Ukuran mikroplastik yaitu 20-5000 μm, dimana ukuran 100-500 μm lebih banyak ditemukan. Sumber mikroplastik ini diduga berasal dari limbah cat kapal, sampah yang dibuang nelayan seperti jaring, benang pancing dan tali temali dan sampah dari kegiatan antropogenik.
EVALUASI KINERJA ANGKUTAN PENUMPANG TRANSPORTASI PENYEBERANGAN SPEEDBOAT REGULER RUTE TARAKAN-KABUPATEN TANA TIDUNG.
.